1. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Jangan rindu, ini berat, kau tak akan kuat, biar aku saja. Cek info libur
    Dismiss Notice
  4. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!
  5. Suka baca buku? Tuangkan pengalaman baca kamu dalam Event Review Buku, Kuy~ Cek infonya di sini yaa!
  6. Mau kasih kado lebaran buat yang terkasih? Yuk ikuti event Kado Hari Raya Untuk Perempuan! Ada gamis & khimar gratis buat kado kamu loh~
  7. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  8. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Toba Supervolcano

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by keemchee, May 16, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. keemchee M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Jun 26, 2009
    Messages:
    5,869
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +10,056 / -7
    [​IMG]

    Letusan Toba terjadi di Sumatera Utara sekitar 73.000 tahun yang lalu, dan diyakini sebagai letusan terhebat yang pernah terjadi di muka bumi. Kedahsyatan ledakannya mencapai puluhan ribu kali bom nuklir Hiroshima, dimana mengguncang bumi super dahsyat, hingga menyemburkan 2,8 juta meter kubik abu vulkanik serta gelombang tsunami di seluruh bumi. Tsunami yang disebabkan oleh Toba, menyebabkan ada banyak legenda banjir besar di seluruh peradaban di muka bumi, dari peradaban timur tengah sampai ke peradaban Aztec. Ledakan ini bertanggung jawab atas hampir musnahnya umat manusia pada saat itu dan meninggalkan populasi sampai 1000 – 10000 orang. Bahkan letusan ini menyebabkan terjadinya musim dingin vulkanik dan mempercepat pendinginan di masa akhir siklus jaman es. Kini kaldera yang dihasilkan oleh ledakan tersebut telah menjadi tempat wisata yang dikenal sebagai Danau Toba dengan panjang 100km dan lebar 30km.

    [​IMG]

    [​IMG]

    Kepulauan Nusantara adalah salah satu wilayah yang memiliki kondisi geologi yang menarik karena gugusan kepulauannya dibentuk oleh tumbukan lempeng-lempeng tektonik besar. Indonesia bagian barat merupakan tumbukan Lempeng Eurasia dan Lempeng Indo-Australia, sedangkan pada Indonesia bagian timur, dua lempeng tektonik ini ditubruk lagi oleh lempeng Samudra Pasifik dari arah timur.

    Pada tahun 1939, geolog Belanda Van Bemmelen melaporkan, Danau Toba, yang panjangnya 100 kilometer dan lebarnya 30 kilometer, dikelilingi oleh batu apung peninggalan dari letusan gunung. Karena itu, Van Bemmelen menyimpulkan, Toba adalah sebuah gunung berapi. Belakangan, beberapa peneliti lain menemukan debu riolit (rhyolite) yang seusia dengan batuan Toba di Malaysia, bahkan juga sejauh 3.000 kilometer ke utara hingga India Tengah.Beberapa ahli kelautan pun melaporkan telah menemukan jejak-jejak batuan Toba di Samudera Hindia dan Teluk Benggala. Para peneliti awal, Van Bemmelen juga Aldiss dan Ghazali (1984) telah menduga Toba tercipta lewat sebuah letusan mahadahsyat.

    Beberapa tahun lalu sekelompok peneliti dibawah pimpinan Greg Zielinski, peneliti dari Universitas New Hampshire, Amerika, melakukan penelitian di Greenland, Kutub Utara. Tim Zielinski mempelajari umur lapisan es yang terbentuk di kutub. Dari penelitian itu, mereka mendapati pola perubahan temperatur es bumi secara global dalam kurun waktu yang cukup lama. Yang mengejutkan mereka dari penelitian itu adalah, pada suatu saat sekitar 74.000 tahun lalu, ada lonjakan besar kandungan sulfat di atmosfer, yang mengakibatkan terjadinya penurunan temperatur bumi secara drastis.

    [​IMG]

    Lonjakan penurunan itu terjadi hampir 40 kali dari kondisi normal. Dari informasi itu mereka memperkirakan bahwa ada kejadian global yang menjadikan kandungan sulfat di atmosfir sangat besar sampai kurang lebih 2-4 ribu megaton H2SO4 (asam sulfat) di atmosfir. Kejadian global yang dahsyat itu membentuk awan kuning yang menutupi hampir seluruh permukaan bumi, menjadikan sinar matahari tidak bisa menembus. Dan akhirnya terjadi penurunan temperatur bumi. Pada saat yang sama mahluk hidup, binatang dan tumbuhan mati. Tim Zielinski bertanya-tanya kejadian apa pada 74.000 tahun lalu, dan dimana terjadinya di bumi.

    Ditempat lain, Michael Rampino seorang ahli geologi dari University of New York, meneliti temperatur bumi dari kondisi geologis tanah. Dia meneliti pola temperatur sejak ribuan tahun yang lalu berdasarkan material geologi. Dari penelitian itu ia mendapati, pada suatu saat, ada penurunan temperatur bumi sebesar 5 derajat celcius dalam beberapa tahun. Dalam keadaan normal, penurunan temperatur sebesar itu terjadi dalam kurun waktu ribuan tahun. Dari data ini ia menyimpulkan bahwa ada kejadian dahsyat luar biasa yang menyebabkan terjadinya penurunan temperatur secara luar biasa.

    Lalu Michael Rampino menghitung kapan peristiwa luar biasa itu terjadi, dan ia sampai pada suatu angka, bahwa terjadi ledakan super dahsyat pada 74.000 tahun lalu. Pertanyaan selanjutnya adalah ledakan apa yang sedemikian dahsyat di bumi dan dimana persisnya kejadiannya.
    Seorang ahli vulkanologi di Universitas Toronto, Canada, John Westgate, dia adalah ahli yang bisa menentukan dari mana asal suatu material vulkanik. Ketika dalam bagian penelitiannya, ia mendapatkan material vulkanik dari Eropa, tapi ia menemukan bahwa material vulkanik yang sangat berbeda dari apa yang dia ketahui di Eropa. Maka ia mencoba mencocokkan apakah material itu berasal dari pegunungan Laki di Eropa, ternyata setelah diteliti, material itu tidak dari Gunung Laki.

    [​IMG]

    Sementara itu seorang ahli lain, Craig Chesner, sedang melakukan penelitian di sekitar Danau Toba. Ia terheran-heran dengan bentuk danau dan kedalaman air di danau. Ia kemudian menemukan lapisan debu vulkanik yang sangat tebal di bukit-bukit sekitar Danau Toba. Chesner kemudian mengirimkan contoh debu vulkanik tersebut kepada John Westgate di Toronto.
    John Westgate, meneliti debu vulkanik kiriman Chesner, dan ternyata sama dengan yang dia teliti dari Eropa. Pertanyaan Rampino dan pertanyaan Zielinski, ternyata mengarah pada temuan Joh Westgate. Telah terjadi ledakan super dahsyat 74.000 tahun lalu di Sumatera, tepatnya di lokasi Danau Toba sekarang, sebagaimana temuan Chesner.

    Ledakan itu sedemikian dahsyat sehingga debunya mencapai Afrika dan daratan Cina serta Eropa. Diperkirakan material vulkanik yang dimuntahkan dari Toba lebih dari 2.000 km kubik magma. Ini lebih dari 4.000 kali jumlah yang dikeluarkan oleh Gunung Pinatubo di Philippina tahun 1991. Tinggi awan debu Toba diperkirakan lebih dari 50 kilometer.

    Sumber: National Geographic Channel
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. YoungGunners M V U

    Offline

    Superstar

    Joined:
    Oct 18, 2010
    Messages:
    10,064
    Trophy Points:
    227
    Ratings:
    +173,988 / -2
    Pupolasi manusia ampe tinggal 10000 org, parahh :kaget:

    sungguh beda dengan apa yg di ceritakan oleh masyarakat/awam mengenai asal mula dari danau toba :???:
     
  4. keemchee M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Jun 26, 2009
    Messages:
    5,869
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +10,056 / -7
    pada saat itu dunia "kiamat", karena hampir tidak ada makhluk hidup yg survive setelah letusan gunung toba...:unyil:

    referensi yg lain: http://www.andaman.org/BOOK/originals/Weber-Toba/ch3_explosion/textr3.htm
     
  5. sonemate M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    May 14, 2011
    Messages:
    559
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +1,794 / -0
    Gila dahsyat banget ya ledakannya.. ckckck
    Batunya ampe terbang ke eropa gitu,,,
    Homerun banget dah itu :haha:
     
  6. sp4rkfist M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Nov 2, 2009
    Messages:
    6,633
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +5,263 / -0
    ternyata letusan volcano bisa memiliki efek sedahsyat itu, bahkan letusan krakatau pun masih kalah jauh
    apakah ada kemungkinan ada gunung lain saat ini yang bisa meletus sedahsyat itu? :???:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.