1. Disarankan registrasi memakai email gmail. Problem reset email maupun registrasi silakan email kami di inquiry@idws.id menggunakan email terkait.
  2. Untuk kamu yang mendapatkan peringatan "Koneksi tidak aman" atau "Your connection is not private" ketika mengakses forum IDWS, bisa cek ke sini yak.

Tips Tips : Isi Oli Sesuai Anjuran..

Discussion in 'Otomotif' started by bhagudunkfromhells, Dec 25, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. bhagudunkfromhells Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Sep 4, 2009
    Messages:
    23
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +28 / -0
    [​IMG]
    Peranan Oli sangat penting bagi mesin, khususnya untuk mesin motor maupun mobil. Namun apabila tidak sesuai dengan anjuran produsen mesin tersebut, tentunya akan mendatangkan masalah bagi mesin itu sendiri. Banyak kasus teman-teman yang mengisi oli melebihi batas maksimal dari yang dianjurkan, juga banyak teman-teman motoris yang mengisi oli mesin mobil ke dalam mesin motornya. Wah, wah.. semoga tidak terjadi pada mesin motor maupun mobil kita ya.

    Pada mesin mobil dan motor disediakan alat untuk mengukur kapasitas oli yang ada di mesin, sering disebut dengan Dipstick Oil. Pada Dipstick Oil tersebut ada petunjuk High/Full dan Low/Add.​
    [​IMG]
    Pada gambar di atas dijelaskan bahwa apabila ketinggian oli berada diantara batas Maksimal dan Minimal, maka kapasitas oli dalam mesin dapat dikatakan berada dalam kondisi NORMAL. Jika berlebihan, segera dikurangi (dibuang melalui Oil Drain). Jika kurang, segera ditambahkan dengan oli yang sama jenisnya dengan oli yang ada di dalam mesin.
    [​IMG]
    Mengapa tidak dibenarkan mengisi oli melebihi batas Maksimal?

    Seluruh produsen mesin motor maupun mobil melarang kita untuk mengisi oli melebihi batas maksimal, karena akan berdampak buruk pada mesin. Seperti apakah kira-kira dampak buruknya?

    * Apabila kapasitas oli berlebihan, maka putaran poros engkol / crankshaft akan menyentuh genangan oli yang ada di bak karter, sehingga membuat oli menjadi berbusa yang berisi udara/gas. Hal ini dapat menimbulkan oli menjadi lebih cepat panas / overheat, beroksidasi dan kehilangan tekanan oli (loss of oil pressure).
    Oli yang berbusa sukar untuk dipompa oleh pompa oli sehingga komponen mesin yang seharusnya mendapatkan pelumasan menjadi kering, dan akan rusak / macet.
    * Selain itu, oli yang berbusa akan membuat tekanan gas yang berlebihan di dalam ruang mesin, sehingga melalui jalur sirkulasi (PCV) akan terdorong (blow by gas) ke filter udara. Biasanya filter udara menjadi basah oli.
    * Motor dengan karburator, akan banyak ditemukan lapisan tipis oli, lebih parah akan menyumbat jalur-jalur dan needle valve (float valve) yang ada di karburator tersebut.
    * Tekanan udara dari oli yang berbusa tersebut, juga merembes keluar melalui seal-seal yang ada di mesin.
    Pada mesin motor, pengisian oli yang berlebihan juga mengganggu plat kopling (clutch). Karena plat kopling menjadi terendam oli, sehingga terlalu banyak oli yang membasahi plat kopling tersebut dan menjadi Slip. Normalnya, oli akan terlempar dengan sendirinya oleh putaran plat kopling (clutch) tersebut. Jika plat kopling slip, maka akan mengurangi umur pakainya, kehilangan tenaga dan pemborosan bensin.
    Nah, jadi jelas sekarang, mengapa produsen mesin motor maupun mobil membatasi jumlah oli yang boleh dimasukkan ke dalam mesin. Kelebihan dan kekurangan adalah tidak baik buat mesin.

    Jangan kelebihan isi oli dong ya…

    Bisakah oli mesin mobil dipakai di mesin motor?
    Bisa dibilang seluruh pabrik oli akan berkata TIDAK DIANJURKAN. Mengapa demikian?

    Oli mesin motor bisa dibilang lebih rumit spesifikasi dan karakteristiknya ketimbang oli mesin mobil.
    [​IMG]
    Oli pada mesin mobil dirancang untuk melumasi Bushing dan Bearing maupun pergerakan piston saja. Jadi pada mesin mobil, dibutuhkan oli yang licin dan mampu membuat lapisan tipis untuk melumasi komponen-komponen yang bergesekan tadi. Umumnya oli mesin mobil ditambahkan aditif Friction-Modifiers untuk memperkecil gesekan.

    Apa akibatnya jika oli licin tadi dipakai di mesin motor? Tentunya untuk mesin motor yang menggunakan kopling basah (wet clutch), akan membuat kopling menjadi slip karena licin.

    Jadi, kopling basah mesin motor memerlukan oli yang tidak licin sehingga kopling bisa tetap ‘gigit’, tidak kehilangan tenaga. Dengan kata lain, pada oli mesin motor, tidak boleh ada Friction Modifiers (Menurut standard JASO MA), atau ada sedikit Friction Modifiers (Menurut standard JASO MB).

    Viskositas (keenceran) Oli akan rusak oleh roda gigi. Umumnya roda gigi transmisi mesin motor menyatu dengan mesin motor itu sendiri, sehingga oli akan membasahi roda-roda gigi tadi. Untuk itu oli motor dirancang untuk tahan terhadap ‘perasan’ roda-roda gigi transmisi agar viskositasnya tidak rusak.
    [​IMG]
    Sementara untuk mesin mobil, roda-roda gigi transmisi berada pada bagian terpisah, dan dilumasi khusus oleh oli transmisi.

    Banyak ditemukan di toko perlengkapan motor menjual oli yang sebenarnya untuk mesin mobil. Wah wah.. buat konsumen tentunya bikin bingung…

    Biar mudahnya… oli untuk mesin motor, pastikan ada tertulis 4T yang digunakan untuk mesin motor jenis 4 tak maupun mesin motor 2 tak.
    (Oli samping motor 2 tak bertuliskan kode 2T, bukan untuk dimasukkan ke ruang mesin).

    Sementara, kalau oli mesin mobil, biasanya langsung tertulis angka viskositasnya secara jelas, misalnya 10W40, 5W30, 20W50, dst..

    Selain itu, pastikan untuk motor dengan sistem Kopling Basah (Wet Clutch System) menggunakan oli mesin motor yang mencantumkan standard JASO MA (untuk kebanyakan motor di Indonesia memerlukan standard JASO MA, umumnya motor Jepang atau Asia).

    Jangan salah isi oli dong ya…

    RINGKASAN:

    Biar lebih jelas lagi..

    1. Oli Mesin mobil, ada kandungan Friction-Modifiers yang membuat oli sangat licin, dan membuat lapisan film pada metal yang bergesekan, agar licin / sedikit gesekan.

    2. Oli Mesin Motor dengan Standard JASO MA, TIDAK ADA kandungan Friction-Modifiers, sehingga kopling basah tidak slip.

    3. Oli Mesin Motor dengan Standard JASO MB, ADA ditambahkan sedikit kandungan Friction-Modifiers, namun ditujukan untuk mesin2 motor yang Advance Wet Clutch (kopling basah yang khusus). Masih sedikit sekali motor yang menggunakan oli dengan standard JASO MB.

    Semoga bermanfaat Bro!

    Sumber referensi:
    http://www.aa1car.com/library/api_motor_oil_classifications.htm
    http://www.aa1car.com/library/motor_oil_605.htm
    http://www.aa1car.com/library/oil_viscosity.htm
    http://www.carbibles.com/engineoil_bible.html
    http://en.wikipedia.org/wiki/Motor_oil
    http://forums.noria.com/eve/forums/a/tpc/f/616604995/m/1491044311
    http://www.innerauto.com/Automotive_Animations/Engine_Lubrication
    http://w6rec.com/duane/bmw/trans/tran_parts.htm
    http://www.mobiloil.com

    Sumber asli
     
    • Thanks Thanks x 2
    Last edited by a moderator: Feb 2, 2016
  2. Ramasinta Tukang Iklan

  3. audeh M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jul 17, 2009
    Messages:
    1,644
    Trophy Points:
    161
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +1,107 / -0
    sepertinya lebih cocok masuk ke SF Otomotif dah dari pada di tutorial and tips :dead:
     
  4. d4n4r Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Aug 6, 2008
    Messages:
    185
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +37 / -0
    Idem sama yang diatas..

    motor 2tak pake mesin 4tak jadinya gimana ya :o
     
  5. juli90an Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jan 25, 2010
    Messages:
    99
    Trophy Points:
    52
    Ratings:
    +618 / -0
    thanks banget informasi nya bos...
    jadi make oli gak kurang ya,,,
    tapi kenapa kalo motor drag pake oli dikit ??
     
  6. aso1985 Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Dec 24, 2010
    Messages:
    138
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +22 / -0
    nice inponya...

    oli mobil jg lbh mahall
     
  7. Fire_Maiden M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Nov 4, 2009
    Messages:
    1,456
    Trophy Points:
    127
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +254 / -0
    ini kyk nya ga berlau deh bwt motor 2 tak.....

    oli samping (2T oil) kan emg d pompa ke dalem carburator, d campur ama bensin baru masuk ke combustion chamber....

    klo ini motor 2 tak , kan pasti nya kopling basah....
    bisa ga sih oli mesin 4T yg yg biasa d pake motor 4tak, d pake d motor 2tak....:???:
     
  8. Fire_Maiden M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Nov 4, 2009
    Messages:
    1,456
    Trophy Points:
    127
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +254 / -0
    ini kyk nya ga berlau deh bwt motor 2 tak.....

    oli samping (2T oil) kan emg d pompa ke dalem carburator, d campur ama bensin baru masuk ke combustion chamber....

    klo ini motor 2 tak , kan pasti nya kopling basah....
    bisa ga sih oli mesin 4T yg yg biasa d pake motor 4tak, d pake d motor 2tak....:???:
     
  9. bar0n M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jun 13, 2010
    Messages:
    1,286
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +1,128 / -0
    kalo buat oli transmisi, bukannya motor 2t or 4t sama aja??
    kecuali oli samping kudu make oli 2t
     
  10. novadash Members

    Offline

    Joined:
    Oct 28, 2010
    Messages:
    9
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
    setau ane oli 4T itu, oli mesin... jadi 4 tak dan 2 tak oli mesinnya sama aja...
    kalo 2T, oli samping...
    gitu, hehehe...
     
  11. novadash Members

    Offline

    Joined:
    Oct 28, 2010
    Messages:
    9
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
    setau ane, motor drag 2 tak oli mesinnya dikurangi karna cuma melumasi sekitaran mesin aja dan olinya tidak ikut terbakar... yang terbakar oli samping... makanya dikurangi biar enteng... hehehe...
    kalo 4 tak sih gak dikurangi biasanya, tetep sesuai, karena oli mesinnya berputar sampai ke block head dan terbakar langsung...
    hehe...
     
    Last edited: Mar 3, 2011
  12. evan22 M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Jan 15, 2009
    Messages:
    468
    Trophy Points:
    207
    Ratings:
    +8,076 / -0
    kalo oli di motor 4 tak ikut terbakar kan g bagus,
    itu tandanya ruang bakar udah bocor, menganggu pembakaran.
     
  13. novadash Members

    Offline

    Joined:
    Oct 28, 2010
    Messages:
    9
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
    oh iya, mksdnya bukan terbakar, hmm gmana yha bilangnya... ya muter olinya sampai kedepan keblakang... hehuheuhehuheu....
     
  14. s3mar M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Aug 16, 2012
    Messages:
    1,012
    Trophy Points:
    112
    Ratings:
    +287 / -0
    Apa Fungsi Oli Mesin dan Kodenya??

    :oghi: Kakak-kakak warga SF Otomotif yang budiman, :oghi:
    saya mau tanya nih tentang oli. apa oli punya fungsi laen selain sebagai pelumas mesin? :ogtanya:
    terus, kode yang suka ada di botol oli itu artinya apa ya? :ogbingung:

    mohon saya dikasih pencerahan :ogsembah:
    maaf kalau ada kesalahan :oghehe:
     
  15. choli SUPERMOD

    Offline

    Superstar

    Joined:
    Jul 16, 2009
    Messages:
    13,187
    Trophy Points:
    311
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +21,415 / -19
  16. s3mar M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Aug 16, 2012
    Messages:
    1,012
    Trophy Points:
    112
    Ratings:
    +287 / -0
    wah, ternyata udah ada yg bahas
    maaf mod :oggomen:

    btw, di sono blom di bahas tentang kode oli ya?
    contohnya: 10w-40 :hmm:
     
  17. rumput Veteran

    Offline

    Superstar

    Joined:
    Jan 8, 2010
    Messages:
    20,004
    Trophy Points:
    267
    Ratings:
    +557,395 / -0
    saya merge aja ya :hmm:


    untuk kode oli bisa ci baca artikel ini

    setau saya sih menunjukkan keketanlannya


    Kode SAE Oli Motor | Pelumas Motor. Kekentalan Oli Pelumas adalah hal paling menentukan saat memilih Oli Motor, Kekentalan Oli Pelumas merupakan salah satu sifat karakteristik fisik oli mesin yang sangat penting. Dalam istilah oli mesin kekentalan biasa dikenal sebagai viskositas. Sebelumnya ada baiknya jika kita membahas sedikit teori Oli Pelumas, sebelum memilih Oli Pelumas berdasarkan Kode SAE Oli Motor.

    SAE

    SAE (Society of Automotive Engineer) adalah  lembaga standarisasi seperti ISO, DIN atau JIS, yang mengkhususkan diri di bidang otomotif.

    Viscosity

    Viskositi adalah kemampuan laju liquid dalam hal ini mungkin Oli Pelumas. untuk Oli Pelumas Otomotif kita kenal dengan lube oil grade, Â yang kemudian oleh SAE di uji pada temp tertentu shingga kita mengenal oli multi grade 10W40, 20W50 dsb serta oli mono grade seperti SAE 20, 40 dsb

    Ini berbeda dengan pengujian Oli Pelumas Industri. Â pengujian dilakukan oleh ISO, shingga kita mengenal istilah lubrcant ISO VG 32, 46, 100, 680, 100, dsb. Dimana ISO melakukan standar pengujian pada 40 deg C dan 100 deg C.. atau mungkin untuk applikasi gear oil digunakan standar AGMA atau SAE gear viscosity..

    Viscosity Index

    synthetic oilsSedangkan Viscosity Index (VI) adalah kemampuan lubricant mempertahankan kekentalannya terhadap temperature, baik itu hi or low temp, smakin tinggi nilai VI smakin baik lubricant itu tahan terhadap perubahan temperature

    Setelah bicara sedikit teknis, sekarang kita lanjutkan pada rahasia kode SAE Oli Pelumas Motor kita :

    Tingkat kekentalan suatu oli mesin mengacu pada lembaga SAE berdasarkan table SAE J 300 th 1999.
    Ada sekitar 30 jenis kekentalan SAE yg dikenal selama ini, diantaranya seperti SAE SAE 40, SAE 10w, SAE 20w50,SAE 15w50,SAE 10w40,SAE 15w40 dst.

    Angka di belakang huruf SAE inilah yang menunjukkan tingkat kekentalannya (viskositas). Contohnya, kode SAE 50 menunjukkan oli tersebut mempunyai tingkat kekentalan 50 menurut standar SAE. Semakin tinggi angkanya, semakin kental pelumas tersebut.

    Ada pula kode angka yang menunjukkan multi grade seperti 10W-50. Kode ini menandakan pelumas mempunyai kekentalan yang dapat berubah-ubah sesuai suhu di sekitarnya. Huruf W di belakang angka 10 merupakan singkatan kata winter (musim dingin). Maksudnya, pelumas mempunyai tingkat kekentalan sama dengan SAE 10 pada saat suhu udara dingin dan SAE 50 ketika udara panas.

    Pertanyaan :

    Lalu Oli ber SAE manakah yang cocok untuk Motor Kita ? SAE20w50,10w40,15w40 atau 15w50?
    Benarkah kalau “tarikan entengâ€￾pake oli encer, menandakan oli yg dipake cocok utk motor Kita?

    Mari kita cari jawabannya, Kita akan coba membahas beberapa kode SAE untuk mendapatkan Oli Pelumas yang ideal untuk motor kita, kita akan bahas satu-persatu dari 4 tingkat SAE Oli Pelumas motor yang paling cocok untuk iklim Indonesia

    Performa mesin dan hasil pengujian,idealnya dapat dibagi 4 jenis yaitu: SAE 20w50, 10w40, 15w40, atau 15w50.

    Rahasia dibalik Kode SAE Oli Motor | Pelumas Motor

    SAE 20w50
    Makna sesungguhnya : oli mesin yg masih mampu dipakai sampai kondisi suhu dingin -10 sd -15 C (kode 20w) dan pd suhu 150 c dg tk.kekentalan tertentu .
    Oli jenis ini relative kurang efisien dalm pemakain BBM namun sangat baik dlm perlindungan /perawatan mesin, khususnya utk kondisi jalan di Jakarta yg sering macet, jarang brjalan jauh ,polusi dan beban berat.

    Pd kondisi ini dikenal dg istilah “boundary lubricationâ€￾, dimana pada kondisi tsb. lapisan oli sangat tipis diantara celah mesin yg cenderung berpotensi terjadinya kontak antara logam dg logam.Oli jenis ini relative paling kecil nilai viskositas indeksnya (VI), diantara 3 jenis oli lainnya (minimal utk.oli mineral/semi sintetis 120, utk. sintetis 145) .
    Semakin banyak aditiv viscosity index improver ,semakin sensitif oli /kurang baik buat mesin motor -utamanya terhadap stress di gear. VI= ukuran kemampuan suatu oli mesin dalam menjaga kestabilan kekentalan oli mesin dalam rentang suhu dingan sampai tinggi. Semakin tinggi VI semakin baik kestabilan kekentalannya.Utk oli mobil, VI tinggi akan sangat baik dimesin. Utk motor bisa sebaliknya.

    SAE 15w50
    Type Oli pelumas mesin ini, masih mampu dipakai sampai kondisi suhu dingin (minus) -15 sd -20 C (kode 15w) dan suhu 150 c dg tk.kekentalan tertentu  .Jenis oli relative sama dg SAE20w50.Sedikit yg membedakan adalah sedikit lebih encer dan nilai VI lebih tinggi dari 20w50. (minimal utk.oli mineral 130, utk. sintetis 150)

    Semakin tinggi nilai VI artinya adlah semakin banyak pemakaian aditif peningkat angka VI. Utk motor hal ini sangat riskan. Aditif ini relative sensitif digunakan utk motor yg menyatukan oli mesin dan gigi (wet clutch).Artinya oli jenis ini relative lebih mudah berubah kekentalannya dibandingkan 20w50.

    SAE 10w40
    Type Oli pelumas mesin ini, masih mampu dipakai sampai kondisi suhu dingin -20 sd -25 C (kode 10w) dan suhu 150 C dg tk.kekentalan tertentu .Jenis Oli yg relative paling encer diantaranya ke3 jenis oli lainnya. Oli ini relative paling irit BBM, namun kurang baik dalam perlindungan mesin .Terutama pada kondisi jalan sering macet dan beban berat.(mis.sering dipake boncengan)Relatif sama dg SAE 15w50 , dalam hal pemakaian aditif peningkat angka VI. (minimal utk.oli mineral 130, utk.sintetis 150)

    Apakah berarti paling bagus?Belum tentu …!Semakin banyak kandungan aditif peningkat angka VI , semakin besar kemungkinan peluang pecahnya aditif VI-nya dan berubah kekentalannya.
    Ukuran perubahan kekentalan oli biasanya dipakai batasan sampai 25-30% dari kekentalan awal /oli baru. Agak sulit memang indikatornya soalnya Cuma lab.yg bisa memastikan hal ini.
    Kalaupun Anda ingin tetap memakai oli jenis ini, saran saya , perhatikan jarak pergantian olinya lebih awal.Kalau Anda merasa suara mesin sdh agak berbeda sedikit aja..cepet2 ganti dah..
    Teori Dasar Oli Pelumas & Formula Pelumas

    Teori Dasar Oli Pelumas & Formula Pelumas

    SAE 15w40
    Type Oli pelumas mesin ini, masih mampu dipakai sampai kondisi suhu dingin -15 sd -20 C (kode 15w) dan suhu 150 C dg tk.kekentalan tertentu .Nilai VI ,minimal utk.oli mineral 125, utk. sintetis 145.

    Hasil pengujian di motor sebenarnya menunjukkan oli jenis ini yg paling pas.Oli jenis ini relative paling stabil kekentalannya dibandingkan yg lainnya.Masalhnya oli jens ini jarang diaplikasikan utk motor.Biasanya jenis SAE ini, dipakai utk kendaraan jenis mesin disel, yg membutuhkan kestabilan kekekntalan dalam jarak jauh dan kondisi ekstrim pada mesin disel.sebagai tambahan aditif Vi adalah seny.kimia kopolimer -rantai panjang- yg mampu  beradaptasi pd suhu rendah dan tinggi ttpi sensitif

    thd. stress di gear..
    Perlu diingat oleh para Bikers, Bahwa kekentalan atau SAE Oli Pelumas bukan merupakan satu-satunya penentu kualitas oli pelumas.

    Tingkat mutu pelumas mengacu pada API (American Petroleum Institute). Untuk kendaraan yang berbahan bakar bensin, pelumas bisanya menggunakan kode yang berawalan huruf S (kependekan dari kata Spark yang berarti percikan api/busi), contohnya seperti kode SA, SB, SC, SD, SE dan SF. Sedangkan pada mesin diesel, kode mutu pelumas mesinnya diawali huruf C (kependekan dari kata compression, yang mana sifat pembakaran dalam diesel terjadi karena adanya tekanan udara sangat tinggi), contohnya kode huruf CA, CB, CC, dan CD.

    sumber
     
    • Like Like x 2
  18. mohican Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Mar 20, 2009
    Messages:
    51
    Trophy Points:
    21
    Ratings:
    +7 / -0
    pas banget saya mau ganti oli... nice inpoh.
     
  19. omen_666 Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Apr 15, 2010
    Messages:
    45
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +8 / -0
    tapi kmaren tmen ane pake Castrol Maganatec buat mobilnya, karna masih ada lebih, lebihnya itu dipakein ke motor,tarikannya lebih enak katanya
    boleh ga sie oli mobil dipake ke motor?
     
  20. ronaldmail20 Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    May 8, 2010
    Messages:
    19
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
    Nice inpoh nih.. selama ini ane suka berlebihan kasi oli mesin bt motor 4T ane..
     
  21. bian_barker Members

    Offline

    Joined:
    Aug 11, 2013
    Messages:
    5
    Trophy Points:
    2
    Ratings:
    +1 / -0
    nahh,,ini dia gan katanya sehh ad yg sudah pernah coba tuh oli mobil pake dimotor... merek penzoil klo ga salah gan,,,
     
Thread Status:
Not open for further replies.

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.