1. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Jangan rindu, ini berat, kau tak akan kuat, biar aku saja. Cek info libur
    Dismiss Notice
  4. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!
  5. Suka baca buku? Tuangkan pengalaman baca kamu dalam Event Review Buku, Kuy~ Cek infonya di sini yaa!
  6. Mau kasih kado lebaran buat yang terkasih? Yuk ikuti event Kado Hari Raya Untuk Perempuan! Ada gamis & khimar gratis buat kado kamu loh~
  7. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  8. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

SongFic Taupig's Castle of Short Story

Discussion in 'Fiction' started by TaupiG, May 25, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. TaupiG M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Aug 27, 2009
    Messages:
    654
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +427 / -0
    Udah lama pengen posting ini... Disuruh sama pacar lagian :3
    Ini bakal diisi beberapa cerpen buatan gw (mostly berdasarkan lagu-lagu tertentu. Bakal gw tulis kok lagunya ntar) yang kalo sempet kuapdet terus...

    1. When First Love Ends
    Title: When First Love Ends
    Song: Hajimete no Koi ga Owaru Toki (Supercell)
    Main character cewek :D

    Sekali lagi, musim dingin dimulai hari ini. "Dingin..." Ujarku saat udara musim dingin ini menyentuh pipiku. Ku gosokkan kedua tangaku sembari bernafas agar aku bisa merasa sedikit hangat. "Kota ini... Terlihat seperti disihir. Semua pepohonan itu tampak bercahaya." Ujarku lagi dengan terus menapaki jalanan kota ini.

    "Hmm... Dipikir pikir, aku bahkan belum sempat mengatakannya ya?" Aku bertanya pada diriku sendiri saat aku menyentuh dadaku yang terasa sedikit hangat. Ya, beberapa tahun berlalu dan aku masih belum bisa menyampaikan perasaanku kepadamu hahaha. "Aku sudah memutuskan akan begini... Jadi, tidak apa apa. Aku yakin itu." Ujarku sambil menghapus air mata yang tiba tiba menggenang di mataku.

    "Terima kasih... Dan selamat tinggal." Tiba tiba, aku merasa ada yang menghimpit dadaku saat aku berbisik seperti itu. Lagi pula, selama ini yang kurasakan hanyalah cinta yang tak terbalas. Aku melihat ke jalan untuk sesaat. Dan tetap seperti itu terpaku menatap jalan panjang yang kulewati tadi. "Tidak... Ini tidak boleh terjadi... Aku harus terus berjalan... Jika aku berhenti disini..." Aku menghentikan bisikkanku. "Aku akan kembali ingat hal hal itu lagi..." Bukannya aku membencimu, tapi... Alasan aku pergi memang itu. Agar aku tak bisa melihat senyumanmu lagi. Untukku, hal itu terlalu menyakitkan. Lagipula, aku berjanji aku tak akan menangis.

    Tiba tiba, angin semakin dingin. Dan saat aku berniat untuk menggosokkan kedua tanganku, salju pun turun. Aku ingin menyentuhnya tapi... Aku tahu mereka akan segera lenyap saat aku menyentuhnya.

    Aku tak memperdulikan angin yang semakin lama semakin dingin, aku meneruskan langkahku menuju stasiun. Dalam perjalanan, aku melihat sesuatu yang tidak seharusnya kulihat. Pasangan yang duduk bersama dan mengenakan sebuah muffler.

    "Lihatlah! Itu salju pertama yang jatuh!" Salah satu pasangan itu berkata sembari menunjuk salju yang jatuh itu.

    "Hahaha, itu tampak menyenangkan..." Aku katakan pada diriku dengan rasa iri yang semakin berkembang dalam hatiku. Asal kau tahu, aku ingin melakukan hal seperti itu bersamamu! Aku bahkan merajut muffler sendiri! Dan itu pertama kalinya... Tapi, bagaimana aku bisa menyerahkannya padamu? Aku tidak punya keberanian untuk itu... Dan aku takut kau tidak akan menyukainya.

    "Hahaha kalau diingat, sekarang aku sudah tidak perduli lagi dengan itu semua. Lagi pula kita tidak akan bertemu lagi..." Aku berkata sambil tertawa ringan. Tapi, apa iya?

    "Terima kasih... Dan selamat tinggal." Sekali lagi, aku bisikkan kata kata itu. Aku harusnya paham bahwa cepat atau lambat, kita akan bertemu lagi. Dan aku tahu, waktu itu akan datang tidak lama lagi. "Selamat..tinggal?" Tiba tiba seluruh tubuhku bergetar. Aku mendadak takut aku tak akan bisa melihatmu lagi... Aku tak bisa melihat senyummu lagi... Dan sifatmu yang positif lagi... Ugh... Kenapa sekarang? Tidak lama lagi keretanya akan tiba... Ini benar benar menyiksa...

    Akhirnya kereta yang kutunggu pun tiba. Aku harus pergi, aku tahu itu... Kebaikanmu, aku akan merindukan itu. Tiba tiba, saat aku akan melangkahkan kakiku, ada sebuah tangan yang menarikku.

    "Hah.. Haah... Akhirnya... Aku berhasil sampai kesini..." Pemilik tangan itu berkata.

    Suara ini... Aku tahu... Ini pasti kau... Tapi bahkan kau pun tak bisa menahanku lagi sekarang. "...Tolong lepaskan tanganku..." Aku berkata perhalan. Seperti dugaanku, kau akan melepaskan tanganku. Meskipun begitu, aku bahagia aku bertemu denganmu. Dan aku mencintaimu...

    Aku memutar tubuhku untuk melihatmu. Kau berdiri disana kelelahan. Ugh... Satu kali ini saja... Biarkan aku mengucapkannya... Ugh ayolah keberanianku... Datanglah!!!
    "Umm... Kau tahu--" Belum selesai aku berucap, kau menarik tubuhku. Ah! Bibir kita... Bibir kita menempel satu sama lain... Ini bukan mimpi kan? Jarak kita sekarang benar benar nol... Tiba tiba, air mata mengalir di pipiku. Kalau begini caranya, aku tidak perlu kata kata lagi kan? Aku hanya butuh kau untuk memelukku... Erat...

    "Umm... Satu tahun lagi... Maukah kau menungguku disini? Aku ingin melihat laki laki seperti apa kau satu tahun lagi..." Sebenarnya, itu hanyalah sebuah alasan. Aku juga ingin melihat seperti apa aku nanti karena sekarang kau ada bersamaku. Kau hanya tersenyum dan mengangguk. Dan ya, itu cukup untuk membuatku puas. Terima kasih, dan sampai jumpa...

    2.Celluloid
    Dari lagunya Miku yang judulnya Celluloid kali ini
    Karakter utamanya cewe lagi orz



    “Aku tidak paham, tapi… Ini semua selalu sama kan?” Itulah yang ada di pikiranku saat aku menyandarkan diriku tak berdaya di kursi kayu yang ada di atap sekolah ini. Aku melihat handphoneku untuk beberapa saat. “Selalu ada kau, dan di saat yang sama aku juga ada disana…” Tiba tiba aku teringat akan hari itu dimana kita pulang bersama. Itu adalah saat terakhir yang bisa kuingat bahwa aku bersenang-senang bersamamu. Di hari itu, di ujung jalan terdapat sebuah rasa tidak menyenangkan yang tidak dapat dilihat siapapun… Dan itu pula alasanku tidak mengungkapkan perasaanku padamu.

    “Ah… Hujannya semakin deras” Aku berkata saat aku berusaha untuk pulang dan keluar dari sekolah.

    “Ini, gunakan payungku” Tiba tiba kau sudah berdiri di sampingku menawarkan payungmu. Maaf, bukannya aku tidak mau, tapi… Ini terlalu menyakitkan… Kau terlalu baik kepadaku, tapi aku bukanlah orang yang kau inginkan…

    “Hey…” Aku berbisik sembari menggenggam sebagian kecil bajumu. “Aku akan pulang begitu ada cahaya yang keluar dari langit…” Aku berkata begitu, tapi… Kapankah itu? Hujan ini saja sudah berlangsung lebih dari dua jam dan tidak ada tanda tanda akan berhenti…

    Sebenarnya, aku ingin memberitahu mu tentang semua warna di hatiku yang menghilang. Tapi… Tak akan ada artinya kan? “Sigh, sudah sore dan bel juga sudah berbunyi…” Aku berkata sendiri karena kau telah pergi saat berkata untuk aku berhati-hati di jalan.

    Beberapa bulan telah berlalu setelah kejadian itu, dan musim dingin akhirnya datang. Dan akhirnya, hari ini aku berniat untuk mengungkapkan segalanya padamu. Setelah beberapa waktu depresi, kali ini aku benar-benar tidak sabar. Aku tidak bisa menunggu sampai bel berbunyi.

    Pelajaran terakhir selesai juga, jadi aku segera bergerak untuk mencarimu kemanapun itu. Dan saat aku mencarimu, aku melihat seorang perempuan. Begitu aku mengintip, sweater yang seharusnya kuberikan kepadamu jatuh ke tanah. Perempuan itu… Kau menerima perasaannya eh?

    Menyesal, kecewa, marah, semua itu menyatu di dalam diriku. Aku juga memutuskan untuk pulang… Dan segera merebahkan tubuhku di kasur. Sisa hari ini benar-benar menyakitkan, tapi apa aku masih bisa tidur dengan damai setelah semua itu? Aku tahu bahwa malam yang penuh dengan ketakutan akan berlanjut. Apa aku masih bisa berdiri dan menghadapinya besok? Dan juga, hari ini aku sadar bahwa tidak ada yang berubah, tapi aku tetap menunggu sementara aku tahu ini tidak akan menyelamatkan siapapun. Bukan aku, dirimu, ataupun perempuan itu…

    “Meskipun seluruh dunia ini ditelan oleh kegelapan, aku akan tetap bersinar” benar-benar terdengar sangat klise dan menyakitkan disaat yang sama. Bagaimana aku bisa hidup sementara tak ada lagi harapan untukku bahkan untuk bergantung? Dan akupun tersesat di mimpiku sendiri. Aku juga semakin sulit bernafas. Aku tahu semuanya adalah salahku, tapi masih ada suara yang ingin kudengar… Dan aku masih ingin tahu apa yang akan kau lakukan jika aku menyatakan semuanya? Tapi semuanya sudah terlambat…

    “Sebenarnya aku ingin memperlihatkan semua warna di dalam duniaku yang kau renggut dengan pesonamu…” Aku tulis pesan itu kepadamu malam ini… “…Dan hari ini, setelah bel berbunyi menandakan berakhirnya hari, aku berpura-pura untuk tidak mendengar semuanya… Termasuk fakta bahwa hari ini adalah hari kau dapat tertawa tanpaku”
     
    Last edited: May 25, 2011
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. lolita6othic Veteran

    Offline

    Superstar

    Joined:
    Sep 7, 2010
    Messages:
    15,363
    Trophy Points:
    252
    Ratings:
    +27,160 / -0
    Kayanya kenapa pemeran utamanya selalu cewe, gara gara.. lagunya sendiri dibawain sama cewe
    kenapa ga coba untuk dengerin lagu yang dinyanyiin oleh cowo :???:

    contohnya Bruno Mars :malu1:

    but keep writing.. as long it's original i like it..
     
  4. TaupiG M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Aug 27, 2009
    Messages:
    654
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +427 / -0
    Bagus banget disini dibaca -____- Giliran diTag di FB gak pernah baca :ngeselin:

    Any suggestion about which genre should I write?
    As far, baru bikin Horor sama Romance sih
     
  5. SetaSouji M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Jan 7, 2009
    Messages:
    2,881
    Trophy Points:
    242
    Ratings:
    +7,306 / -1
    disuruh teman agan si loli buat komen :iii:

    nih ada lagu vocaloid http://www.youtube.com/watch?v=OjgUEpO8Fu4

    judulnya Repairers of the Deceptive World :iii:

    jujur aja sebenarnya gw ngga suka vocaloid...:iii:
    selain lagu ini :iii:

    mudah2an bisa jadi bahan :hmm:
     
  6. XtracK M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Feb 22, 2011
    Messages:
    265
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +256 / -0
    gimana lo genrenya shoujo?? kan, kebanyakan, tokoh utamanya cew.. :bloon:
    lo masih blom kpikiran, buat aja kayak kk Giande..
    gado2, nasi campur :haha:

    lupa buat OriFic, ya??
    tadi smpat bngung ne crita FanFic atw OriFic..
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.