1. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. IDWS Radio is Back! Mau ngobrol seru bareng penyiar (announcer) atau mau ikutan jadi penyiar di IDWS Radio? Mau promoin lagu indie kamu? Bisaa!.Klik info lengkapnya di sini, kuy~.
  5. Terima kasih untuk kebersamaan komunitas selama hampir 12 tahun ini. Apa pengalaman menarikmu selama di IDWS? Apa saran, kritik, dan masukan kamu untuk IDWS? Tolong sampaikan di sini yaa~ Terima kasih.
  6. Dismiss Notice
  7. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  8. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Suntik Ekstrak Alergen agar Tidak Alergi

Discussion in 'Intensive Health Unit' started by shinminho, Jul 28, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. shinminho Veteran

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Sep 29, 2009
    Messages:
    5,166
    Trophy Points:
    267
    Ratings:
    +6,813 / -0
    "ALERGI seafood? Terus saja makan seafood. Nanti alerginya hilang sendiri." Pendapat begitu masih dianut banyak masyarakat, bahkan disebarluaskan ketika mendapati penderita alergi. Dampaknya, meski gejala alergi muncul, tetap saja mencoba makan seafood terus-menerus.

    Menurut dr Ari Baskoro SpPD-KAI, pendapat tersebut tidak sepenuhnya salah. Sebab, ada jenis pengobatan alergi yang dinamakan imunoterapi. Prinsipnya hampir sama dengan pendapat yang dianut masyarakat tersebut. ''Namun, pengobatan imunoterapi belum bisa diberlakukan kepada semua jenis alergi dan pasien. Selain itu, pengobatan ini harus dikontrol dokter,'' terangnya.

    Sebab, dalam kondisi parah, alergi berdampak fatal. Kondisi pasien yang semula baik, ketika mengalami alergi parah, bisa shock. Itu yang dinamakan reaksi anafilaksis. ''Bila tak segera ditangani, akan membahayakan kondisi pasien,'' tegas konsultan alergi imunologi tersebut.

    Ari menjelaskan mekanisme imunoterapi. Dia lalu memisalkan orang yang alergi debu. Saat menyapu atau ketika terpapar asap kendaraan di jalan, dia langsung sesak napas. Dengan imunoterapi, bahan penyebab alergi tersebut dijadikan ekstrak. Kemudian, ekstrak itu disuntikkan ke bagian tertentu organ tubuh pasien. Dosis awal pemberian ekstrak alergen tersebut sangat kecil. Makin lama dosisnya ditingkatkan. ''Targetnya, hingga suatu saat, pasien menjadi kebal dengan bahan alergen tersebut,'' tambahnya.

    Nah, saat menjalani imunoterapi, pasien harus diawasi dokter. Dengan begitu, ketika sewaktu-waktu muncul tanda-tanda shock, pasien bisa segera diobati dengan diberi obat antialergi. ''Tidak bisa dilakukan pasien sendiri. Shock akibat alergi membahayakan,'' kata Ari.

    Selain itu, tidak semua pasien dapat diobati dengan imunoterapi. Banyak faktor yang memengaruhinya. Termasuk daya tahan tubuh pasien. ''Makanya, terapi ini tidak bisa diberikan sembarangan,'' imbuhnya.

    Beberapa kondisi alergi adalah sesak napas, bentol-bentol merah di kulit, atau pembengkakan bagian tertentu. Dalam tahap berat, terjadi shock maupun Steven Johnson Syndrome (SJS).

    Tentu, konsep penanganan alergi tetap menjauhi alergennya dan kemudian diterapi. Pasien juga diedukasi agar gejala alerginya tidak kambuh-kambuhan. (ai/c13/nda)

    ---

    Bahan Pencetus Alergi

    - Saluran pernapasan. Serbuk sari pohon, rumput liar, tungau, bulu, kulit, urine, spora jamur, serta bagian tubuh serangga.

    - Saluran pencernaan. Susu sapi, ikan, kerang-kerangan, telur, kacang-kacangan, kedelai, dan gandum. Jenis obat-obatan, antara lain, antibiotik, antiinflamasi (antiradang), dan antipiretik (penurun panas).

    - Menyentuh kulit. Kain, tumbuh-tumbuhan, zat pewarna, bahan kimia, logam, dan kosmetik.

    - Yang disuntikkan. Racun, obat-obatan, vaksin, dan hormon.

    sumber:jawapos
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. oyxpik Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jul 24, 2010
    Messages:
    101
    Trophy Points:
    36
    Ratings:
    +971 / -0
    untunglah sy blum punya alergi, smoga gak punya, amin. Tapi terobosannya bagus juga, Jadi kayak vaksin gitu, ngerangsang imun tubuh buat lebih kuat... kuat... kuatt ciaaaaat
     
  4. simomone M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Jul 27, 2009
    Messages:
    3,523
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +37,183 / -0
    itu buat alergi sea food aja :???:
    kalo buat alergi yang laen kayak alergi sama hawa dingin atau susu bisa juga gak ya :???:
     
  5. 1X54N Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Apr 23, 2009
    Messages:
    118
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +52 / -0
    kalo saya alergi debu gan, kena dikit aja, dah kayak orang susah napas.
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.