1. Disarankan registrasi memakai email gmail. Problem reset email maupun registrasi silakan email kami di inquiry@idws.id menggunakan email terkait.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin support forum IDWS, bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

News Setiap Hari Wanita Mesir Mengalami Pelecehan Seksual

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by keemchee, Dec 1, 2014.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. keemchee M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Jun 26, 2009
    Messages:
    5,563
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +10,044 / -7
    [​IMG]

    Kairo, Mesir, Masalah pelecehan seksual di Mesir ternyata telah menjadi epidemi, angka kejadiannya pun meningkat tajam hanya dalam waktu tiga bulan. Tak tanggung-tanggung, pelecehan seksual terhadap wanita-wanita Mesir merupakan fakta yang terjadi setiap hari.

    Baru-baru ini dikabarkan seorang wanita Mesir diserang oleh sekelompok pria di Alexandria. Kejadian itu sempat terekam kamera dan di-posting di internet. Dari video itu terlihat si korban sempat diangkat ke atas bahu para pria itu dan diseret di tanah. Karena teriakan sekelompok pria itu, jeritan sang gadis tak terdengar sama sekali.

    Kasus ini bisa dibilang sebagai yang paling ekstrem tapi sejumlah survei mengungkapkan bahwa banyak wanita Mesir yang harus menghadapi beberapa bentuk pelecehan seksual setiap harinya.

    Marwa (bukan nama sebenarnya) mengaku khawatir diraba-raba atau dilecehkan secara verbal kapanpun dia berkunjung ke kota. Menurutnya hal itu membuatnya takut.

    "Ketika saya bepergian dan berjalan kaki lalu ada seseorang yang mengganggu atau melecehkan saya maka itu membuat saya ketakutan. Hal ini membuat saya enggan keluar rumah. Bahkan saya mencoba sekuat tenaga untuk berhati-hati dengan cara berpakaian saya sehingga saya menghindari menggunakan sesuatu yang dapat menarik perhatian orang," akunya.

    Namun menurut Dina Farid dari kelompok kampanye Girls are a Red Line, berpakaian tertutup bukan lagi satu cara untuk melindungi diri para gadis ini. Bahkan wanita yang menggunakan kerudung yang menutupi seluruh wajahnya atau niqab tetap menjadi target pelecehan.

    "Cara berpakaian tak memberikan perbedaan apapun. Sebagian besar wanita Mesir berjilbab tapi banyak dari mereka yang mengalami pelecehan seksual. Statistiknya pun mengungkapkan bahwa sebagian besar wanita atau gadis yang pernah mengalami pelecehan seksual justru mengenakan jilbab atau tertutup sepenuhnya oleh niqab," ungkap Farid.

    Parahnya, pada tahun 2008, sebuah studi yang dilakukan oleh Egyptian Center for Women's Rights menemukan bahwa lebih dari 80 persen wanita Mesir telah mengalami pelecehan seksual dan sebagian besar korbannya adalah wanita muslim yang berjilbab.

    Menurut Said Sadek, sosiolog dari American University di Kairo, akar permasalahan ini telah menancap kuat dalam masyarakat Mesir yaitu percampuran antara apa yang Sadek sebut sebagai meningkatnya konservatisme Islam sejak tahun 1960-an dan perilaku patriarki yang telah lama dipegang teguh masyarakatnya.

    "Fundamentalisme keagamaan meningkat tajam dan mereka mulai menargetkannya pada para wanita. Mereka ingin para wanita diam di rumah saja dan tak bekerja. Kultur patriarki sendiri tak menerima fakta bahwa status wanita itu bisa lebih tinggi daripada pria karena sejumlah wanita mengenyam pendidikan dan akhirnya bekerja jadi mereka pikir satu-satunya cara untuk menyamakan status adalah memaksa wanita berada dalam situasi seksual dimanapun mereka berada," terang Sadek seperti dilansir dari BBC, Rabu (5/9/2012).

    Sadek dan sejumlah kelompok kampanye wanita juga menyalahkan apa yang mereka sebut sebagai kurangnya penegakan keamanan di Mesir. Padahal seharusnya kepolisian berbuat lebih banyak untuk menegakkan hukum yang melindungi wanita dari pelecehan seksual.

    Pelaku pelecehannya pun bukan orang dewasa, tapi kebanyakan adalah remaja. Seorang remaja pria yang tinggal di pusat kota Kairo mengatakan pelecehan seksual semacam ini hanya terjadi karena kesalahan si korban sendiri.

    "Jika para gadis berpakaian dengan benar, takkan ada seorang pun yang berani menyentuhnya. Cara berpakaian gadis itulah yang membuat para pria mendatanginya. Gadis-gadis ini sendiri yang menginginkannya, bahkan wanita ber-niqab sekalipun," kata remaja pria itu.

    sumber
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan

  3. jengkelinih M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Oct 6, 2011
    Messages:
    9,380
    Trophy Points:
    187
    Ratings:
    +7,077 / -1
    statementnya bertentangan. Jelas2 kalau sudah berniqab pakaiannya sudah sangat sopan sekali, tak ada menunjukkan lekuk tubuh sedikitpun, dan pastinya berpakaian yang benar, tapi kenapa masih jadi korban juga??!!
    Jelas..berarti yg salah memang para pria yg memang seenaknya mau melakukan pelecehan tersebut .. dan mungkin alasannya memang seperti yg disebutkan diatas bahwa mereka ingin para wanita hanya tinggal di rumah saja
     
  4. auxilaru Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Sep 27, 2012
    Messages:
    21
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +1 / -0
    tinggal berpakaian benar saja kan, itu uda jadi solusi, di seluruh dunia
     
  5. EvilFang M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jan 15, 2014
    Messages:
    557
    Trophy Points:
    112
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +928 / -0
    Harus ditindak tegasi mah kek ginian ini :oghoho:
     
  6. gufee M V U

    Offline

    Superstar

    Joined:
    Oct 11, 2009
    Messages:
    11,044
    Trophy Points:
    226
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +27,152 / -0
    wah sampe parah gitu yah

    mirirs juga, dan bener sudah sangat meresahkan kayaknya tuh
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.