1. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Ungkapin kenangan film Asia paling berkesan buatmu. Berhadiah GK, Pulsa, dan Line Gift Sticker loh! .Klik info lengkapnya di sini, kuy~.
  5. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  6. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Saldo Makin Merosot, Penabung Kecil Pun Terkecoh

Discussion in 'Motivasi & Inspirasi' started by Nawainruk, May 20, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Nawainruk M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jun 3, 2007
    Messages:
    1,042
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +98,362 / -0
    Safitri, ibu rumah tangga yang tinggal di kawasan Depok, Jawa Barat, tidak habis pikir. Nilai tabungannya yang sekitar Rp 4 juta sudah dua bulan ini terus merosot saldonya. Padahal, ia menabungkan uangnya di bank semata-mata untuk mendapatkan bunga sehingga uangnya beranak-pinak.


    "Kalau begini caranya, mending uangnya saya simpan di celengan atau di bawah bantal,” kata ibu tiga anak ini menggerutu.


    Kisah Safitri ini juga menjadi persoalan banyak orang yang punya tabungan bernilai kecil, katakanlah di bawah Rp 5 juta.


    Banyak orang awam sulit memahami mengapa nilai tabungan mereka terus tergerus. Yang mereka tahu, jika menabung, uang akan bertambah karena berbunga. Pemahaman ini terpatri sejak masa sekolah dasar saat diajarkan untuk menabung.


    Saat ini, jangan pernah berharap duit membukit jika hanya punya tabungan tak lebih dari Rp 5 juta.

    Ambil contoh BCA, bank yang memiliki jumlah penabung paling banyak di Indonesia. Untuk tabungan Tahapan Silver, BCA mengenakan biaya administrasi Rp 10.000 per bulan. Adapun suku bunga untuk tabungan bersaldo Rp 1 juta-Rp 10 juta sebesar 2 persen per tahun.


    Dengan asumsi nilai tabungan awal Rp 5 juta dan tidak pernah ditambah selama setahun, nasabah akan mendapat bunga Rp 100.000 per tahun. Setelah dipotong pajak 20 persen, pendapatan nasabah tinggal Rp 80.000. Padahal, biaya administrasi yang harus dibayar selama setahun mencapai Rp 120.000. Alhasil, dana berkurang Rp 40.000 dalam setahun.



    Penabung kian cepat kehilangan uangnya jika nilai tabungan di bawah Rp 1 juta. Sebab bunganya nol persen. Penabung tidak akan tergerus uangnya jika saldonya minimal Rp 6 juta. Pada level itu, biaya administrasi dan bunga mencapai titik keseimbangan.


    Perbankan umumnya menerapkan bunga rendah untuk tabungan. Bank Mandiri, bank terbesar di Indonesia, bahkan hanya memberikan bunga 1,75 persen untuk tabungan bernilai Rp 1 juta-Rp 5 juta. Kian tinggi nilai tabungan, bunga akan semakin besar, namun biasanya tak lebih dari 4 persen per tahun. Bank tentu merasa berhak memungut biaya administrasi. Alasannya, mereka harus membangun dan memelihara jaringan seperti ATM, yakni fasilitas untuk para penabung. Bank juga harus membangun infrastruktur teknologi informasi untuk mengelola dan menjaga rekening nasabah tetap aman.


    Bank merasa pantas memberi bunga kecil atas tabungan dengan alasan tabungan dapat ditarik setiap saat sehingga bank tidak begitu leluasa menggunakan dana tabungan untuk disalurkan sebagai kredit. Berbeda dengan deposito yang dipatok jangka waktunya sehingga bank mudah mengelolanya.

    Bahkan, menurut para bankir, sebenarnya tabungan sudah merupakan jasa yang harus dibeli nasabah. Dengan menabung, nasabah memiliki banyak keuntungan, seperti keamanan dan kemudahan bertransaksi, karena tidak harus membawa uang tunai ke mana-mana.


    Di negara maju seperti Jepang hal inilah yang terjadi. Tabungan dipahami bukan lagi tempat menggandakan uang, tetapi hanya sekadar cadangan uang tunai mengantisipasi keperluan transaksi segera atau mendadak. Untuk investasi, dana biasanya ditaruh dalam deposito atau produk pasar modal.

    Namun faktanya, perbankan juga kerap memanfaatkan pengetahuan para penabung Indonesia yang umumnya masih awam. Bank tidak pernah menjelaskan kepada nasabah. Misalnya, jika saldonya di bawah Rp 5 juta, dana nasabah tidak akan pernah bertambah.


    Tabungan amat berarti bagi perbankan. Sebab, tabungan merupakan dana murah. Bandingkan dengan deposito yang bunganya bisa mencapai 12 persen per tahun. Semakin besar porsi tabungan dalam struktur dana pihak ketiga, maka makin besar pula margin keuntungan bank. Kasarnya, dengan memberi bunga tabungan hanya 3 persen, bank bisa menjualnya sebagai kredit dengan bunga 14 persen.

    Untuk Indonesia yang masyarakatnya belum bankable, bank seyogianya memberikan perhatian kepada penabung kecil. Saat ini ada 82 juta rekening bank di Indonesia, atau baru 35 persen dari total penduduk. Masyarakat perlu didorong menabung.


    Namun, jika masyarakat kecil tahu uang tabungan mereka akan berkurang, kemungkinan mereka tak akan menabung di bank. Kalau sudah begini sia-sia saja program Ayo ke Bank yang dicanangkan Bank Indonesia.


    Oleh M Fajar Marta

    Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/re...ldo.makin.merosot.penabung.kecil.pun.terkecoh
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. bHell M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Jul 19, 2008
    Messages:
    5,246
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +43,242 / -0
    emg bener sih bank,, cm para nasabahNy aj yg lum ngerti.
    yg ngrasa bahwa cuma dngan nabung sgitu2 aj tanpa pemasukan (yg berarti) bs ngdapetin untung?! :th_093: enak bgt :p
    mending nabungNy jangan skaligus,, sdikit2 aja klo gitu mah, hehehehe :p
    *biar rame buku tabunganNy
     
  4. deVnyx Veteran

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Jun 5, 2007
    Messages:
    2,915
    Trophy Points:
    171
    Ratings:
    +1,694 / -0
    Bener banget nih...

    Kalo nabungnya cuma dikit", ga berasa kurang muluh tuh duid.. -_-"

    Duid gw juga di bank kurang muluh....

    Soalnya ga bisa nembus angka 5 jt juga sih.... (diblanjain mulu buat games)

    Wakakakaka...
     
  5. dawerzzzz M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    May 9, 2009
    Messages:
    1,516
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +1,135 / -0
    [​IMG][​IMG] emg bener sih klo di indonesia para nasabah yah belom ngerti klo nabung mengharapkan keuntungan dengan pemasukan yg tdk berarti akan hilang [​IMG][​IMG]
     
  6. zutara M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Aug 3, 2008
    Messages:
    9,280
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +46,318 / -0
    pinter2 milih bank aja....:onion-76:
     
  7. Arthuria M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    May 5, 2009
    Messages:
    1,234
    Trophy Points:
    112
    Ratings:
    +259 / -0
    yaaa sistem perbankan emang gitu sie, sebenernya emang sangat menguntungkan jadi pemilik bank, orang ngasih duid ke kita malah kita kenakan biaya hehehe enak ga tuh. mana duidnya kita pake buat investasi trus dapet duid lagi de kita huhuhuh.
    tapi ya mereka juga salah ga pernah ngasih tau ke kita berapa biaya administrasinya, berapa bunga yg kita dapet. mana pendidikan kita sejak SD uda di ajarkan, nyimpan uang di bank aja ntar kan berkembang soalnya dapet bunga. coba deh dari SD anak2 diajarkan ga usah nyimpan uang di bank ntar duidmu abis heheheh
     
  8. gomugomu M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Dec 20, 2008
    Messages:
    532
    Trophy Points:
    141
    Ratings:
    +3,400 / -0
    sebenarnya kalo nabung di bank syariah kejadian dimana dana nasabah berkurang ngga akan terjadi,gw mulai buka tabungan disalah satu bank syariah sebesar 500rb dan hanya bertambah jika sudah gajian :em0100:....dan selama tabungan gw kurang dari 5jt (awal2 bulan buka tabungan) tabungan ngga bgtu berkurang (karena biaya perawatan cuman Rp.2rb/bln) dan juga ngga bertambah banyak :em0100: karena sistemnya adalah bagi hasil...jadi amanlah..cocok untuk nasabah2 kecil..dan Insya Allah aman...ngga musti gara2 syariah hanya gol tertentu yang bisa nabung disini (bukan promosi lho)...yang penting sistem nya aman...dan nyaman...
    *pengen berbagi pengalaman aja...:onion-03:
     
    Last edited: May 21, 2009
  9. Marco86 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Mar 14, 2009
    Messages:
    1,812
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +28,395 / -0
    sistem perbankan... Memang aneh..
     
  10. ark_beetle M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Apr 29, 2008
    Messages:
    3,184
    Trophy Points:
    162
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +2,544 / -0
    nabung di bank berharap dapat bunga (yang selama ini diinformasikan up-to-date) oleh bank, tapi soal biaya administrasi infonya sedikit sekali dan relatif sulit dilihat apabila nasabah tidak aktif mencari tahu :swt:
     
  11. v3rt3x M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Jan 15, 2009
    Messages:
    2,605
    Trophy Points:
    177
    Ratings:
    +1,394 / -0
    btw gw nabung di Bank M*****I, walopun ada biaya2 tapi yg penting saldo cukup biar ga nombokin tuh potongan2 n salah satu yg banyak atm-nya :hihi:

    kalo B*A parah euyy, bisa2 abis duid eyke buat bayarin potongan2nya :swt:
     
  12. selfrit M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Dec 28, 2008
    Messages:
    912
    Trophy Points:
    107
    Ratings:
    +531 / -0
    informasi donk saldo cukupnya biar ga kena potongan2 di M*****I ga tau itungan tekniknya nih
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.