1. Disarankan registrasi memakai email gmail. Problem reset email maupun registrasi silakan email kami di inquiry@idws.id menggunakan email terkait.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin support forum IDWS, bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

News Penyanyi Era 70an Rama Aiphama Meninggal Dunia di Usia 61 Tahun

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by IDWS.News, Mar 11, 2020.

  1. IDWS.News adalah Partner/ Kontributor TerverifikasiIDWS.News Gatotkaca

    Offline

    ▁ ▂ ▄ ρεηүεвαя ιηғσ ▄ ▂ ▁

    Joined:
    Feb 18, 2010
    Messages:
    3,041
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +97 / -0
    Dunia hiburan Indonesia ditinggal salah satu bintang lawasnya. Adalah penyanyi era 1980an, Sayyid Muhammad bin Syagab Al-Idrus atau Rama Aiphama yang berpulang pada Rabu (11/3) di usia 61 tahun.

    Rama Aiphama dikenal sebagai penyanyi dan penulis lagu dengan penampilan nyentrik atau nyeleneh, terutama yang jadi ciri khasnya adalah pakaian warna-warni mencolok dipadu topi khas. Musik gubahannya beraliran melayu, dangdut, dan keroncong.

    Kompas.com melaporkan bahwa jenazah Rama akan dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) di kawasan Cimanggis, Jakarta Timur.

    Putra kedua mendiang Rama, Kemal Aiphama, mengungkapkan kronologi meninggalnya sang ayah.


    [​IMG]
    Mendiang Rama Aiphama. (foto: Kompas/Alif Ichwan)

    Kemal mengatakan, sebelum sang ayah meninggal, ia sempat mengeluhkan lambungnya yang sakit pada Selasa (10/3/2020) malam. Kemal mengatakan, sekira pukul 03.00, Rabu (11/3/2020) dini hari, Rama masih mengeluhkan lambungnya yang sakit.

    Lalu, sang ayah meminum obat untuk meredam penyakit pada lambungnya tersebut. Namun, rasa sakit pada perut Rama pun tak hilang. Sehingga sanak keluarga terdekat di arahkan untuk ke kediamannya.

    "Sampai jam 3 perutnya masih sakit terus. Setelah minum obat, katanya masih sakit banget. Akhirnya, semua keluarga disuruh ke rumah," kata Kemal di rumah duka, Condet, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2020), dikutip dari Kompas.com.

    Kemal berujar, ketika menjelang Subuh, Rama pun meminta Kemal untuk ditemani ke kamar kecil. Rama pun dibopong Kemal ke arah kamar kecil. Namun, belum sampai, Rama pun terjatuh.

    "Saat saya angkat mau jalan ke kamar kecil, jalan dikit doang, sudah jatuh dan enggak bisa bangun lagi. Enggak sempat ada penanganan medis. Saya juga enggak kira secepat itu," ungkap Kemal.



    Sumber: Portal IDWS
     

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.