1. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. IDWS Radio is Back! Mau ngobrol seru bareng penyiar (announcer) atau mau ikutan jadi penyiar di IDWS Radio? Mau promoin lagu indie kamu? Bisaa!.Klik info lengkapnya di sini, kuy~.
  5. Terima kasih untuk kebersamaan komunitas selama hampir 12 tahun ini. Apa pengalaman menarikmu selama di IDWS? Apa saran, kritik, dan masukan kamu untuk IDWS? Tolong sampaikan di sini yaa~ Terima kasih.
  6. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  7. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Matahari Tidur, Bumi Membeku

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by alexupn, Feb 27, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. alexupn Veteran

    Offline

    Superstar

    Joined:
    May 15, 2008
    Messages:
    13,298
    Trophy Points:
    267
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +506,279 / -1
    [​IMG]

    JAKARTA, KOMPAS.com — Cuaca dingin ekstrem melanda kawasan lintang tinggi Bumi. Fenomena ini, antara lain, disebabkan oleh Matahari yang tidur berkepanjangan. Dampaknya menjadi terasa berat karena semakin diperparah oleh adanya pemanasan Bumi dan perubahan iklim global.

    Sejak Desember lalu, suhu ekstrem terus melanda kawasan Lintang Utara, yaitu mulai dari Benua Amerika, Eropa, hingga Asia. Di Eropa, suhu dingin bulan lalu pernah mencapai minus 16 derajat celsius di Rusia dan minus 22 derajat celsius di Jerman. Bagi Inggris, ini suhu ekstrem terdingin dalam 30 tahun terakhir. Jalur transportasi ke Perancis lumpuh.

    Amerika Serikat pun mengalami hal yang sama. Serbuan cuaca ekstrem ini berdampak pada kegagalan panen di Florida dan menyebabkan dua orang meninggal di New York.

    Kejadian luar biasa yang berskala global ini diyakini para pengamat meteorologi dan astronomi berkaitan dengan kondisi melemahnya aktivitas Matahari yang ditandai oleh menurunnya kejadian bintik matahari atau sunspot.

    Bintik hitam yang tampak di permukaan Matahari melalui teropong bila dilihat dari sisi samping menyerupai tonggak yang muncul dari permukaan Matahari. Tonggak itu terjadi akibat berpusarnya massa magnet di perut Matahari hingga menembus permukaan.

    Akibat munculnya bintik hitam berdiameter sekitar 32.000 kilometer atau 2,5 kali diameter rata-rata Bumi, suhu gas di fotosfer dan kromosfer naik sekitar 800 derajat celsius dari normalnya. Hal ini dapat mengakibatkan badai matahari dan ledakan cahaya yang disebut flare.

    Namun, yang terjadi beberapa tahun terakhir ini adalah Matahari nonaktif. Menurunnya aktivitas Matahari itu berdasarkan pantauan Clara Yono Yatini, Kepala Bidang Matahari dan Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), mulai terlihat sejak tahun 2000.

    Para pakar astrofisika matahari di dunia menyebut tahun 2008 sebagai tahun dengan hari tanpa bintik matahari yang tergolong terendah dalam 50 tahun terakhir. Mereka memperkirakan beberapa tahun sesudah 2008 akan menjadi tahun-tahun yang dingin, kata Mezak Ratag, pakar astrofisika yang tengah merintis pendirian Earth and Space Science Institute di Manado, Sulawesi Utara.

    Pengukuran kuat medan magnet bintik matahari dalam 20 tahun terakhir di Observatorium Kitt Peak Arizona menunjukkan penurunan. Dari medan magnet maksimum rata-rata 3.000 gauss pada awal 1990-an turun menjadi sekitar 2.000 gauss saat ini.

    Penurunan sangat signifikan ini merupakan bukti bahwa hingga beberapa waktu ke depan Matahari masih akan pada keadaan malas, kata Mezak. Ia memperkirakan kalau aktivitas maksimumnya terjadi pada sekitar tahun 2013, tingkatnya tidak akan setinggi maksimum dalam beberapa siklus terakhir.

    Matahari dan iklim

    Saat matahari redup berkepanjangan, musim dingin ekstrem berpotensi terjadi karena Matahari—sumber energi bagi lingkungan tata surya—adalah penggerak mesin iklim di Bumi.

    Sejak 1865, data di Lapan menunjukkan kecenderungan curah hujan berkurang saat Matahari tenang. Demikian pula musim dingin parah sejak akhir 2009 terjadi saat Matahari amat tenang (deep minimum) mirip kejadian 1995-1996, urai Thomas Djamaluddin, Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Atmosfer dan Iklim Lapan.

    Bukti keterkaitan dengan perilaku Matahari ini ditunjukkan oleh fenomena kebalikannya, yaitu musim dingin minim salju saat Matahari aktif pada tahun 1989. Musim dingin sangat panjang terjadi saat Minimum Maunder tahun 1645-1716 dan minimum Dalton awal 1980-an.

    Kondisi serupa terjadi pada 1910-1914. Itu banyak dikaitkan dengan dinginnya laut pada musibah tenggelamnya Titanic pada April 1912. Normalnya, waktu itu sudah musim semi.

    Sementara itu, Mezak berpendapat, pola aktivitas Matahari minimum saat ini mirip dengan kejadian tahun 1880, 1890, 1900, dan 1910. Jadi, siklus Matahari tidak hanya menunjukkan siklus sebelas tahun. Ada siklus lebih panjang dengan periode sekitar 100 tahun—siklus Gleisberg. Dalam catatan meteorologis, saat terjadi siklus itu, banyak cuaca ekstrem dingin, tetapi tidak seekstrem Minimum Maunder.

    Cuaca dan GRK

    Efek aktivitas Matahari minimum lebih banyak memengaruhi daerah lintang tinggi. Aktivitas Matahari sejak sekitar tahun 2007 hingga kini memperbesar peluang terjadinya gradien suhu yang besar antara lintang tinggi dan lintang rendah. Akibatnya, kecepatan komponen angin arah utara-selatan (meridional) tinggi.

    Prof CP Chang, yang mengetuai Panel Eksekutif Monsun Badan Meteorologi Dunia (WMO), berkesimpulan, aktivitas monsun lintas ekuator yang dipicu gradien suhu yang besar di arah utara-selatan akhir-akhir ini meningkat secara signifikan dibandingkan dengan statistik 50 tahun terakhir.

    Hal ini memperkuat dugaan, aktivitas Matahari minimum yang panjang berkaitan erat dengan cuaca ekstrem dingin. Di Indonesia, kejadian angin berkecepatan tinggi lintas ekuator menjadi penyebab utama munculnya gelombang-gelombang tinggi dari Laut China Selatan ke perairan Laut Jawa.

    Adanya gas rumah kaca di atmosfer, lanjut Thomas, juga meningkatkan suhu udara yang menyebabkan perubahan iklim. Efek gabungannya cenderung meningkatkan kerawanan bencana terkait iklim, kata Thomas.

    Teori pemanasan global mengatakan, atmosfer yang memanas membuat partikel-partikel udara menjadi semakin energetik dan berpotensi menghasilkan cuaca ekstrem.

    Code:
    http://sains.kompas.com/read/2010/01/30/08133556/Matahari.Tidur..Bumi.Membeku
     
    • Like Like x 2
    • Thanks Thanks x 1
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. kadaj1st M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Feb 26, 2009
    Messages:
    1,355
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +7,644 / -0
    ini tandanya 2012 beneran kiamat
    :ngacir:
     
    • Like Like x 1
  4. alexupn Veteran

    Offline

    Superstar

    Joined:
    May 15, 2008
    Messages:
    13,298
    Trophy Points:
    267
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +506,279 / -1
    beneran taa om.... :ngacir:
     
  5. hirako_shinji M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jun 20, 2009
    Messages:
    1,537
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +5,570 / -1
    kl matahari bs tidur..
    knp bumi gak bisa tidur ya :???:
     
    • Like Like x 1
  6. alexupn Veteran

    Offline

    Superstar

    Joined:
    May 15, 2008
    Messages:
    13,298
    Trophy Points:
    267
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +506,279 / -1
    ntar anda tidurnya dmn :hehe: maap sdkit OOT :ngacir:
     
    • Like Like x 1
  7. Shuichi M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Feb 11, 2009
    Messages:
    8,518
    Trophy Points:
    227
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +154,793 / -3
    Astaga ... :shock:
    gawat donk klo sampe matahari redup ...
    bisa" bumi kena Jaman Es lagi ..
     
  8. LordAponk M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Feb 11, 2010
    Messages:
    294
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +18 / -0
    ini berita kapan yah???
    kyknya ud 2009 kemaren deh...
     
  9. intifadha M V U

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Dec 10, 2009
    Messages:
    194
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +777 / -0
    saia koq jadi heran, katanya global warming, tapi koq suhu dibumi malah tambah dingin akibat matahari yang 'malas bangun'? :pusing:

    bukannya pemanasan global justru akan membuat bumi semakin panas? :???:
     
  10. dizza M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Sep 21, 2008
    Messages:
    5,577
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +4,514 / -0
    tanda2 datangnya hari itu sudah bermunculan..
    banyak2 deket sama yg di Atas.. :doa:
     
  11. kucinglistrik M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    May 1, 2009
    Messages:
    5,194
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +38,600 / -0
    berarti ntar klo tahun 2012 ada bencana, semua berita yg mengatakan itu sebelumnya bukan hoax.... :haha:

    bersiaplah.... :haha:

    :watta:
     
  12. jokoklewer Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jun 8, 2009
    Messages:
    122
    Trophy Points:
    151
    Ratings:
    +5,547 / -0
    asli serem banget bro..:apa:kalo di indonesia hujan bakalan makin lebat ya bro??
     
  13. 456bogor M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Nov 15, 2009
    Messages:
    960
    Trophy Points:
    56
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +42 / -0
    yah klo itu terjadi..terima aja yang penting beribadah biar dekat dengan sang pencipta
     
  14. baru M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Apr 10, 2008
    Messages:
    1,755
    Trophy Points:
    176
    Ratings:
    +3,778 / -0
    matahari tidur??? :???:
    tidurnya terlentang or tengkurep :hihi:
     
  15. s3ng0ku M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Oct 30, 2009
    Messages:
    272
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +9 / -0
    ini tanda" dunia mau kiamat donk
    jgn sampe terjadi donk..:takut::takut:
     
  16. KenDoank M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Dec 16, 2008
    Messages:
    240
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +7 / -0
    berarti musti siap2 nih...
    serem euy kalo kiamat :panik:
     
  17. misodeus M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Feb 20, 2009
    Messages:
    1,393
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +976 / -0
    walah...klo ada sunspot gawat juga klo lewat bumi...tapi bisa ngurangin suhu bumi juga tuh....
    moga2 aja jgn ampe terlalu ekstrim pergantian cuacanya....
     
  18. freekick M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Oct 22, 2009
    Messages:
    345
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +12 / -0
    makanya ayo kita cegah global warming.....
     
  19. Rushpatee Veteran

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Aug 30, 2009
    Messages:
    2,707
    Trophy Points:
    251
    Ratings:
    +7,434 / -0
    Wah siap" kayak The Day After Tommorow aja d ni...:takut:
     
  20. pantatberbulu M V U

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jun 11, 2009
    Messages:
    191
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +18 / -0
    betul bgt om. mending tobat aja deh cepet2 :panik:
     
  21. keemchee M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Jun 26, 2009
    Messages:
    5,563
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +10,041 / -7
    hha, gw dmen ni sama artikel bginian...:top:

    tp emg bner juga sih...nnt lama" org yg tinggal di daerah subtropis bakal pindah ke daerah tropis gr" hal ini..:???:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.