1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

OriFic Legend of Raven : Elf Tales 2.0

Discussion in 'Fiction' started by Lyco, Mar 12, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Lyco Veteran

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Nov 3, 2008
    Messages:
    8,650
    Trophy Points:
    221
    Ratings:
    +9,738 / -0
    Legend of Raven : Elf Tales 2.0

    Genre: Fantasy, Myth, Action, Adventure

    [​IMG]


    Prologue

    Human, Elf, Mage, Ghost, Dwarf, Orc, Dragoon, Phoenix, Celestial Beings and …Raven.


    Benua Ether, salah satu benua raksasa tempat dimana para manusia, elf dan berbagai ras lainnya hidup dengan harmonis. Sebagian besar manusia menghuni daerah utara dan tengah benua, sedangkan para Elf bersama dengan ras lainnya menghuni bagian selatan dan timur benua itu, bagian barat dihuni oleh para mage. Kehidupan benua itu nampak tenang, bahkan di tempat-tempat yang merupakan daerah pusat bercampurnya para ras tak nampak adanya konflik.

    Central Etherian adalah salah satu kota pusat dari benua Ether, dimana berkumpul berbagai ras. Mereka tinggal bersama di kota itu sejak lama, menurut legenda di kota itulah pertama kalinya manusia, elf dan ras lainnya saling bertemu dan menjalin kerjasama. Kini kota itu tumbuh menjadi salah satu kota terbesar dan kota pusat perdagangan terpenting di benua itu. Berbagai ras dengan pakaian khasnya masing-masing nampak memenuhi jalanan kota, suatu pemandangan yang umum dilihat di kota itu.

    Di sisi utara benua Ether terdapat pulau Avalon dan benua Alsa. Keduanya mayoritas dihuni oleh manusia. Para penduduk benua Ether menjalin hubungan kerjasama dengan keduanya, baik dalam hal perdagangan maupun diplomasi. Hanya saja ras elf dan beberapa ras lain lebih tertutup terhadap mereka dibanding ras manusia di benua itu.

    Di sisi timur benua Ether terdapat benua Uranian. Benua Uranian sendiri ditinggali banyak makhluk mengerikan sehingga kebanyakan dari manusia maupun elf enggan mendekatinya. Walaupun kadang kala beberapa petualang manusia dan treasure hunter nekad sesekali memasuki daerah itu untuk mencari benda langka, banyak diantaranya yang tak kembali. Mayoritas penghuni benua Uranian adalah orc, goblin, troll, giant dragon dan makhluk buas mengerikan lainnya. Beberapa black mage juga mendiami benua itu dan seringkali menggunakan sihirnya untuk memperbudak ras lain.



    ini versi remake dari Orific wa yang lama sebelumnya, beberapa chapter berbeda dari versi 1.0 nya yang ada di kaskus >_<

    ok daripada ribet
    ini adalah universe penulis sendiri dengan karakter2, event2 yang didasarkan imajinasi penulis. tidak 100% sama dengan literatur yang ada.
     
    • Like Like x 2
    • Thanks Thanks x 1
    Last edited: Mar 13, 2011
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. Lyco Veteran

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Nov 3, 2008
    Messages:
    8,650
    Trophy Points:
    221
    Ratings:
    +9,738 / -0
    ~Index ~


    Characters
    >Elf
    -Kyrie
    [​IMG]

    -Vinn
    [​IMG]

    -Avy
    -Vaylen
    -Olaf

    >Raven
    -Aira
    [​IMG]

    -Alicia
    -Arin
    -Astrella
    -Saa

    >Human
    -Abel
    -Mira
    -Clarent
    -Rupert
    -Gid
    -Vitto

    >Dragoon
    -Ivy

    Universe Raven
    [Holy Avalon Empire]
    >Location : Avalon island.
    >City:
    -Abel
    -Albion
    -Alter
    -Alvina
    -Alta
    -Avalon
    -Avi
    -Destiny
    -Haven
    -Livia
    -Serenity
    >Borderline:
    -North : Artica, Eternal Frozen Island.
    -East : Great Sea of Avalon / Great Blue Sea. Alsa Continent.
    -West : Deep Myth Sea.
    -South : Aquatic Sea. Ether Continent.


    [Kai Empire]
    >Location : Alsa Continent. West part.
    >City:
    -Aiko
    -Hachi
    -Hoshi
    -Jin
    -Kaia
    -Kimi
    -Kita
    -Koi
    -Shida
    >Borderline:
    -North : Great Frozen Sea
    -East : Oslo
    -West : Great Sea of Avalon / Great Blue Sea
    -South :


    [Oslo ]
    >Location : Alsa Continent. North-Middle part .
    >City:
    -Cyrus
    -Darius
    >Borderline:
    -North : Great Frozen Sea
    -East : Sovereign Empire
    -West : Great Sea of Avalon / Great Blue Sea
    -South : Dune of Goffu


    [Sovereign Empire]
    >Location : Alsa Continent. East part.
    >City:
    -Czar
    -Kirov
    -Zvesda
    >Borderline:
    -North : Great Frozen Sea / Soviereign Sea
    -East : Deep Myth Sea
    -West : Oslo
    -South :


    [Desert of Goffu]
    >Location : Alsa Continent. Central part.
    >City:
    -Alem
    -Solma
    >Borderline:
    -North : Oslo
    -East : -
    -West : -
    -South : -


    [Vistula]
    >Location : Ether Continent. North part.
    >City:
    -Alberic
    -Christoff
    -Darren
    -Dexter
    -Edel
    -Ikthisar
    -Klaus
    -Langley
    -Latonia
    -Lazio
    -Liz
    -Remilia
    -Victoria
    -Vista
    -Yuria
    >Borderline:
    -North : Aquatic Sea. Avalon Island.
    -East :
    -West :
    -South : Auria.


    [Auria]
    >Location : Ether Continent. South part.
    >City:
    -Auria City
    -Alvina
    -Aurora
    -Evi
    -Lavinia
    -Veressa
    -Vyn
    >Borderline:
    -North : Vistula
    -East : Sea of Etherian. Uranian Continent
    -West :
    -South : Dead Frozen Sea


    [Uran]
    >Location : Uranian Continent.
    >City :
    -Aban
    -Arbia
    -Brasa
    -Presa
    -Urania
    Borderline:
    -North :
    -East :
    -West : Sea of Etherian. Ether Continent.
    -South : Dead Frozen Sea

    [​IMG]
    Auria


    [​IMG]
    South part of central Etherian


    [​IMG]
    Middle Vyn Forest, Elf Base


    [​IMG]
    Uranian, land of death
     
    Last edited: Mar 12, 2011
  4. Lyco Veteran

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Nov 3, 2008
    Messages:
    8,650
    Trophy Points:
    221
    Ratings:
    +9,738 / -0
    Chapter I : The Beginning of War…
    Part 1

    Ketenangan benua yang indah itu mulai terusik saat munculnya pendatang yang tak diharapkan, para orc. Para orc selama ini mendiami benua Uranian yang terletak di sebelah timur dari benua Ether, dua benua ini dipisahkan oleh laut Etherian yang besar.

    Laut itu sendiri berbatasan dengan pantai Vyn merupakan daerah kerajaan Auria. Pantai yang luas itu memiliki pasir putih yang indah, dengan latar belakang hutan lebat. Di hutan lebat itu terdapat markas pasukan elf, didirikan setelah perang besar terdahulu.

    Scout elf secara bergantian mengawasi garis laut dari sebuah menara tinggi di pos penjagaan markas itu. Beberapa pohon besar di sekitar pantai juga dijadikan pos-pos pengawas lengkap dengan jembatan gantung yang dipasang diantara pohon.

    Awalnya para scout mendapati sebuah kapal orc yang telihat berlayar di dekat pantai, hal itu saja sudah cukup memancing kesiagaan mengingat jarang sekali terlihat kapal orc berlayar sedekat itu. Selama tiga hari kedepan sering terlihat kapal orc di laut, terutama di hari ketiga, kapal-kapal terlihat beberapa kali dalam sehari. Para scout elf yang ada di pantai terus mengawasi kapal-kapal para orc, hingga di suatu pagi…


    Bahaya!! Kapal orc!!! Banyak kapal orc di laut!! Seru seorang scout nampak panik.


    Nampak di laut terlihat garis hitam di horizon, ribuan kapal-kapal besar dengan layar dan bendera hitam mendekati pantai Vyn. Di geladak masing-masing kapal itu dipenuhi puluhan orc dengan mengenakan armor hitam. Scout elf memberi peringatan pada para tentara elf yang ada. Dua ratusan elf yang ada disana segera mengenakan armor dan menyiapkan senjata masing-masing.

    Seorang gadis elf cantik nampak diantara mereka, ia menaiki salah satu pohon besar yang ada di sana. Gerakannya begitu lincah melompati dahan-dahan pohon yang ada, dengan cepat ia sudah berada di bagian tertinggi pohon itu. Matanya menatap ke arah laut, ia bisa melihat kapal-kapal orc sudah sangat dekat dengan bibir pantai. Ia kemudian melihat sekelilingnya, puluhan tentara elf telah siap di posisinya masing-masing.


    “Semuanya bersiap! Tunggu hingga kapal mereka menyentuh bibir pantai! Sebisa mungkin bidik kepala mereka!” Seru gadis itu.


    Kapal orc pertama menyentuh bibir pantai, pintu depan kapal terbuka, puluhan orc berlarian turun. Pada saat yang bersamaan panah-panah melesat beterbangan dan menerjang mereka, belasan tentara orc langsung tumbang. Beberapa tentara orc menggunakan perisai besar untuk bertahan di garis pantai sambil balas menembaki para penyerangnya dengan crossbow.

    Dalam waktu singkat kapal-kapal lainnya sudah menempel di pantai dan menurunkan muatannya, membuat tentara elf yang bertahan makin terdesak. Belasan tentara elf yang ada di pohon-pohon berjatuhan setelah terkena anak panah crossbow, beberapa tewas dengan tubuh membiru.


    “Hati-hati! Anak panah mereka beracun!” Seru Kyrie.

    Uh mereka terlalu banyak…

    Kyrie mengarahkan panahnya ke arah kapal orc yang mendekat, sebuah panah perak melesat cepat mengenai kepala nahkoda kapal orc itu. Saat nahkoda kapal orc itu tumbang, roda kemudi yang dipegangnya ikut berputar, mengarahkan kapal itu menabrak kapal orc lainnya. Kedua kapal itu beserta tentara orc yang ada di dalamnya langsung tenggelam, tentara orc tak dapat berenang akibat beratnya armor mereka. Kyrie tersenyum kecil, lalu mengincar kepala nahkoda kapal orc lainnya.

    ***​
     
    Last edited: Mar 13, 2011
  5. Lyco Veteran

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Nov 3, 2008
    Messages:
    8,650
    Trophy Points:
    221
    Ratings:
    +9,738 / -0
    Chapter I : The Beginning of War…
    Part 2.



    Di pantai Vyn sudah bertebaran ratusan mayat tentara orc. Kyrie dapat mendengar suara bawahannya yang satu per satu terjatuh terkena anak panah musuh, tapi ia tetap berkonsentrasi terhadap lawannya. Beberapa kali Kyrie menjadi sasaran oleh crossbow tentara orc, tapi gerakannya yang cepat sangat membantunya terhindar dari anak panah yang melesat ke arahnya. Kyrie menembakkan satu anak panah lagi, lalu tangan kanannya berusaha meraih sisa anak panah yang tersimpan di tas punggungnya.

    Sial, aku mulai kehabisan anak panah…

    Kyrie mengangkat tangannya memberi aba-aba pada yang lainnya, namun ia tak mendapatkan jawaban. Kyrie baru menyadari semua bawahannya sudah tewas terkena panah beracun musuh. Kyrie terlalu berfokus kepada musuh tanpa menyadari hanya ia satu-satunya elf yang masih hidup di atas sana.

    Tanpa adanya archer, tentara orc dengan cepat berlari menyerbu ke hutan, suara keras terdengar dari gesekan armor hitam mereka setiap kali mereka menghentakkan kakinya. Kyrie segera melompat ke dahan pohon lain dan mundur ke dalam hutan.

    Tentara orc dengan pedang dan kapak mereka yang besar membabati dahan dan semak belukar yang menghalangi mereka, hutan yang tebal itu memang menghambat gerakan mereka, pohon-pohon yang besar hampir mustahil untuk ditumbangkan dengan senjata tangan.

    Tentara elf yang ada di dalam hutan memanah tentara orc dari atas pohon-pohon tinggi, pakaian mereka yang berwarna hijau membuat mereka sulit terlihat oleh para orc. Sering sekali tentara orc menembak ke sembarang arah yang di curigai. Tentara orc mulai memanjat pohon-pohon besar untuk memastikan tak ada tentara elf disana.

    Kadang kala tentara elf terpaksa berhadapan langsung dengan tentara orc di dahan-dahan pohon, sehingga mereka menghunus pedang dan bertarung dengan musuhnya di tempat sempit itu. Di dahan pohon, tentara orc seringkali hilang keseimbangan dan terjatuh belasan meter ke bawah, secara langsung membunuhnya.

    Markas tentara yang ada di hutan diserbu tentara orc, puluhan tentara elf yang ada di sana bertarung habis-habisan dengan pedang dan panah. Pada akhirnya mereka tewas terbantai, kalah jumlah dari tentara orc yang mengepung markas. Kyrie yang melihat dari salah satu pohon besar terdiam.

    Ia melihat mayat dari tentara elf dikumpulkan di tengah markas. Tentara orc yang mengelilingi markas itu menggeram buas sambil mengangkat pedang-pedang besar mereka. Seorang diantaranya naik di tumpukan mayat dan memenggal satu mayat, ia mengacungkan kepala itu di hadapan tentara orc. Seolah membangkitkan semangat membunuh mereka, tentara orc langsung berteriak dengan geraman mereka.

    Sebuah anak panah melesat dan mengenai dahi tentara orc itu, semua tentara orc terkejut dan terdiam. Tentara orc itu perlahan langsung roboh ke belakang. Tentara orc yang ada disana serentak menoleh ke sebuah pohon. Kyrie ternyata tak dapat menahan emosinya, ia melepaskan panah tanpa berpikir jernih. Kini tentara orc langsung menyerbu ke arahnya, mereka menaiki pohon tempat Kyrie berada.

    Kyrie dengan sisa-sisa panahnya membidik kepala mereka dengan tepat, satu per tewas dan jatuh kebawah, menimpa yang lainnya. Saat ia berusaha mengambil anak panah, ia baru sadar tak ada anak panah yang tersisa di tas punggungnya.

    Seorang tentara orc mendekatinya, siap menangkapnya hidup-hidup. Kyrie mengambil pisau kecil di pinggangnya, orc itu tertawa mengejek. Kyrie sama sekali tak berminat menggunakan pisau itu melawan pedang besar orc, ia melemparkannya kuat-kuat dan menancap di kepala tentara orc tadi, ia langsung terjatuh ke bawah.

    Kyrie sekuat tenaga melompat ke dahan-dahan pohon yang ada di dekatnya, berusaha sekuat tenaga melarikan diri. Para orc mengejarnya sambil melepaskan anak panah, namun tak satupun mengenai Kyrie. Kyrie akhirnya menghilang di dalam hutan, tentara orc yang ada nampak menggeram marah dan kecewa.

    Maafkan aku teman-teman…Suatu saat akan kubalaskan kematian kalian…

    Kyrie terus masuk ke hutan, nampak air matanya mengalir di pipinya.

    ***​
     
  6. Lyco Veteran

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Nov 3, 2008
    Messages:
    8,650
    Trophy Points:
    221
    Ratings:
    +9,738 / -0
    Chapter I : The Beginning of War…
    Part 3.



    Kyrie akhirnya berhasil mencapai desa elf yang terdekat, desa itu telah kosong, penduduknya telah mengungsi ke arah barat. Kyrie nampak letih, keringatnya bercucuran mengalir di tubuhnya, sejenak ia bersandar di sebuah pohon besar yang ada disana.

    Beberapa tentara elf muncul dari hutan dan berlari ke arahnya. Di hadapan Kyrie salah satu diantaranya berlutut dan menyampaikan laporan.


    “Lady Kyrie, para orc akan segera sampai di desa ini. Kami tak sanggup menahannya, mereka terlalu banyak!” Lapor tentara elf itu.

    “… Mana yang lain?” Tanya Kyrie heran.

    “… Mereka semua tewas…”Tentara itu menjawab pelan.

    “…” Kyrie tak bertanya lagi. Ia hampir terjatuh.


    Seorang tentara elf yang di dekatnya langsung membantu Kyrie berdiri. Kyrie memberikan aba-aba pada tentara elf yang tersisa untuk mengikutinya. Hanya ada belasan tentara elf yang tersisa disana, Kyrie tak dapat menyembunyikan kesedihan di wajahnya.

    Mereka berjalan cepat menuju benteng Vyn yang ada di tengah hutan…

    ***​
     
  7. Lyco Veteran

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Nov 3, 2008
    Messages:
    8,650
    Trophy Points:
    221
    Ratings:
    +9,738 / -0
    Chapter II : Mysterious Old Temple of Veressa
    Part I


    Kyrie memilih jalan melalui hutan yang lebat, ia bergerak cepat bersama belasan elf. Hanya ada jalan setapak kecil disana sehingga kemungkinan para orc melewati daerah itu sangat kecil. Setelah berjalan cukup jauh, Kyrie tiba disebuah reruntuhan kuil tua di tengah hutan, di sampingnya terdapat kolam air terjun kecil.


    “Kita sudah berjalan seharian penuh, beristirahatlah sebentar disini…” Perintah Kyrie


    Para Elf menggangguk, beberapa dari mereka menuju ke kolam, membasuh dirinya masing-masing dengan air dingin yang segar. Air kolam itu begitu jernih sehingga Kyrie dapat melihat dasar kolam dengan jelas. Ia dan para elf segera minum air dari kolam itu,beberapa nampak berjaga-jaga di sekitar kolam. Setelah melepaskan rasa hausnya, Kyrie berjalan ke reruntuhan kuil. Kuil itu sebagian besar sudah tertutup tanaman dan lumut, sehingga memberikan warna kehijauan yang nyaman.

    Kuil tua itu sendiri memang menyimpan misteri, terletak di tengah hutan dan jauh dari keramaian, ditambah suasana yang sunyi membuat kuil itu dijauhi para elf. Menurut cerita, kuil itu dulunya dihuni belasan mage dari barat, entah kenapa dalam satu hari mereka tiba-tiba menghilang.

    Para elf yang datang memeriksa tak menemukan tanda-tanda penyerangan, lilin-lilin di altar masih menyala, di meja makan terdapat makanan utuh yang belum sempat dimakan, pakaian para mage masih rapih tertata di kamar masing-masing. Seolah-olah para mage tiba-tiba menghilang saat mereka beraktivitas seperti biasa.

    Beberapa tentara elf yang ditempatkan menjaga kuil itu melaporkan bahwa mereka sering mendengar suara-suara aneh dan cahaya misterius dari dalam kuil. Walaupun dilakukan penyelidikan tak terdapat petunjuk apapun mengenai kejadian-kejadian aneh itu.

    Mungkin aku bisa melihat-lihat sebentar bagian dalamnya… Kuil misterius yang sering kudengar waktu kecil…

    Rasa penasaran Kyrie muncul, ia segera masuk ke dalamnya bersama beberapa elf, sementara sisanya berjaga di luar. Di sepanjang lorong terdapat kristal-kristal cahaya yang telah pudar warnanya, sinar matahari masuk melalui beberapa celah lubang udara di langit, memberikan sedikit penerangan di dalam kuil.

    Kyrie menyusuri lorong kuil hingga tiba di ruangan berkubah besar dengan beberapa kristal hijau panjang dan besar nampak tertanam di kubah. Kristal-kristal hijau itu membuat cahaya matahari dapat menembus dan menerangi seluruh ruangan itu, memberikan efek kehijauan.

    Ditengah-tengah ruangan itu terdapat sebuah altar. Altar itu terbuat dari batu dan berbentuk lingkaran seperti koin. Diameter altar itu kira-kira tujuh meter. Di bagian pinggir altar terdapat simbol dan huruf yang asing bagi para elf.


    “Inikah altar lama untuk men-summon?” Tanya Kyrie pada salah satu bawahannya.

    “Ya lady Kyrie. Dahulu pendahulu kita men-summon mereka menggunakan altar. Hanya saja seiring berjalannya waktu, para mage menemukan magic summon baru yang lebih mudah dibandingkan menggunakan altar.” Bawahan itu menjelaskan.

    “Jadi ini sudah tak digunakan lagi?”

    “Nampaknya begitu, tapi altar ini seharusnya masih bisa berfungsi. Sayangnya kita tak tau cara menggunakannya… Biasanya hanya mage yang mampu menggunakan altar ini…”

    “Ya…sayang sekali…” Sahut Kyrie menatap altar itu.

    Bentuk altar ini mengingatkanku pada motif di karpet nenek…

    “BLAAAR!!!” Suara ledakan keras tiba-tiba terdengar, Kyrie dan para elf terkejut.

    ***​
     
  8. setanbedul Veteran

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Dec 9, 2008
    Messages:
    4,679
    Trophy Points:
    221
    Ratings:
    +11,624 / -0
    :bored4:
    judul babnya kurang tepat.. bahkan kl terbaca ini belum cocok dibilang perang.. lebih tepat expansi...
    posisi Elf yang berada di posisi terbaik seharusnya tidak mendapat kesulitan.. bahkan Elf khan memanfaatkan hutan ..

    kalau dilihat.. ini lebih cocok kisahnya orc vs human daripada orc vs elf?!?
    tidak masuk akal mengingat kyre adalah elf.. lain hal kalau dia adalah manusia.
    tetapi ada keanehan.. kenapa saat teman-temannya tumbang dia tidak tahu..
    yang lebih aneh lagi kenapa yang hadir dan menyerang adalah archer?!? harusnya ada juga mage?!?
    aq kurang tahu ttg ini.. yg kutahu orc memakai armor tebal biasanya tdk memakai crossbow tetapi memakai senjata melee!! en seharusnya kalau gw bilang.. saat orc turun.. mereka turun dalam 2 gelombang..
    * gelombang 1 memakai armor dan senjata Meele yg mengakibatkan para Elf tewas tempur 1-on-1
    * gelombang 2 memakai crossbow dan dilindungi oleh orc yg memakai tameng

    imo orc memakai crossbow dan armor tebal itu ngak masuk akal.. coba bayangkan.. dia harus menembak dan mengisi padahal beban yg dia bawa berat.. apalagi harus bawa panah yg tentunya tidak diletakkan dibelakang..

    gw yakin u dah pernah main game berbasis elf, orc dan human kayak Warcraft, lotr dan lainnya. tetapi sayang cerita lu ngak masuk akal .. apalagi ini
    walo pake crossbow.. tetap butuh 2 tangan.. tp 1 tangan megang perisai.. gimana coba..
    mending perbaiki.. ada orc yg nembakin pake crossbow dan ada yg melindungi pake perisai!!

    kesimpulan:
    kisah ini lebih cocok bila ork menyerang daerah manusia.. bukan menyerang Elf :wink4:
     
  9. Lyco Veteran

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Nov 3, 2008
    Messages:
    8,650
    Trophy Points:
    221
    Ratings:
    +9,738 / -0
    1. Dah tau perbandingan jumlah elf dengan orc?

    2. vs human? why? sudah pernah baca sampai tamat sebelumnya?
    dia tau temen-temennya tumbang satu per satu,
    yang dia nggak sadar kalau dia tinggal sendiri karena dia konsentrasi memanah musuh & menghindari panah.
    sisa yang lainnya masih ada di hutan bawah.
    3.pk logika
    kalau musuh masih jauh, elf rata2 punya busur dan anak panah, posisi mereka diatas pohon, apa mereka harus turun berlari ke pantai sambil bawa pedang menghadapi musuh yang jumlahnya jauh lebih banyak?

    4.sudah pernah liat Lord of the Ring part2?
    waktu menyerang benteng ada yang bawa crossbow

    5.aturan orc nyerbu pk2 gelombang itu baku darimana?
    trus tau mastermind tentara orc di cerita ini siapa? who's the man behind this?

    6. memang u tau ukuran crossbow yang dibawa seberat dan sebesar apa?
    armornya model apa dan beratnya berapa sampe bilang nggak masuk akal?

    6. ini cerita wa,

    bukan berdasarkan game2 yang u mainin
    kalau u buat berdasarkan game
    then why don't you make your own story?
    tunjukin cerita yang masuk akal menurut basic game u.

    satu orc di depan pegang perisai, dibelakangnya orc lain menembak
    klo keberatan...whatever...
     
    Last edited: Mar 12, 2011
  10. setanbedul Veteran

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Dec 9, 2008
    Messages:
    4,679
    Trophy Points:
    221
    Ratings:
    +11,624 / -0
    ya.. 100:1 buat orc
    seperti yg tertulis
    kok ngak ada mage ya? padahal elf khan kental juga dengan mage dan healer


    nope
    mungkin ini masalah detail.. ada bagusnya diberi detail selama dia menyerang suara teriakan terdengar dikiri dan kanannya..
    kl melihat dari pernyataan sebelumnya.. Kyre bs dikatakan letnan yang cukup terpandang dan biasanya berada di garis belakang mensupport seperti yang dijelaskan pada awal2 cerita.. tetapi melihat fakta selama bertempur dia tidak ada yang melapor kepadanya .. yg notabene gw pikir dia adalah perwira.. agak tampak janggal.
    hmm.. gw berpikir bahwa elf bukan hanya ahli panah tetapi juga ahli sihir yang notabene saat menyerang dengan panah.. ada juga bantuan dengan serangan sihir.. disini yg membuatku janggal apakah kerajaan ini hanya memiliki pemanah saja?
    tp tidak bawa tameng dan armornya tidak berat seperti armor yg meele
    ahli strategi yg cakap tentunya :cool4:
    pertama.. bila orc tidak cakap.. tentu mereka tidak akan menurunkan crossbow tetapi langsung menurunkan meele.. tetapi sejak awal turun ke pantai.. mereka sudah menurunkan crossbow.. krn u pake konsep LOTR.. posisi crossbow bukan ada didepan tetapi ada dibelakang.. tidak terlalu belakang.. setidaknya lapis ke 2
    crossbow tentu lebih berat dari crossbow manusia pakai.. mengingat tubuh mereka sudah besar dan seperti yg tertulis pada tulisan kamu.. satu tembakan sudah bisa merusak pohon.. jd bs disimpulkan 2 hal.. crossbow besar dan panah yg tidak kecil.. btw crossbow itu memiliki kecepatan 2x dan elf dalam keadaan siaga dapat menghindari... seperti kyre tetapi tentu berbeda dengan elf yg menyerang pake 1 panah langsung bunuh target (head shot).. orc pasti menyerang random.. bila tidak random.. itu artinya penasihatnya cakap :haha: tetapi sayang strateginya kayak berantakan githu

    penjelasan bahwa orc memakai armor menandakan.. dari posisi elf berada (yg jauh) terlihat orc memakai armor.. itu berarti armornya berat.. tetapi apabila menjelaskan memakai pakaian perang.. itu berarti armornya ringan atau medium.. tetapi penjelasan
    menandakan bahwa yg berada di kapal tersebut adalah dark-knight.. ato istilahna armor knight ato defender yg memiliki armor dan pertahanan yang besar..
    walau gw baru sadar akan tulisan ini
    puluhan?!? seharusnya ratusan.. ingat serangan elf itu bukan serangan biasa.. 1 panah bisa membunuh apalagi saat ini orc dalam keadaan 1/2 siaga
    lagipula aneh kl yg tumbang puluhan sedang yg nyerang ratusan.. logika gw.. ambruk ratusan.. trus semua pada bertahan..
    gelombang berikutnya (kapal).. berisi archer.. tp bukan gelombang 2.. tp 3.. hitungan gw gelombang yg dihajar pertamax ini adalah gelombang 1.. en seperti yg u tanya mastermindnya siapa. yg pasti pintar.. dan bukan mastermind sederhana yg memakai pasukannya tanpa mikir seperti halnya penasihat dan kebiasaan orc

    kl yg kunilai.. orc disini sangat disiplin.. walau dalam keadaan yg seharusnya mereka panik.. mereka tetap menjalankan disiplin.. kalau gw tahu.. diserang kayak gini.. mereka langusng lari ke kapal tetapi elf terlalu hebat .. mereka sudah kena headshot..

    bukannya udah kamu baca?!?

    tp ternyata gw miss disini
    hmm... sebenarnya ngak usah beracun.. dgn crossbow kl kena bs membunuh.. apalagi dgn fakta besar mereka.. trus crossbow yg besar..
    bs dibilang saat ditembak.. kena pohon ngak nancep... tp jebol :swt:
    coba anda liat pas penyerangan tembok di akhir cerita two tower.. di bagian depan pasukan orc bukan archer.. tetapi mele :top: en berikutnya pake perisai... :top:
    selanjutnya baru archer..
    tetapi jujur aja.. bila ini di simulasikan dalam game.. seharusnya pihak orc akan jatuh banyak.. en pihak elf sudah terdesak en mundur teratur sambil menunggu suply senjata.. kl yg kubaca.. kayaknya elf ini tidak sehebat para elf yg kubaca di Warcraft dan Warhammer :swt:
    tampaknya gw harus baca ttg elf lebih baik di bukunya :shy4:
    bila kyre mengatakan ini saat gelombang pertama.. ingat ini belum dateng kapal orc yg kedua .. itu janggal.. krn jelas pasukan elf sudah melibas banyak orc saat turun.. dan pasti akan berlanjut sampe gelombang kedua datang (tulisan dibawah ini).. sehingga tidak benar kl Kyre berkata mereka terlalu banyak.. kecuali saat gelombang kedua datang
    dgn asumsi bahwa yg jalan adalah kapal ukuran sedang dan teknologi saat ini memakai sesuatu yg mendorong kapal atau pake layar (energi angin)..gw no comment

    tulisanmu ttg kedua kapal tabrakan lalu kapal tersebut tenggelam langsung.. membuatku harus mempelajari baik2 strategi perang marine..
    btw..

    ngak jadi... gw kecewa ama semua komen disana..
     
    Last edited: Mar 12, 2011
  11. Lyco Veteran

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Nov 3, 2008
    Messages:
    8,650
    Trophy Points:
    221
    Ratings:
    +9,738 / -0
    mage belum muncul di bagian ini.

    bagaimana kalau sebelum sempat melapor ternyata semua sudah habis.

    bagaimana sempat membentuk 2 lapis di pantai yang baru di darati? sama seperti normandy semuanya berantakan seperti puzzle

    diberi racun untuk mengefektifkan, karena jika cuma terserempet, kulit robek, atau kena bagian nggak vital masih ada kemungkinan selamat
    crossbow sebesar apa itu? karena ukuran crossbow itu bermacam2.
    anda lihat juga nggak klo di film itu orcnya baik yang bawa tombak, archer, mele etc semuanya ber-armor sama?

    unfortunatly ini bukan game.
    memang nggak sehebat itu.

    dia melihat dari tempat tinggi kenapa tidak?
    yah mungkin saja saat itu mereka pk energi nuklir.

    yah begitulah, imajinasi memang diperlukan
    untuk apa? isi dan ceritanya hampir sama.
    apa bedanya penilaian disini dengan disana?
    kecuali kalau memang punya tujuan lain.
     
  12. MaxMarcel M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jun 8, 2009
    Messages:
    536
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +2,843 / -0
    Whoaa things are getting hot here for something. . . . . Not really important.

    Mungkin gw bisa menengahi.

    Pertama. Tiap cerita punya cirinya sendiri.
    Goblin di warcraft pintar, dan membuat berbagai teknologi
    Tapi goblin di LOTR tidak teratur, biasa mengendarai serigala, dapat membuat senjata (walau kasar hasilnya), dan pemalas.
    Goblin di mitologi rakyat eropa punya kemampuan sihir tinggi.
    Troll di Warcraft tinggi 2 meter, punya kemampuan regen luar biasa, membentuk suku-suku.
    Troll di LOTR tinggi 3 meter (mungkin lebih?), kalo kena cahaya matahari berubah jadi batu.
    Dan di cerita lain deskripsi mereka akan beda lagi. Tiap cerita punya versi mereka masing2 :ngacir:

    Elf tidak harus pintar magic dan healing (walaupun kesan umumnya begitu), taktik tidak harus selalu fix'd, semua yang ada merupakan imajinasi penulis dan merupakan kebebasan mereka.

    Masalah logika dalam cerita terkadang memang tidak cocok dan detail dirasa kurang. Tapi berita bagusnya bukankah itu adalah jiwa cerita fantasty, pembaca mengembangkan cerita dengan imajinasi di pikirannya untuk membayangkan adegan yang terjadi.

    Why? Why? Why? Kenapa di buku terakhir LOTR pasukan orc dalam jumlah besar bisa kalah begitu saja dengan pasukan berkuda Theoden? Kenapa di buku pertama LOTR, Mumakil2 dari timur bisa dijatuhkan dengan mudah oleh pemanah Gondor? Kenapa Saruman magicnya ga nongol waktu lagi diserang ent? Etc etc etc
    Well, nevertheless LOTR bacaan favorit semua orang bukan?
     
    Last edited: Mar 13, 2011
  13. Forgotten_Memory Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Feb 8, 2011
    Messages:
    22
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +4 / -0
    orific kok dibandinginnya sama game dan film ( ̄▽ ̄)=3
    kecuali ini fanfic yang berdasarkan game dan film itu, barulah bisa di benerin :hero:
     
    • Like Like x 1
  14. spinx04 Veteran

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Nov 22, 2009
    Messages:
    1,674
    Trophy Points:
    217
    Ratings:
    +2,537 / -0
    Udah baca semua dari awal...:nikmat:

    langsung komen..:blink:
    aq merasakan ada sesuatu yang kurang di bagian ini kk, sensasi dari bagian yang di bold :unyil:
    mungkin ada kata-kata pengganti yang lebih 'wah' gitu, or detail tahapan penyampaian informasi :unyil:
    (tapi jangan tanya sama aq ya..:hihi:)

    IMO kalo jumlah kapal besar yang menyerang mencapai ribuan...seram kali kk! satu kapal aja berapa banyak orc yang bisa di angkut...:keringat: atau untuk menjamin efisiensi pengepungan? :blink:
    soalnya dari kalimat ini:
    sepertinya wilayah Vyn benar2 luas :blink:
    didukung kalimat ini:
    -->benteng terletak di tengah hutan, udah bisa dibayangkan diameter hutan seberapa besarnya :shock1:

    suara apa nih? :blink:
    ayo katakan itu mage! :blink: <-- paling suka sama hal2 supernatural n magic

    ----------------------oOo----------------------​
    ^Lyco, ^setanbedul, ^MaxMarcel

    sepertinya aq setuju sama kk max, dunia fiksi tidak ada kaitan sama sekali dengan dunia nyata, apalagi dengan fiksi yang lain. Kalaupun sama, maka itu dianggap kebetulan, makanya IMO menurutku karakter di dalam sebuah cerita fiksi secara logika tidak bisa dibandingkan dengan karakter pada fiksi yang lain, sekalipun pengarangnya sama (kecuali untuk cerita berseri). dalam sebuah fiksi kita dapat membuat sebuah ras yang terbelakang dalam fiksi lain menjadi ras yang super power, begitu juga sebaliknya. Jika kasusnya ras yang dimunculkan adalah sama dengan kebanyakan cerita, maka semua komentar kk bedul nyaris tak terbantahkan, kecuali kk lyco memang menyiapkan intrik2 tertentu yang dijelaskan di kemudian hari.

    sedikit saran, jika memang membuat ras yang sudah cukup dikenal namun kita ingin membuat taste yang berbeda (misalnya ada perbedaan skill, or ada tingkatan level skill dalam satu ras, atau memunculkan ras baru yang tidak pernah ada sebelumnya) mungkin ada baiknya jika diberikan suatu keterangan profil ras di awal cerita, sehingga mencegah kesalahpahaman yang prematur (langsung di judge dari awal).:unyil:

    tapi cerita ini masih pada tahap permulaan, masih cukup banyak waktu untuk menjawab misteri2 yang ada :cerutu:

    btw, aq suka ceritanya :top:
    n semua saran dan sanggahan disini walau baru 3 orang yang berperan cukup banyak memberi aq masukan :top:

    ayo kk! cepat serahkan kelanjutan ceritanya a.s.a.p :minta:
     
  15. Lyco Veteran

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Nov 3, 2008
    Messages:
    8,650
    Trophy Points:
    221
    Ratings:
    +9,738 / -0
    uh yah mungkin kesalahan wa adalah nggak mencantumkan dari awal kalau ras2 yang ada di sini nggak 100% sesuai literatur.
    ditambah lagi literatur terkadang satu sama lainnya juga berbeda seperti apa yang dikatakan MaxMarcel



    Yah tapi wa tetap terima saran dan kritik yang beberapa nanti akan coba diaplikasikan di versi remake 3.0
    untuk sementara yang 2.0 ini wa abisin dulu >_<

    “Bahaya!!! Banyak kapal-kapal orc terlihat!” Seru seorang scout nampak panik.
    uhm gimana kalau diganti
    "Bahaya!! Kapal orc!!! Banyak kapal orc di laut!!!"

    mungkin ada kata2 lain yang bisa nunjukin paniknya?
    seperti orang yang melihat bencana datang ke arahnya gitu
    :XD:

    uhm wa pikir satu kapal paling banyak dimuatin 150-200 tentara orc dengan perlengkapannya
    klo misal 2000 kapal berarti cuma 300.000-400.000 tentara orc
    maunya sih sekitar 700.000-800.000
    jadi anggap aja ada kapal2 yang jauh lebih besar diantaranya
    :hehe:

    wa membayangkan pasukan Cao-cao pas invasi ke Wu. waktu mikirin jumlah orcnya
    soalnya nanti mau dibikin bukan cuma vs Elf, tp nanti juga ada Human, Dragoon, dan Mage +Raven
    klo jumlahnya orcnya sedikit bisa2 yang Mage & Dragoon nggak kebagian peran
    :madesu:

    Uhm, klo ini wa membayangkan luas wilayahnya Vyn sebesar Banten.

    yah the mastermind di belakang orc, siapa yang jadi ahli strateginya, tujuan serangan orc ke benua Ether-Auria, dll ada kaitannya dengan penyerbuan Kai ke Avalon 3 bulan kemudian, di novel yang satunya dari sudut pandang Avalon.

    yah saran diterima, untuk selanjutnya akan wa cantumkan di post 1 bahwa hal2 yang ada di dalam cerita nggak 100% berdasarkan literatur
    :maaf:
     
  16. MaxMarcel M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jun 8, 2009
    Messages:
    536
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +2,843 / -0
    Oh well, ampe lupa komen gw.

    Menarik untuk diikuti (walau gw ud tau kelanjutannya)
    Versi 2.0 kayaknya lebih detail ya dibanding yang dulu :XD:
     
  17. spinx04 Veteran

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Nov 22, 2009
    Messages:
    1,674
    Trophy Points:
    217
    Ratings:
    +2,537 / -0
    sepertinya yang di bold mantep tu kk, lebih bikin deg degan :blink:

    :shock1: planningnya lebih seram!!! :apa: (aq pikir cuma 50.000-100.000 orc)
    brutal kali nih kaum orc di sini, menembus batas2 kewajaran :keringat:

    btw, gimana tuh cara kendaliinnya pasukan sebanyak itu? :onion-102:


    9.160,70 km2 ya.....hmm...benar2 hutan rimba!...:shock1:

    yah the mastermind di belakang orc, siapa yang jadi ahli strateginya, tujuan serangan orc ke benua Ether-Auria, dll ada kaitannya dengan penyerbuan Kai ke Avalon 3 bulan kemudian, di novel yang satunya dari sudut pandang Avalon.
    hooo...sesuatu yang kompleks sedang direncanakan di sini..:blink:
     
  18. Lyco Veteran

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Nov 3, 2008
    Messages:
    8,650
    Trophy Points:
    221
    Ratings:
    +9,738 / -0
    iya, dulu sepertinya terlalu cepat alurnya
    :swt:

    uhm nanti wa hitung ulang deh :swt:
    memang terlalu banyak juga dipikir2 :madesu:

    hmp jumlah akhirnya paling nggak harus kesisa lebih banyak dari jumlah human+elf+dragoon dll
    :hehe:

    dalam 3 bulan secara "kebetulan" Kai nyerang Avalon dimana sebagian besar tentara Avalon lagi bertempur di medan perang Auria
    :hihi:

    thanks saran2nya >_<
     
  19. Lyco Veteran

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Nov 3, 2008
    Messages:
    8,650
    Trophy Points:
    221
    Ratings:
    +9,738 / -0
    Chapter II : Mysterious Old Temple of Veressa
    Part 2.

    [​IMG]


    Sebagian kubah kuil di atas mereka kemudian runtuh. Dua tentara elf tak sempat menghindar, tertimpa reruntuhan kuil dan tewas seketika, sisanya luka-luka. Kyrie terbaring tak jauh dari reruntuhan, saat hendak berdiri ia merasakan sakit pada kaki kanannya, Kyrie menoleh dan melihat darah mengalir dari kaki kanannya. Ternyata ia tak cukup cepat menghindar, sebuah pecahan kristal menancap di kakinya.

    Uuuh… Kakiku kena! Sial, sakit sekali rasanya!

    Kyrie mencabut pecahan kristal sambil berusaha menahan rasa sakitnya yang luar biasa, darah mengalir dari bekas lukanya. Kyrie berusaha berdiri namun ia terjatuh kembali, para Elf yang ada disana berusaha membantunya berdiri. Kyrie terduduk memegang kaki kanannya yang mengeluarkan darah.


    “Lady Kyrie lukamu…” Seru seorang bawahannya saat melihat kaki Kyrie.

    “Uuuh… Tak apa... Bagaimana dengan yang lain?...”

    “…Dua tewas, sisanya luka-luka….”


    Seorang tentara elf kemudian merobek sebagian jubahnya dan membungkus luka Kyrie. Kyrie melihat sekelilingnya, ruangan itu kini dipenuhi pecahan kubah, jalan masuk yang tadi kini telah tertutup oleh pecahan kubah besar, lubang besar di langit membuat cahaya senja remang-remang menerangi ruangan itu


    “Apa itu!?” Seru seorang tentara elf .

    “BRUAAK!!! BRUAAK!!!BRUAAK!!!”

    Terdengar suara seperti benda berat terjatuh. Kyrie menoleh ke belakang, nampak tiga sosok raksasa telah berdiri di sana. Mereka bertiga mengenakan armor tebal berwarna hitam di sekujur tubuh dan wajahnya, hanya sepasang mata berwarna kuning menyala yang terlihat dari wajah mereka. Sepasang sayap hitam nampak di punggung mereka masing-masing. Mereka menggenggam kapak besar.


    "Makhluk apa itu?"



    Para tentara elf mencabut pedangnya masing-masing. Saat melihat kilatan cahaya pedang elf, tiga makhluk hitam bereaksi langsung menyerang mereka. Tentara elf yang memapah Kyrie kemudian segera meletakkan Kyrie di sebuah sudut ruangan lalu ia menarik pedangnya dan bergabung dengan kawan-kawannya menghadapi sosok tersebut. Para tentara elf yang ada di ruangan nampak kewalahan menghadapi tiga musuh baru itu.

    Ketiganya kuat sekali… Apa mereka pasukan pengejar? Ukuran tubuhnya hampir sebesar troll, tapi aku tak pernah dengar troll memiliki sayap hitam… Sebenarnya mereka ini apa?

    Ketiganya dengan mudah menghabisi tentara elf yang ada diruangan itu. Para tentara elf tewas mengenaskan, kini hanya Kyrie seorang yang tersisa. Makhluk-makhluk hitam itu mulai mendekati Kyrie.

    Kyrie berusaha bangun dengan bersender pada dinding kuil, ia segera mencabut pedangnya. Sosok hitam itu mengayunkan kapaknya yang besar ke arah Kyrie. Kyrie dengan cepat mengindar ke samping sehingga kapak itu membelah dan menancap di dinding kuil. Saat musuhnya berusaha menarik kapak raksasanya, Kyrie langsung menggunakan kedua tangannya untuk menyabetkan pedangnya sekuat tenaga ke tangan kanan musuhnya.


    “TRAAANG!!!CRAAASH!!!” Percikan bunga api terlihat jelas saat pedang Kyrie menggores armornya.


    Tenaga Kyrie ternyata tak cukup kuat untuk menebas tangan kanan musuhnya, armor hitam yang melindunginya terlalu keras. Dua sosok hitam lainnya ikut menyerbu Kyrie, Kyrie nampak kewalahan menghindari kapak milik mereka dengan luka di kakinya. Hingga pada akhirnya Kyrie terpojok di sudut ruangan.

    Ini buruk, mereka terlalu kuat…Dalam kondisi normal pun mustahil mengalahkan mereka… Satu-satunya jalan yang tersisa adalah dengan melompat melewati mereka dan secepat mungkin lari ke dalam hutan. Semoga kakiku masih cukup kuat…

    Kyrie mengumpulkan tenaga di kedua kakinya dan dengan cepat melompat tinggi melewati para penyerangnya. Saat mendarat, Kyrie ternyata tak dapat menahan rasa sakit di kaki kanannya, ia hilang keseimbangan dan terjatuh dengan keras, pedangnya terlempar dari tangannya. Kyrie memegangi kaki kanannya, merasakan rasa sakit yang hebat.

    Ketiganya memperhatikan Kyrie dari bola mata mereka yang bercahaya. Salah satu dari sosok hitam itu berjalan menuju Kyrie. Tangan kanannya langsung menggenggam leher Kyrie dan mengangkatnya tinggi-tinggi. Ia menatap Kyrie sejenak, seperti berusaha mengenali sesuatu. Hanya sesaat lalu makhluk itu menggeram.


    “GRAAAH!!!”


    Sosok berarmor hitam itu kemudian menggeram keras, mengangkat tubuh Kyrie tinggi-tinggi dan membantingnya ke atas altar.


    “BRAAAK!!!”


    Tubuh Kyrie menghantam altar, terpental dan terguling beberapa meter dari altar. Kyrie memuntahkan darah dari mulutnya, ia bisa merasakan beberapa tulangnya patah terhantam batu altar, darah nampak mengalir di tubuhnya. Rasa sakit yang luar biasa di seluruh tubuhnya mulai dirasakan Kyrie.

    ***​
     
    Last edited: Mar 20, 2011
  20. spinx04 Veteran

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Nov 22, 2009
    Messages:
    1,674
    Trophy Points:
    217
    Ratings:
    +2,537 / -0
    ugh...sadis nih ceritanya...:keringat:
    kenapa nasib elf nya malang terus sih...kasihan...[​IMG]
    padahal sempat berharap 3 raksasa armor tu di pihak elf....[​IMG]
    aq tertipu...[​IMG]

    ceritanya benar2 tak terduga nih kk :top: walaupun agak stress ngeliat elf nya tragis terus tapi aq masih bisa menikmatinya :top:
    (Kyrie di ambang maut :haha:....:sedih1)

    kritik n saran:
    IMO sepertinya lebih indah kalo moga-moga di ganti menjadi semoga kk, soalnya kalimat2 Kyrie selama ini baku kan? moga-moga kayaknya bukan kata baku :unyil:
    entah kenapa aq ga suka Kyrie bilang kata moga-moga...:sigh:

    pertanyaan: kenapa para prajurit elf tersebut ga memilih lari aja? kenapa memilih melawan? :???:
    1. karena ga mungkin lari meninggalkan Kyrie yang cedera (lari bersama lebih tidak mungkin lagi karena untuk memapah Kyrie aja perlu 2 orang)
    2. karena ketiga raksasa menyerang duluan n mereka terlanjur bertarung (ga bisa lari lagi)
    3. karena merasa yakin dengan kemampuan mereka
    4. mempertahankan harga diri
    5. jawaban versi kk

    ayo kk, apa jawabannya nih? :minta:
     
  21. Lyco Veteran

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Nov 3, 2008
    Messages:
    8,650
    Trophy Points:
    221
    Ratings:
    +9,738 / -0
    uhm gimana kalau diganti jadi
    Semoga kakiku masih cukup kuat / Apakah kakiku masih cukup kuat?
    wa rada lack dalah hal penekanan perasaan di dialog
    :madesu:

    uhm klo versi wa
    karena Kyrie sebagai atasan mereka, ditambah jalan keluar tertutup pecahan kubah, maka melawan dianggap satu-satunya cara.
    :haha:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.