1. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. IDWS Radio is Back! Mau ngobrol seru bareng penyiar (announcer) atau mau ikutan jadi penyiar di IDWS Radio? Mau promoin lagu indie kamu? Bisaa!.Klik info lengkapnya di sini, kuy~.
  5. Terima kasih untuk kebersamaan komunitas selama hampir 12 tahun ini. Apa pengalaman menarikmu selama di IDWS? Apa saran, kritik, dan masukan kamu untuk IDWS? Tolong sampaikan di sini yaa~ Terima kasih.
  6. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  7. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

News Korea Selatan Kerahkan Penembak Jitu dan Drone Untuk Musnahkan Babi-Babi Terjangkit ASF Dari Korut

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by IDWS.News, Oct 15, 2019.

  1. IDWS.News adalah Partner/ Kontributor TerverifikasiIDWS.News Gatotkaca

    Offline

    ▁ ▂ ▄ ρεηүεвαя ιηғσ ▄ ▂ ▁

    Joined:
    Feb 18, 2010
    Messages:
    744
    Trophy Points:
    41
    Ratings:
    +28 / -0
    Korea Selatan berencana untuk menurunkan penembak jitu (sniper) militer serta para pemburu dari kalangan sipil ke perbatasan antara Korea Selatan-Korea Utara untuk mengeliminasi babi maupun babi hutan yang terjangkit penyakit demam babi Afrika (African swine fever/ASF) dari Korea Utara.

    Kementerian Pertanian, Pangan, dan Pedesaan Korea Selatan mengumumkan pada Minggu (13/10) bahwa pihaknya akan menggunakan drone yang dilengkapi dengan pemantau termal untuk mendeteksi hewan-hewan sakit di dekat perbatasan kedua negara bersaudara, yakni zona buffer di sebelah selatan dari Zona Demiliterisasi (DMZ) yang memisahkan dua Korea.


    [​IMG]
    Para staff peternakan menggiring babi-babi yang terinfeksi ASF untuk dimusnahkan di Paju, kota yang dekat dengan perbatasan Korea Selatan-Utara. Foto ini diambil pada 17 September 2019. (AFP)

    Tujuan dari operasi ini adalah untuk memusnahkan babi-babi liar dan berpenyakit di wilayah seperti Incheon, Seoul, Goseong dan di sepanjang Sungai Bukhan. Para penembak jitu dari militer maupun sipil juga akan dikirim ke Paju, Hwacheon, Inje, Yanggu, dan Goseong.

    Sejauh ini, Korea Selatan telah menurunkan 7 helikopter untuk mendisinfeksasi sebagian dari DMZ yang telah terjangkit ASF. Total, 154.548 ekor babi dari 94 peternakan telah dimusnahkan.


    [​IMG]
    Pemusnahan babi-babi yang terjangkit virus ASF di Paju, Korea Selatan. (Lim Byung-Shick/AFP)

    Dari catatan resmi, wabah pertama terjadi di peternakan-peternakan babi di China pada Agustus 2018, lalu menyebar ke negara-negara tetangga termasuk Mongolia dan Vietnam. Virus itu kemudian diketahui "menyeberang" ke Korea Utara, meski hanya membunuh 22 babi saja pada bulan Mei lalu di sebuah peternakan yang berjarak 260 kilometer dari Pyongyang serta berada dekat dengan perbatasan Korea Utara-China.

    Namun, menurut laporan-laporan tak resmi dari berbagai media, ASF telah menyebar tak terkendali di Korea Utara. Bila hal itu benar adanya, makan Korea Utara yang sudah kesulitan bahan pangan dapat tenggelam dalam krisis pangan. Seperti yang diketahui, babi merupakan sumber protein utama di negara yang dipimpim oleh Kim Jong-un itu. Daging babi mencakup 80% dari total konsumsi protein warga Korea Utara.



    Sumber: Portal IDWS
     

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.