1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Korban Mutilasi Karawang Pernah Unggah Jeritan Hati di Facebook

Discussion in 'Jawa, Bali dan Sekitarnya' started by kriminologi, Dec 14, 2017.

  1. kriminologi Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Nov 23, 2017
    Messages:
    29
    Trophy Points:
    1
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +0 / -0
    [​IMG]
    Korban mutilasi Karawang. Foto: Ist/kriminologi.id
    Mayat mutilasi yang ditemukan di Desa Cirangon, Majalaya, Karawang, Jawa Barat, beberapa waktu akhirnya terungkap. Nindy tak lain adalah korban mutilasi yang dilakukan suaminya sendiri. Dalam akun Faceboknya, korban pernah mengunggah jeritan hatinya.

    Ibu anak satu kelahiran 21 November 1996, Nindy bersama suaminya, Muhammad Kholili diketahui telah tinggal selama lima bulan di sebuah rumah kontrakan di Dusun Sukamulya, Desa Pinayungan, Teluk Jambe Timur, Karawang, Jawa Barat.

    Warga di sekitar lokasi tempat tinggal pasangan suami istri itu, menyatakan bahwa keduanya sering terlibat cekcok mulut. Bahkan saat usai cekcok, mulut warga juga kerap mendengar suara korban menangis. Sebelum menikah dengan pelaku, korban diketahui berstatus.

    Dari penelusuran Kriminologi di sejumlah akun media sosial korban Nindy kerap membagikan dan memperlihatkan keluarga yang harmonis bersama suaminya, Muhammad Kholili pria kelahiran Bogor, 14 Mei 1994, di akun Facebook miliknya.

    Baca: Mayat Gosong Karawang, Suami Mutilasi Istri karena Sakit Hati

    [​IMG]


    Dari akun Facebook Sinok Sizuka, korban diketahui kerap memposting foto-foto kemesraan mereka berdua. Pada 9 Juli 2017, korban memposting foto bersama suami serta anaknya di sebuah pusat perbelanjaan.

    Dalam akun Facebook tersebut korban menyertakan biodata yang bekerja sebagai marketing. Korban, berdasarkan keterangan media sosial itu juga tinggal di Karawang, Jawa Barat.

    Dalam akun tersebut, korban juga diketahui mengunggah foto pernikahan pada 13 Maret 2016. Dalam foto itu keduanya tengah berada di pelaminan bersama suaminya. Ada pula foto pernikahan dengan suasana lain yang diunggah Nindy pada 19 April 2016.

    Selain foto, Nindy juga pernah mengunggah sebuah tulisan dalam satu halaman. Tulisan itu diberi judul Catatan dan Keinginan Hati Wanita dan diunggah pada 11 Desember 2015. Dalam tulisan itu Nindy mengungkapkan sisi seorang wanita.

    Selain akun Facebook, ada pula akun Intagram milik Nindy bernama Sinoksizuka, namun akun tersebut bersifat pribadi dan tidak bisa dibuka oleh publik.

    Baca: Kronologi Suami Mutilasi Istri, Cekcok Mulut Berujung Pembunuhan

    “Wanita yang mempunyai ketulusan dan pengabdian yang tinggi terhadap pasanganya tidak beda jauh dengan hati seorang ibu. Sebelum menyakiti dan menghianati fikirlah dahulu doa wanita yg terlalu sakit hati ataupun terdzolimi akan di kabulkn allah. Belajarlah jadi laki-laki yang bijak, tegas dan bertanggung jawab. Jika sayang tunjukan, jika jenuh katakan, jika ingin dengan wanita lain jujurlah,” kata Nindy dalam paragraf pertama tulisan itu.

    Seperti diberitakan sebelumnya, polisi menangkap MK, pelaku mutilasi istrinya sendiri, S alias Nindy. Kepada polisi, MK mengaku menghabisi nyawa istrinya karena merasa sakit hati dengan sikap istrinya yang kerap memaki orang tua pelaku dan menuntut hidup terlalu tinggi.

    Jasad Nindy ditemukan pertama kali pada Kamis, 7 Desember 2017 di sebuah areal tanah yang ditumbuhi rerumputan di Desa Cirangon, Majalaya, Karawang. Saat ditemukan kondisinya hangus terbakar tanpa kepala dan kaki.

    Baca: Sosok Nindy, Ibu Muda Anak Satu Korban Mutilasi di Karawang

    Polisi kesulitan mengungkap identitas korban karena mayat dalam keadaan hangus tanpa kepala dan kaki. Satu-satunya petunjuk yang dimiliki polisi hanya tato yang melekat di tubuh korban yang masih bisa terlihat.

    Polisi kemudian menyebar sketsa ciri khusus itu untuk mengungkap identitas mayat. Hingga akhirnya Muhammad Kholili mengakui mayat gosong itu adalah istrinya sendiri yang sebelumnya ia mutilasi lalu dibuang dan dibakar.

    [​IMG]

    Sumber : https://kriminologi.id/renata/wanita/korban-mutilasi-karawang-pernah-unggah-jeritan-hati-di-facebook
     

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.