1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Kisah Pembuat Antivirus dari Bojongsoang (ARTAV)

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by finoeci, Feb 24, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. finoeci M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Oct 22, 2009
    Messages:
    2,362
    Trophy Points:
    211
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +6,553 / -0
    [​IMG]
    Arrival Dwi Sentosa (13) dan Taufik Aditya Utama (18), dua pelajar pembuat antivirus dari Bojongsoang, Bandung

    Dari lima anak berbakat di bidang IT yang memaparkan karyanya di Aula Timur ITB, Jumat (11/2/2011) siang, duo bersaudara pembuat Program Antivirus Artav, Arrival Dwi Sentosa (13) dan Taufik Aditya Utama (18), mendapat sambutan paling meriah. Mereka digadang-gadang menjadi penampil pertama. Dan saat Artav (Arrival Taufik Antivirus) berhasil menemukan virus lokal bernama Yuyun yang bercokol di flash disk milik seorang panelis, para hadirin spontan berdiri dan menyambutnya dengan tepuk tangan meriah (standing ovation) untuk mereka berdua.

    Kesuksesan Taufik dan Rival tidak hanya dibuktikan lewat tes di hadapan lebih dari seratus penonton, tetapi bisa dilihat dari jumlah pengunduh Artav yang hingga Senin (14/2/2011) sore mencapai 300.000 orang dari 60 negara. Bahkan, Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar pun berjanji akan membantu proses pengurusan hak paten Artav atas nama keduanya.

    Dari segi fitur, aplikasi yang bisa diunduh gratis oleh setiap pengguna internet ini memiliki beberapa keunggulan. Seperti fitur Anti Hacker yang bisa melindungi komputer dari upaya penyusupan, Mail Servis untuk mengidentifikasi dan membersihkan virus yang bersarang di kotak surat, dan Internet Security yang masih dalam tahap pengembangan. Juga ada fitur Scan USB untuk memastikan setiap flash disk yang dicolok ke komputer bebas dari virus.

    Bagi Arrival dan Taufik, keberhasilan Artav mendeteksi virus tersebut merupakan buah kerja keras keduanya dalam mengembangkan aplikasi dan membangun database virus selama setahun terakhir. Meksipun berasal dari keluarga sederhana, mereka tidak pernah berhenti mengembangkan program antivirus yang semula diberi nama Eagel Protection.

    Virus Bandel

    Program antivirus Artav sebenarnya dimulai dari kekesalan dua remaja asal Bojongsoang ini yang setiap hari menemukan virus di komputer milik ayahnya. Mereka tidak habis pikir, mengapa virus-virus itu tidak kunjung teratasi setelah semua program antivirus dicoba. "Sampai akhirnya motherboard rusak. Saya kan kesel," Rival mengenang awal dimulainya proyek Artav.

    Agar komputer tersebut bisa digunakan kembali, siswa kelas II SMP 48 Bandung ini berjibaku mengumpulkan uang bersama kakaknya, Taufik, untuk untuk membeli motherboard baru. Selain uang jajan, mereka juga menyimpan uang jatah Lebaran yang biasanya digunakan untuk membeli baju baru. "Lebaran tahun 2009 kemarin kami terpaksa tidak beli baju baru. Uangnya dipakai buat beli motherboard," cerita Rival yang diamini Taufik.

    Motherboard seharga Rp 450.000 itu akhirnya bisa mereka beli dan komputer sang ayah pun bisa berfungsi kembali.

    Akhir Maret 2010, mereka mulai membuat rancangan aplikasi antivirus berbasis Visual Basic dengan fasilitas seadanya. Mereka hanya mengandalkan komputer milik ayahnya yang sehari-hari digunakan untuk memperbaiki ponsel pelanggan.

    Pengumpul Virus

    Dalam membangun Artav, Arrival dan Taufik melakukannya bersama-sama, termasuk dalam mengumpulkan database virus. Tapi secara umum, otak program ada di kepala Rival yang lebih banyak mengerjakan coding dan programming. Sedangkan Taufik yang saat ini duduk di kelas II SMA 25 Bandung berkonsentrasi di sisi interface dan desain tampilan.

    "Pengembangan program sudah sering dilakukan. Mulai dari banyak error sampai penambahan fitur-fitur. Tapi kalau dari segi tampilan, kami melakukan tiga kali perubahan sampai akhirnya menemukan nama Artav," kata Taufik yang mengerjakan hampir semua detail tampilan Artav.

    Sementara Rival bertugas membangun program dari nol dengan menggunakan program Visual Basic yang dikuasainya secara otodidak. Selama setahun terakhir, Taufik dan Rival juga mengumpulkan database virus dari satu warnet ke warnet lain. "Virus itu kan biasanya beredar di warnet lewat internet dan flash disk," kata Rival mengemukakan alasan pencarian virus lewat warnet.

    Terlebih, lanjutnya, virus yang sulit dikenali dan dibasmi biasanya berasal dari virus lokal yang database-nya belum dimiliki program antivirus luar negeri. Jadi perburuan langsung ke lapangan merupakan cara paling efektif dalam membangun database virus, khususnya virus buatan programmer Indonesia.

    Setiap pulang kerja, Rival menyempatkan mendatangi warnet-warnet di sekitar sekolah. Dia menghabiskan waktu dua jam di warnet, lalu melanjutkan penelitiannya di rumah hingga malam hari. Karena sering bolak-balik untuk mengumpulkan virus, beberapa penjaga dan pemilik warnet mengenalinya dan dengan senang hati membantunya.

    "Kalau warnet yang sudah dikenal, saya biasanya nitip flash disk (untuk menampung file bervirus). Pulang sekolah flashdisk bervirus itu saya bawa pulang," cerita Rival.

    Dalam sehari, anggota forum gim online Nyit Nyit ini mampu mengumpulkan hingga 20 virus. Setelah terkumpul, virus itu dibawa ke rumah untuk diteliti dan diambil algoritma virusnya. Pekerjaan mengumpulkan dan mengecek virus juga dibantu oleh teman-teman kelasnya. Teman-temannya di komunitas Kaskus juga ikut membantu melakukan tes periodik virus-virus yang telah dikumpulkan.

    Saat ini, antivirus Artav mampu mengidentifikasi dan mengatasi 1.031 jenis virus dan ratusan ribu varian lainnya. "Enam puluh persen database virus yang ada di Artav merupakan virus lokal," kata Rival kepada Kompas.com, akhir minggu lalu.

    Keluarga Sederhana

    Melihat keberhasilan putra pertama dan kedua pasangan Herman Suherman dan Yeni Soffia ini dalam mengembangkan program antivirus Artav, sulit menduga keduanya berasal dari keluarga biasa yang tinggal di jalan Bojongsoang 72, Bandung, Jawa Barat. Untuk memenuhi kebutuhan harian, ayah mereka hanya mengandalkan penghasilan dari reparasi HP yang dibuka sejak tahun 2003. Sedangkan ibunya sehari-hari bekerja sebagai Kepala Sekolah TK.

    "Sekarang buat makan saja tidak cukup. Apalagi untuk membiayai sekolah mereka," kata Herman.

    Meskipun berasal dari keluarga biasa, bakat mengolah komputer mereka dapat dari sang ayah yang lulusan STM Elektronika 2 Bandung (sekarang SMK 4). Sebelum kena PHK berjemaah, Herman pernah bekerja sebagai supervisor dan programmer panaset Panasonic di PT Inti. Maka tak mengherankan kalau kedua putranya sudah akrab dengan komputer sejak kecil.

    "Taufik kenal komputer sejak kelas III SD. Kalau Arrival kelas I SD," cerita Herman tentang bakat kedua putranya.

    Dari keduanya, antusias Rival dalam mendalami program komputer terlihat lebih besar. Saat duduk di kelas III SD, dia sudah fasih mengoperasikan Windows. “Kelas V, Rival sudah mengotak-atik komputer. Dia juga sudah bisa merakit dan men-setup Windows sendiri,” tutur sang ayah.

    Rival mengaku mendalami ilmu komputernya secara mandiri, dibantu bimbingan ayah dan dukungan ibunya. Selain mencari referensi di internet, Rival selalu mencatat judul-judul buku yang dibutuhkan untuk diserahkan ke ibunya. Setiap kali mendapat 'daftar belanjaan', sang ibu yang juga gemar membaca buku membelikan buku komputer dan antivirus untuk putranya di toko buku terdekat. "Kalau ada buku yang saya butuhkan, saya titip ke ibu dan minta dibelikan di toko buku," ujar Rival.

    Lewat upaya menuntut ilmu sendiri ini, Rival bisa membuat program sederhana seperti program pemutar musik MP3 dan Pelacak Virus (virus scanner) meskipun belum tamat SD. Saat duduk di bangku SMP, penggemar gim online ini terus mendalami kemampuannya menggunakan Visual Basic untuk membuat program-program dan kode gim.

    Artav Premium

    Saat ditanya hambatan yang sering dihadapi dalam membuat Artav, Taufik dan Rival dengan santai menyebut faktor mati lampu yang kerap membuatnya harus mengulang pekerjaan yang sudah disusun berjam-jam sebelumnya. Pencarian database virus juga merupakan tantangan tersendiri yang sampai saat ini masih terus disempurnakan.

    "Saya juga belum begitu mengerti soal jaringan. Makanya mau banyak belajar soal internet security dengan Pak Onoo (Onno W Purbo)," tutur Rival menyebutkan kesulitan yang dihadapi.

    Dengan kelebihan yang telah dibenamkan ke dalam Artav, baik Taufik maupun Rival optimistis program aplikasi ini akan menjadi nomor satu. Saat ini saja, Rival yang bercita-cita memiliki perusahaan sekaliber Microsoft sudah mendapat beasiswa sekolah dan hadiah laptop dari operator seluler XL sebagai salah satu bentuk dukungan. Pihak ITB sudah menyatakan kesediaannya membantu pengembangan program.

    Ke depan, mereka berharap dapat merilis versi premium dengan keunggulan lebih dibandingkan aplikasi gratis yang saat ini sudah sampai versi 2.5.

    Sumber
     
    • Like Like x 1
    • Thanks Thanks x 1
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. aburamelian M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Dec 18, 2009
    Messages:
    735
    Trophy Points:
    157
    Ratings:
    +4,887 / -0
    Bangga menjadi Anak Indonesia....
     
  4. mr_ark SUPERMOD

    Online

    ★★★/人 ◕ ‿‿ ◕ 人\★★★

    Joined:
    Jan 14, 2009
    Messages:
    23,241
    Trophy Points:
    237
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +76,746 / -17
    sayang ada polemiknya. :hehe:

    Polemik Artav: Bocah Pembuat Antivirus Akui 'Meminjam' Software Lain
    _http://www.det*kinet.com/read/2011/02/17/125058/1572826/323/bocah-pembuat-antivirus-akui--meminjam--software-lain

    Polemik Artav: Pemilik Kode Tak Keberatan Karyanya 'Dipinjam' Artav
    _http://www.det*kinet.com/read/2011/02/17/141021/1572969/323/pemilik-kode-tak-keberatan-karyanya-dipinjam-artav/

    :sigh: Ternyata mereka ngambil kode program dari antivirus lain dan gak mencantumkan credits ke si empunya. Untung si empunya baek tuh.
     
  5. silek900 M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Jul 14, 2010
    Messages:
    8,052
    Trophy Points:
    237
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +93,004 / -6
    emang benar berita yang ini ya :???:
    liat beritanya dulu ah :tkp1:
     
  6. finoeci M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Oct 22, 2009
    Messages:
    2,362
    Trophy Points:
    211
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +6,553 / -0
    Wew...ternyata.... :swt:
    Pantes aja tu antivirus kayanya mateng bgt fitur2nya... :yareyare:
     
  7. mr_ark SUPERMOD

    Online

    ★★★/人 ◕ ‿‿ ◕ 人\★★★

    Joined:
    Jan 14, 2009
    Messages:
    23,241
    Trophy Points:
    237
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +76,746 / -17
    di sebelah juga udah dibahas dari kemaren2 kok. :haha:
    _http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7024499
     
  8. silek900 M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Jul 14, 2010
    Messages:
    8,052
    Trophy Points:
    237
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +93,004 / -6
    :lol: ternyata ide pembuatan antivirusnya ga benar2 orisinil
    sempat kaget juga kemaren dengar ini
     
  9. hasanvanismail M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Jan 28, 2010
    Messages:
    2,317
    Trophy Points:
    227
    Ratings:
    +14,505 / -0
    brati copas codenya gitu maksudnya?
     
  10. silek900 M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Jul 14, 2010
    Messages:
    8,052
    Trophy Points:
    237
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +93,004 / -6
    kayaknya begitu bro :lol:
    sistem notifikasinya, sistem scanning, quarantine, dan registry tweak itu diambil dari Al Virus scan
     
  11. finoeci M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Oct 22, 2009
    Messages:
    2,362
    Trophy Points:
    211
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +6,553 / -0
    wah,ane gak tau bro,maklum,penduduk setia idws saya :malu:

    yoi bro,sama ane juga,ternyata...
    mestinya pas lagi masuk tv one tu anak ngomong,parah juga nih anak... :swt:
     
  12. mr_ark SUPERMOD

    Online

    ★★★/人 ◕ ‿‿ ◕ 人\★★★

    Joined:
    Jan 14, 2009
    Messages:
    23,241
    Trophy Points:
    237
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +76,746 / -17
    :lol: contek-mencontek dalam dunia sopwer itu udah biasa kok.

    :ehem: ehem... untung yang dicontek kode program berlisensi GNU open source. mungkin yang bersangkutan belum paham sama yang namanya GNU open source. baguslah kalo nanti diperbaiki di versi berikutnya dengan mencantumkan yang bikin kode.

    kalo gak dapet code, tampilan pun dicontek :XD:
    zaman dahulu kala... macintosh (apple) nyontek GUI nya Xerox, jadilah Mas OS.
    eh... mikocok ikutan nyontek Mac OS, jadilah Windows
    nah... linux ikutan nyontek juga, jadilah KDE
     
  13. junk_master M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Dec 9, 2009
    Messages:
    1,406
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +45,889 / -0
    Pertama kali lihat juga ane sih udah menduga kalo mereka cuman modifikasi source code yang udah ada. (ganti tampilan dll)
    Soalnya (dengan tidak maksud merendahkan) umur segitu rasanya terlalu dini untuk membuat antivirus dengan code yang memang ditulis dari nol (alias kode sendiri)
     
  14. Abraracourcix Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Feb 12, 2011
    Messages:
    57
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +24 / -0
    ane jadi bingung ..jadi ini program antivirus orisinil buatan dia sendiri atau termasuk karya plagiat sih :iii:
     
  15. semarajah Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Nov 21, 2010
    Messages:
    29
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +15 / -0
    wah wah makin bertambah aja anak-anak indonesia yg ketauan boong nya.... :boong:

    setau ane ada :
    Eko Ramaditya Adikara si pembuat musik game-game terkenal...
    Muhammad Yahya harlan si bocah pembuat jejaring sosial...
    en skarang bertambah atu lagi....ckckckck.... :hot:

    bukannya ane sirik tanda tak mampu tp apa kata dunia kalo begini trussss... :panik::panik:
     
  16. sunsphoenix M V U

    Offline

    ~Super Cool~

    Joined:
    Oct 5, 2008
    Messages:
    5,737
    Trophy Points:
    192
    Ratings:
    +2,324 / -0
    Pejwan satu penuh dengan cemooh keknya...
    Tapi saya berikan jempol untuk ARTAV
    :top:

    Otak pembuatnya baru 13 taon loh...
    Klo dia comot sana sini tapi ga bilang-bilang juga mungkin karena umurnya yang masih sangat muda, belum mengerti klo salah,
    masih kurang pengalaman, walau untungnya mungkin bakal berakhir baik karena pada akhirnya direstui sama empunya code yang asli (Shodiqin).

    Kita harusnya bisa mendukung ARTAV ini dengan memberikan saran-saran yang bermanfaat, jgn cuman "ah ternyata hasil copas aja..." dll... Dia punya ide buat antivirus aja dah bagus apalagi merealisasikannya, itu sudah mengagumkan mnurut saya... Klo pada akhirnya ARTAV terkenal khan Indo juga kecipratan berkahnya ...
    :sigh:

    Sama seperti yang dibilang empunya code

     
  17. akamepi M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Jun 30, 2010
    Messages:
    209
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +6 / -0
    Ternyata..... Mungkin karena mereka masi anak2 lugu dan belum tau klo yang namanya contek menyontek/plagiat di sekolah beda dengan kehidupan nyata gan... mungkin mereka juga ga tau gimana caranya bersikap karena tau2 jadi tenar begini
     
  18. 456bogor M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Nov 15, 2009
    Messages:
    960
    Trophy Points:
    56
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +42 / -0
    wah kalo ada code yang copas gitu bisa namanya jiplak dong.... tapi yang penting berhasil bikin antivirus sendiri dengan fasilitas yang seadanya itu kan keren...
     
  19. andriks M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jun 5, 2009
    Messages:
    574
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +346 / -0
    tapi source code copas ya..



    ---
    pasti antivirus yang lebih berbahaya dari smadav nih, bikin windows rusak
     
  20. guarimen M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Aug 28, 2010
    Messages:
    322
    Trophy Points:
    106
    Ratings:
    +334 / -0
    maklum ajalah masih smp :yareyare:
    mungkin aja dia kaga tau mesti cantumin source
    tapi yang beginan lebih baik di dukung kali aja bisa buat antivirus sendiri
    beginilah indonesia klo ada yang bisa buat gebrakan baru dipuja2 tiba ada cacatnya langsung mencela
    padahal dunia program itu lihat-tiru-modif
     
  21. errzotl Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Dec 19, 2008
    Messages:
    198
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +12 / -0
    kopas plus dikembangin
    kayanya anaknya emang berbakat juga
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.