1. Disarankan registrasi memakai email gmail. Problem reset email maupun registrasi silakan email kami di inquiry@idws.id menggunakan email terkait.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Dampak Panjang Ispa pada Anak

Discussion in 'Pengetahuan Penting Penunjang Kesehatan' started by serenamilka, Apr 9, 2021.

  1. serenamilka Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Nov 10, 2020
    Messages:
    170
    Trophy Points:
    26
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +1 / -0
    [​IMG]

    Usia anak-anak rentan sekali terserang penyakit atau masalah kesehatan lain. Ini berkaitan dengan kondisi tubuh—termasuk imunnya yang belum sempurna. Ispa atau infeksi saluran pernapasan akut menjadi salah satu penyakit populer yang diderita anak-anak. Tahukah kamu jika ispa pada anak punya dampak yang panjang baginya?

    Ispa adalah serangkaian penyakit (bisa satu atau lebih penyakit sekaligus) yang disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Umum sekali ispa dipicu oleh infeksi spesies bakteri Streptococcus pneumonia atau jenis virus Haemophilus influenzae, dan Rhinovirus. Gejala awal biasanya akan muncul satu hingga tiga hari setelah penderita terpapar.

    Ispa bisa terjadi di seluruh organ pernapasan manusia, baik itu yang terletak di saluran atas, macam hidung, tenggorok, hingga sinus, atau organ-organ yang termasuk saluran bawah mulai dari bronkus, paru-paru, dan lain sebagainya.

    Ispa pada anak memiliki gejala yang berbeda. Gejala apa yang timbul tergantung jenis infeksi yang diderita dan di mana letak terjadinya infeksi tersebut. Kendati demikian, kabar buruknya adalah ispa bisa berdampak panjang bagi si kecil. Salah satu dampak panjang tersebut adalah terganggunya proses perkembangan anak.

    Perkembangan anak dapat terganggu jika si kecil mengalami ispa pada saluran pernapasan bawah. Dua manifestasi ispa pada anak yang amat potensial mengganggu tumbuh kembang anak adalah infeksi gastrointestinal kronik dan pneumonia. Pasalnya, infeksi-infeksi berat tersebut dapat menyebabkan gangguan status nutrisi pada anak. Misalnya, asupan makan anak pasti turun setiap dia sakit.

    Jika anak terus-menerus sakit karena ispa ini, tentu berat badannya pun tidak akan naik. Padahal, di masa pertumbuhan dan perkembangan, umumnya berat badan anak akan naik. Ini mungkin sekali terjadi karena penyakit-penyakit itu memicu gangguan absorpsi atau penyerapan yang dilakukan usus.

    Andai kondisi ini tidak segera teratasi, ia akan terakumulasi dan menyebabkan masalah kesehatan lain pada anak, seperti misalnya stunting dan pertumbuhan linier anak, sehingga pertumbuhannya tidak sempurna. Si anak nantinya tidak dapat mencapai postur tubuh yang ideal.

    Namun, sebagai orang tua kamu seharusnya tidak khawatir berlebihan. Sebab risiko-risiko dampak panjang ispa pada anak itu dapat dihindari dengan mudah asalkan kamu paham dan mengerti betul upaya yang harus dilakukan. Perlu diperhatikan bahwa semakin cepat si kecil mendapat pertolongan, maka semakin besar pula peluang mereka terbebas dari dampak panjang ispa pada anak tersebut.

    Oleh karenanya, segeralah beri si kecil pertolongan medis yang memadai saat mulai terlihat tanda atau gejala ispa. Dokter tentu saja akan memberikan pengobatan yang mumpuni sehingga anak kamu bisa sembuh sempurna dari gangguan ispa pada anak.

    Pastikan juga anak dengan ISPA mendapatkan cukup nutrisi dari makanan agar perkembangannya dapat terjaga. Bila diperlukan, berikan juga suplemen multivitamin pada anak sesuai petunjuk dokter. Cukupi juga kebutuhan minumnya agar tidak terjadi dehidrasi. Di lain sisi, air putih bisa membantu mengencerkan dahak.

    Jaga juga kebersihan ruangan dan kamar si kecil dari debu, asap, rokok, ataupun kotoran lainnya. Bila diperlukan, Anda bisa memasang humidifier untuk menjaga kelembapan udara di dalam kamar. Faktor-faktor inilah yang memungkinkan virus atau bakteri penyebab ispa pada anak dapat menjangkiti si kecil.

    Selain itu, keluhan ispa pada anak juga bisa diatasi dengan berkumur air garam hangat. Caranya adalah dengan mencampurkan segelas air hangat dengan 2 sendok teh garam, dan larutkan. Setelah itu, minta anak untuk berkumur dengan air garam tersebut lalu lepehkan. Meski cukup efektif untuk meringankan gejala ispa pada anak, cara ini hanya boleh dilakukan pada anak berusia di atas 8 tahun.

    Itulah sedikit informasi penting yang patut diketahui oleh seluruh orang tua terkait ispa pada anak ini. Semoga anak kamu bisa terhindar dari masalah kesehatan yang bisa membawa dampak panjang ini.
     
Tags:

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.