1. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. IDWS Radio is Back! Mau ngobrol seru bareng penyiar (announcer) atau mau ikutan jadi penyiar di IDWS Radio? Mau promoin lagu indie kamu? Bisaa!.Klik info lengkapnya di sini, kuy~.
  5. Terima kasih untuk kebersamaan komunitas selama hampir 12 tahun ini. Apa pengalaman menarikmu selama di IDWS? Apa saran, kritik, dan masukan kamu untuk IDWS? Tolong sampaikan di sini yaa~ Terima kasih.
  6. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  7. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Economy Bos Lippo Akui Jual Saham OVO Karena Tak Kuat Danai Praktik 'Bakar Uang' OVO

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by IDWS.News, Nov 29, 2019.

  1. IDWS.News adalah Partner/ Kontributor TerverifikasiIDWS.News Gatotkaca

    Offline

    ▁ ▂ ▄ ρεηүεвαя ιηғσ ▄ ▂ ▁

    Joined:
    Feb 18, 2010
    Messages:
    820
    Trophy Points:
    51
    Ratings:
    +33 / -0
    Kabar mengejutkan mengguncang platform pembayaran digital OVO. Pendiri sekaligus Chairman Grup Lippo, Mochtar Riady menyatakan telah menjual sebagian saham OVO yang dikendalikan oleh PT Visionet Internasional.

    Dilansir dari CNBC Indonesia, Riady menjelaskan bahwa Lippo sudah tidak kuat lagi membakar uang untuk membiayai praktik diskon jor-joran. Namun ia menegaskan bahwa pihaknya tidak melepas, hanya menjual sebagian.

    "Bukan melepas, adalah kita menjual saham. Sekarang kita tinggal sekitar 30an persen atau satu pertiga, jadi dua pertiga kita jual" ungkap Riady dalam acara Indonesia Digital Conference (IDC) pada Kamis (26/11) seperti dikutip dari CNBC Indonesia. "Terus bakar uang, bagaimana kita kuat?" tutupnya.


    [​IMG]
    Pendiri sekaligus Chairman Grup Lippo, Mochtar Riady. (Foto: Iin Yumiyanti/detikcom)

    Sumber dari CNBC Indonesia membeberkan bahwa Lippo Group ingin cabut karena sudah tak kuat lagi menyuntikkan dana untuk mendukung aksi yang disebut sebagai "bakar uang" berupa layanan gratis, diskon, hingga cashback. Dalam dua tahun terakhir ini, OVO dilaporkan sangat agresif dalam membakar uang investor.

    Bahkan menurut sumber tersebut, tiap bulannya OVO menghabiskan dana hingga US$50 juta (sekitar Rp 700 miliar), dikutip dari CNBC Indonesia.

    Namun Adrian Suherman, Presiden Direktur PT Multipolar Tbk, anak usaha Lippo Group sekaligus induk usaha OVO, menyatakan rumor pembakaran uang tersebut sama sekali tidak benar dan tidak berdasarkan fakta.

    "Sebagai pendiri OVO, kami sangat menyayangkan beredarnya rumor yang tidak benar tersebut," ujar Adrian yang juga menjabat sebagai Direktur di Lippo Group dalam keterangan, Minggu (17/11/21019).



    Sumber: Portal IDWS
     

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.