1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Bom Meledak di Komunitas Utan Kayu, 3 Luka

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by pdg_501, Mar 15, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. pdg_501 M V U

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Aug 1, 2009
    Messages:
    173
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +168 / -0
    Kantor Berita Radio 68 H dikirimi paket berisi buku dan benda aneh yang dicurigai sebagai bom. Paket sampul coklat itu dikirim untuk tokoh Jaringan Islam Liberal (JIL) Ulil Abshar Abdalla.

    [​IMG]

    Sekitar pukul 16.00 WIB, paket yang berisi buku itu meledak saat dipindahkan oleh polisi. Informasi yang diterima VIVAnews.com, menyebutkan bahwa tiga orang luka-luka karena ledakan itu. Semua korban telah dilarikan ke rumah sakit.

    Paket coklat itu berisi buku lengket yang dkirim seseorang bernama Sulaiman Azhar yang beralamat di Jalan Bahagia, Gg Panser No 29, Ciomas Bogor, Jawa Barat.

    Menurut Saidiman, Juru Bicara Komunitas Utan Kayu, kiriman paket itu sampai sekitar pukul 10.00 WIB, Selasa siang, 15 Maret 2011. Paket baru dibuka pukul 13.30 WIB, dan terlihat ada buku dan sejumlah kabel dan batu batre di dalamnya. Mencurigai itu bom, Saidiman melaporkannya kepada polisi.

    SUMBER

    Tim Gegana Akhirnya Tiba di Lokasi Ledakan Bom untuk Ulil

    Setelah beberapa jam dinanti, 5 orang personel tim Gegana Polda Metro Jaya akhirnya tiba di lokasi ledakan paket bom untuk Ulil Abshar Abdalla. Lokasi ledakan disisir dengan metal detector.

    [​IMG]

    Tim Gegana tiba di lokasi ledakan, kantor Jaringan Islam Liberal (JIL), yang berada satu kompleks dengan Kantor Berita Radio (KBR) 68 H, Utan Kayu, Jakarta Timur, Selasa (15/3/2011) sekitar pukul 17.05 WIB.

    Mereka datang setelah Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Sutarman tiba di lokasi kejadian. Padahal, paket bom untuk Ulil diterima resepsionis pukul 10.00 WIB. Temuan paket itu sudah dilaporkan ke polisi pukul 10.30 WIB. Tapi Gegana tak juga muncul sehingga polisi setempat membuka paket bom tanpa pengaman. Bom akhirnya meledak pukul 16.05 WIB.

    5 Orang yang mengenakan pakaian khusus antibom membawa alat metal detector. Tim Gegana langsung menuju lokasi ledakan.

    Gegana masih fokus menyisir seputar halaman kantor JIL, lokasi bom meledak. Tanaman dalam pot, maupun tanaman di tanah dideteksi dengan metal detector.

    Bekas ledakan bom masih berserakan, ceceran darah dan buku serta kertas menghiasi halaman. Ada juga selang dan karung goni yang semula digunakan untuk menjinakkan bom terletak di halaman.

    Garis polisi kini diperluas yang semula berjarak 5 meter dari ledakan menjadi 10 meter dari jarak lokasi ledakan dengan dipasang pita warna merah bertuliskan "Danger".

    SUMBER

    Komunitas Utan Kayu Kutuk Pemboman, Nilai Polisi Tak Profesional

    Komunitas Utan Kayu (KUK) mengutuk pengeboman yang dilakukan di markas mereka. KUK menilai polisi bekerja tidak profesional dalam menangani paket bom ini.

    "Kami mengutuk keras tindakan yang tidak bermoral dan ini menunjukkan ancaman yang selama ini ditujukan ke kami menjadi nyata. Siapa pun orangnya apapun motifnya kita tidak tahu. Tragedi ini menimbulkan korban yang sangat menyedihkan dari pihak kepolisian sendiri," ujar Direktur KBR 68 H, Santoso, dalam jumpa pers di kompleks KUK, Jl Utan Kayu 68, Jakarta Timur, Selasa (15/3/2011).

    "Polisi yang datang tidak tampak siap menangani, tidak profesional dan mengakibatkan paket meledak. Korban dari polisi yang membuka paket sehingga tangan kiri putus. Yang kedua satpam kami. Kami berharap keduanya akan pulih," tegasnya.

    Menurutnya, ini sudah ancaman kesekian kali. Sebelumnya, KUK menerima intimidasi melalui berbagai SMS dan email. "Dan ini tidak akan membuat kami surut," cetus Santoso.

    Dalam kompleks KUK, terdapat kantor KBR 68 H, Jaringan Islam Liberal (JIL), Kedai Tempo, Tempo TV, teater Utan Kayu dan lain-lain.

    SUMBER

    Telepon Sulaiman, Pengirim Paket Bom untuk Ulil Tulalit

    Pengirim surat di dalam paket bom untuk tokoh Jaringan Islam Liberal (JIL) Ulil Abshar Abdalla menulis datanya dengan lengkap. Si pengirim yang mengaku bernama Drs Sulaiman Azhar itu bahkan menuliskan nomor handphonenya.

    Namun saat dihubungi detikcom, Selasa (15/3/2011) nomor seluler 08132220579 itu tidak bisa dihubungi. Hanya terdengar bunyi tulalit. Sang pengirim juga menuliskan alamat lengkapnya yakni di Jalan Bahagia Gg Pancer No 29 Ciomas, Bogor. Namun saat dikonfirmasi ke 108, alamat tersebut belum terdaftar memiliki nomor telepon.

    Melalui surat itu, Sulaiman ingin meminta waktu kepada Ulil untuk wawancara dan memberikan kata pengantar dalam buku karyanya. Di dalam surat itu, Sulaiman mengaku sedang menulis sebuah buku berjudul 'Mereka harus dibunuh karena dosa-dosa mereka terhadap Islam dan kaum Muslimin'.

    Surat itu terdapat di dalam paket bom yang meledak di kantor KBR 68 H. Paket bom itu dikirimkan untuk Ulil melalui kantor KBR 68 H di Jl Utan Kayu 68, Jakarta Pusat. Paket itu berisi buku setebal 412 halaman. Namun, saat paket itu diperiksa dengan metal detector, ternyata alat itu berbunyi.

    Tangan satu anggota polisi yakni Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur Kompol Dodi Rahmawan putus saat berusaha menjinakkan bom lewat petunjuk temannya via HP. Seorang sekuriti KBR 68 H juga terluka akibat peristiwa itu.

    SUMBER

    Teror Bom Tak Bisa Ditolerir, Pengirim Paket untuk Ulil Harus Ditangkap

    Teror bom tidak bisa dibenarkan. Apapun alasannya polisi harus segera menangkap pengirim paket bom untuk tokoh Jaringan Islam Liberal (JIL) Ulil Abshar Abdala. Jangan sampai pelaku teror dibiarkan bebas

    [​IMG]

    "Saya minta aparat pemerintah untuk segera memeriksa dan mengambil langkah untuk menyelidiki secara tuntas peristiwa ini. Insiden ini tidak bisa dibenarkan, tidak bisa dibiarkan," kata Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (15/3/2011).

    Priyo menjelaskan, di zaman yang serba transparan semacam ini, semestinya semua pihak menghormati segala macam hal dalam proses membangun demokrasi yang sah.

    "Tidak dibenarkan perbedaan pendapat sampai berujung seradikal ini. Biasanya hal yang berbau seperti ini mungkin bukan perbedaan politik tapi perbedaan mazhab yang berujung pada keyakinan," terangnya.

    Priyo mewanti-wanti pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku. "Saya minta Kapolri melakukan pengusutan dan penyelidikan secara tuntas, dan ini mudah-mudahan peristiwa yang terakhir," tuturnya.

    Diketahui paket untuk Ulil Abshar Abdlla yang dikirimkan ke kantor KBR 68 H ternyata benar-benar bom. Bom itu meledak pukul 16.05 WIB. Tragis! Seorang polisi yang memeriksa paket itu menjadi korban. Satu tangannya putus.

    Pantauan detikcom, polisi yang menjadi korban itu sedang memeriksa paket bom itu. Di saat ledakan keras itu terjadi, tangan kiri sang polisi berdarah, terlihat putus. Darah berceceran. Polisi yang terluka itu adalah Kasatreskrim Polres Jakarta Timur Dodi Rahmawan.

    SUMBER

    Kapolda Tiba, Lokasi Ledakan Paket Bom Untuk Ulil Disterilkan

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Sutarman datang ke lokasi ledakan bom untuk Ulil Abshar Abdalla. Lokasi langsung disterilkan.

    Kapolda tiba di lokasi, kantor Jaringan Islam Liberal (JIL), yang berada satu kompleks dengan Kantor Berita Radio (KBR) 68 H, Utan Kayu, Jakarta Timur, Selasa (15/3/2011) pukul 17.00 WIB.

    Sutarman tiba bersamaan dengan Unit Olah TKP Polda Metro Jaya.
    Sutarman yang mengenakan baju dinas langsung memimpin di barisan depan untuk mensterilkan tempat ledakan bom.

    Warga maupun wartawan yang berkerumun diminta menjauh 10 meter dari lokasi kejadian.

    Ulil adalah tokoh JIL dan juga Ketua DPP Partai Demokrat.

    SUMBER

    Kaca & Pot Bunga Hancur di Sekitar Lokasi Bom Ulil

    Ledakan paket bom untuk Ulil Abshar di kompleks Komunitas Utan Kayu, menyebabkan sejumlah kerusakan. Mulai dari kaca yang berserakan hingga pecahan pot bunga.

    Pantauan detikcom di lokasi, Selasa (15/3/2011), sekitar 3 meter dari lokasi ledakan, tepatnya di dekat pintu Teater Utan Kayu (TUK) terlihat pecahan sejumlah pot bunga.

    Ceceran pecahan kaca juga berserakan di lantai. Tong sampah ukuran besar yang terbuat dari melamin, yang berada dekat lokasi juga robek.

    Sementara itu, salah seorang anggota polisi yang berada di lokasi saat kejadian, Bripda Dawan terlihat terkena serpihan-serpihan ledakan.

    Namun Dawan hanya mengalami luka di jari tangannya saja. Di sekujur tubuhnya dipenuhi serpihan kertas, utamanya memenuhi punggung dan dadanya. Dawan terlihat pucat dan shock usai ledakan terjadi.

    SUMBER

    Drs. Sulaiman Azhar mengirim surat untuk Ulil Abshar Abdalla. Penulis asal Ciomas ini ingin Ulil memberikan kata pengantar untuk buku yang ditulisnya.

    Pengamatan detikcom, Selasa (15/3/2011), berikut surat Sulaiman untuk Ulil:

    Surat itu bertuliskan:

    Kepada : Yth, Ulil Abshar Abdalla
    di
    Tempat

    Hal: Permohonan memberikan kata pengantar buku dan interview yang ditulis dengan huruf cetak tebal dan diberi garis bawah.

    Lampiran: 1 (1) Bundel Buku
    Dengan hormat,
    Bersamaan dengan ini saya yang bertanda tangan di bawah ini,
    Nama: Drs. Sulaiman Azhar,Lc
    Alamat: Jl. Bahagia Gang Panser nomor 29
    Ciomas, Bogor, tlp 0813 3222 0579
    Pekerjaan: Penulis

    Sedang dalam proses penyelesaian penulisan buku yang urgensinya sangat erat dengan peran aktif Bapak, dalam lembaga yang Bapak pimpin. Penulis bermaksud mengajukan permohonan sudi kiranya memberikan kata pengantar dalam buku saya.

    Judul Buku: Mereka harus dibunuh karena dosa-dosa mereka terhadap Islam dan kaum Muslimin.
    Tema: Deretan nama dan dosa-dosa tokoh Indonesia yang pantas di bunuh.
    Jumlah: 412 halaman.

    Saya siap untuk melakukan interview dengan Bapak mengenai karya kecil ini.

    Atas kerjasama dan kesediaan memberikan perhatian, serta waktu, saya ucapkan terima kasih

    Hormat saya Drs. Sulaiman Azhar
    dan diberi tanda tangan
    Penulis.


    SUMBER
     
    Last edited: Mar 15, 2011
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. dark_kiva M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    May 5, 2010
    Messages:
    479
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +660 / -0
    ngeri banget, padahal barusan saya baru lewat situ
     
  4. YamiRi M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Apr 2, 2010
    Messages:
    2,406
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +689 / -0
    :shock:
    bom lagi..... kirain teroris udah mulai gak berani macam2 sejak nurdin mokad....
    :shock:
     
  5. prince_hibaru Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Sep 12, 2009
    Messages:
    75
    Trophy Points:
    31
    Ratings:
    +26 / -0
    gua liat tdi bukunya kok disiram air??
     
  6. Hktoyshop M V U

    Offline

    Superstar

    Joined:
    Sep 19, 2008
    Messages:
    14,785
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +3,918 / -0
    :sigh: bom lagi..
    kapan gak ada bom-boman lagi..:yareyare::yareyare:
     
  7. piesen Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jun 6, 2009
    Messages:
    144
    Trophy Points:
    51
    Ratings:
    +2,474 / -0
    pake buku sekarang,
    besok pake apa lagi yak?
    hape? ngeri dah :swt:
     
  8. shinigamidika MODERATOR

    Offline

    Superstar

    Joined:
    Feb 26, 2010
    Messages:
    16,159
    Trophy Points:
    237
    Ratings:
    +76,349 / -0
    Bom Model baru ya...ada2 ja tu yg ngirim...
    kasian bgt yng jadi korbannya..niatnya menyelamatkan malh jadi korban..
    Salut buat Korban terlukannya...
     
  9. jimgunners M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Oct 27, 2009
    Messages:
    2,719
    Trophy Points:
    177
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +2,878 / -0
    mungkin mereka mikir kalo di siram air mesiu nya bakal basah dan gag bakal meledak

    tapi ternyata tetep meledak , ternyata air tidak membantu
     
  10. Royal_Knight M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Feb 21, 2011
    Messages:
    1,047
    Trophy Points:
    92
    Ratings:
    +3,132 / -0
    walaupun kasihan banget,tapi itu salahnya si polisi yang buka juga:iii:
    harusnya kan yang boleh menjinakkan bom itu cuma gegana:iii:
     
  11. kanga6us M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Aug 21, 2009
    Messages:
    2,198
    Trophy Points:
    227
    Ratings:
    +328,381 / -0
    kenapa si ulil masih idup :voodoo:
    dasar JIL ba**sat :voodoo:
    perusak kaidah islam..
     
  12. Inesu Veteran

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Feb 6, 2010
    Messages:
    4,845
    Trophy Points:
    221
    Ratings:
    +61,343 / -0
    wew, ternyata air ga ngefek sama bom... :keringat:

    semoga yang terluka bisa cepet sembuh :doa:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.