1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Biology Bahaya Air Plane Ear (Sakit Telinga Saat Take Off dan Landing) pada Penderita Flu

Discussion in 'Science and Technology' started by r3dchick3n, May 21, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. r3dchick3n M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Dec 1, 2009
    Messages:
    670
    Trophy Points:
    191
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +24,106 / -0
    Saya bukan orang yang sering bepergian dengan pesawat, dan mungkin itu pula yang menjadikan saya belum terbiasa dengan perubahan tekanan udara yang menyebabkan telinga sakit saat pesawat take off dan landing. Oleh karenanya, saya coba googling apa penyebabnya, dan ternyata ada fakta menarik yg menurut saya perlu di share di sini...
    Bahwa rasa sakit tersebut ( Air Plane Ear) dapat membahayakan penumpang yang sedang menderita flu.

    [​IMG]

    Berikut kejadian lengkapnya, dan tips dari dokter untuk mencegah/ mengurangi dampaknya:

    TELINGA TERGANGGU AKIBAT FLU

    Liburan berbuah penyesalan. Begitulah yang kini menerpa Dina Amalia, 29 tahun (bukan nama sebenarnya), dan suaminya. Menjelang akhir tahun lalu, pasangan yang bekerja di kawasan Mega Kuningan ini mengajak kedua buah hati mereka, Nindi, 7 tahun, dan Nanda, 4 tahun, berlibur ke Lombok, Nusa Tenggara Barat.

    Baik Dina maupun suaminya, Baskoro, 33 tahun, tak terlalu hirau dengan kondisi kesehatan Nanda, yang suaranya mendadak terdengar agak bindeng. Waktu itu mereka mengira si bungsu cuma terserang gejala flu dan pilek ringan sehingga acara berlibur tetap berlanjut sesuai dengan jadwal. "Cuma, mungkin karena pengaruh obat flu, begitu di pesawat Nanda langsung terlelap," kata Dina kepada Tempo awal pekan lalu.

    Begitu tiba di Lombok pun, Dina melanjutkan, ia tak terlalu memperhatikan ada perubahan pada putra keduanya itu. Namun, ketika bercengkerama di penginapan, Nanda seperti tak acuh dengan lingkungan sekitar. Setiap disapa, ia baru merespons bila sembari disentuh. "Begitu kami cek ke (dokter) spesialis THT (telinga, hidung, tenggorokan), rupanya sesuatu yang buruk menimpa Nanda dan harus menjalani operasi," kata Dina.

    Sosialisman, dokter spesialis THT, membenarkan anggapan bahwa kondisi pilek saat terbang akan berbahaya bagi kesehatan telinga. "Akan menyebabkan gangguan di telinga tengah," ujarnya ketika ditemui di tempat prakteknya di kawasan Ciranjang, Jakarta Selatan, pekan lalu.

    Telinga manusia, ia menjelaskan, terbagi dalam tiga bagian, yaitu telinga luar, tengah, dan dalam. Telinga luar dan tengah dibatasi oleh gendang telinga. Adapun rumah siput dan labirin ada di telinga dalam. Telinga juga menyambung ke hidung. Di antara keduanya ada suatu saluran yang disebut tuba eustachius.

    "Jika seseorang batuk dan pilek, kuman dari hidung masuk ke telinga tengah melalui tuba eustachius," ujar Sosialisman.

    Tuba eustachius, ia melanjutkan, akan tertutup dalam keadaan normal dan terbuka saat seseorang menguap atau menelan. Namun di dalam kabin pesawat, khususnya saat take off (akan terbang) maupun mendarat, biasa terjadi perbedaan tekanan udara. Akibatnya, saluran tuba eustachius tertutup sehingga udara akan berkumpul dan menekan telinga tengah.

    "Ini yang menyebabkan telinga jadi enggak nyaman, rasanya seperti budek dan mendengung," kata Sosialisman, yang juga Ketua Kelompok Studi Otologi Perhimpunan Dokter Spesialis THT Indonesia.

    Dibanding pada orang dewasa, saluran tuba eustachius pada bayi dan anak-anak lebih pendek serta lebih mendatar sehingga akan lebih mudah terganggu. Apalagi jika mereka dalam kondisi pilek. Karena itu, sebaiknya, baik orang dewasa maupun anak-anak bahkan bayi, diobati dulu penyakitnya sebelum terbang.

    Khusus buat bayi dan balita, untuk menyiasati perbedaan tekanan udara, disarankan meminum air (susu ibu) atau minuman melalui botol dot. "Agar dia ada gerakan menelan. Atau kalau bayi menangis, biarkan saja supaya salurannya terbuka," kata lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini.

    Sebenarnya, Sosialisman melanjutkan, tidak ada larangan terbang untuk bayi dan anak-anak. Bayi berusia 3 bulan pun sudah boleh naik pesawat. "Asal tidak sedang batuk dan pilek. Namun, karena biasanya gangguan ini tidak sampai menimbulkan tuli yang kronis, biasanya tak sampai harus dioperasi," ujar dia.

    "Jika sampai dioperasi, berarti itu ada faktor lain," kata dokter yang melakukan operasi cochlear implant yang pertama terhadap pasien tunarungu di Indonesia pada 2002 ini.

    Novita Sari, yang telah 10 tahun bertugas sebagai pramugari di sebuah maskapai penerbangan swasta, mengakui, dalam setiap penerbangan, pasti ada penumpang yang mengeluhkan sakit pada bagian telinga. Tindakan standar yang biasa dilakukan antara lain membagikan permen, menganjurkan agar penumpang menguap dan menelan sesuatu, atau membagikan sapu tangan handuk yang dibasahi dengan air hangat untuk ditempelkan di telinga.

    Menutup telinga dengan kapas, kata dia, sebetulnya tak bermanfaat. Hal itu pernah dilakukan pada era pesawat baling-baling, yang fungsinya untuk meredam suara bising. "Bukan untuk menyiasati sakit telinga akibat tekanan udara," ujar Novi.
    FANNY FEBIANA | Sudrajat


    Agar Tuba Tetap Terbuka

    Anak atau orang dewasa yang sedang pilek masih dimungkinkan bepergian dengan pesawat terbang. Untuk menghindari rasa nyeri pada telinga saat terbang akibat tekanan udara di telinga tengah yang tak seimbang, hal-hal berikut ini dapat dilakukan.
    # Anak atau bayi sebaiknya diberi minum melalui botol dot agar, saat menelan, tuba eustachius terus membuka.
    # Jika anak sudah cukup besar, bisa diminta menguap sesering mungkin. Cara ini untuk "meledakkan" udara keluar dari telinga.
    # Menelan ludah terus-menerus atau mengulum permen agar tuba eustachius terus membuka selama perjalanan.
    # Menggunakan obat tetes hidung terlebih dulu.
    # Menutup kedua lubang telinga dengan kapas bukan cara tepat untuk mengurangi terjadinya oklusi tuba--saluran tuba tertutup.
    # Jangan tidur saat pesawat tinggal landas dan mendarat.

    Sumber

    Mohon Maaf jika repost. :peace::peace:
     
    • Thanks Thanks x 2
    • Like Like x 1
    Last edited: May 21, 2011
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. Liauli Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Apr 16, 2011
    Messages:
    22
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +77 / -0
    dulu gw pernah lagi pilek naik pesawat. pusing banget, udah nguap & nelen ludah berkali2 kaga ilang2. kuping pengang. :takut:

    thanks infonya anyway :top:
     
    Last edited: May 21, 2011
  4. narsa M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Jun 15, 2010
    Messages:
    420
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +24 / -0
    :niceinfo::niceinfo:

    kalau ane ngelaukannya dengan cara idung di tahan...
     
  5. Nuketify M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    May 15, 2010
    Messages:
    2,235
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +802 / -0
    Bener saya juga ngalaminya... Telinga terasa bengkak banget... Cuma telinga doang...
    Apakah kotoran telinga berpengaruh :???:
     
  6. Metal_Raiderz Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Mar 7, 2010
    Messages:
    199
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +6 / -0
    Beneran ya gan?? :bloon:

    ane lum pernah naek pesawat gan jadinya gk pernah ngalamin :malu2:
     
  7. biksutong M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jan 25, 2011
    Messages:
    690
    Trophy Points:
    107
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +284 / -0
    kalau sampai sakit si gue belum pernah tapi kerasa aja pendengaran jadi berbeda saat naik pesawat.
     
  8. tokidoki11 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Apr 16, 2010
    Messages:
    1,134
    Trophy Points:
    97
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +824 / -0
    oh...
    kadang2 kalo ke gunung jga sering gini.
    harus nguap
    tapi rasanya kadang sakit
     
  9. yuripuspita M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jul 24, 2010
    Messages:
    1,144
    Trophy Points:
    132
    Ratings:
    +4,776 / -0
    hal ini juga terjadi pada seorang diver,, ketika mereka sedang menyelam pada kedalama yang cukup dalam di sarankan untuk menelan ludah pada setiap 1 meternya...
     
  10. chumbers M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jul 5, 2011
    Messages:
    588
    Trophy Points:
    67
    Ratings:
    +127 / -0
    Nice info gan :top: Ane belum pernah naik pesawat tapi bulan depan bakalan ada kerjaan kluar kota terus transportnya naik pesawat :pusing:
    harus sedia permen n banyak2 nguap ya gan. :top:
    Terus jangan tidur waktu take off sama landing nya ya. :hmm:
     
    Last edited: Mar 31, 2013
  11. huhuhu Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Mar 22, 2011
    Messages:
    45
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +11 / -0
    nguap tu ampuh banget, tapi kalo udah diatas, malah kagak ngantuk
    mending bawa permen karet
     
  12. 92h8cK M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Aug 23, 2010
    Messages:
    786
    Trophy Points:
    207
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +55,353 / -0
    Iya bener, kalo gw sering nguap aja kalo telinga udah kerasa kayak ketutup gitu.
    Atau kalo lagi ga pengen nguap, sering2 aja buka mulut lebar2 (tapi ati2 sama bau mulut loe...hahahaha :oglol: )

    Tapi kalo gw sendiri ya, ngalamin ini ga cuma pas pesawat take off & landing aja, kadang di dalam mobil juga malah, terutama kalo duduk di belakang, kecuali kalo lagi nyetir..
     
  13. kakashi_sama Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Feb 21, 2012
    Messages:
    79
    Trophy Points:
    21
    Ratings:
    +7 / -0
    yang pernah dialamin sih, bukan cuman pas naek pesawat...
    kadang pas dimobil pun pernah kayak gitu..
    paling simple, ya itu, makan permen.
    klo diver, ya popping/equalization, biar sama tekanan di dalem sama diluar telinga, CMIIW:ogpeace::ogpeace:
     
  14. Streinz Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    May 24, 2013
    Messages:
    14
    Trophy Points:
    2
    Ratings:
    +5 / -0
    nguap sama kunyah permen ampuh gan

    ngilangin rasa dengung di telinga :jimat:

    kalo naek pesawat pasti makan permen saia :hahai:
     
  15. Joshualoves Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Feb 13, 2012
    Messages:
    149
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +32 / -0
    Kalo aku sih waktu itu gak terasa sakit telinga atau tekanan di telinga apapun, karena gue lebih takut sama pesawatnya, jangan2 tergelincir dan kecelakaan atau apapun juga yg bisa terjadi. Hihihi... dasar emang aku yang penakut. Begitu juga saat landing, gak ada yang kupikirin selain semoga slamet mendaratnya. Setelah mendarat, langsung lega. Gak kerasa gangguan telinganya. Hehehe....
     
  16. Sonic_nine Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jun 12, 2013
    Messages:
    55
    Trophy Points:
    7
    Ratings:
    +13 / -0
    NICE INFO GAN :niceinfo: seharusnya para pramugari di setiap maskapai mengingatkan juga hal-hal yang seperti ini [​IMG]
     
  17. 92h8cK M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Aug 23, 2010
    Messages:
    786
    Trophy Points:
    207
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +55,353 / -0
    Mestinya ga cuma sekedar mengingatkan aja gan, tapi juga ngasih permen dibagikan secara gratis gitu :ognikmat:
     
  18. aizy M V U

    Offline

    Chewbacca

    Joined:
    Aug 10, 2011
    Messages:
    25,792
    Trophy Points:
    243
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +64,546 / -0
    kalo nutupnya saluran tuba eustachius biasanya pernah ane alami pas naik gunung juga... setiap ketinggian tertentu telinga akan berdengung dan pada waktu itu juga kita mesti nelen ludah biar nggak pusing....

    tapi ngeri juga kalo dioperasi... apalagi anak umur 4 tahun...
     
  19. willygagah Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Dec 27, 2009
    Messages:
    60
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +14 / -0
    ane punya trik ampuh untuk ngatasin sakit telinga ini gan,,

    1. lubang hidung ditutup (dengan cara dicubit kayak kita nyubit hidung)
    2. trus keluarkan udara lewat hidung (kayak kita mau buang ingus)
    3. otomatis tu udara ga bisa keluar (karena hidung qt lagi dicubit) n efeknya udara lari ke telinga
    4. bakal ada suara NGGIIIIIINNGGGG!!! tapi LEGA BANGET setelah itu,,

    teknik ini life saver gan, patut dicoba (tanpa naik pesawat jg bisa dicoba, tapi efek nging nya sdikit aja)

    ane sering ngelakuin ini klo telinga ane tesumbat (biasa habis mandi)
    NB: jgn terlalu kuat banget di step no.2, karena ane pernah udaranya masuk ke saluran mata n alhasil airmata pada keluar n ga enak rasanya
     
    • Like Like x 1
  20. whatt M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Apr 5, 2013
    Messages:
    236
    Trophy Points:
    32
    Ratings:
    +12 / -0
    tipsnya bner tuh gan. Ane klo udh trbang lbih dri satu jam, telinga psti pda sakit sma rada budek. Tpi setelah ane mnelen liur, telinga udh gk sakit lgi wlaupun msh rada budek
     
  21. kreyzig Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Aug 1, 2010
    Messages:
    100
    Trophy Points:
    31
    Ratings:
    +1 / -0
    wah, emg bener nih. ane pernah waktu pilek naik pesawat, sakit nya bukan main.
    telinga kyk mau pecah.
    besoknya lagsung ke THT dah. Dibilangin kalo pilek mau naik pesawat, harus pake obat semprot dulu, biar lendirnya cair
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.