1. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. IDWS Radio is Back! Mau ngobrol seru bareng penyiar (announcer) atau mau ikutan jadi penyiar di IDWS Radio? Mau promoin lagu indie kamu? Bisaa!.Klik info lengkapnya di sini, kuy~.
  5. Terima kasih untuk kebersamaan komunitas selama hampir 12 tahun ini. Apa pengalaman menarikmu selama di IDWS? Apa saran, kritik, dan masukan kamu untuk IDWS? Tolong sampaikan di sini yaa~ Terima kasih.
  6. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  7. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Fauna Ayam Cemani - Hitam Legam yang Eksotis

Discussion in 'Flora dan Fauna' started by Nightblade, Jul 4, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Nightblade M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Apr 12, 2009
    Messages:
    612
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +38,037 / -0
    Warna hitam bagi banyak orang berkesan magis dan memiliki kekuatan supra natural. Centeng Belanda atau Si Jampang, kurang berwibawa bila tak berpakaian hitam-hitam. Begitu pula makhluk yang memiliki warna hitam itu pun dianggap memiliki tuah atau kutukan. Ingat dengan kisah-kisah kucing hitam atau burung gagak? Bagaimana dengan ayam cemani yang memiliki bulu, jenger, tulang, daging, kulit, kaki dan taji serbahitam?

    Ini yang menarik. Ayam cemani bukan cuma dianggap ayam keramat, namun juga ayam hias yang khas Indonesia. Memang hewan ini konon punya kemampuan menolak bala. Bagi yang mempercayainya jika memakan dagingnya bisa menyembuhkan penyakit tertentu. Kepercayaan akan hal-hal gaib itu kini masih ada di sebagian masyarakat, namun kian menipis. Kini dia lebih sebagai ayam hias yang eksotik dan diburu para hobbies lokal dan mancanegara untuk dikoleksi.
    Cemani adalah kata Sanskerta untuk hitam. Jenis ayam ini awalnya disebut ayam kedu. Dalam perkembangan ayam kedu itu terjadi banyak varian yang tidak lagi memiliki warna murni hitam. Sehingga ayam kedu yang masih tetap mempertahankan kehitam legamnya disebut oleh para hobbies sebagai ayam cemani.

    Asal Usul

    Dari mana ia berasal? Ada beberapa dugaan, namun yang pasti dia berasal dari Kedu, Jawa Tegah. Makanya satwa ini dikenal juga sebagai ayam kedu. Satwa ini mulai naik daun ketika pertama kali tampil dalam pekan raya di Semarang tahun 1926. Pemiliknya Tjokromihardjo, lurah Desa Kalikuto, Grabak, di Magelang. Saat itu wilayah itu masih masuk dalam Karesidenan Kedu.
    Menurut data, ayam kepala desa itu pernah tampil di Surabaya tahun 1924 dalam sebuah pekan raya. Saat itu ayam itu dikenal sebagai ayam yang berwarna hitam saja. Tapi kemudian panitia lomba satwa di Semarang menjuluki ayam hitam legam milik Tjokromihardjo sebagai ayam kalikuto, karena berasal dari daerah itu.
    Lucunya, pemilik menolak nama itu. Lalu diusulkan sendiri agar dinamakan ayam kedu saja sebab memang berasal dari karesidenan tersebut. Usul tersebut diterima panitia maka resmilah ayam yang berasal dari Kalikuto berjuluk ayam kedu.

    Genetika

    Ayam kedu yang ikut dalam kontes tersebut, menurut sebuah telaah, berasal dari keturunan ayam kampung yang dibeli dari daerah Gunung Sumbing. Ayam ini cukup besar dan diduga hasil silangan liar antara ayam Inggris yang diboyong orang pada era Raffles berkuasa (1811-1816).
    Kala itu, konon ada orang Inggris yang membawa dua ekor ayam betina dan seekor jantan asing, yang diduga termasuk jenis ayam ternak Dorking. Mereka dipelihara di daerah Dieng. Mungkin karena kandangnya sederhana dan kurang pengawasan, ayam-ayam itu menyeleweng dan berbaur dengan ayam kampung setempat. Dari keturunannya lebih lanjut terciptalah ayam lokal unggul. Oleh masyarakat setempat ayam ini yang disebut sebagai ayam kedu.
    Sementara telaah lain menyebutkan ayam hitam milik Tjokromihardjo bukanlah asli ayam kedu. Sebab ia merupakan hasil kawin silang antara ayam kampung hasil belian dengan ayam australorp, yang penyilangannya dilakukan sendiri oleh pemiliknya.

    Legenda

    Tapi ada legenda yang juga sampai saat ini masih hidup di sana yakni tentang asal-muasalnya ayam kedu. Konon, kehadiran satwa ini tak disengaja. Menurut legenda sebelum lahirnya kota Temanggung, hidup seorang pertapa yang sakti mandraguna yakni Ki Ageng Makukuhan, yang hobi mengoleksi ayam serba hitam, dan hanya paruhnya yang berwarna putih.
    Suatu hari, ketika sedang bertapa di sebuah kuburan keramat di wilayah Kedu, dia memperoleh wangsit untuk mengobati penyakit putra Panembahan Hargo Pikukuh yang bernama Lintang Katon, yakni diobati dengan ayam itu. Bagaimana proses selanjutnya tidak terlalu jelas, namun akhirnya penyakit yang diderita anak semata wayang itu sembuh. Oleh karena tuah yang dimiliki ayam itu akhirnya dijadikan lambang kesembuhan.
    Maka tak heran bila tradisi itu kini masih hidup dan dipercaya. Ayam ini memang sering digunakan untuk hal-hal yang bersifat magis. Misalnya untuk upacara ruwatan, pembangunan pabrik, jembatan atau gedung-gedung bertingkat agar terhindar dari bencana. Tapi penggunaannya juga untuk syarat penyembuhan orang sakit. ”Misalnya untuk penyakit akibat santet,” Raharjo (31), pedagang ayam kedu di Pasar Pramuka, Jakarta.

    Hampir Punah

    Binatang ini di tempat asalnya kini yakni di Desa Kedu, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, tersebar di tiga pedukuhan yakni Kahuripan, Sentono dan Beji. Menurut data, populasi ketika awal tahun 1984 tercatat sekitar 5.000 ekor, namun di akhir tahun meningkat menjadi 8.500 ekor. Jumlah ini pada tahun 1997 melorot drastis tinggal 2.000 ekor. Ini dikarenakan masyarakat setempat kurang dibekali pengetahuan sehingga ketika wabah datang, mereka tidak tahu bagaimana menangkalnya.
    Pemerintah daerah setempat akhirnya mengambil inisiatif untuk mengatasi persoalan ini. Program pelestarian dicanangkan lewat pemerintah desa dengan mendirikan kelompok peternak bernama ”Makukuhan,” yang diambil dari nama pertapa sakti itu. Kelompok ini awalnya berjumlah 35 orang. Mereka memelihara ayam sekitar 1.500 ekor. Hingga sekarang peternak di sana bisa hidup layak dari ayam-ayam hitam itu.

    Kolektor

    Menurut Raharjo, permintaan akan ayam ini lumayan besar. Umumnya untuk keperluan upacara, namun tak sedikit pula yang membeli untuk dijadikan koleksi. Bagi kolektor atau hobbies, ayam ini berkesan angker dan gagah dengan bulu-bulunya yang serba hitam pekat. ”Apalagi kalau pagi-pagi berkokok, suasananya lantang,” ujar Ibnu Saptaji (34) hobbies pemula yang bermukim di Pondok Gede, Bekasi
    Menurut Ibnu, dia tidak mempercayai soal kegaiban di seputar ayam ini. Dia lebih melihatnya sebagai sarana penghilang stres. Kalau pagi sebelum berangkat ke kantor, dengan membersihkan kandang, memberikan makan, dan mendengarkan kukuruyuknya seraya memandanginya maka hati bapak tiga anak itu merasa damai. Sehingga, menurutnya, tiap hari diusahakan untuk melongok ke kandang ayam itu.
    Begitu juga Jan Steverink, warga Belanda yang telah tiga kali datang ke Indonesia, hanya khusus berburu ayam ini untuk dipelihara di negaranya. Kedatangannya yang terakhir adalah tahun 2000. Dia bercita-cita ingin melestarikan dan memperkenalkan ayam khas Indonesia di Eropa. Tujuan lain sebetulnya ia ingin meneliti sampai sejauh mana penyimpangan warna terjadi. Sebab dari anak-anak ayam menetas jika mencapai usia tertentu, yang betul-betul hitam pekat hanya 50 persen. Maka dengan kegiatannya yang tampak sepele itu, Jan ingin membuat jalur murni ayam cemani. Sehingga pada akhirnya jika sesama ayam ini dikawinkan setelah beberapa generasi maka akan menjadi ayam cemani hitam pekat tanpa ada lagi variasi warna yang keluar.
    Memelihara ayam ini di Kedu, tambah Raharjo yang berasal dari Magelang, seperti memelihara ayam biasa yakni masih tradisional. Ayam diumbar dari pagi sampai sore untuk mencari makanan sendiri, namun pemilik suka memberi dedak sebagai makanan tambahan. ”Jadi ayam ini cukup tahan penyakit, dan gempal,” ujarnya.

    Warna Berubah

    Bulu-bulu hias yang jantan, bakal keluar ketika ayam berusia 4 bulan. Sampai pada umur 5 bulan warnanya masih hitam, namun lambat laun bermunculan warna lain. Bisa kuning, merah, merah coklat, atau kuning coklat. Saat umur 1,5 tahun bulu hiasnya berubah menjadi merah merona.
    Di antara ayam kedu hitam ini, salah satu varietas dikenal sebagai ayam cemani. Inilah yang dianggap primadona ayam kedu karena segalanya serba hitam. Baik bulu, kulit, daging sampai ketulang-tulangnya hitam pekat. Ayam cemani harganya relatif mahal karena langka dan dicari orang.
    Harga ayam cemani yang hitam pekat, menurut Raharjo, bisa mencapai jutaan, namun yang biasa-biasa saja paling mahal Rp 750 ribu seekornya. Sedang yang remaja Rp 100 ribu per ekor. Pelanggan kolektor pemula lebih suka membeli yang remaja. Karena ketika dewasa, ayam berperilaku jinak. Sedang yang kolektor serius lebih suka mencari yang dewasa sebab sudah bisa diketahui kualitasnya, apakah berbulu hitam pekat atau ada variasi warna lain.
    ”Saya punya langganan paranormal, yang sering memesan ayam cemani untuk keperluan upacara,” lagi tutur Raharjo. Dia tidak tahu ayam itu akan diapakan oleh langganannya, yang dia tahu untuk mengobati penyakit. Dan bagaimana cara pengobatan dengan ayam cemani, dia tidak tahu pasti. Tapi kalau pun dimasak opor, ayam ini enak seperti rasa daging ayam lainnya. Anehnya, tambahnya, kuah opor menjadi berwarna hitam juga seperti memasak ikan cumi yang kuahnya berubah hitam. Nah lho!

    [​IMG]
    [​IMG]
     
    • Thanks Thanks x 2
    • Like Like x 1
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. ShiR0 M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Feb 13, 2010
    Messages:
    241
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +145 / -0
    emang ayam cemani ni harganya mahal kk...
    klo bisa rekayasa genetika enak nih bsa jual banyak ayam cemani :hahai:
     
  4. Red_Tomato M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Mar 18, 2010
    Messages:
    499
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +328 / -0
    katanya ayam gini biasa dipakai buat ritual ya :???:
     
  5. Nightblade M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Apr 12, 2009
    Messages:
    612
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +38,037 / -0
    Denger2 sih gitu, selain ritual dipake juga buat peresmian bangunan dll >,<
    Dan harganya yg bener2 hitam semua sampe darah dan organ dalam, harganya bisa sampe 1 M rupiah lebih lo @_@
     
  6. subharkah M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Nov 17, 2009
    Messages:
    256
    Trophy Points:
    37
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +281 / -0
    Wow 1M.. :matabelo:
    Kalo ane seh mending buat usaha warnet/game center.. :onegai:
    Gila banget, ayam kya yg biasa ane makan harganya sampe segitu... :oii:

    :niceinfo: Gan..
     
  7. meyovy M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jun 6, 2010
    Messages:
    681
    Trophy Points:
    191
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +16,952 / -0
    itu ayam item banget kyk yg gosong kelamaan jemur kli ya :hahai:


    ntu kyk yg kemaren2 x ya isu tanaman yg serba item harganya mahal tuh, ayam jg kyknya ga mau ketinggalan harga tuh :yareyare:
     
  8. engboh M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jul 3, 2009
    Messages:
    720
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +34,605 / -0
    masa bisa ampe 1m lebih bro :???:
    baru tau ane kalo emang bener harganya bs ampe segitu :hehe:
     
    • Like Like x 1
  9. STARHACK Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Apr 2, 2010
    Messages:
    171
    Trophy Points:
    36
    Ratings:
    +217 / -0
    kalo di daerah kediri sini jawa timur kalo ayam cemani dah biasa.. emang bener harganya mahal.. aku sih percaya.. la emang bener mahal.. ternak nya aja banyak yang sering gagal...
    sedikit orang yang bisa berternak ayam cemani.. kalo di sini ayam cemani itu di buat tumbal..

    aku sih lihat ayam cemani sering...
    kalo ada yang mau bisa pesen saya... anakan umur2 bulan 1jt

    kalo gk percaya mampir aja di kota kediri jawa timur... kota kerajaan tertua di pulau jawa.
    kerajaan kediri
     
    Last edited: Jul 13, 2010
  10. khuma_putry Regional Leader

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Nov 7, 2009
    Messages:
    5,607
    Trophy Points:
    227
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +117,208 / -9
    wah ayamnya item banget... mulai dari kami ampe kepalanya..

    tapi d tempat ane ko'tidak ada ayam macam gitu ya.. :???:
     
  11. reazon M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Aug 20, 2009
    Messages:
    1,563
    Trophy Points:
    227
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +20,032 / -0
    denger2 ayam ini hitam sampe k tulang2nya......
    apa iya......:???:
     
  12. Nightblade M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Apr 12, 2009
    Messages:
    612
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +38,037 / -0
    Yang mahal emang yg item sampe ketulang-tulangnya bro, rare item tu :sedih:
     
  13. ahmadhussein M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Apr 22, 2010
    Messages:
    630
    Trophy Points:
    107
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +500 / -0
    ini yang tulangnya ikut item juga kan???
    kalo gak salah dulu pernah makan nih ayam
     
  14. STARHACK Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Apr 2, 2010
    Messages:
    171
    Trophy Points:
    36
    Ratings:
    +217 / -0
    memang ada yang seperti itu.. dan ada yang tidak..
     
  15. reyhans_13 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Dec 23, 2009
    Messages:
    647
    Trophy Points:
    72
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +62 / -0
    iya kk klo gk slh ini pernah jd bahan masakan kartun ttg masaka2 itulooooh
    ane lupa hehehehe :piss:
     
  16. happybratboy M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Oct 11, 2009
    Messages:
    5,240
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +1,348 / -0
    ini mah ayam kecelup oli namanya
    hahaha
     
  17. deckyananda Members

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Jul 26, 2009
    Messages:
    208
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +20 / -0
    umpama kendaraan gitu , ini termasuk yg tampilannya garang
     
  18. simomone M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Jul 27, 2009
    Messages:
    3,523
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +37,185 / -0
    kakek gw dulu pernah punya nih ayam cemani, iya sih memang mahal katanya..
     
  19. ntonto Members

    Offline

    Beginner

    Joined:
    May 12, 2010
    Messages:
    201
    Trophy Points:
    101
    Ratings:
    +3,323 / -0
    buset, kalau dimasak kuahnya ikut hitam juga ya? siapa yang mau makan ya?
     
  20. rezuo Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Dec 4, 2009
    Messages:
    105
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +175 / -0
    wooooow blackblood.....
    :panda::panda::panda::panda::panda:
     
  21. endoyaro Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jul 23, 2010
    Messages:
    191
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +5 / -0
    di berita ada deh
    dagingnya lebih mahal karena lebih berkhasiat :top:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.