1. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Jangan rindu, ini berat, kau tak akan kuat, biar aku saja. Cek info libur
    Dismiss Notice
  4. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!
  5. Suka baca buku? Tuangkan pengalaman baca kamu dalam Event Review Buku, Kuy~ Cek infonya di sini yaa!
  6. Mau kasih kado lebaran buat yang terkasih? Yuk ikuti event Kado Hari Raya Untuk Perempuan! Ada gamis & khimar gratis buat kado kamu loh~
  7. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  8. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Medicine AWAS!! Makanan dan Minuman Ini Dapat Mengganggu Kinerja Obat

Discussion in 'Intensive Health Unit' started by yoshikanji, Jul 27, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. yoshikanji Veteran

    Offline

    Superstar

    Joined:
    Dec 18, 2009
    Messages:
    18,468
    Trophy Points:
    266
    Ratings:
    +38,426 / -0
    Saat menelan obat-obatan sebaiknya Anda menghindari mengonsumsi secara bersamaan makanan seperti, daging, jus buah, susu dan makanan yang banyak mengandung serat, karena makanan-makanan tersebut dapat memengaruhi kemampuan tubuh dalam menyerap obat-obatan sehingga membuat terapi penyembuhan menjadi kurang efektif.

    Dr Jane Alder, dosen farmakologi di University of Central Lancashire, mengatakan, mengombinasikan konsumsi obat dengan makanan tertentu bisa membuat sistem kerja obat tidak maksimal.

    Bahkan, daya kerja obat bisa lenyap sehingga tubuh seolah membutuhkan dosis lebih besar yang bisa berbahaya bagi kesehatan. “Kuncinya adalah tanyakan pada dokter tentang potensi interaksi obat dengan menu sehari-hari yang Anda konsumsi,” kata Alder.

    Alder menjelaskan beberapa makanan yang dapat menimbulkan interaksi negatif jika dikonsumsi bersama obat. Diantaranya adalah:


    • Jus Pomegranate (Delima), Jus Grapefruit dan Segala Jenis Jus Lainnya
      Saat sedang sakit, buah dan obat menjadi salah satu asupan yang ampuh untuk mengembalikan kondisi tubuh. Ya, vitamin pada buah-buahan membuat tubuh lebih fit. Terutama obat, dapat segera menyembuhkan penyakit. Namun sering kali orang yang sedang sakit minum obat bersamaan waktu dengan minum jus. Padahal, minum obat bersamaan dengan jus dapat menghilangkan efek khasiat obat yang diminum.

      Kesimpulan ini didapat berdasarkan penelitian dari Universitas Western Ontario, Kanada oleh Prof. David Bailey. Hasil penelitian ini membuktikan bawa jus dapat mengganggu ketahanan tubuh dalam menyerap sari obat. Penelitian ini dilakukan pada sejumlah orang yang diminta meminum obat dengan air putih dan jus buah.
      Setelah diteliti, ternyata orang yang meminum obat dengan air putih mampu menyerap kandungan obat dengan penuh. Kemudian, orang yang meminum obat dengan jus hanya mampu menyerap sebagian kandungan obat. Menurutnya, jus buah yang dapat mengurangi serapan obat adalah jus jeruk, jus apel, dan jus anggur. Sedangkan obat yang kurang terserap akibat jus tersebut adalah obat antikanker, darah tinggi, jantung, dan obat-obat antibiotik lainnya.

      Agar obat menyerap penuh kedalam tubuh, hindarilah mengkonsumsi jus di waktu yang sama. Sayang kan, jika kita meminum obat namun kurang berkhasiat. Akan lebih baik jika diseling waktu antara minum jus dan minum obat. Bagaimana pendapat Anda?

      Alasan tidak boleh meminum obat dengan Jus pomegranate (Delima)
      Menurut pakar jus delima tidak boleh digunakan untuk meminum obat. Zat yang terdapat dalam jus tersebut dapat memperlambat kecepatan hati untuk memecah pengencer darah dan menyebabkan berkurangnya efeks obat. Tidak hanya itu, para pakar juga menemukan bahwa enzim di dalam jus delima dapat memecah resep obat.

      Alasan tidak boleh meminum obat dengan Jus Grapefruit
      Grapefruit bukanlah anggur. Namun, buah ini juga tidak dapat disamakan dengan jeruk Bali. Sejatinya jus grapefruit punya karakteristik dan manfaat hebat untuk tubuh. Tapi akan menjadi hal berbeza jika Anda mengonsumsinya untuk minum obat. University of Western Ontario menemukan bahawa meminum jus grapefruit dapat mengganggu kinerja lebih dari 50 obat. Jus ini boleh meningkatkan penyerapan obat-obatan tertentu serta dapat mengubah dosis obat yang diminum dari dosi normal menjadi dosis berlebihan. Maka dari itu, hindarilah minuman ini jika Anda tidak ingin mengalami over dosis.

    • Semua jenis makanan dan minuman mengandung susu
      Hampir semua orang suka minum susu, tapi walau diklaim menyihatkan. Jangan pernah coba-coba meminum obat menggunakan air susu. Kandungan zat di dalam susu akan mengurangi daya serap antibiotik dalam tubuh sekaligus menghambat penyerapan beberapa komponen tertentu dalam obat. Tidak hanya itu, kandungan kalsium pada susu juga dapat mengganggu efekt obat. Jadi saat mengkonsumsi obat, biasakanlah untuk menghindari konsumsi susu, setidaknya hingga 4 jam kedepan.

      Jangan minum obat dengan susu' kata-kata itu seringkali didengar atau diucapkan oleh masyarakat ketika ingin mengonsumsi obat or*l. Kenapa susu tidak boleh dicampur dengan obat?
      Obat atau antibiotik yang dikonsumsi secara or*l bisa menjadi efektif bagi seseorang jika dikonsumsi dan diserap dengan baik oleh tubuh. Obat or*l harus diserap dari saluran pencernaan hingga bisa masuk ke dalam aliran darah lalu dikirim ke daerah yang sakit atau mengalami infeksi untuk pengobatan.

      Terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi kemampuan tubuh untuk menyerap obat dengan baik, termasuk keasaman relatif di perut, ada atau tidaknya nutrisi lemak atau nutrisi lainnya, serta apakah ada unsur-unsur tertentu di dalam tubuh seperti kalsium.

      Beberapa obat seperti keluarga antibiotik yang mengandung tetrasiklik akan bereaksi dengan susu. Kalsium yang terdapat dalam susu akan mengikat obat atau antibiotik sehingga mencegah penyerapan obat tersebut di dalam tubuh.

      Selain itu ada obat yang baik dikonsumsi setelah makan ataupun sesudah makan, hal ini disebabkan makanan yang dikonsumsi tersebut bisa mempengaruhi penyerapan obat. Karenanya menjadi hal yang sangat penting untuk mengikuti petunjuk penggunaan yang tertera pada botol atau bungkus obat, serta masyarakat sebaiknya selalu menanyakan kriteria obat yang dikonsumsinya pada apoteker.

      Minum hanya setengah liter susu saja dapat mengurangi efektivitas antibiotik 80 persen. Kalsium juga dapat mengganggu alendronate, jenis obat osteoporosis, karena mengikat obat dan mencegah penyerapannya. Dan ingat, jangan mengonsumsi makanan mengandung susu saat mengonsumsi obat-obatan ini sebelum dua jam.

    • Makanan Fermentasi
      Makanan Fermentasi seperti keju mengandung konsentrasi tinggi tyramine dan dapat menyebabkan ‘sindrom keju’. Tyramine bereaksi dengan obat sekelas antidepresan yang disebut monoamine oxidase inhibitor, atau MAOIs. Reaksi itu dapat memicu tekanan darah tinggi pada tingkat bahaya. Selain keju, tyramine juga ditemukan dalam daging babi, pisang, ekstrak ragi, coklat dan produk kedelai.

    • Daging
      Pasien asma harus menghindari daging panggang karena senyawa karbon di dalamnya mencegah obat asma bekerja dengan baik. Senyawa karbon juga memicu serangan asma terlepas dari obat yang dikonsumsi, dan daging sangat hangus harus dihindari.

    • Sayuran hijau
      Sayuran hijau tinggi kandungan vitamin K yang mempromosikan pembekuan darah. Ini termasuk bayam, kubis dan teh hijau. Vitamin K juga ditemukan dalam daging merah. Ketika dikombinasikan dengan obat pengencer darah seperti Warfarin, akan menetralkan khasiat obat. Vitamin K sangat kuat, bahkan ada kasus pasien yang mengonsumsi sup kubis dengan obat tertentu, mengembangkan trombosis atau embolism paru.

    • Makanan berserat
      Makanan tinggi serat dapat memperlambat penyerapan banyak obat termasuk digoksin, yang biasa digunakan untuk mengatur detak jantung tidak teratur, obat diabetes seperti metformin, dan statin penurun kolesterol. Makanan berserat akan mengikat obat dan mencegah penyerapan dalam tubuh. Jangan makan makanan mengandung serat dalam waktu dua jam setelah mengonsumsi obat adalah tindakan bijaksana.

    • Minuman Isotonik
      Saat kita merasa lelah dan haus selesai beraktivitas, tentunya kita ingin meneguk minuman yang segar dan rnampu mengembalikan stamina tubuh dengan cepat. Maka minuman isotonic, pun menjadi salah satu pilihan. Disamping rasanya yang bervariasi, minuman isotonic juga mengandung ion, yang dipercaya dapat cepat menggantikan cairan tubuh yang hilang. Saat ini, banyak minuman isotonik di pasaran bebas dengan berbagai merek dan dapat dibeli dengan harga yang cukup terjangkau.
      Hindari minum obat untuk gagal jantung dan obat-obatan hipertensi dengan minuman isotonik karena minuman ini mengandung kalium. Selain itu, kalium yang tinggi juga terdapat pada buah pisang. Kalium berguna bagi penderita hipertensi, tetapi apabila asupan kalium malah berlebihan boleh membahayakan si penderita.

    • Alkohol
      Alkohol berinteraksi dengan banyak obat dan meningkatkan kemungkinan efek samping seperti muntah, perdarahan lambung dan tekanan darah rendah. Menggabungkan alkohol dengan antidepresan seperti fluoxetine, atau dengan obat anti-kecemasan seperti benzodiazepin, dapat mengakibatkan hilangnya rasa kantuk, bahkan kesadaran.

      Satu gelas minuman beralkohol semisal Wine yang dikonsumsi bersamaan dengan meminum obat diklaim dapat menyebakan hipertensi, jantung berdetak cepat, sakit kepala hingga serangan stroke. Nah, jika Anda masih sayang dengan nyawa Anda, jangan pernah sekalipun mencampurkan minuman ini dengan konsumsi obat.

      Meski tidak semua jenis minuman berbahaya jika diminum bersamaan dengan obat, namun minuman yang paling baik dan dianjurkan adalah air mineral. Lagipula Anda tentu tidak ingin obat yang dibeli mahal itu tidak berguna bukan?

    • Multivitamin
      Banyak mineral dalam konsentrasi tinggi bisa berinteraksi dengan berbagai obat. Secara khusus, magnesium, seng, besi, dan kalsium dapat mengikat obat-obatan tertentu, termasuk antibiotik, yang dapat mencegah penyerapan.

    • Minuman Berkafein
      Kafein dapat menimbulkan ancaman kesehatan yang serius jika diminum dengan stimulan. Hindari meminum secangkir kopi saat sedang mengonsumsi efedrin (penekan nafsu makan), obat asma dan amfetamin. Beri jarak 2-3 jam setelah minum obat, baru minum kopi. Minuman isotonik Kalium dalam minuman ini dapat berbahaya bila digabungkan dengan obat untuk penyakit gagal jantung atau obat-obatan hipertensi. Hindari pisang juga, karena pisang juga sangat kaya akan kalium.

      Banyak orang mengetahui jika kafein biasa terdapat dalam kopi atau minuman berenergi. Padahal tidak hanya disitu, zat kafein juga banyak ditemukan dalam kandungan teh, khususnya teh hijau. Makanya agar tidak salah , hindarilah minum kopi atau teh ketika meminum obat. Menurut pakar kesihatan, kafein berbahaya jika diminum dengan obat yang mengandung stimulah. Biasakan untuk tidak meminum minuman berkafein saat memakn pil penekan nafsu makan atau diet, obat asma atau amfetamin. Jika Anda seorang penggila kafein, tunggu 2 hingga 3 jam setelah meminum obat.

      Interaksi obat dengan makanan tertentu yang Anda makan dapat mempengaruhi fungsi obat yang Anda minum sehingga obat tidak bekerja sebagaimana mestinya.
      Interaksi ini dapat menyebabkan efek yang berbeda-beda, dari mulai peningkatan atau penurunan efektivitas obat sampai efek samping.
      Jenis makanan atau minuman tertentu juga dapat menunda, mengurangi atau meningkatkan penyerapan obat.

      Itulah sebabnya mengapa beberapa obat harus diminum pada waktu perut kosong (1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan) dan beberapa obat lain sebaiknya diambil bersamaan dengan makanan.
      Sebagai contoh, kafein –seperti yang terkandung di kopi—dapat meningkatkan risiko overdosis antibiotik tertentu (enoxacin, ciprofloxacin, norfloksasin).

      Maka, untuk menghindari keluhan palpitasi, tremor, berkeringat atau halusinasi, yang terbaik adalah, menghindari minum kopi, teh atau soda pada masa pengobatan.

    • Minuman Bersoda
      Orang tua saya pernah bilang katanya kalau ingin atau setelah minum obat tidak boleh minum minuman bersoda, misalnya pepsi, coca cola, dll . karena berbahaya dan bisa menyebabkan keracunan, kematian, dll.
      Soda memang bukan minuman yang baik untuk kesehatan karena bisa menyebabkan kegemukan, osteoporosis bahkan mengurangi jumlah sperma. Tapi benarkah minum obat dengan soda dapat menyebabkan kematian mendadak?

      "saya kira harusnya minum obat pakai soda bukan penyebab kematian mendadak. Harus dicari dulu cod (cause of death), dipelajari orang tersebut pernah sakit apa," jelas dr. Tunggul d situmorang, sppd,kgh, ahli ginjal dan direktur rs pgi cikini.
      Menurut dr. Tunggul, meminum obat dengan menggunakan soda bukanlah suatu penyebab terjadinya kematian mendadak, karena hal-hal yang bisa memicu kematian mendadak antara lain:
      Serangan jantung
      stroke
      emboli (pembentukan gelembung udara atau masuknya benda
      asing di aliran darah yang menyebabkan aliran darah tersumbat)
      gagal napas
      "memang ada reaksinya, tapi nggak ada ceritanya seperti itu (minum obat dengan soda) bikin mati," tegas dr tunggul yang juga menjabat sebagai direktur mrccc siloam hospital semanggi.

      Tapi meski tidak menyebabkan kematian mendadak, minum obat memang tidak dianjurkan dengan menggunakan soda atau minuman lain seperti susu, kopi, teh dan jus. Dokter biasanya akan menganjurkan pasien untuk minum obat dengan air putih karena air putih bebas dari kandungan bahan kimia sehingga tidak menimbulkan kontraksi.
      Obat atau antibiotik yang dikonsumsi secara or*l bisa menjadi efektif bagi seseorang jika dikonsumsi dan diserap dengan baik oleh tubuh. Obat or*l harus diserap dari saluran pencernaan hingga bisa masuk ke dalam aliran darah lalu dikirim ke daerah yang sakit atau mengalami infeksi untuk pengobatan.

      Terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi kemampuan tubuh untuk menyerap obat dengan baik, termasuk keasaman relatif di perut, ada atau tidaknya nutrisi lemak atau nutrisi lainnya, serta apakah ada unsur-unsur tertentu di dalam tubuh seperti kalsium.

      Minum obat sebaiknya juga tidak menggunakan susu, karena beberapa obat seperti keluarga antibiotik yang mengandung tetrasiklik akan bereaksi dengan susu. Kalsium yang terdapat dalam susu akan mengikat obat atau antibiotik sehingga mencegah penyerapan obat tersebut di dalam tubuh.
      Minuman lainnya seperti kopi, teh atau jus umumnya mengandung berbagai senyawa seperti kafein yang kemungkinan bisa bereaksi dengan obat yang dikonsumsi sehingga mempengaruhi penyerapannya.

      Untuk itu masyarakat selalu disarankan mengonsumsi obat dengan menggunakan air putih yang diketahui tidak memiliki kandungan apapun, sehingga tidak mempengaruhi penyerapan obat. Selain itu air putih bisa membantu melarutkan obat yang dikonsumsi di dalam lambung sehingga proses penyerapannya menjadi lebih baik dan lebih mudah.

      Selain itu, sebaiknya orang juga mengurangi atau sama sekali tidak minum soda. Tak ada manfaat kesehatan yang dapat diperoleh dari soft drink atau minuman bersoda. Yang anda dapatkan hanyalah banyak kalori yang tidak berguna. Minuman bersoda juga membawa dampak buruk bagi kesehatan.


    Moderator Note:







    Sumber:
     
    • Thanks Thanks x 7
    Last edited: Jul 26, 2013
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. vincentrevival M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Jan 12, 2010
    Messages:
    5,338
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +2,524 / -0
    sumbernya mana, TS???

    untuk jus buah, daging, sayuran hijau, makanan berserat, sepertinya ga masuk di akal. kalau yg lain mungkin bener
     
  4. zz11 Veteran

    Offline

    Rockstar

    Joined:
    Mar 11, 2009
    Messages:
    40,109
    Trophy Points:
    252
    Ratings:
    +33,237 / -0
    Bener kok ada beberapa obat yg ga bisa dicampur jus.
    Yg gw inget pantoprazole (obat maag), kalo ga salah itu ga boleh diminum bersama jus apel atau jeruk, cmiiw.
    karena bisa mengubah pH di lambung sehingga kerja obat terganggu.
     
    • Thanks Thanks x 2
  5. lenthobakar M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jul 22, 2011
    Messages:
    623
    Trophy Points:
    81
    Ratings:
    +311 / -0
    untung ane kalo minum obat, minumnya sama air putih doang...

    btw, :niceinfo:

    :tkp1: kasih tau nyak ama babe ah...
    abis kalo ane liat, seringnya minum obat pake makanan berserat...
     
  6. jenderal313 Members

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Mar 26, 2011
    Messages:
    346
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +118 / -0
    kalau aku sih sudah habis minum obat tidak makan soalnya takut kerja obatnya tidak efektif sih...
     
  7. yoshikanji Veteran

    Offline

    Superstar

    Joined:
    Dec 18, 2009
    Messages:
    18,468
    Trophy Points:
    266
    Ratings:
    +38,426 / -0
    buset.... lu bilang abis minum obat langsung makan daging, jeruk, salak, durian, bayam, gpp :iii:


    yg masih gw bingung itu minum obat sambil minum teh, itu boleh ato gak, soalnya setau gw teh hitam itu ada kafeinnya juga... :sepi:
    gw dulu kadang" minum obat sambil minum teh anget :jah:
     
    Last edited by a moderator: Jul 28, 2011
  8. zz11 Veteran

    Offline

    Rockstar

    Joined:
    Mar 11, 2009
    Messages:
    40,109
    Trophy Points:
    252
    Ratings:
    +33,237 / -0
    sebaiknya jangan juga...
    kalo minum obat lalu minum kopi atau teh, biasanya lambung jadi lebih aktif, takutnya penyerapan obat terganggu juga.
     
  9. acehkhan12 M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Dec 6, 2010
    Messages:
    6,595
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +109,385 / -1
    setahu saya klo abiz minum obat dilarang minum teh/kopi..coz kandungan tein dan kafein dapat ngganggu kinerja reaksi obat..:hahai:
     
  10. yuma Veteran

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Oct 3, 2009
    Messages:
    5,764
    Trophy Points:
    201
    Ratings:
    +3,009 / -0
    Sebagai orang yang sejak kecil hidupnya bergantung pada obat, dokterku nggak pernah ngasih pantangan untuk makan apa pun tuh setelah minum obat :iii:

    Yang jelas-jelas dilarang sama dokter setelah minum obat cuma durian sama nanas (lupa apa penjelasannya). Selain itu kata dokterku nggak masalah kok.

    Makan pisang yang kandungan seratnya tinggi malah dianjurkan. Soalnya pisang memiliki fungsi antibiotik yang sangat bagus yang membantu pemulihan kondisi tubuh (kata dokterku lhoooo).

    Malah salak + jeruk itu menu harianku selain bengkoang dan apel :haha:
     
  11. yoshikanji Veteran

    Offline

    Superstar

    Joined:
    Dec 18, 2009
    Messages:
    18,468
    Trophy Points:
    266
    Ratings:
    +38,426 / -0
    setau gw pisang ama nangka/pepaya emg mengandung anti biotik alami kok...
    klo buahan lain itu klo bisa 40menit/1 jam setelah minum obat baru boleh d makan....
    CMIIW
     
  12. zz11 Veteran

    Offline

    Rockstar

    Joined:
    Mar 11, 2009
    Messages:
    40,109
    Trophy Points:
    252
    Ratings:
    +33,237 / -0
    @yuma

    pisang juga mengandung kalium yg cocok buat memulihkan beberapa kondisi penyakit.
    sebenarnya sich masalah yg lumayan ditakutkan dari kopi dan teh lebih ke pH aja, karena ada obat yg bener2 turun penyerapannya kalo pH saluran cernanya tidak sesuai.
     
  13. sketchbook M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Oct 3, 2010
    Messages:
    1,019
    Trophy Points:
    132
    Ratings:
    +1,306 / -0
    jadi inti nya jangan makan apa2 dulu, sebelum obat dicerna...,tersiksa juga kalo lagi laper :rokok:
     
  14. RainDog M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Mar 8, 2010
    Messages:
    2,315
    Trophy Points:
    147
    Ratings:
    +2,597 / -0
    biasanya kan dokter sarankan makan dulu, baru minum obat....
     
  15. zz11 Veteran

    Offline

    Rockstar

    Joined:
    Mar 11, 2009
    Messages:
    40,109
    Trophy Points:
    252
    Ratings:
    +33,237 / -0
    bukan begitu.
    ada juga obat yg harus diberikan bersama makanan agar penyerapannya lebih baik.
    atau untuk kurangi efek samping saluran cerna.

    Jadi tiap obat punya sifat berbeda2, konsultasikanlah dengan dokter masing2 :top:
     
  16. vincentrevival M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Jan 12, 2010
    Messages:
    5,338
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +2,524 / -0
    selama ini g ga knapa2 loh TS :???:

    setubuh, g jg ga pernah dikasih pantangan apa2 tuh malah waktu dirawat di RS sekalipun jg bgitu :iii:

     
    Last edited by a moderator: Jul 28, 2011
  17. Kite M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Aug 7, 2009
    Messages:
    589
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +516 / -0
    kalau di RS makanan udah diatur ama ahli gizi jadi sebisa mungkin gizinya seimbang dan aman
    kalau sama dokter langsung kadang ada yg ngasi tau ada yg ngga, tapi yang biasanya nda dikasi tau itu yg masi dalam batas aman atau nda begitu mempengaruhi kinerja obat (kalau ngga lupa juga :lol:)
     
  18. sanadasoul Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Oct 1, 2010
    Messages:
    43
    Trophy Points:
    21
    Ratings:
    +2 / -0
    bujug !!
    :nice info: kaks
    hampir aja gw minum obat pake pocari sweat..
    bakalan jadi apa y gw klo mnum bneran..
     
  19. r3g1n Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Mar 23, 2010
    Messages:
    12
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
    tq infonya ya.. biasanya sih saya 1 jam abis makan obat bru ngemil2 buah ato snack. ngaruh ke obat gak ya?
     
  20. Superlivy29 M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    May 19, 2011
    Messages:
    421
    Trophy Points:
    121
    Ratings:
    +12,684 / -0
    Yah, beberapa hari ini abis minum obat suka langsung glek susu. Abis keburu imsak :haha: Mungkin yang amannya ya minum obat 1 ato 2 jam sesudah makan aja (kalau lagi ga sahur)
     
  21. 4sEgAf Members

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Jul 20, 2011
    Messages:
    299
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +60 / -0
    klw ane minum susu dulu baru minum obat.
    kira" sama ga, efek'y sama minumobat baru minum susu? :???:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

Users found this page by searching for:

  1. abis minum obat tdk boleh makan bengkiang

    ,
  2. apakah tidak apa2 jika minum obat setelah minum pocari sweat

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.