1. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. IDWS Radio is Back! Mau ngobrol seru bareng penyiar (announcer) atau mau ikutan jadi penyiar di IDWS Radio? Mau promoin lagu indie kamu? Bisaa!.Klik info lengkapnya di sini, kuy~.
  5. Terima kasih untuk kebersamaan komunitas selama hampir 12 tahun ini. Apa pengalaman menarikmu selama di IDWS? Apa saran, kritik, dan masukan kamu untuk IDWS? Tolong sampaikan di sini yaa~ Terima kasih.
  6. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  7. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Sports Aries Susanti Raih Emas Sekaligus Pecahkan Rekor Dunia di Piala Dunia Panjat Tebing di China

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by IDWS.News, Oct 21, 2019.

  1. IDWS.News adalah Partner/ Kontributor TerverifikasiIDWS.News Gatotkaca

    Online

    ▁ ▂ ▄ ρεηүεвαя ιηғσ ▄ ▂ ▁

    Joined:
    Feb 18, 2010
    Messages:
    744
    Trophy Points:
    41
    Ratings:
    +28 / -0
    Atlet panjat tebing Indonesia, Aries Susanti Rahayu, meraih emas dalam ajang Piala Dunia Panjat Tebing (IFSC World Cup) yang digelar di Xianmen, China, Sabtu (19/10) pekan lalu. Ia menang dalam nomor kecepatan kategori wanita (woman's speed world).

    Aries mengalahkan atlet tuan rumah Yi Ling Song di final sekaligus mengklaim rekor dunia yang baru dengan mencetak catatan 6,995 detik. Wanita berusia 24 tahun ini melakoni start lebih cepat dan solid, meninggalkan lawannya sejak awal pertandingan.

    Yi harus puas di urutan kedua dengan raihan 9,302 detik. Sedangkan atlet Rusia Mari Krasavina berada di urutan ketiga dengan catatan waktu 7,947 detik.


    [​IMG]
    Aries Susanti Rahayu mengepalkan tangannya setelah dipastikan meraih emas sekaligus memecahkan rekor dunia baru pada 19 Oktober 2019 di Xianmen, China. (The Jakarta Post via IFSC)

    "Kami sangat bersyukur akan pencapaian Aries hari ini, baik medali emas maupun memecahkan rekor dunia," ungkap Asep Rachmat, manajer tim panjat tebing Indonesia dilansir dari The Jakarta Post.

    Yayan menegaskan bahwa Aries adalah atlet panjat tebing wanita pertama yang mencetak rekor kurang dari 7 detik. Sebelumnya, Yi — yang merupakan peringkat pertama dunia untuk kategori wanita — juga mengklaim rekor dunia kategori wanita dalam IFSC Climbing World Cup Chongqing pada April lalu dengan torehan 7,101 detik.

    Aries sendiri mengatakan bahwa memegang rekor dunia merupakan hal di luar ekspektasinya, namun tiu adalah salah satu mimpinya sebagai seorang atlet profesional.

    "Saya sangat bersyukur akan pencapaian ini dan juga untuk dukungan tiada henti [yang saya terima]," aku Aries kepada The Jakarta Post.



    Jiwa atlet tertanam sejak muda

    Aries Susanti lahir pada 21 Maret 1995 di Grobogan. Ia mulai mengenyam pendidikan di SDN Taruna, Klambu, Grobogan. Kemudian dilanjutkan ke SMPN 1 Grobogan, SMAN 9 Semarang dan SMA Kristen Purwodadi. Terakhir, ia mengenyam pendidikan di jurusan Manajemen Universitas Muhammadiyah Semarang.


    [​IMG]
    Aries Susanti Rahayu mengibarkan Bendera Merah Putih setelah berhasil meraih medali emas pada kategori speed Asian Games 2018 di Arena Panjat Tebing Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (23/8/2018).(ANTARA FOTO/INASGOC/IWAN CHERISTIAN)

    Melansir Kompas.com, Aries sudah menekuni cabang olahraga lagi sejak SD sebelum kemudian diperkenalkan ke cabang olahraga panjat tebing oleh guru olahraganya. Ia merupakan atlet panjat tebing termuda di Grobogan pada usia 14 tahun.

    Dari situ ia terus mengasah kemampuannya hingga berhasil masuk menjadi atlet PON. Akan tetapi Aries tidak langsung masuk menjadi tim inti, dan berperan sebagai atlet cadangan. Akan tetapi Aries justru mengalahkan semua atlet Pelatda dan akhirnya dimasukkan menjadi tim inti Jateng untuk PON.

    Sayangnya sepak terjangnya di PON Riau terhenti di babak delapan besar.

    Pada PON 2016 di Jawa Barat, Aries bermain di nomor kecepatan beregu dan memperoleh emas bersama timnya. Namun, ia belum turun di nomor perseorangan. Di awal 2017, Aries diminta memberikan pelatihan singkat tentang panjat tebing untuk tim Kopassus di Jakarta.

    Di acara tersebut, ia bertemu dengan Hendra Basir, pelatih nasional panjat tebing. Aries diajak Hendra untuk turut serta berlatih bersama atlet top nasional yang dipersiapkan untuk Asian Games 2018 dengan syarat membiayai sendiri akomodasi selama latihan.

    Status Aries dalam latihan ini adalah lawan tanding atau cadangan. Namun, dalam tiga kali simulasi dengan atlet pelatnas, Aries menjadi juara. Oleh karena itu, FPTI pun menjadikan Aries sebagai atlet inti Pelatnas.



    Torehan prestasi

    Di debut internasional pertamanya, yaitu Kejuaraan Asia di Iran, September 2017, Aries hanya memperoleh perunggu dari nomor spesialisasinya. Ia kalah dari atlet pemanjat China, Song Yiling, di semifinal.

    Pada seri kejuaraan dunia tahun 2017 yang diadakan di Xiamen Cina, Aries memperoleh perak. Kemudian, pada IFSC 2018 yang diadakan di Tai'an China, Aries mendapatkan perunggu dalam nomor speed world record.

    Namanya menjadi sangat menonjol setelah keberhasilannya menjadi juara pada seri piala dunia di Chongqing, China, Mei 2018. Ia pun menjadi salah satu andalan Indonesia dalam Asian Games 2018 di nomor speed.

    Pada Asian Games 2018, Aries berhasil menang mengalahkan Song yang sempat mengunggulinya di Kejuaraan Asia di Iran tahun 2017. Selain itu, ia juga berhasil mengungguli seniornya sendiri di bidang panjat tebing Indonesia, Puji Lestari.

    Yang terbaru, ia berhasil menjadi memecahkan rekor sebagai atlet panjat tebing tercepat dengan catatan waktu di bawah 7 detik di acara IFSC World Cup 2019 yang diselenggarakan di Xiamen, Cina, Sabtu lalu (19/10/2019).

    Kini, ia pun tengah menanti ajang terbesar di dunia, yaitu Olimpiade Tokyo 2020. Di Olimpiade Tokyo, panjat tebing untuk pertama kalinya akan dilombakan, yaitu untuk nomor perlombaan kombinasi speed, lead, dan boulder.



    Sumber: Portal IDWS
     

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.