1. Disarankan registrasi memakai email gmail. Problem reset email maupun registrasi silakan email kami di inquiry@idws.id menggunakan email terkait.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin support forum IDWS, bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekarang kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Science 10 Penyakit yang Sembuh dengan Sendirinya

Discussion in 'Pengetahuan Penting Penunjang Kesehatan' started by oo_aku_disini, Feb 8, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. oo_aku_disini M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Oct 19, 2008
    Messages:
    439
    Trophy Points:
    222
    Ratings:
    +24,968 / -0
    [​IMG]

    Tidak semua penyakit butuh obat, sebab tubuh punya mekanisme alami untuk menyembuhkan beberapa jenis penyakit. Agar tidak terjebak dalam konsumsi obat yang berlebihan dan tidak rasional, kenali penyakit-penyakit yang bisa sembuh sendiri.

    Hampir semua jenis penyakit yang sifatnya akut (berlangsung singkat, tidak menahun) merupakan self limiting disease atau penyakit yang akan sembuh dengan sendirinya. Beberapa di antaranya dipicu oleh gangguan pada mekanisme alami tubuh manusia, namun sebagain besar disebabkan oleh virus.

    Berbeda dengan infeksi bakteri, infeksi virus tidak bisa diobati dengan antibiotik. Dikutip dari chestofbooks, infeksi virus akan sembuh dengan sendirinya karena sistem kekebalan tubuh (Sistem Imun) akan membentuk perlawanan untuk membunuh dan menyingkirkan virus-virus tersebut.

    Berikut ini adalah beberapa jenis penyakit yang termasuk self limiting disease dan tidak membutuhkan obat khusus selain untuk mengatasi gejala yang menyertainya.​

    1. Cacar air

    Penyakit yang lebih sering menyerang anak kecil ini dipicu oleh infeksi virus varicella-zoster. Gejala cacar air atau chickenpox antara lain gatal-gatal, bentol kemerahan di sekujur tubuh dan disertai demam tinggi.

    Meski pada anak sehat bisa sembuh dengan sendirinya, cacar air bisa juga menyebabkan komplikasi yang mematikan. Diperkirakan dalam setahun ada sekitar 100 orang tewas dan lebih dari 14.000 orang masuk rumah sakit karena komplikasi cacar yang meliputi asma, pneumonia serta dehidrasi akibat mual-muntah dan diare.

    Meski tetap diberi antivirus, pengobatan untuk penyakit ini lebih banyak ditujukan untuk mengatasi gejala dan mencegah infeksi penyerta. Misalnya penurun panas untuk mengatasi demam, kalamin untuk mengurangi gatal dan antiseptik untuk mandi atau membersihkan tubuh.

    [​IMG]

    2. Flu dan pilek


    Common cold atau pilek ditularkan oleh virus influenza, bukan oleh bakteri seperti yang diduga oleh sebagian orang. Oleh karena itu, antibiotik tidak perlu diberikan apabila tidak disertai radang maupun demam yang mengindikasikan adanya infeksi penyerta oleh bakteri.

    Pemberian antibiotik sering tidak ada gunanya, karena pengobatan yang lebih dibutuhkan pada flu dan pilek adalah obat-obat simptomatik atau pengurang gejala. Misalnya dekongestan untuk melegakan tenggorokan, antialergi untuk bersin-bersin dan pereda batuk jika diperlukan.

    Suplemen multivitamin juga penting untuk diberikan dalam kondisi seperti ini, karena bisa meningkatkan sistem imun atau kekebalan tubuh. Secara alami, sistem imun yang sehat dengan sendirinya akan membentuk perlawanan terhadap virus flu.

    [​IMG]

    3. Batuk yang tidak disertai radang

    Batuk merupakan mekanisme alami dalam tubuh untuk menyingkirkan benda asing dari saluran pernapasan. Tanpa harus diobati, umumnya batuk akan berhenti ketika rangsangan benda asing itu sudah hilang.

    Batuk baru butuh antitusif atau pereda batuk jika sangat mengganggu aktivitas dan memicu radang karena tidak sembuh-sembuh.

    Jenis batuk produktif yang disertai dahak bahkan tidak boleh dihentikan, namun perlu diberi ekspektoran atau pengencer dahak agar pengeluaran lendir-lendir tersebut bisa berlangsung lebih lancar.

    [​IMG]

    4. Diare Non-Spesifik

    Diare dibagi menjadi 2 jenis yakni diare spesifik dan diare nonspesifik. Diare spesifik disebabkan oleh infeksi bakteri, sementara diare nonspesifik merupakan mekanisme alami untuk mengeluarkan benda asing yang dianggap berbahaya oleh saluran pencernaan.

    Diare spesifik ditandai dengan demam dan didiagnosis berdasarkan pemeriksaan laboratorium. Obat yang perlu diberikan untuk jenis diare yang satu ini adalah antibiotik, dengan jenis dan kekuatan yang disesuaikan dengan jenis bakteri dalam hasil pemeriksaan.

    Sementara diare nonspesifik yang terjadi antara lain setelah makan cabai terlalu banyak, tidak perlu diobati karena akan sembuh dengan sendirinya. Selama dirasa belum terlalu mengganggu aktivitas, kondisi ini cukup diatasi dengan oralit untuk mengantisipasi dehidrasi atau kehilangan cairan tubuh.

    [​IMG]

    5. Alergi Gatal-Gatal

    Meski beberapa jenis obat antihistamin atau antialergi bisa dibeli dengan bebas, bukan berarti obat ini harus digunakan setiap kali mengalami gatal-gatal karena alergi. Reaksi alergi hanya terjadi jika ada faktor pemicu, sehingga langkah paling tepat adalah menghindari hal-hal yang memicunya.

    Obat antihistamin sebaiknya hanya dikonsumsi jika faktor pemicu alergi memang tidak terhindarkan, misalnya cuaca dingin. Jenis-jenis makanan tertentu jika masih bisa dihindari maka lebih baik dihindari saja daripada harus minum obat.

    [​IMG]

    6. Jerawat Bintik Putih


    Banyak yang menawarkan obat-obatan untuk menghilangkan jerawat atau Acne vulgaris di wajah. Padahal selama tidak disertai infeksi, jerawat biasa yang sering memiliki bintik putih di dalamnya akan hilang jika kebersihan dan kadar minyak di permukaan kulit selalu terkendali.

    Sebagian besar jerawat bisa disebabkan oleh penyumbatan kelenjar minyak oleh kotoran maupun bekas make-up yang tidak dibersihkan. Fungsi minyak sendiri adalah menjaga kelembaban kulit agar tidak kering dan pecah-pecah.

    [​IMG]


    7. Molluscum Contagiosum

    Penyakit kulit yang dicirikan dengan benjolan-benjolan (papulla) bening dan berair ini disebabkan oleh infeksi virus dan lebih banyak menyerang anak-anak dibandingkan orang dewasa. Karena ditemukan juga di sekitar alat kelamin dan bisa menular lewat kontak langsung, penyakit ini sering dikira penyakit menular seksual.

    Meski tidak berbahaya, benjolan-benjolan itu bisa pecah bila tergores atau digaruk sehingga membuka pintu untuk terjadinya infeksi pada bekas luka. Namun bagi individu dengan sistem kekebalan tubuh yang baik, penyakit kulit ini bisa sembuh sendiri dalam waktu 6-12 bulan.

    [​IMG]

    8. Chikungunya

    Penyakit ini disebabkan oleh jenis virus bernama Alphavirus dan ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Gejalanya antara lain demam tinggi sampai menggigil yang disertai rasa ngilu yang menusuk hingga ke otot dan tulang sehingga disebut juga flu tulang.

    Meski gejalanya sangat parah, virus yang menyebabkan penyakit ini tidak dibasmi sehingga obat yang diberikan hanya untuk mengatasi gejala seperti diberi penurun panas untuk mengatasi demamnya. Untungnya, gejala ini hanya berlangsung antara 5-10 hari dan akan sembuh dengan sendirinya.

    [​IMG]

    9. Hand, foot and mouth disease (HFMD)


    Penyakit tangan, kaki dan mulut disebabkan oleh infeksi berbagai jenis virus dari keluarga Picornaviridae terutama Enterovirus 71 (EV-71). Virus ini lebih banyak menyerang bayi dan anak-anak terutama pada musim panas.

    Gejala yang menyertai penyakit ini adalah demam dan ruam seperti herpes di sekitar tangan, kaki dan mulut. Umumnya gejala-gejala tersebut akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 7-10 hari dan tidak meninggalkan bekas apapun.

    http://medicalimages.allrefer.com/large/erythema-multiforme-on-the-hand.jpgr

    10. Kikuchi-Fujimoto Disease

    Sesuai namanya, penyakit yang disebabkan oleh virus Epstein-Barr (EBV) ini ditemukan oleh Dr Masahiro Kikuchi dan Y Fujimoto pada tahun 1972. Gejalanya adalah demam yang disertai pembengkakan di leher akibat adanya pelebaran pada pembuluh limpa.

    Penyakit langka yang lebih banyak ditemukan di wilayah Asia ini sering menyerang kaum mudah khususnya wanita pada rentang usia 20-30 tahun. Obat yang diberikan hanya bertujuan untuk mengatasi demam sementara untuk infeksinya belum ada obatnya, namun akan sembuh dengan sendirinya.

    [​IMG]

    Oleh karenanya, kita harus memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh Kita (Imun Defense), dengan cara mengonsumsi makanan untuk memperkuat Sistem Imun... :ehem:
    1. Yoghurt
    2. Bawang Putih
    3. Jamur Shiitake
    4. Beta-Karoten dalam Buah dan Sayuran
    5. Makanan yang Mengandung Mineral Seng



    Source
    Code:
    Detik.Com
    :maaf: kalo :repost:
     
    • Thanks Thanks x 3
    • Like Like x 1
  2. Ramasinta Tukang Iklan

  3. wantek M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Dec 29, 2008
    Messages:
    1,039
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +275 / -0
    eeehhh?? jamur bisa ningkatin kekebalan tubuh?
    klo gw sich ambil enervon-c setiap hari aja klo lagi gak enak badan, lebih cepet sama praktis
     
  4. jerukno15 Veteran

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jun 30, 2009
    Messages:
    1,955
    Trophy Points:
    251
    Ratings:
    +18,489 / -0
    sakit chikungunya bagaikan neraka :gaswat:
    serasa keseleo tapi di seluruh badan:nangis:
    pantes ja dokter nya kelihatan bingung pas saia nanya obat nya, ternyata dia tau nya antibiotik :swt:
    saia malah dikasih antibiotik, paracetamol sama vitamin E :swt:
    karena saia gak begitu suka makan obat, saia cuma makan paracetamol nya ja :malu:
     
  5. d3ther M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Apr 24, 2009
    Messages:
    609
    Trophy Points:
    157
    Ratings:
    +3,210 / -0
    Ane ga yakin kalo DBD bisa sembuh sndiri o_O
     
  6. oo_aku_disini M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Oct 19, 2008
    Messages:
    439
    Trophy Points:
    222
    Ratings:
    +24,968 / -0
    ho'oh kk....

    Shiitake atau jamur shii (Jepang) juga dikenal dengan nama hioko, donko, shiang-gu, shiang-ku di Cina dan Korea.

    Di Hongkong dan Singapura, jamur jenis ini dikenal sebagai chinese black mushroom. Di Indonesia dikenal dengan nama jamur kayu cokelat atau secara umum disebut jamur shiitake saja.

    Anda sering menemukan jamur yang lezat ini dalam masakan Cina, dimasak bersama sayuran eksotik lainnya. Tetapi apakah Anda membeli di restoran tersebut ataukah memasaknya sendiri di rumah, jamur luar biasa ini (menurut sejumlah penelitian riset) mengandung substansi yang dinamakan lentinan. Kandungan senyawa ini sudah diakui sejak lama khususnya di kawasan Cina, Taiwan, Korea, Vietnam, Jepang, dapat dimanfaatkan untuk penurun gula dan kolesterol darah.

    Sementara hasil penelitian di lingkungan National Cancer Center Institute di Tokyo, Jepang, Eropa dan Amerika Serikat menunjukkan, ekstrak jamur shiitake memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan tumor antara 72-92 persen, sarcoma sekitar 81 persen.

    Tak hanya itu, Dr KW Cochran dari Universitas Michigan, Amerika Serikat, tahun 1974 mempublikasikan khasiat jamur shiitake yang sudah sejak lama diketahui mempunyai peran di dalam penurun gula dan kolesterol darah, juga sebagai antikanker dan antitumor.

    Dalam jamur shiitake selain protein, niasin, thiamin, riboflavin, serta sederet mineral, juga terdapat lentinan yaitu polysakharida yang larut di dalam air, yang sejak lama diakui memiliki kemampuan sebagai antitumor dan antikanker.

    Pada jamur shiitake, kandungan lentinan tertinggi akan didapatkan pada bagian batang dekat tudung dan bagian tudungnya. Sedang batang lainnya, umumnya merupakan makanan kaya serat yang sangat bermanfaat untuk mencegah terjadinya kanker usus.

    Manfaat lentinan terhadap penghambatan virus HIV-AIDS, walau di Jepang sudah diakui secara positif, tetapi pada beberapa percobaan di lembaga-lembaga kanker AS, belum meyakinkan.

    Walau produk jamur shiitake hasil olahan banyak beredar dalam bentuk pil, kapsul atau pun serbuk untuk campuran bahan lain, tetapi sangat dianjurkan penggunaan dalam bentuk segar atau dimasak menjadi sayur.

    umm... klo lg gak enak bdan gtu apa ga sebaiknya di istirahatin dlu kk... dripada dipaksain trus mnum multivitamin yg hampir setara doping..
    bisa-bisa ngasih efek samping yang bahaya buat tubuh kk.. hehehe

    waaah... ternyata kk pernah ngalamin cikungunya??:takut:
    trus2 gmn ka? masa penyembuhannya 5-10 hari ato lebih ato kurang??

    DBD gak termasuk kategori penyakit yg bisa smbuh dgn sndirinya kk... Harus ditanganin smpe tuntas... DBD sama cikungunya beda kk... Meskipun biang keroknya sama yaitu Aedes Aegypti tpi gejala sama siklus dari kedua penyakit itu beda...

    DEMAM BERDARAH DENGUE
    Gejalanya antara lain kepala berat atau pusing, sakit pada sendi dan otot, nyeri menelan, batuk, perut tak nyaman atau nyeri dibarengi mual, muntah ataupun diare, demam, perdarahan, dan syok.

    Siklus demam DBD memiliki kekhasan, turun naik dengan pola menyerupai bentuk pelana kuda. Anak mengalami fase demam tinggi antara 39-40° Celcius. Kemudian akan masuk ke dalam fase kritis dengan gejala demamnya menurun drastis (kembali ke 37° C).

    Pada fase itu sering kali penderita diduga mulai sembuh. Padahal ia justru sedang mengalami shock syndrome yang ditandai dengan penurunan suhu tubuh tiba-tiba tadi, denyut nadi cepat dan lemah, gelisah, kesadaran menurun, ujung tangan dan kaki teraba dingin, bibir kebiruan, serta wajah pucatdan tubuh berkeringat.

    Fase kritis ini juga sering disertai perdarahan (mimisan, timbul bintik merah pada kulit, perdarahan usus, muntah darah, gusi berdarah, darah pada tinja atau warnanya kehitarnan).

    Syok dapat terjadi setelah 2 sampai 6 hari sejak gejala DBD timbul. Bila terjadi syok, DBD disebut juga Dengue Syok Syndrome atau DSS. Pasien dengan DSS yang tak tertangani biasanya berakhir dengan kematian.

    Sebaliknya, bila fase kritis ini dapat dilewati, maka pada hari ke-6 dan ke-7 sejak gejala DBD muncul, anak akan memasuki fase penyembuhan. Demam yang tadinya turun akan naik kembali sebagai bagian dari reaksi tahap penyembuhan hingga akhirnya suhu tubuh kembali normal dan secara umum kondisi anak membaik. Anak terlihat aktif dan nafsu makan meningkat.

    * Merusak Pembuluh Darah
    Penderita DBD mengalami perubahan pada sifat dinding pembuluh darahnya yaitu jadi mudah ditembus cairan (plasma) darah. Perembesan ini terjadi sebagai akibat reaksi imunologis antara virus dan sistem pertahanan tubuh. Akibatnya, plasma masuk ke dalam jaringan berongga/longgar yang akan menimbulkan gejala, misalnya rasa tak enak di rongga perut jika terjadi penumpukan plasma di organ lambung. Perembesan cairan darah secara normal akan berhenti pada fase penyembuhan.

    Sementara itu, kekentalan darah pun meningkat akibat kurangnya plasma. Jika tidak segera ditangani dengan asupan cairan -elektrolit, pasien akan mengalami syok. Cairan elektrolit membantu mengencerkan darah yang memekat sehingga oksigen dapat terus dialirkan ke setiap sel tubuh dan sindrom syok dapat dihindari.

    Akibat lainnya, perembesan plasma yang terus-menerus menyebabkan penurunan jumlah trombosit dalam darah. Trombosit adalah komponen darah yang berfungsi dalam proses penggumpalan darah jika pembuluh kapiler pecah. Penurunan trombosit terjadi di hari keempat sampai kelima setelah gejala DBD muncul dan berlangsung selama 3-4 hari,

    Jika jumlah trombosit terus menurun hingga tak dapat menghentikan rembesan plasma akibat bocornya pembuluh kapiler, maka terjadilah perdarahan. Risiko penurunan jumlah trombosit ditentukan oleh tingkat keparahannya.

    Jika jumlah trombositnya kurang dari 60.000, risikonya adalah perdarahan. Kurang dari 20.000 risikonya yaitu perdarahan tiba-tiba. Lebih rendah dari 5.000 risikonya paling tinggi, yakni perdarahan otak. Kadar trombosit semakin menurun drastis bila terjadi perdarahan hebat.

    Meski jumlah trombosit menurun, pasien dapat diselamatkan dengan asupan cairan dalam jumiah cukup. Setelah pasien melewati masa kritis dan memasuki masa penyembuhan, jumlah trombosit darah bisa normal kembali dengan cepat.

    * Hasil Pemeriksaan Laboratorium
    Kadar trombosit dikatakan menurun hingga di bawah normal jika jumlahnya di bawah 100.000 dan kadar hematokrit (yang menandai pengentalan darah) terbukti meningkat.

    CHIKUNGUNYA
    Sebelum menimbulkan gejala, virus Chikungunya mengalami masa inkubasi sekitar 2-4 hari. Gejalanya adalah demam tinggi sekitar 39-40° Celcius, tetapi tanpa pola yang khas seperti pada BBD.

    Umumnya, demam berlangsung selama 3-5 hari dan setelah itu mereda. Selain demam, kulit penderita tampak kemerahan (ruam) yang muncul pada hari ke-3-5 hari, mata merah, muncul gejala flu, sering disertai kejang, meal, muntah, kadang disertai diare.

    Pada anak yang lebih besar biasanya diikuti dengan rasa sakit atau ngilu yang sangat hebat pada otot dan sendi-sendi akibat terjadi pembesaran kelenjar getah bening. Alhasil, ada yang menamai chikungunya ini sebagai demam tulang/flu tulang. Pada beberapa kasus ada juga penderita yang terinfeksi tanpa memperlihatkan gejala sama sekali.

    * Merusak Jaringan Ikat Sendi
    Bagian tubuh yang rusak akibat serangan virus Chikungunya adalah jaringan ikat sendi. Inilah bedanya. Chikungunya tidak mengakibatkan sindrom syok dan perdarahan seperti halnya DBD. Hanya saja, persendian dan otot biasanya mengalami rasa sakit luar biasa, sehingga membuat penderita tak bisa berjalan yang sering kali dicurigai mengalami kelumpuhan.

    Selewat 5 hari setelah demam mereda, keluhan ngilu maupun nyeri pada persendian dan otot akan berkurang. Dalam beberapa waktu kemudian penderita bisa menggerakkan tubuhnya seperti sedia kala. Hanya dalam beberapa kasus saja kadangkala rasa nyeri masih bertahan selama berari-hari, bahkan berbulan-bulan. Kondisi ini umumnya terjadi pada penderita yang sebelumnya memang memiliki riwayat nyeri tulang dan otot. Penyakit ini pun umumnya tidak sampai menyebabkan kematian.
     
  7. byahigh M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Nov 13, 2010
    Messages:
    282
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +35 / -0
    kalo enervon-C mah buat ningkatin kekebalan doang kk
     
  8. oo_aku_disini M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Oct 19, 2008
    Messages:
    439
    Trophy Points:
    222
    Ratings:
    +24,968 / -0
    ^
    ^
    enervon-c juga bisa buat stamina, biar ga cpet lelah...
     
  9. byahigh M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Nov 13, 2010
    Messages:
    282
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +35 / -0
    betul tu gan dari pada bingung cari jamur
    caari yang instan aja kale :haha:
     
  10. teuku_robby M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Apr 22, 2010
    Messages:
    1,582
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +31,820 / -0
    Walaupun bisa sembuh dengan sendirinya gag ada salahnya untuk mengkonsumsi obat, agar proses pemulihan cepat :top:
     
  11. oo_aku_disini M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Oct 19, 2008
    Messages:
    439
    Trophy Points:
    222
    Ratings:
    +24,968 / -0
    emang ga ada salahnya kk...
    untuk mengurangi konsumsi obat berlebihan sama ketergantungan akan obat...

    terlalu sering dan banyak konsumsi obat, kasian hati kita....
     
  12. jarmen_kerll M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Aug 22, 2009
    Messages:
    644
    Trophy Points:
    81
    Ratings:
    +62 / -3
    tambahan banyak2 makan Jintan Hitam karena berdasarkan penelitian jintan hitam dapat meningkatkan kekebalan tubuh hingga 70%
     
  13. oo_aku_disini M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Oct 19, 2008
    Messages:
    439
    Trophy Points:
    222
    Ratings:
    +24,968 / -0
    Jintan Hitam??
    makanan apa itu kk??
    bru denger sy... hehehe
     
  14. arcqelflv M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Jul 27, 2009
    Messages:
    4,523
    Trophy Points:
    176
    Ratings:
    +1,938 / -0
    wogh, artikel yang keren... kalo malam2, untuk ngurangin hidung yang tersumbat saat flu biasa minum jahe/susu jahe..
    abis itu tinggal bobo, bangun2 pagi langsung :yahoo: :lalala:

    jintan hitam itu sebagian orang menyebutnya sebagai habatussauda
     
  15. oo_aku_disini M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Oct 19, 2008
    Messages:
    439
    Trophy Points:
    222
    Ratings:
    +24,968 / -0
    nah, yg natural ituh bisa jd alternativ buat ngeringanin penyakit-penyakit yang sebenarnya bisa sembuh sndiri..
    daripada harus terus2an konsumsi obat...
    hehe

    ooohh...
    jintan hitam = habatussauda
    baru paham..:bloon:
     
  16. darc666 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    May 18, 2009
    Messages:
    1,242
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +3,757 / -0
    Hoo.. penyakitnya bisa sembuh sendiri.. Memang sebaiknya jangan mengkonsumsi obat-obatan jika memang tidak perlu.. Karena akan memperberat kerja ginjal dan hati anda, karena haruis membuang zat obat tersebut dari tubuh anda..
    Tapi.. walaupun bisa sembuh sendiri bukan berarti anda bisa santai-santai saja. Selalu waspadai perkembangan penyakit anda.. Jika memang anda rasa cukup parah, tidak ada salahnya konsultasi dengan tenaga medis untuk membantu pemulihan anda
    :niceinfo:
     
  17. lee_sunkyu_lover M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Feb 17, 2011
    Messages:
    227
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +32 / -0
    wah, ga nyangka walaupun cacar air bsa mambuat orang tewas, ternyata penyakit itu bsa sembuh dengan sendirinya..
     
  18. ghebonk Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Feb 27, 2011
    Messages:
    152
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +5 / -0
    chikunguya jg tuh ya? waktu itu temen gw aje ampe masuk RS..
     
  19. encek Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Mar 1, 2009
    Messages:
    144
    Trophy Points:
    27
    Ratings:
    +108 / -0
    pake yang instant terus mah kaga baik atuhh....
    mendingan pake yang alami saja...

    apalagi tuh enervon-c bahan kimia ga alami... :peace:
     
  20. dayta Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Feb 8, 2009
    Messages:
    87
    Trophy Points:
    21
    Ratings:
    +43 / -0
    satu lagi gan, kl demam itu gak usah pakai obat, tp makan aja yg agak d bykin krn proses demam itu adalh proses tubuh yg menaikkan suhu tubuh utk melawan virus atau bakteri yg msk ke tubuh, nah kl kt gak mkn malah gak ada energi bg tbh utk melawan virus tsb
     
  21. satbud M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Mar 4, 2010
    Messages:
    306
    Trophy Points:
    17
    Ratings:
    +95 / -0
    bener banget ntu gan,.
    kalo bisa minimalisir penggunaan obat yang berlebihan...
    ndnak baik juga emang, sakit langsung minum obat,.
    dan jangan terlalu sering makan obat yang 1 merk terus,.
    karena bisa meningkatkan kekebalan bakteri ato virusnya sendiri,.

    sebaiknya kalo minum obat, sesuai dengan anjuran dokter,. :peace:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.