1. Sssst, ada Administrator baru di forum Indowebster lho... cek di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

William James Sidis Manusia terpintar di dunia?

Discussion in 'Education Free Talk and Trivia' started by ganeswara, Jun 20, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    ganeswara Members

    Joined:
    Jun 20, 2010
    Messages:
    7
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +6 / -0
    [​IMG]
    Siapakah manusia terjenius yang pernah dimiliki dunia? Da Vinci? John
    Stuart Mills? Atau Albert Einstein seperti yang selama ini diperkirakan
    orang?
    Ketiganya memang dianggap jenus-jenius besar yang telah memberikan
    banyak pengaruh terhadap bidangnya masing-masing. Tapi gelar manusia
    terjenius yang pernah dimiliki dunia rasanya tetap layak diberikan kepada
    William James Sidis. Siapakah ia? Mengapa namanya tenggelam dan kurang
    dikenal walau angka IQnya mencapai kisaran 250–-300?

    Keajaiban Sidis diawali ketika dia bisa makan sendiri dengan menggunakan
    sendok pada usia 8 bulan. Pada usia belum genap 2 tahun, Sidis sudah
    menjadikan New York Times sebagai teman sarapan paginya.

    Semenjak saat itu namanya menjadi langganan headline surat kabar : menulis beberapa buku
    sebelum berusia 8 tahun, diantaranya tentang anatomy dan astronomy. Pada
    usia 11 tahun Sidis diterima di Universitas Harvard sebagai murid termuda.
    Harvardpun kemudian terpesona dengan kejeniusannya ketika Sidis memberikan
    ceramah tentang Jasad Empat Dimensi di depan para professor matematika.
    Lebih dasyat lagi : Sidis mengerti 200 jenis bahasa di dunia dan bisa
    menerjamahkannya dengan amat cepat dan mudah. Ia bisa mempelajari sebuah
    bahasa secara keseluruhan dalam sehari !!!!

    Keberhasilan William Sidis adalah keberhasilan sang Ayah, Boris Sidis yang
    seorang Psikolog handal berdarah Yahudi. Boris sendiri juga seorang
    lulusan Harvard, murid psikolog ternama William James (Demikian ia
    kemudian memberi nama pada anaknya) Boris memang menjadikan anaknya
    sebagai contoh untuk sebuah model pendidikan baru sekaligus menyerang
    sistem pendidikan konvensional yang dituduhnya telah menjadi biang keladi
    kejahatan, kriminalitas dan penyakit. Siapa yang sangka William Sidis
    kemudian meninggal pada usia yang tergolong muda, 46 tahun - sebuah saat
    dimana semestinya seorang ilmuwan berada dalam masa produktifnya. Sidis
    meninggal dalam keadaan menganggur, terasing dan amat miskin. Ironis.

    Orang kemudian menilai bahwa kehidupan Sidis tidaklah bahagia. Popularitas
    dan kehebatannya pada bidang matematika membuatnya tersiksa.

    Beberapa tahun sebelum ia meninggal, Sidis memang sempat mengatakan kepada pers
    bahwa ia membenci matematika - sesuatu yang selama ini telah melambungkan
    namanya. Dalam kehidupan sosial, Sidis hanya sedikit memiliki teman.
    Bahkan ia juga sering diasingkan oleh rekan sekampus. Tidak juga pernah
    memiliki seorang pacar ataupun istri. Gelar sarjananya tidak pernah
    selesai, ditinggal begitu saja. Ia kemudian memutuskan hubungan dengan
    keluarganya, mengembara dalam kerahasiaan, bekerja dengan gaji seadanya,
    mengasingkan diri. Ia berlari jauh dari kejayaan masa kecilnya yang
    sebenarnya adalah proyeksi sang ayah. Ia menyadarinya bahwa hidupnya
    adalah hasil pemolaan orang lain. Namun, kesadaran memang sering datang
    terlambat

    Mengharukan memang usaha Sidis. Ada keinginan kuat untuk lari dari
    pengaruh sang Ayah, untuk menjadi diri sendiri. Walau untuk itu Sidis
    tidak kuasa. Pers dan publik terlanjur menjadikan Sidis sebagai sebuah
    berita. Kemanapun Sidis bersembunyi, pers pasti bisa mencium. Sidis tidak
    bisa melepaskan pengaruh sang ayah begitu saja. Sudah terlanjur tertanam
    sebagai sebuah bom waktu, yang kemudian meledakkan dirinya sendiri
     
    Last edited: Jun 20, 2010
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    nurend Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 10, 2009
    Messages:
    6,972
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +65,610 / -0
  4. Offline

    adheetama Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    May 6, 2010
    Messages:
    4,699
    Trophy Points:
    227
    Ratings:
    +30,298 / -0
    nunggu sebentaran aja bang Mods, banyak yang belum tahu keberadaan orang ini, kalo mesti search juga gak tau keywordnya ... di gabung aja sama yang sebelumnya ...

    bwat TSnya:niceinfo:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.