1. Sssst, ada Administrator baru di forum Indowebster lho... cek di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Waspada!!!! Penyebab Rasa Manis Makanan&Minuman Kita

Discussion in 'Pengetahuan Penting Penunjang Kesehatan' started by jHony, Jun 28, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    jHony Post Hunter Veteran

    Joined:
    Jan 14, 2009
    Messages:
    3,606
    Trophy Points:
    252
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +6,506 / -0
    Waspada!!!! Penyebab Rasa Manis Makanan&Minuman Kita


    Dalam kehidupan kuliner sehari-hari, kita mengenal aneka rasa yang tidak asing di lidah dan sudah pasti kita suka. Tapi dari sekian rasa, rasa yang paling disuka oleh penikmat minuman dan makanan, terutama dari kalangan anak-anak adalah rasa manis. Dari manakah rasa manis tersebut berasal?

    Rasa manis yang ada di makanan dan minuman yang kita konsumsi, harusnya disebabkan oleh penggunaan gula, baik gula pasir yang terbuat dari sari pati pohon atau batang tebu, maupun gula aren yang terbuat dari sari pati buah aren. Di wilayah Jawa Barat, sebagian masyarakatnya memanggil gula aren sebagai gula Jawa atau gula merah meskipun warnanya coklat bukan merah. Berbeda dengan gula pasir yang warnanya rata-rata putih.

    Apakah semua makanan dan minuman yang memiliki rasa manis disebabkan oleh pemakaian atau terbuat dari gula? Kalau makanan maupun minuman yang kita racik sendiri di rumah, bisa jadi pemanisnya berasal dari gula, meskipun harga gula lumayan mahal. Karena kita menginginkan yang terbaik, sehat dan aman bagi seluruh anggota keluarga kita. Bagaimana dengan makanan atau minuman, yang dijual dengan harga yang sangat murah seperti permin, makanan kemasan ataupun minuman energi (ED) yang setiap bungkusnya atau sachetnya hanya dijual Rp 1000? Apakah rasa manisnya disebabkan oleh gula?

    Berdasarkan hasil kajian saya dengan melihat ingridient atau kandungan zat yang tertera di setiap bungkus makanan maupun minuman, ternyata...rasa manis makanan ataupun minuman itu bukan berasal dari penggunaan gula. Melainkan pemanis buatan. Ada dua alasan mengapa para produsen menggunakan pemanis buatan. Yang pertama ekonomis. Jika menggunakan gula, sudah pasti produsen makanan dan minuman tersebut rugi karena harga gula jauh lebih mahal dibandingkan pemanis buatan. Alasan kedua, untuk kesehatan. Sebagian konsumen terutama masyarakat yang sudah memiliki berat badan yang berlebih serta menderita penyakit diabetes, konsumen berusaha mencari pemanis yang tidak menghasilkan kalori agar mereka tetap dapat menikmati rasa manis tanpa takut menjadi gemuk atau menimbulkan respon glikemik (peningkatan kadar gula darah).

    Saat ini kita mengenal beragam pemanis buatan. Di Indonesia ada 13 jenis pemanis buatan yang diizinkan penggunaannya dalam produk-produk pangan, diantaranya adalah aspartame, acesulfame-K, alitam, neotam, siklamat, sakarin, sukralosa, dan isomalt serta lima lagi yang termasuk ke dalam kelompok poliol, yaitu xilitol, maltitol, manitol, sorbitol, dan laktitol. Pemanis buatan atau sintetis tersebut ada yang aman dikonsumsi dengan kadar tertentu ada juga yang berbahaya bagi kesehatan.

    Berikut ini saya mencoba untuk menyusun informasi tentang pemanis buatan, sehingga kita dapat aman dan tenang dalam mengkonsumi makanan, minuman serta obat-obatan yang dikemasannya tertera mengandung pemanis buatan. Sebaliknya bila Anda mau mengkonsumi minuman atau makanan yang jelas-jelas rasanya manis tapi di dalam kemasannya tidak disebutkan mengandung gula atau pemanis buatan, berarti produsennya telah melakukan kebohongan publik. Dia menutupi zat-zat apa yang digunakan dalam memproduksi makanan dan minuman tersebut. Makanan dan minuman ini jangan dikonsumsi.

    Suatu senyawa untuk dapat digunakan sebagai pemanis, kecuali berasa manis harus memenuhi beberapa kriteria tertentu, seperti (1) larut dan stabil pada kisaran pH yang luas, (2) stabil pada kisaran suhu yang luas, (3) mempunyai rasa manis dan tidak mempunyai side atau aftertaste dan (4) murah, setidaknya tidak melebihi harga gula (sukrosa).

    Pemanis buatan yang banyak digunakan saat ini termasuk di Indonesia adalah :

    1. Aspartame

    Aspartame, pemanis nonkalori yang memiliki tingkat kemanisan 200x kemanisan gula sehingga penggunaannya sedikit sekali, tidak sampai 1% dari gula biasa. Aspartame terdiri dari dua asam amino yaitu asam aspartik dan fenil alanin. Asam amino adalah gugus pembentuk protein. Keduanya adalah asam amino esensial, yaitu zat yang selalu dibutuhkan oleh tubuh karena tidak dapat dihasilkan sendiri oleh tubuh. Asam aspartik dan fenil alanin juga terdapat pada makanan yang sering kita makan sehari-hari seperti daging sapi, ayam, ikan, telur, gandum, kacang-kacangan, susu, keju, dan lain-lain.

    Apakah Fenil alanin itu?

    Fenil alanin merupakan salah satu dari delapan asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh untuk pertumbuhan, regenerasi, dan fungsi faal tubuh. Fenil alanin tidak menumpuk di tubuh karena proses penyerapannya melalui metabolisme tubuh secara normal seperti proses penyerapan makanan lainnya yang mengandung fenil alanin. Mengkonsumsi makanan yang mengandung fenil alanin tidak berbahaya apabila tubuh tidak menderita Phenyl Ketonuria (PKU).



    Apakah PKU itu?

    PKU (Phenyl Ketonuria) yaitu penyakit kelainan metabolisme tubuh yang disebabkan karena tubuh kekurangan suatu enzim yang diperlukan untuk mencerna fenil alanin sehingga terjadi penumpukan fenil alanin menjadi Tirosin pada jaringan syaraf.

    PKU adalah penyakit keturunan yang sangat jarang, yang kemungkinannya 1 berbanding 15.000 orang. Penderita PKU tidak dapat makan makanan orang normal, mereka harus melakukan diet ketat makanan rendah protein dan dibantu dengan formula khusus makanan berbentuk cair. Penderita PKU mengalami gejala kerusakan otak, kemunduran mental, hilangnya pigmentasi pada kulit, rambut dn mata.

    Aspartame telah digunakan sejak tahun 1965 dan telah melalui riset intensif selama 40 tahun dari banyak badan pengawas kesehatan di dunia. Badan kesehatan dunia dari PBB World Health Organization menyatakan bahan aspartame aman dan tidak menyebabkan tumor otak.

    Aspartame di import dari China dan dapat dibeli di toko kimia Distributor/ suplier aspartame di Jakarta adalah PT Sinarhecta Kimiatama, PT Glory Katri Putra, PT Mega IntiKimia, PT Trimitra Mandiri Kemindo.

    Aspartame pertama kali diijinkan penggunaannya sebagai bahan tambahan pada makanan sejak tahun 1979 dan telah digunakan di lebih dari 130 negara. Keamanan dari Aspartame telah dievaluasi oleh berbagai lembaga seperti The Joint FAO/WHO Expert Committee on Food Additives (JEFCA), Science Committee for Food (SCF) dari Uni Eropa, US FDA, Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepang.

    Dalam penggunaan Aspartame sebagai bahan tambahan pangan, maka harus diperhatikan nilai ADI (Acceptable Daily Intake). ADI merupakan konsep yang telah ditetapkan oleh FDA dan JEFCA untuk melindungi konsumen dari kemungkinan keracunan akibat mengkonsumsi suatu senyawa secara berlebihan.

    Nilai ADI dari aspartame adalah sebesar 20 mg/kg berat badan manusia. Angka ini setara dengan 2000 mg per hari untuk manusia yang berat badannya 50 kg.. Aspartame umumnya beredar di pasaran dalam dosis 37 mg per sachet yang manisnya setara dengan 2 sendok teh gula pasir. Maka, untuk mencapai nilai ADI bagi seseorang dengan berat badan 50 kg, jumlah sachet yang dikonsumsi adalah 54 sachet dalam 1 hari. Angka ini terlalu tinggi dan tidak mungkin dilakukan karena umumnya orang minum teh atau kopi maksimal 3 – 5 x per hari.

    Sekarang dapat kita katakan bahwa setiap makanan dan minuman termasuk minuman energi yang mengandung Aspartame adalah aman dikonsumsi asalkan tidak melebihi dosis yang telah ditentukan. Makanya, jika kita hendak mengkonsumsi suatu makanan ataupun minuman, termasuk minuman energi penting untuk dilihat atau dibaca terlebuh dahulu : Kandungan (ingridien), komposisi dan aturan pakai serta masa kadaluarsa. Bila tidak.....kita sama saja membahayakan tubuh dan nyawa kita. Yang pasti jangan sembarangan mencampur beragam minuman yang kita tidak tahu efek sampingnya. Banyak kasus mencampur minuman sembarangan hasilnya adalah si konsumen segera menuju alam baka. Waspadalah!! !!!!!!!

    (sumber :http://www.republik a.co.id/koran,
    http://www.akuperca ya.com/forum diskusi/sport&health,
    http://www.indonetw ork.co.id,
    http://dwilovaniez. blogspot. com/,
    http://www.webmaster-melayu@ yahoogroups. com,
    http://www.untag- sby.ac.id/
    http://www.depkes. go.id/index. php?option= articles&task=viewarticle&artid=222&Itemid=3)
     
    • Like Like x 1
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    RitzRoscka Beginner Members

    Joined:
    Jun 27, 2009
    Messages:
    200
    Trophy Points:
    37
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +376 / -1
    kalo es teh manis mengandung asparame ga bro ?
     
  4. Offline

    Rein_Heartnet Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 13, 2009
    Messages:
    286
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +11 / -0
    Weew, info bagus nich...
    :top::top::top:

    Klu es teh manis di pinggir jalan bkn na pake gula pasir ya?
    Gw sering liat penjual na ngaduk pake gula pasir...
    :swt::swt::swt:
     
  5. Offline

    renkinjutsushi Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 4, 2009
    Messages:
    1,434
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +12,278 / -0
    yang saya tw, biasanya aspartame itu banyak di pake di minuman-minuman, yang di jual pake gelas plastik, di situ ada tulisan komposisinya ada aspartam,

    makannya jarang beli minuman kayak gitu skrg
     
  6. Offline

    kid_413 Silent Reader Members

    Joined:
    Jul 15, 2009
    Messages:
    85
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +2 / -0
    *sigh* banyak banget sih masalah zat kimia di makanan
    niat ga sih pedagang2 itu jualan makanan
     
  7. Offline

    kid_413 Silent Reader Members

    Joined:
    Jul 15, 2009
    Messages:
    85
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +2 / -0
    sekarang susah cari makanan sehat
     
  8. Offline

    galaxy90 Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 24, 2008
    Messages:
    371
    Trophy Points:
    156
    Ratings:
    +3,810 / -0
    tul banget. skrg demi duit. apapun gk usah di pedulikan kesehatan manusia
     
  9. Offline

    david Beginner Members

    Joined:
    Oct 28, 2007
    Messages:
    497
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +9 / -4
    begitula kalo dah jadi pengusaha ,padahal hampir semua produk indo tu kyk oki jelly dengan temen-temennya tu dah dikategorikan berbahaya tapi masi ada dijual ~_~"

    lucu d sama pemerintahan kita,padahal tu di singapur tu dah gak bole masuk lagi
     
  10. Offline

    zutara Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 3, 2008
    Messages:
    9,284
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +46,240 / -0
    ngebedain antara gula asli ma yg Aspartame gmn bro ??
    dari warna atw dr apanya ??
     
  11. Offline

    pandawaltz Silent Reader Members

    Joined:
    Jun 1, 2008
    Messages:
    122
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +22 / -0
    kalo aspartam apa yg setelah diminum, ntar ada rasa asam gitu di mulut?
     
  12. Offline

    shinobi32 Forza Inter! Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 31, 2008
    Messages:
    18,344
    Trophy Points:
    242
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +70,812 / -10
    pemanis buatan kyk aspartam susah dibedain klo cuman dicicip..
    harus dianalisis lab...
     
  13. Offline

    hanamaru Post Hunter Moderator

    Joined:
    Mar 18, 2009
    Messages:
    4,886
    Trophy Points:
    237
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +94,146 / -0
    wah kalo yang namanya pemanis buatan ya kita bakal nemuin di setiap makanan/minuman yang ada di toko-toko/supermarket/minimarket. bahkan pasar tradisional sekalipun

    kalo pengen aman, makan/minum secukupnya aja untuk bahan makanan/minuman yang emang kita ketahui mengandung pemanis buatan. Contoh sederhana, banyakin aja minum air putih. Ai putih lebih nyegerin ketimbang *air gula/sirup/dan sebangsanya * dalam kemasan yang banyak dijual tuh [​IMG]
     
  14. Offline

    pitiex Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 3, 2009
    Messages:
    566
    Trophy Points:
    92
    Ratings:
    +838 / -0
    time to back to nature......
     
  15. Offline

    sugiarto Silent Reader Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 6, 2009
    Messages:
    187
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +2 / -0
    emang klo mau aman minum air putih aja ya,,,
    dan klo mau minum sirup atau jus dan lainnya lebih baik bwt sendiri biar aman...
     
  16. Offline

    BanZaii Silent Reader Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 16, 2008
    Messages:
    164
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +6 / -0
    oke deh... mulai besok minum obat china yang pahit 2 aja hahaha sehat dan kuat !:piss:
     
  17. Offline

    Inesu Post Hunter Moderator

    Joined:
    Feb 6, 2010
    Messages:
    4,861
    Trophy Points:
    221
    Ratings:
    +60,500 / -0
    :niceinfo:

    Ini penting banget utk diketahui.
    Dosenku mengatakan ada 1 jenis pemanis buatan, namanya sakarin.
    sakarin ini jika ditmbhkan sedikit sj pd makanan/minuman, udh membuat manis.
    tapi pemanis ini bersifat karsinogen (menyebabkan kanker).
     
  18. Offline

    EsTelite Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 15, 2010
    Messages:
    447
    Trophy Points:
    67
    Ratings:
    +694 / -0
    kalo mau bikin sirup sendiri supaya terhindar dari pemanis buatan
    minum jus juga jangan yang kemasan bikin sendiri juga :hahai:
    skrg kan dah banyak alat buat bikin jus dengan cepat jadi mempermudah dan mempersehat
    tinggal modal buah ajah
     
  19. Offline

    aliasnawi Silent Reader Members

    Joined:
    Jul 17, 2009
    Messages:
    33
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +58 / -0
    saya sering minum teh gelas, kira2 aman gk yah?
     
  20. Offline

    triangle2639 Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 10, 2011
    Messages:
    896
    Trophy Points:
    37
    Ratings:
    +427 / -0
    emang gak ada yang sebaik yang alami.. itulah yang membedakan buatan manusia dan Tuhan hehe
     
  21. Offline

    darc666 Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 18, 2009
    Messages:
    1,242
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +3,756 / -0
    :niceinfo: info anda lengkap dan disortir dari beberapa sumber.. :top:
    Penggunaan pemanis buatan memang tidak dapat dihindari.. selain dari sisi ekonomisnya juga dari efeknya yang tidak meningkatkan kadar gula darah..
    Sehingga memeng telah menjadi pilihan beberapa kalangan..
    Tapi seperti biasa,, perlu kita ingat bahan ini merupakan sintetik kimiawi.. kemingkinan terjadinya efek samping selalu ada.. terutapa jika penggunaan tidak sesuai anjuran.
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.