1. Sssst, ada Administrator baru di forum Indowebster lho... cek di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Terbongkar, Pelacuran Terselubung di Medan

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by nothingone, Aug 5, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    nothingone Beginner Members

    Joined:
    Jul 5, 2011
    Messages:
    223
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +222 / -0
    [​IMG]

    Terbongkar, Pelacuran Terselubung di Medan


    Tubuh yang tak sempurna tidak membuat Rait Sembiring (20), warga Jalan Sawit, Simalingkar, Medan, memilih pekerjaan yang lebih baik. Ia malah bekerja sebagai mucikari perempuan-perempuan muda untuk "disewakan" kepada lelaki hidung belang.

    Syukurlah, pekerjaan yang telah dilakoninya selama satu tahun tersebut kini berakhir. Petugas Unit Judi Sila Polresta Medan berhasil meringkusnya bersama dua perempuan di bawah umur dari Hotel dan Pub Elit di Jalan Gatot Subroto, Medan.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, selain meringkus Rait Sembiring, polisi juga meringkus seorang germo bernama Wira (21), warga Jalan Darussalam, Medan. Dalam pemeriksaan, Rait menyatakan dirinya tidak memaksa perempuan-perempuan yang bersamanya untuk melacurkan diri. "Mereka sendiri yang mau. Aku hanya diminta bantu mencarikan tubang (tua bangka) aja. Semua transaksi dan negosiasi bukan aku," katanya Kamis (4/8/2011).

    Ia mengaku hanya menemani dan mendapat upah mengantar sebesar Rp 40.000-Rp 70.000. Awalnya, Rait mengaku tak ada niat untuk bekerja sebagai germo. Semua perempuan di bawah umur yang bersamanya hanya sebatas teman. Kemudian ada yang meminta dicarikan tubang untuk diajak kencan.

    "Biasanya sekali kencan Rp 500.000 sampai Rp 750.000. Aku cuma dapat tips menemani Rp 50.000. Aku terpaksa. Gara-gara tubuhku cacat, aku tak bisa bekerja yang lain," ucapnya sambil menunduk.

    Sementara itu, Wira mengaku menetapkan tarif Rp 700.000 untuk setiap pelanggan yang memesan wanita darinya. "Aku yang antar langsung. Pelanggan hanya bayar uang tipsnya saja kepada mereka (PSK). Untuk hotel, sudah aku yang bayar," ujarnya.

    Wira mengatakan, pekerjaan tersebut baru beberapa bulan dilakoninya. Wira juga mengaku bahwa bukan dia yang merekrut ABG tersebut. "Mereka yang menawarkan diri. Mereka yang datangi aku dan katanya butuh uang," ucap Wira.

    Penangkapan keduanya dilakukan atas informasi warga yang resah dengan kegiatan prositusi terselubung tersebut. Atas dasar itu, polisi menyamar sebagai pelanggan dan memesan salah seorang perempuan di bawah umur.

    Petugas dan mucikari bertemu di salah satu hotel di kawasan Jalan Gatot Subroto, Medan. Transaksi terjadi setelah ABG di tangan petugas dan uang di tangan mucikari. Beberapa anggota polisi lainnya langsung menggerebek kamar hotel yang telah disepakati sebagai lokasi eksekusi tersebut. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan empat perempuan di bawah umur.
    _____________________________________

    Lokalisasi Tutup, PSK Praktik di Sawah

    4 Gadis Dijual Rp 1,5 Juta Jadi PSK
    _____________________________________

    Sumber
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    crazy4fun Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    May 1, 2009
    Messages:
    6,252
    Trophy Points:
    227
    Ratings:
    +5,813 / -0
    Busyet,makin banyak aja tempat pelacuran nih :sigh:
    Tutup satu,tumbuh 2 :hoho:
     
  4. Offline

    Ozzvx Red Carpet Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 24, 2009
    Messages:
    58,972
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +84,119 / -0
    yach mo gimana lagi kk,byk tempat esek2 gini juga karena kesalahan pemerintah :sigh:

    kan dah rahasia umum ada kalangan tertentu membayar supaya aman dari razia
     
  5. Offline

    Scrapper Beginner Members

    Joined:
    Aug 23, 2009
    Messages:
    354
    Trophy Points:
    17
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +88 / -0
    wah korbanya malah ABG kormod.....semoga keturunan qt besok gg ada seperti itu...:sekarat
     
  6. Offline

    triswanda_tito Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 24, 2011
    Messages:
    1,070
    Trophy Points:
    127
    Ratings:
    +2,340 / -0
    kalo liat begini miris memang..... selalu saja alasan para mucikari ato PSK menjajakan dirinya itu untuk mencari uang... :swt:
    hal kayak gini emang sulit diberantas, bila suatu tempat sudah dirazia, mereka pindah ke tempat lain...
     
  7. Offline

    Superlivy29 Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    May 19, 2011
    Messages:
    421
    Trophy Points:
    121
    Ratings:
    +12,683 / -0
    Aduh serem deh, kok banyak aja cerita soal ABG-ABG yang jual diri. Baca istilah tubang - tua bangka - aja udah bikin merinding :takut:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.