1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Geography & Astronomy Sampah angkasa capai tahap berbahaya

Discussion in 'Education Free Talk and Trivia' started by ghombalz, Sep 5, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    ghombalz Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 17, 2010
    Messages:
    835
    Trophy Points:
    157
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +5,466 / -0
    [​IMG]

    Para ahli di Amerika Serikat memperingatkan NASA bahwa jumlah sampah angkasa di orbit Bumi telah mencapai tahap yang membahayakan.

    Laporan yang disiapkan Dewan Riset Nasional menyebutkan sampah tersebut bisa menyebabkan kebocoran di wahana antariksa atau menghancurkan satelit.

    "Jumlah sampah yang mengorbit Bumi dinilai bisa saling bertabrakan, yang pada gilirannya akan menambah jumlah pecahan sampah. Ini semua menambah risiko kerusakan pada pesawat-pesawat antariksa," demikian kata laporan tersebut.

    Upaya untuk mengurangi jumlah sampah angkasa dalam beberapa tahun terakhir mengalami kemunduran akibat beberapa faktor.

    Pada 2007, Cina melakukan uji coba senjata antisatelit dengan menghancurkan satelit yang tidak lama terpakai di angkasa.

    Uji ini menghasilkan tak kurang dari 150.000 pecahan satelit dengan ukuran sekitar 1 cm.

    Upaya pembersihan

    Dua tahun kemudian, dua satelit, salah satunya masih aktif, bertabrakan di orbit dan menambah jumlah pecahan sampah di angkasa.

    "Dua kejadian ini langsung menggandakan pecahan-pecahan kecil di orbit Bumi. Upaya pembersihan yang kami lakukan dalam 25 tahun terakhir menjadi sia-sia," kata Donald Kessler, salah satu ahli di Dewan Riset Nasional.

    Stasiun ruang angkasa internasional (ISS), yang mengorbit Bumi dengan kecepatan 28.164 km/jam, kadang juga harus melakukan manuver untuk menghindari tabrakan dengan sampah-sampah angkasa.

    Juni lalu, beberapa pecahan nyaris menabrak ISS, bahkan sempat membuat enam awaknya memasuki kapsul penyelamat dan menyiapkan evakuasi ke Bumi.

    "Situasinya sungguh kritis," kata Kessler yang juga mantan ilmuwan NASA tersebut.

    Dewan Riset Nasional menyerukan penyusunan peraturan internasional untuk membatasi sampah angkasa.

    Lembaga ini juga meminta lebih banyak penelitian untuk mencari cara yang efektif membersihkan angkasa dari sampah.

    Upaya pembersihan

    Dua tahun kemudian, dua satelit, salah satunya masih aktif, bertabrakan di orbit dan menambah jumlah pecahan sampah di angkasa.

    "Dua kejadian ini langsung menggandakan pecahan-pecahan kecil di orbit Bumi. Upaya pembersihan yang kami lakukan dalam 25 tahun terakhir menjadi sia-sia," kata Donald Kessler, salah satu ahli di Dewan Riset Nasional.

    Stasiun ruang angkasa internasional (ISS), yang mengorbit Bumi dengan kecepatan 28.164 km/jam, kadang juga harus melakukan manuver untuk menghindari tabrakan dengan sampah-sampah angkasa.

    Juni lalu, beberapa pecahan nyaris menabrak ISS, bahkan sempat membuat enam awaknya memasuki kapsul penyelamat dan menyiapkan evakuasi ke Bumi.

    "Situasinya sungguh kritis," kata Kessler yang juga mantan ilmuwan NASA tersebut.

    Dewan Riset Nasional menyerukan penyusunan peraturan internasional untuk membatasi sampah angkasa.

    Lembaga ini juga meminta lebih banyak penelitian untuk mencari cara yang efektif membersihkan angkasa dari sampah.

    Sumber : BBC
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    PzGren Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 5, 2011
    Messages:
    519
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +6 / -0
    Nggak ngebayang klo tuh sampah ketarik ke bumi :takut:
     
  4. Offline

    SkyRune Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 20, 2009
    Messages:
    544
    Trophy Points:
    77
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +922 / -0
    Ya Mungkin bumi jadi Hujan material besi satelit Gan, bukan hujan Meteor:ohno:
     
  5. Offline

    Double_DecaKiva_DenBlades Superstar Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 14, 2009
    Messages:
    17,524
    Trophy Points:
    227
    Ratings:
    +36,658 / -0
    buset,udah bumi tercemar sama sampah angkasa juga banyak sampah nya:garing:
    emang gak bisa dikumpulin ya sampahnya dengan alat tertentu?:bloon:
    paling musnah duluan kena atmosfer:garing:
     
  6. Offline

    dyelewer Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 20, 2010
    Messages:
    4,133
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +5,040 / -0
    ya ngga lah,, bukanny serpihannya cuman satu cm katanya..

    paling waktu kena geskan atmosfir pas sampai d bumi palingan udah jadi debu
     
  7. Offline

    ZpeNdeL Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 15, 2011
    Messages:
    584
    Trophy Points:
    36
    Ratings:
    +3,313 / -0
    ingat bro
    atmosfer bumi dah mulai menipis loh
    :sigh:
    makanya skarang dah lebih panas :panas:
     
  8. Offline

    dyelewer Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 20, 2010
    Messages:
    4,133
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +5,040 / -0
    kata siapa ? buktinys mana ??
    :pistol:
     
  9. Offline

    ZpeNdeL Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 15, 2011
    Messages:
    584
    Trophy Points:
    36
    Ratings:
    +3,313 / -0
    ^^^
    bukti kalo atmosfer dah menipis ?
    buktinya global warming,
    kutub utara aja dah mulai melele
    [​IMG]
     
  10. Offline

    HoRny Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 12, 2011
    Messages:
    1,818
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +704 / -0
    hujan asam mungkin klo sampahnya terlalu banyak
    tapi gk tw jg sih
     
  11. Offline

    Artanis Superstar Veteran

    Joined:
    Feb 6, 2011
    Messages:
    10,980
    Trophy Points:
    261
    Ratings:
    +72,573 / -1
    klo menurut ane nih..
    yang menipis itu lapisan ozonnya tapi klo atmosfer tetep ajja..
    karena ozon sendiri termasuk bagian dari atmosfer..

    penyebab hujan asam adalah karena ada proses atau reaksi antara Oksigen dengan Karbon monoksida dan Sulfur Dioksida..
    akan berbahaya jika itu terjadi.. :hoho:
     
  12. Offline

    Artanis Superstar Veteran

    Joined:
    Feb 6, 2011
    Messages:
    10,980
    Trophy Points:
    261
    Ratings:
    +72,573 / -1
    gaklah sampe glondongan kek gitu.. :haha:
    pasti atmosfer akan mengikisnya.. :elegan:
     
  13. Offline

    Fakhry7 Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 24, 2009
    Messages:
    575
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +198 / -0
    bener.. kalo jatuh ke bumi malah bagus...
    masalahnya itu melayang di angkasa di atas bumi...
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.