1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Halo IDWS Mania, forum Indowebster ada Super Moderator baru lho di lihat di sini
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Other Rangkuman Filsafat Cina

Discussion in 'History and Culture' started by rh0m4ir4m4, Jun 1, 2008.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    rh0m4ir4m4 Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 29, 2008
    Messages:
    1,382
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +2,011 / -0
    Filsafat China adalah salah satu dari filsafat tertua di dunia dan dipercaya menjadi salah satu filsafat dasar dari 3 filsafat dasar yang mempengaruhi sejarah perkembangan filsafat dunia.
    Filsafat dasar lainnya adalah Filsafat India dan Filsafat Barat. Masing-masing filsafat tentunya sangat dipengaruhi oleh kebudayaan yang berkembang dari masa ke masa. Di bawah ini saya kutip sejarah filsafat China dari situs Filsafat Kita. Mohon ditanggapi baik dari segi kebudayaan, sejarah ataupun agama, karena ini juga adalah rangkuman dari seorang peminat filsafat Indonesia.
    FILSAFAT CHINA
    Ada tiga tema pokok sepanjang sejarah filsafat cina, yakni harmoni, toleransi dan perikemanusiaan. Selalu dicarikan keseimbangan, harmoni, suatu jalan tengah antara dua ekstrem: antara manusia dan sesama, antara manusia dan alam, antara manusia dan surga. Toleransi kelihatan dalam keterbukaan untuk pendapat-pendapat yang sama sekali berbeda dari pendapat-pendapat pribadi, suatu sikap perdamaian yang memungkinkan pluralitas yang luar biasa, juga dalam bidang agama. Kemudian, perikemanusiaan. Pemikiran Cina lebih antroposentris daripada filsafat India dan filsafat Barat. Manusia-lah yang selalu merupakan pusat filsafat Cina.
    Ketika kebudayaan Yunani masih berpendapat bahwa manusia dan dewa-dewa semua dikuasai oleh suatu nasib buta (”Moira”), dan ketika kebudayaan India masih mengajar bahwa kita di dunia ini tertahan dalam roda reinkarnasi yang terus-menerus, maka di Cina sudah diajarkan bahwa manusia sendiri dapat menentukan nasibnya dan tujuannya. Filsafat Cina dibagi atas empat periode besar:
    1. Jaman Klasik (600-200 S.M.)
    Menurut tradisi, periode ini ditandai oleh seratus sekolah filsafat:seratus aliran yang semuanya mempunyai ajaran yang berbeda. Namun, kelihatan juga sejumlah konsep yang dipentingkan secara umum, misalnya “tao” (”jalan”), “te” (”keutamaan” atau “seni hidup”), “yen” (”perikemanusiaan”), “i” (”keadilan”), “t’ien” (”surga”) dan “yin-yang” (harmoni kedua prinsip induk, prinsip aktif-laki-laki dan prinsip pasif-perempuan). Sekolah-sekolah terpenting dalam jaman klasik adalah:
    Konfusianisme
    Konfusius (bentuk Latin dari nama Kong-Fu-Tse, “guru dari suku Kung”) hidup antara 551 dan 497 S.M. Ia mengajar bahwa Tao (”jalan” sebagai prinsip utama dari kenyataan) adalah “jalan manusia”. Artinya: manusia sendirilah yang dapat menjadikan Tao luhur dan mulia, kalau ia hidup dengan baik. Keutamaan merupakan jalan yang dibutuhkan.
    Kebaikan hidup dapat dicapai melalui perikemanusiaan (”yen”), yang merupakan model untuk semua orang. Secara hakiki semua orang sama walaupun tindakan mereka berbeda.
    Taoisme
    Taoisme diajarkan oleh Lao Tse (”guru tua”) yang hidup sekitar 550 S.M. Lao Tse melawan Konfusius. Menurut Lao Tse, bukan “jalan manusia” melainkan “jalan alam”-lah yang merupakan Tao. Tao menurut Lao Tse adalah prinsip kenyataan objektif, substansi abadi yang bersifat tunggal, mutlak dan tak-ternamai. Ajaran Lao Tse lebih-lebih metafisika, sedangkan ajaran Konfusius lebih-lebih etika. Puncak metafisika Taoisme adalah kesadaran bahwa kita tidak tahu apa-apa tentang Tao. Kesadaran ini juga dipentingkan di India (ajaran “neti”, “na-itu”: “tidak begitu”) dan dalam filsafat Barat (di mana kesadaran ini disebut “docta ignorantia”, “ketidaktahuan yang berilmu”).
    Yin-Yang
    “Yin” dan “Yang” adalah dua prinsip induk dari seluruh kenyataan. Yin itu bersifat pasif, prinsip ketenangan, surga, bulan, air dan perempuan, simbol untuk kematian dan untuk yang dingin. Yang itu prinsip aktif, prinsip gerak, bumi, matahari, api, dan laki-laki, simbol untuk hidup dan untuk yang panas. Segala sesuatu dalam kenyataan kita merupakan sintesis harmonis dari derajat Yin tertentu dan derajat Yang tertentu.
    Moisme
    Aliran Moisme didirikan oleh Mo Tse, antara 500-400 S.M. Mo Tse mengajarkan bahwa yang terpenting adalah “cinta universal”, kemakmuran untuk semua orang, dan perjuangan bersama-sama untuk memusnahkan kejahatan. Filsafat Moisme sangat pragmatis, langsung terarah kepada yang berguna. Segala sesuatu yang tidak berguna dianggap jahat. Bahwa perang itu jahat serta menghambat kemakmuran umum tidak sukar untuk dimengerti. Tetapi Mo Tse juga melawan musik sebagai sesuatu yang tidak berguna, maka jelek.
    Ming Chia
    Ming Chia atau “sekolah nama-nama”, menyibukkan diri dengan analisis istilah-istilah dan perkataan-perkataan. Ming Chia, yang juga disebut “sekolah dialektik”, dapat dibandingkan dengan aliran sofisme dalam filsafat Yunani. Ajaran mereka penting sebagai analisis dan kritik yang mempertajam perhatian untuk pemakaian bahasa yang tepat, dan yang memperkembangkan logika dan tatabahasa. Selain itu dalam Ming Chia juga terdapat khayalan tentang hal-hal
    seperti “eksistensi”, “relativitas”, “kausalitas”, “ruang” dan “waktu”.
    Fa Chia
    Fa Chia atau “sekolah hukum”, cukup berbeda dari semua aliran klasik lain. Sekolah hukum tidak berpikir tentang manusia, surga atau dunia, melainkan tentang soal-soal praktis dan politik. Fa Chia mengajarkan bahwa kekuasaan politik tidak harus mulai dari contoh baik yang diberikan oleh kaisar atau pembesar-pembesar lain, melainkan dari suatu sistem undang-undang yang keras sekali.
    Tentang keenam sekolah klasik tersebut, kadang-kadang dikatakan bahwa mereka berasal dari keenam golongan dalam masyarakat Cina. Berturut-turut: (1) kaum ilmuwan, (2) rahib-rahib, (3) okultisme (dari ahli-ahli magi), (4) kasta ksatria, (5) para pendebat, dan (6) ahli-ahli politik.
    2. Jaman Neo-Taoisme dan Buddhisme (200 S.M.-1000 M.)
    Bersama dengan perkembangan Buddhisme di Cina, konsep Tao mendapat arti baru. Tao sekarang dibandingkan dengan “Nirwana” dari ajaran Buddha, yaitu “transendensi di seberang segala nama dan konsep”, “di seberang adanya”.
    3. Jaman Neo-Konfusianisme (1000-1900)
    Dari tahun 1000 M. Konfusianisme klasik kembali menjadi ajaran filsafat terpenting. Buddhisme ternyata memuat unsur-unsur yang bertentangan dengan corak berpikir Cina. Kepentingan dunia ini, kepentingan hidup berkeluarga dan kemakmuran material, yang merupakan nilai-nilai tradisional di Cina, sema sekali dilalaikan, bahkan disangkal dalam Buddhisme, sehingga ajaran ini oleh orang dianggap sebagai sesuatu yang sama sekali asing.
    4. Jaman Modern (setelah 1900)
    Sejarah modern mulai di Cina sekitar tahun 1900. Pada permulaaan abad kedua puluh pengaruh filsafat Barat cukup besar. Banyak tulisan pemikir-pemikir Barat diterjemahkan ke dalam bahasa Cina. Aliran filsafat yang terpopuler adalah pragmatisme, jenis filsafat yang lahir di Amerika Serikat. Setelah pengaruh Barat ini mulailah suatu reaksi, kecenderungan kembali ke tradisi pribumi. Terutama sejak 1950, filsafat Cina dikuasai pemikiran Marx, Lenin dan Mao Tse Tung.
    Inilah sejarah perkembangan filsafat China, yang merupakan filsafat Timur. Yang termasuk kepada filsafat Barat misalnya filsafat Yunani, filsafat Helenisme, “filsafat Kristiani”, filsafat Islam, filsafat jaman renaissance, jaman modern dan masa kini.
     
    • Thanks Thanks x 3
    • Like Like x 1
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.




    Promotional Content
  3. Offline

    loreley Beginner Members

    Joined:
    Oct 26, 2009
    Messages:
    284
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +972 / -0
    rumit banget susah di mengerti...
    tp bagus sic filsafatnya...daya tangkapnya musti tingkat tinggi baru bisa paham betul
     
  4. Offline

    bibibi Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 13, 2008
    Messages:
    2,403
    Trophy Points:
    242
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +4,123 / -0
    gak heran filsafat cina dianggap penting
    soalnya sejarah cina itu sendiri sudah lebih dari 4000 tahun

    :piss::piss:
     
  5. Offline

    chewae Silent Reader Members

    Joined:
    Nov 28, 2008
    Messages:
    188
    Trophy Points:
    31
    Ratings:
    +4 / -0
    kebanyakan filsafat cina tu tentang adat sitiadat dan sopan santun yaa?
     
  6. Offline

    Crosscrusade Beginner Members

    Joined:
    Feb 18, 2010
    Messages:
    277
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +9 / -0
    karena filsafat china mengedepankan hubungan manusia dengan manusia dan ,manusia dengan alam jadi yang penting harmoni dan keselarasan dalam hidup,
    karena orang yang sudah hidup selaras akan mencapai ketenangan dalam hidup
     
  7. Offline

    yoshikanji Superstar Veteran

    Joined:
    Dec 18, 2009
    Messages:
    18,466
    Trophy Points:
    251
    Ratings:
    +38,399 / -0
    avara kdavra, open sesame...
    auto lock open.



    Regards,
     
  8. Offline

    xRec Silent Reader Members

    Joined:
    Dec 17, 2011
    Messages:
    28
    Trophy Points:
    2
    Ratings:
    +0 / -0
    puyeng ane bacanya gan
     
  9. Offline

    yoonz14 ❤정윤호❤ Gatotkaca

    Joined:
    Apr 27, 2012
    Messages:
    7,636
    Trophy Points:
    252
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +6,959 / -0
    Aduh bused.. ini lain kali di kasih spasi donk~ pusing sendiri ini yang baca
    padahal baca judulnya eke sudah tertarik, setelah masuk jadi pusing T_T >_<

    selama ini cuma tahu ttg yang Yin Yang itu doank
    yang sering banget lihat, dulu sempat bingung antara Yin Yang dan Tao
    soalnya kan hampir mirip ntuh (kata'nya)
    tapi ternyata beda ya? :D

    thanks for share..
    aq save ini info~
     
  10. Offline

    Sutorii Members

    Joined:
    Jan 21, 2011
    Messages:
    4
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +1 / -0
    kudu di share ke temen sastra china :D
     
  11. Offline

    mystiquelle Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 4, 2012
    Messages:
    4,744
    Trophy Points:
    172
    Ratings:
    +23,516 / -0
    hadeh...rapat2 bener tulisannya :keringat:

    Konfusius dan Taois yang paling sering dengar saya...kebanyakan sih Konfusiusnya.
    keren emang jaman segitu sudah ada pemikiran2 yang luar biasa gak heran kalo sejarah asal mula tulisan dan kertas berasal dari sana.
     
  12. Offline

    Edmont Silent Reader Members

    Joined:
    Jun 16, 2012
    Messages:
    53
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +0 / -0
    Boleh buat pengetahuan kilat nih
     
  13. Offline

    platinumbyakko Silent Reader Members

    Joined:
    Feb 17, 2010
    Messages:
    41
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +1 / -0
    Filsafat china sangat hebat

    bahkan Buku The Art of War Sun Tzu masih digunakan sampai sekarang
    benar2 Filsafat yang bertahan ribuan tahun

    ga salah kalau ada yang bilang
    * Bergurulah sampai ke negeri China *
     
  14. Offline

    LazyDog_ ~ Haram ~ Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 28, 2014
    Messages:
    1,629
    Trophy Points:
    202
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +5,029 / -2
    mirip kyk adat dan budaya jawa :nikmat:
     
  15. Offline

    D_Pure Silent Reader Members

    Joined:
    May 1, 2012
    Messages:
    72
    Trophy Points:
    7
    Ratings:
    +5 / -0
    ajaran konfusianisme yg dri cina tu prnah berpengaruh di jepang makannya kbudayaan bnyak yg sama
     
  16. Offline

    foofoo Silent Reader Members

    Joined:
    Nov 21, 2013
    Messages:
    76
    Trophy Points:
    7
    Ratings:
    +1 / -0
    dikehidupan paling suka ikut ajaran suntzu. karena kehidupan adalah perang, wekekeke
     
  17. Offline

    claudiabrigita Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 27, 2013
    Messages:
    524
    Trophy Points:
    62
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +231 / -0
    china emang salah satu negara dengan sejarah terpanjang selain mesir, dan yunani
    konfusius juga sering disebut sebagai pelopor budaya pemikiran chinameskipun ada beberapa pemikirannya yang dianggap kontroverisal
    china juga dari segi arsip udah sangat keren sekali karena bahkan pernah memuat fakta tentang Indonesia di masa kerajaan-kerjaan
    berdirinya tembok china juga jadi salah satu bukti bahwa peradaban mereka dulu selangkah lebih maju...
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.