1. Sssst, ada Administrator baru di forum Indowebster lho... cek di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Polemik Pengibar Sang Saka: Bukti Tak Berpihak, Ilyas Karim Kukuh

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by mmhH, Aug 26, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    mmhH Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    May 5, 2011
    Messages:
    421
    Trophy Points:
    36
    Ratings:
    +231 / -0
    Ibu Darnis, duduk sendiri menunggu suami tercinta yang akan pulang dari bekerja. Sang suami, Ilyas Karim, kini, dihari tuanya masih aktif sebagai Ketua Pengurus Pusat Yayasan Pejuang Siliwangi Indonesia (Yapsi)

    [​IMG]

    Tribun, pada Selasa (23/08/2011) sempat menyambangi rumah Ilyas Karim. Saat jelang perayaan detik-detik peringatan Kemerdekaan RI ke 66, rumahnya, di Jalan Rawajati Barat, No 7, RT 09/RW04, terlihat sepi. Hanya Darnis, istri kedua Ilyas terlihat duduk di teras rumahnya, yang berada persis di sisi rel, dekat pintu stasiun Kalibata, Jakarta Selatan.

    Ilyas Karim mendadak tenar. Pria kelahiran Padang, Sumatera Barat 13 Desember 1927 ini, oleh salah satu stasiun televisi swasta, juga beberapa koran nasional, memuat berita, Ilyas Karim adalah lelaki yang bercelana pendek, saat pengibaran Sangsaka Merah Putih, pertama kalinya, 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan.

    Sayang tribun tak sempat menemui Ilyas Karim. Namun, sang istri akhirnya mau menghubungi suaminya Ilyas Karim, kemudian berbincang dengan tribun.

    "Ya sayalah orang bercelana pendek yang ikut mengibarkan bendera Merah Putih. Hanya saya yang masih hidup," kata Ilyas Karim.

    Di tembok rumahnya, terpajang foto-foto kenangan dirinya saat masih aktif di militer. Termasuk, foto bersama Presiden SBY.

    Tribun kemudian bertanya dari ujung telefon, seraya menjelaskan bukti-bukti dalam buku sejarah, yang tercatat dalam sejarah, pria bercelana pendek, bukanlah Ilyas Karim, melainkan Suhud Martokusumo.

    Sebelumnya Tribun sempat membaca di perpustakan pribadi milik sejarawan muda, Fadli Zon. Dalam majalah tempo edisi 16 Agustus 1975, SK Trimurti, di majalah itu di wawancara, pengerek bendera bercelana pendek itu bernama Suhud, bukan Ilyas Karim. Majalah Tempo masih tersimpan rapih oleh Fadli Zon, yang tak lain orang dekat Prabowo Subianto.

    Fakta lain, ada di dalam buku yang diterbitkan oleh Pusat Sejarah dan Tradisi ABRI, berjudul Hari-hari Menjelang Proklamasi Kemerdekaan, halaman 147, di foto tertulis, pengerek bendera, Latief Hendradiningrat dan Suhud Martokusumo (bercelana pendek).

    Dalam foto, ada empat yang ikut mengibarkan bendera saat Bung Karno membacakan teks proklamasi. Selain Latief Hendradiningrat, Suhud, juga istri Bung Karno, Fatmawati dan SK Trimurti.

    Tribun kemudian memberikan argumentasi, mengungkap fakta-fakat sejarah yang tertuang dalam buku maupun majalah tempo terbitan tahun 1975 milik Fadli Zon kepada Ilyas Karim.

    Ilyas Karim tetap menyatakan, dirinyalah yang bercelana pendek, salah satu orang yang diberi mandat oleh Bung Karno sebagai pengibar Sangsaka Merah Putih.

    Tribun kemudian memastikan kepada Fadli Zon seraya menyatakan, Ilyas Karim bukanlah orang yang ada di dalam foto, bercelana pendek itu. Yang dimaksudkan dalam foto pengerek bendera Sangsaka Merah Putih adalah Suhud.

    "Saya berani berdebat. Banyak tokoh-tokoh sejarah yang heran, mengapa Ilyas Karim yang mengaku, dialah pengibar Sangsaka Merah Putih," kata Fadli Zon sambil menunjukkan buku-buku sejarah yang ia miliki untuk membenarkan argumentasinya.

    Ilyas Karim pun tetap kukuh, dirinyalah yang dimaksud dalam foto itu. "Setelah saya mengakui, kini banyak yang mempertanyakannya," kata Ilyas Karim dari ujung telefon melalui telefon rumahnya kepada tribun. Jadi, siapakah lelaki muda bercelana pendek yang mengerek Sangsaka Merah Putih saat pertama kali Bung Karno membacakan teks proklamasi? Fadli kembali meyakinkan, bukan Ilyas Karim.

    SUMBER
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    kanga6us Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 21, 2009
    Messages:
    2,207
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +328,389 / -0
    dan yang harus jadi catatan, sejarah sejak orba telah diubah ceritanya..
    mending baca arsipnya dari belanda sekalian
     
  4. Offline

    saoyuan Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 13, 2009
    Messages:
    2,037
    Trophy Points:
    97
    Ratings:
    +364 / -0
    sejarah dah dirubah gitu saat orba, mending baca yang masih dalam teks bahasa asing
     
  5. Offline

    tian_1800 Superstar Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 5, 2010
    Messages:
    17,371
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +23,085 / -0
    ^^ emangnya asing ngrekam/catat peristiwa detil pas kemerdekaan :???:
    komentar sejarawan laen gimana :???:
     
  6. Offline

    Kaito_Kaze Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 30, 2011
    Messages:
    539
    Trophy Points:
    176
    Ratings:
    +7,122 / -0
    susahnya kalo ternyata sejarawan yang lain itu memakan mentah-mentah sejarah itu walaupun mungkin sudah dirubah (terlepas dari mereka tau atau tidak)
     
  7. Offline

    Arthuria Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 5, 2009
    Messages:
    1,234
    Trophy Points:
    112
    Ratings:
    +259 / -0
    dia punya bukti apa yang bisa menunjang klaimnya?? kalau dia ga punya bukti yang kuat ya klaimnya gugur berarti
    lagian kok baru sekarang di mengklaimnya, indonesia uda merdeka 66 tahun dan orba uda berakhir 14 tahun yang lalu, kenapa baru sekarang dia mengklaimnya??
     
  8. Offline

    moegila Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 28, 2009
    Messages:
    1,263
    Trophy Points:
    97
    Ratings:
    +950 / -0
    sejarah:bingung:
    kalo uda dirubah kayak gitu jadi bingung mo percaya yang mana:sigh:
     
  9. Offline

    hero4dohl Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 18, 2010
    Messages:
    1,623
    Trophy Points:
    146
    Ratings:
    +3,833 / -0
    sejarah.. kalau sudah dirubah kita gak bisa tau yang aslinya lagi

    apalagi kalau para saksi sejarahnya sudah tidak ada di muka bumi ini lagi
     
  10. Offline

    jaknong Silent Reader Members

    Joined:
    Aug 11, 2009
    Messages:
    90
    Trophy Points:
    206
    Ratings:
    +6,149 / -0
    harusnya ilyas karim nunjukin fakta/bukti yang mendukung pengakuan dia
    tapi yg jelas ane salut buat para pejuang pendahulu :top:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.