1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Halo IDWS Mania, forum Indowebster ada Super Moderator baru lho di lihat di sini
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Pendidikan Kita Saat Ini Penuh Dengan Kebohongan

Discussion in 'Motivasi & Inspirasi' started by blacksheep, May 13, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    blacksheep Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 23, 2008
    Messages:
    4,600
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +24,943 / -0
    Sistem penyelenggaraan pendidikan di Indonesia yang terkesan apa adanya akan menjadi beban dan masalah bagi bangsa pada masa mendatang karena kurang memberi makna bagi pembangunan bangsa.
    “Saat ini kita membutuhkan pendidikan yang merata dan bermutu bukan bertujuan untuk melatih anak agar dapat mengikuti perlombaan dalam olimpiade ilmu-ilmu murni. Tetapi, untuk memungkinkan seluruh putra bangsa dapat berkembang secara optimal sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuannya,” kata Ketua Umum Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia (ISPI) Soedijarto pada diskusi pendidikan pasca Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan uji UU No 13/2006 tentang APBN di Jakarta.
    Guru besar ilmu pendidikan pada Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini mengatakan ada sejumlah orang yang menyebutkan prestasi internasional anak-anak Indonesia dalam olimpiade ilmu-ilmu murni membuktikan anggaran pendidikan bukan penentunya.
    “Kita pun bangga, tapi setelah tahu mereka benar-benar disiapkan, bahkan dikarantina menjadi pertanyaan apakah program seperti itu secara kependidikan dapat dibenarkan,” ujarnya.
    Anggota Forum Konstitusi ini menyebutkan negara penghasil Nobel seperti Amerika Serikat dan Jerman tidak pernah mengikutsertakan para siswanya dalam olimpiade seperti itu.
    Akan tetapi, di sekolah mereka merdeka dalam belajar, membaca, meneliti, berkreasi, bahkan, bereksprimen sesuai minat, kepandaian, dan bakatnya dengan fasilitas yang memadai. Einstein, fisikawan jenius dan pemenang hadiah Nobel bahkan sempat tidak lulus Gymnasium.
    “Saat ini yang dibutuhkan bagi peningkatan mutu pendidikan naasional adalah ketersediaan dana yang memadai,” katanya.
    Karena itu, konvensi internasional menyebutkan agar pendidikan dapat bermakna bagi pembangunan bangsa diperlukan dana sekurang-kurangnya 20% dari APBN dan APBD, ujarnya.
    Ia menyatakan, banyak negara sudah melampauinya, seperti Belanda pada 1996 anggaran pendidikannya mencapai 37% dari APBN dan Thailand pada 2001 anggaran pendidikannya mencapai 30% dari APBN.
    “Anggaran sekurang-kurangnya 20% dari APBN dan APBD itu memang benar-benar diperlukan untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional yang merata dan bermutu,” katanya.
    Dia mencontohkan, di Korsel 20 tahun pertama investasinya untuk pendidikan dan daerah pedesaan. India juga memperkuat pendidikannya, sehingga bisa memaksa AS bekerja sama dalam bidang nuklir.
    “Rata-rata 60% anggaran suatu negara untuk pendidikan, kesehatan, dan pertahanan negara. Bagaimana dengan kita, makin terpuruk,” ujarnya seraya menambahkan anak-sekolah di AS mulai naik bus sampai pulang dengan bus lagi, plus makan siang di sekolah semuanya gratis dibiayai negara.
    Agar tidak terjadi pemborosan dan kebocoran, katanya, penanggung jawab pendidikan nasional harus menganalisis unsur-unsur esensial yang harus dibiayai, sehingga dana pendidikan yang disediakan dapat dimanfaatkan secara efisien dan efektif.
    Code:
    
    
     
    Last edited: Jun 25, 2009
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.




    Promotional Content
  3. Offline

    Jacktrops Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 10, 2008
    Messages:
    628
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +75 / -0
    Yup.
    pendidikan seharusnya menjadi penting banget apalagi itu menjadi dasar pengetahuan anak bangsa ini!
    masak hanya mikirin ekonomi yang utangnya aja kagak bisa dilunasi ampe sekarang!
    sedih miris dan apa lagi itulah yang bisa kita rasakan pada negri yang lama kelamaan jauh dari impian para pahlawan!
     
  4. Offline

    shinchan Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 8, 2009
    Messages:
    745
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +74 / -0
    Setuju!
    sudah seharusnya indonesia menerapkannya demi kepentingan anak bangsa.
     
  5. Offline

    mr_ark Superstar Super Moderator

    Joined:
    Jan 14, 2009
    Messages:
    21,715
    Trophy Points:
    237
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +64,677 / -9
    Kalo menurut gw, kurikulum pendidikan di Indonesia perlu dibenahi. Padat banget soalnya dan kadang-kadang gak sesuai dengan perkembangan usia anak. Ambil contoh, kurikulum Matematika SD. Di Indonesia, anak SD udah belajar bilangan bulat (mencakup bilangan bulat positif, nol, dan bilangan bulat negatif). Kalo gw lihat, pelajaran bilangan bulat ini (khususnya bilangan bulat negatif) hampir tidak ada kegunaannya untuk mata pelajaran SD lainnya. Gw bandingin ama kuriulum SD Turki, gak ada tuh anak SD belajar bilangan bulat. Bilangan bulat ini (khususnya bilangan negatif) baru berguna pada tingkat SMP dan di atasnya.

    Dan satu hal lagi, kurikulum pendidikan Indonesia cepet banget gantinya (dari 2004 ganti ke 2006). Tapi tetap saja... padat... tidak ada yang namanya efisiensi. :swt:

    kebetulan gw kerja di penerbitan buku sekolah
     
  6. Offline

    Hell_Raiser Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 25, 2009
    Messages:
    3,021
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +13,883 / -0
    Heran...

    Kenapa banyak ahli pendidikan selalu membandingkan dengan negara maju, misalnya amerika serikat, tokyo, malaysia, singapura dsb?

    Daripada pendidikan, aku mending fokus ke ekonomi dulu
     
  7. Offline

    BlankShade Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 14, 2009
    Messages:
    1,073
    Trophy Points:
    162
    Ratings:
    +3,443 / -0
    Kalo Indonesia seh rasanya hanya menganggap pengajaran menjadi suatu keuntungan ekonomi.
    Masa setiap tahun buku pelajaran harus ganti padahal yang diajarkan hanya berpusat pada satu pelajaran yang dulu2
     
  8. Offline

    satrioz31 Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 27, 2008
    Messages:
    213
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +3 / -0
    iya bner tuh
    klo indonesia mau negarany maju,
    lebih baik ratakan pendidikan d indonesia serta tingkatkan fasilitasny
    dengan begitu mungkin akan tercipta individu2 yg kreatif mmbangun negara ini,
    dan klo bisa sistem pndidikanny lebih d khususkan lgi dan ditingkatkan mutuny
    sperti guru2 skrang ini, klo mnurut gw bnyak yg cuma asal ngajar,whew
    dan bukan mngasah kmampuan siswa siswi,
    whew
     
  9. Offline

    budikikiw Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 10, 2009
    Messages:
    1,005
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +2,168 / -0
    bener banget bro... pendidikan mesti nomer satu yang nomer dua itu bidang kesehatannya di tingkatin juga... jangan pendidikan doank... percuma orangnya pinter-pinter tapi penyakitan...:onion-44::onion-44::bonyok::bonyok::onion-64::onion-64::onion-96::onion-96:
     
  10. Offline

    xaea Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 17, 2008
    Messages:
    1,519
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +14,806 / -0
    emang apbn kita pengeluaran no 1 buat apaan ya? bayar utang?
     
  11. Offline

    selfrit Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 28, 2008
    Messages:
    912
    Trophy Points:
    107
    Ratings:
    +530 / -0
    Wah kalau ngomongin pendidikan di indonesia banyak masalahnya
    infrastruktur aja ga bener di daerah banyak sekolah yang bangunannya ga keurus atau ga bisa direnovasi gara2 ga ada dana ( gedung aja ga keurus apalagi masalah peralatan dan perkengkapan penunjang pendidikan)
    lalu masalah pengajar cari pengajar berkualitas untuk ibukota aja susah apalagi untuk daerah2 yang terpencil
    belum masalah uan kemaren dah dijaga polisi tetep aja jawaban soal uan bocor2 juga
    payang memang negara kita :onion-39:
     
  12. Offline

    7up Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 29, 2009
    Messages:
    1,076
    Trophy Points:
    147
    Ratings:
    +2,922 / -0
    moga2 ga di marahin momod....
    kl soal infrastruktur sekolah si sebenernya ga mungkin kl ga ada dana nya...
    tp emank dasarnya aja yg bagian ngurus begituan ambil kesempatan korup...
    coba kl tu dana bener2 di sampein.. ga mungkin infrastruktur ancur2an gt...

    jelas2 yg namanya UAN itu dari negara kan...
    hrs nya tetap rahasia...
    tp karena emank dasarnya ada org baji***n yg mw cari untung aja
    makanya sampe bocor tu soal UAN

    lagian buat apaan dana pendidikan hrs di perkecil lagi..
    dana yg skarang aja pendidikan uda ancur kek gini..
    apa lagi kl makin dikecilin...

    terkutuk lah para pejabat yg maling dana pendidikan..
    gimana Indonesia mw maju kl pendidikan aja ga di suport kek gt....
    :voodoo::voodoo::voodoo::voodoo::voodoo:
     
  13. Offline

    k3yn3s Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 22, 2008
    Messages:
    475
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +1,649 / -0
    kalo ga ada pendidikan yang baik, bagaimana menyelesaikan masalah perekonomian & masalah2 lainnya.
    modal utama pembentukan sumber daya manusia suatu negara yang baik indikator utamanya adalah pendidikan dinegara tersebut......

    seharusnya indonesia mengutamakan peningkatan standarisasi kurikulum pendidikan dan infrastruktur yang ada, karena pendidikan itu tabungan utama kemajuan bangsa Indonesia ke depan.............

    :onion-61::onion-61::onion-61::onion-61:
     
  14. Offline

    Arthuria Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 5, 2009
    Messages:
    1,234
    Trophy Points:
    112
    Ratings:
    +259 / -0
    kamu salah besar bro, tapi pendidikan jaoooh lebih penting, dengan pendidikan yg baik ekonomi bisa terangkat karena bnyak SDA yg bermutu di negara tersebut, mo mikirin ekonomi? gimana caranya kalo SDA yg bermutu sangat minim? ekonomi muncul karena adanya teknologi dan teknologi ada karena adanya SDA, SDA ada karena pendidikan, membenahi perekonomian ibarat ngasih obat ma penderita DB, tapi emingkatkan pendidikan ibarat mencegah DB itu terjadi.
    emang banyak yg punya pikiran sama kyk lo, rata2 bilang gini " mo makan aja susah gmn mo nyekolahin anak" tapi disinilah salahnya, kalo cuman mikirin makaaan aja terus kamu bakal cuman gitu2 aja ga bakal berkembang. Tapi coba kamu mo mengurangi makan tarokla makan pagi untuk pendidikan niscaya kamu bakal menjadi manusia yg lebih baik.
    Kenapa kita membandingkan ma negara maju? karena sesuatu yang baik itu harus kita jadikan contoh, kenapa mereka bisa majuu terus, kenapa mereka bisa terus menemukan sesuatu yg baru, itu harus kita contoh, orang yg tidak mau belajar ya bakal gitu2 aja oke bro no offense cuman pendapat gue aja ko CMIIW
     
    Last edited: May 14, 2009
  15. Offline

    Hell_Raiser Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 25, 2009
    Messages:
    3,021
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +13,883 / -0
    Sorri kayaknya kurang jelas nih, mungkin bagi saat ini anggaran pendidikan sudah cukup. Jadi mungkin pemerintah bisa fokus ke arah ekonomi misalnya memperbaiki infrastruktur, mempermudah bagi UKM untuk memperluas usaha, meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah pedesaan sehingga rakyat tidak perlu ke kota untuk mencari kerja dan sebagainya

    Kan banyak anak-anak terpaksa putus sekolah karena harus membantu orang tua atau mereka harus bekerja kalo ingin hidup, coba kalo ekonomi kita membaik ... PHK tidak akan sering terjadi, jadi anak2 bisa sekolah

    Nah yang jadi hal rancu kan seberapa baik pendidikan dibilang "bagus" apakah si anak bisa sampai kuliah, ato pendidikan yang didapat itu bisa dipakai untuk kerja. Lha sekarang lulus kuliah kan bukan jaminan seseorang bisa sukses, bisa aja lulus malah jadi salesman

    Lha masalahnya negara maju kan punya duit banyak banget, sedangkan negara berkembang kan sering berhutang. Lha nih kan kayak membandingkan pendidikan di anak-anak pedalaman dengan pendidikan di kota
     
    Last edited: May 14, 2009
  16. Offline

    smkosasih Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 9, 2008
    Messages:
    5,335
    Trophy Points:
    162
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +3,178 / -0
    Pendidikan di indonesia memang blun semaju pendidikan di negara2 Maju spt jepang,amrik,jerman dan bs dikatakan terpuruk.
    Tapi kita jgn berkecil hati, tetap semangat untuk meningkatkan mutu pendidikan.
    Sekolah negri dr SD,SMP,SMA(sma dah gratis blun yah??) dah pd gratis.

    Diluar hal itu kita juga harus memperhatikan mental aparatur negara yg tidak mendukung kemajuan pendidikan kita seperti dana BOS(Bantuan Operasional Sekolah) yg besarnya 20% dr APBN (kl ga salah) masih tetep aja di korupsiin...argh....
     
  17. Offline

    kuku311 Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 24, 2008
    Messages:
    437
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +1,465 / -0
    BOS?? hahaha... :lol:

    sangat sedikit yang dapat bro...
    contohnya ade spu2 gw yang bru klas 1 SD, Buku bantuan dari BOS masih aja disuruh bayar.... :onfire:

    tapi om gw ga mau ngeluarin duit buat beli tuh buku... dah dilaporin ke diknas!
    sayang, gurunya cman dapat teguran doank :muntah:

    alhasil, anaknya ga naik kelas.... wekekekekek
    merah semua nilainya... :top:

    sekarang anaknya dah pindah sekolah... disekolah yang bru dy naik kelas nich

    Fu*k bgt dah gurunya... (cman oknum yach!! karna ga smua guru begitu :onion-84: )
     
  18. Offline

    gemboyz85 Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    May 29, 2009
    Messages:
    425
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +496 / -0
    yang aneh na kan di UU udah tertulis bhw anggaran pendidikan 20%, tapi pemerintah koq g menjalankan na.
    padahal kan mereka yg buat itu UU..
    "kau yang membuat janji, kau pula yg mengingkari"
    payahhhh...
     
  19. Offline

    soulinker Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 28, 2009
    Messages:
    446
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +482 / -0
    yah. . . mau gimana lagi. . .

    emank oknumna banyak beud. . .

    skrg kita liad dari guruna, guru di Indonesia kan banyak, lgpl mata pelajarannya juga seabrek abrek, SMA skrg ja ada 15++ mata pelajaran, guru n stafna juga banyak. . .
    udah gitu gajinya dimakan orang2 atas, gimana mau bikin pendidikan yang berkualitas???
    yang ngajar juga pokoknya dapet gaji, masuk kelas, nyuruh murid nulis d papan tulis, bikin soal bwt tmn2na, truz bo2. . .

    n waktu ulangan gak peduli anak didiknya ngerjainnya gimana, dapet nilai berapa, yg penting nti klo ada yg d bwh SKM remidi. . .

    hasilnya anak didiknya jadi master "Cheat"

    yg akhirnya, waktu kerja skill na nge-"Cheat" doank
    ada yg pke skill "Corruption" , "Malapraktek" , "Penipuan" dsb.

    sebetulna akar masalah di Indo y d sistem pendidikanna. ..

    wkwkwkkwkwkwkwkkwk,
    ngemeng kyk gene bakal di sidang kayak Prita kagak yah???
     
  20. Offline

    allenwalkerint Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 5, 2009
    Messages:
    1,242
    Trophy Points:
    177
    Ratings:
    +3,229 / -1
    Ada lagi yang terpenting
    kebanyakAn orang-2 terbaik di bidangnya
    tidak berminat jadi guru atau pengajar.............
    jadi bisa disimpulkkan orang2 yang sperti apa kebanyakan yanga ada di dalamnya
    tapi gak semua lo................
     
  21. Offline

    fuzee Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 3, 2008
    Messages:
    311
    Trophy Points:
    141
    Ratings:
    +4,980 / -0
    g punya temen, beberapa. mereka lulusan TI, ada yang D3 ada yang S1(universitas mereka juga ga sembarangan, udah punya nama). Dan mereka kalo service komputer di tempatku. Mereka install windows aja ga bisa. bahkan beberapa dari mereka g yang bikinin TA nya. padahal g ga kuliah (pernah kuliah tapi ga lulus). Parahnya lagi ada yang ga tau "task manager" itu apa?????? (padahal itu kan dasar banget), dan sangat parah lagi, itu tidak hanya 1 orang.

    itu salah satu contoh di bidang yang g tekuni, kalo standarisasi pendidikan di indonesia memang kurang.
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.