1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

PEMKOT SAMARINDA PUNYA HUTANG HAMPIR Rp, 1 Triliun

Discussion in 'Kalimantan' started by Indra_Lionardy, Jun 21, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    Indra_Lionardy Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 16, 2011
    Messages:
    514
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +188 / -0
    Maaf klo repost :repost:, sekedar informasi untuk semua
    Senin, 20 Juni 2011
    Utang Rp1 T, Pemkot "Bangkrut"
    Yang Rill Rp600 M, Ditambah Bunga Bank, Tahun Ini Bayar Rp300 M

    SAMARINDA. Kondisi keuangan Pemkot Samarinda benar-benar di ujung tanduk. Ini gara-gara utang yang disebut bisa mencapai Rp1 triliun. Imbasnya, sejumlah program khususnya fisik dan bersentuhan dengan masyarakat, banyak tak terlaksana tahun ini.
    Kata Ketua DPRD Kota Samarinda, Siswadi, hal tersebut sangat mendera masa kepemipinan Walikota, H Syaharie Jaang dan Wakil Walikota, H Nusyirwan Ismail. Bahkan ia menyebut, Pemkot saat ini sedang "bangkrut" akibat banyaknya utang.
    Kondisi tersebut akan berlangsung selama beberapa tahun ke depan. Maklum, utang yang sebagian besar kepada pihak ketiga seperti pembayaran proyek itu, harus dicicil selama beberapa tahun. Dan tahun ini saja, sedikitnya Rp300 miliar dari Rp1,8 triliun APBD Kota Samarinda yang mesti disisihkan untuk bayar utang.
    "Sejak dilantik sebagai Walikota, Pak Jaang harus menanggung keuangan Pemkot. Ini sudah menjadi konsekuensi akibat dari kebijakan pemerintahan sebelumnya," terang Siswadi, belum lama ini.
    Karena alasan ini, Siswadi mengakui sistem pengawasan yang dilakukan lembaganya terhadap kinerja Pemkot sedikit melemah. Tujuannya, agar DPRD dan Pemkot dapat mencari solusi agar pembangunan di Kota Tepian tetap berjalan di tengah menumpuknya utang-utang tersebut.
    "Kalau kita mengawasi dengan tegas, bagaimana DPRD dan pemerintah bisa bersinergi. Sementera di sisi lain, kita harus bekerjasama menarik pihak swasta agar mau terlibat pada pembangunan. Kita tak vokal bukan berarti tidak mengawasi. Hanya saja bentuk pengawasannya jangan sampai membuat posisi kedua lembaga ini menjadi melemah," terang Siswadi.
    Ia membenarkan, akibat utang-utang tersebut, pembangunan di Kota Samarinda sedikit tersendat. Total utang Pemkot, kata Siswadi mencapai Rp600 miliar. Namun angka tersebut bisa saja bertambah hingga Rp1 triliun.
    "Mengingat masih banyaknya utang-utang lainnya yang belum teridentifikasi. Belum lagi utang dan bunga bank," sambung Siswadi saat bertindak sebagai pemateri dalam diskusi pertambangan yang diselenggarakan Lembaga Informasi Publik (LIP) Samarinda.
    Ditambahkannya, semua itu tidak mungkin dibayar lunas dalam setahun APBD. Mengingat total APBD setiap tahunnya rata-rata hanya mencapai Rp1,8 triliun. Karena itu, ia memprediksi, jika utang-utang tersebut baru akan lunas pada 2013 mendatang.
    "Setahu saya, tahun ini (2011) sudah dialokasikan Rp300 miliar. Jadi bisa jadi 2013 baru bisa lunas. Itu pun kalau pembayarannya rutin," paparnya.
    Kendati demikian, Siswadi mengaku belum bisa membeberkan semua fakta mengenai utang Pemkot. "Kita diam, bukan berarti tidak mengetahui. Karena ada etika yang perlu dijaga," sambungnya. (ara)
     
    • Like Like x 1
    • Thanks Thanks x 1
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    dyelewer Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 20, 2010
    Messages:
    4,133
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +5,040 / -0
    udah tradisi om utang2an gitu..
    :cerutu:

    biarkan aja..
     
  4. Offline

    Indra_Lionardy Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 16, 2011
    Messages:
    514
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +188 / -0
    waduh memang kita g bisa berbuat apa apa gan, tapi wa sedih bgt liat budaya ini...:kecewa:
     
  5. Offline

    dyelewer Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 20, 2010
    Messages:
    4,133
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +5,040 / -0
    dalam ilmu ekonomi, utang tu ga buruk kok..
    banyak juga keuntungan kalau punya utang,,
     
  6. Offline

    Indra_Lionardy Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 16, 2011
    Messages:
    514
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +188 / -0
    tergantung utangnya gan :iii: klo difungsikan secara benar sih g apa,,,
    pembangunannya g ada utangnya malah bnyk... :sigh:
     
  7. Offline

    zhabyne Silent Reader Members

    Joined:
    Nov 14, 2009
    Messages:
    69
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +41 / -0
    padahal kan samarinda termasuk kota yg bnyak memiliki tempat2 wisata & kerajinan2 tangan yg di jual ke daerah2.
    seharusnya kan menambah pendapatan daerah.kok mlah bnyak hutang ya???
    prihatin ane dengan kota ni.
    denger2 juga,katanya di samarinda itu yg pada kaya, org2 dari pemerintahan ya??
    sedangkan masyarakatnya di dominasi masyarakat miskin??
    benar ga itu bozz
     
    • Like Like x 1
  8. Offline

    Indra_Lionardy Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 16, 2011
    Messages:
    514
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +188 / -0
    :yareyare: no koment, setau saya myoritas daerah berkembang seperti itu, sama seperti jaman indonesia baru merdeka, yang kaya hanya golongan tertentu, sedangkan masyarakatnya didominasi masyarakat miskin... :yareyare:
     
  9. Offline

    eliphas_sama Silent Reader Members

    Joined:
    Mar 10, 2011
    Messages:
    21
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +2 / -0
    bzzz swt bener tuh pemkot
     
  10. Offline

    uhuxs Silent Reader Members

    Joined:
    Jan 10, 2010
    Messages:
    10
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
    just nyimak aja.... kita orang kecil gak bisa ngapa-ngapain... tetap yang kenyang oknumnya maslah utang dibebankan ke masyarakat..
     
  11. Offline

    maducinta Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 17, 2009
    Messages:
    659
    Trophy Points:
    221
    Ratings:
    +5,874 / -0
    slama ini hampir smua pemkot mengalami defisit, untuk menutup difisit ya harus utang...
    tp sayang manajemen pengelolaan uang daerah sering kali dikorupsi.
    jadinya pengeluaran & pendapatan daerah tidak seimbang....
    :ngeselin:
     
  12. Offline

    sendy_077 Silent Reader Members

    Joined:
    Dec 2, 2011
    Messages:
    48
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +2 / -0
    yang surplus cuma pemkot kutai aja ya... pemkot laen sllu defisit :(
     
  13. Offline

    kebonktje Silent Reader Members

    Joined:
    May 24, 2009
    Messages:
    51
    Trophy Points:
    21
    Ratings:
    +30 / -0
    bhahahak, akibat kepemimpinan sebelumnya yah?
     
  14. Offline

    cornellex Beginner Members

    Joined:
    Nov 23, 2011
    Messages:
    247
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +19 / -0
    hix... miris banget liat kota tercinta jdi kayak gini....:ogsedih:
     
  15. Offline

    NoBodyKnow Silent Reader Members

    Joined:
    Feb 3, 2012
    Messages:
    102
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +288 / -0
    wajar mah itu kalau utang"an

    biasa kalau pemerintah ngutang

    udah dari jaman dlu mah itu
     
  16. Offline

    ikimon0 Beginner Members

    Joined:
    Sep 16, 2010
    Messages:
    372
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +2,285 / -0
    emang gan , makanya bentuk jalan di Lempake sm kyk mukanya pemkot , ANCUR!!
     
  17. Offline

    rigasetiadi Members

    Joined:
    Nov 26, 2011
    Messages:
    1
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
  18. Offline

    sxeith Members

    Joined:
    Sep 20, 2010
    Messages:
    9
    Trophy Points:
    17
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +5 / -0
    Wadu parah ini, kasian rakyat kalo gini ceritanya ...
     
  19. Offline

    chain Silent Reader Members

    Joined:
    Mar 18, 2010
    Messages:
    111
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +8 / -0
    wkwkwkwk pntesan samarinda ga berkembang2.. kotanya macet + kotor...
    plg g betah di samarinda.. emang lebih enak di bpp klo berpergian antar kalimantan timur...
     
  20. Offline

    xxxbuchonxxx Members

    Joined:
    Jun 17, 2011
    Messages:
    7
    Trophy Points:
    2
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +1 / -0
    berani taruhan pasti paling besar utk biaya pembangunan stadion yg dipake utk PON waktu itu..
    dan walhasil skarang stadionnya banyak yg terlantar krn biaya operasional yg mahal..
    ckckckckkckckkck..dulu waktu mau bikin apa gak direncanain dulu yah #tepokjidad
     
  21. Offline

    Abuaufa Members

    Joined:
    May 2, 2011
    Messages:
    9
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
    asal duit ngutangnya buat kepentingan rakyat gpapa dah ... :ngupil:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.