1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Menjual keperawanan

Discussion in 'Motivasi & Inspirasi' started by kzha, Aug 22, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    kzha Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 10, 2009
    Messages:
    1,868
    Trophy Points:
    227
    Ratings:
    +7,159 / -0
    Maaf bro kalo judulnya agak seram, tapi ceritanya lumayan mantap kok :top: :haha:
    ===============================

    Wanita itu berjalan agak ragu memasuki hotel berbintang lima . Sang petugas satpam yang berdiri di samping pintu hotel menangkap kecurigaan pada wanita itu. Tapi dia hanya memandang saja dengan awas ke arah langkah wanita itu yang kemudian mengambil tempat duduk di lounge yang agak di pojok.
    Petugas satpam itu memperhatikan sekian lama, ada sesuatu yang harus dicurigainya terhadap wanita itu. Karena dua kali waiter mendatanginya tapi,wanita itu hanya menggelengkan kepala. Mejanya masih kosong. Tak ada yang dipesan. Lantas untuk apa wanita itu duduk seorang diri. Adakah seseorang yang sedang ditunggunya. Petugas satpam itu mulai berpikir bahwa wanita itu bukanlah tipe wanita nakal yang biasa mencari mangsa di hotel ini.

    Usianya nampak belum terlalu dewasa. Tapi tak bisa dibilang anak-anak. Sekitar usia remaja yang tengah beranjak dewasa. Setelah sekian lama, akhirnya memaksa petugas satpam itu untuk mendekati meja wanita itu dan bertanya:

    '' Maaf, nona ... Apakah anda sedang menunggu seseorang? "

    '' Tidak! '' Jawab wanita itu sambil mengalihkan wajahnya ke tempat lain.

    '' Lantas untuk apa anda duduk di sini?"

    '' Apakah tidak boleh? '' Wanita itu mulai memandang ke arah sang petugas satpam..

    '' Maaf, Nona. Ini tempat berkelas dan hanya diperuntukan bagi orang yang ingin menikmati layanan kami.''

    '' Maksud, bapak? "

    '' Anda harus memesan sesuatu untuk bisa duduk disini ''

    '' Nanti saya akan pesan setelah saya ada uang. Tapi sekarang, izinkanlah saya duduk di sini untuk sesuatu yang akan saya jual '' Kata wanita itu dengan suara lambat.

    '' Jual? Apakah anda menjual sesuatu di sini? '' Petugas satpam itu memperhatikan wanita itu. Tak nampak ada barang yang akan dijual. Mungkin wanita ini adalah pramuniaga yang hanya membawa brosur.

    '' Ok, lah. Apapun yang akan anda jual, ini bukanlah tempat untuk berjualan. Mohon mengerti. ''

    '' Saya ingin menjual diri saya, '' Kata wanita itu dengan tegas sambil menatap dalam-dalam kearah petugas satpam itu. Petugas satpam itu terkesima sambil melihat ke kiri dan ke kanan.

    '' Mari ikut saya, '' Kata petugas satpam itu memberikan isyarat dengan tangannya. Wanita itu menangkap sesuatu tindakan kooperativ karena ada
    secuil senyum di wajah petugas satpam itu. Tanpa ragu wanita itu melangkah mengikuti petugas satpam itu. Di koridor hotel itu terdapat kursi yang hanya untuk satu orang. Disebelahnya ada telepon antar ruangan yang tersedia khusus bagi pengunjung yang ingin menghubungi penghuni kamar di hotel ini. Di tempat inilah deal berlangsung.

    '' Apakah anda serius? ''

    '' Saya serius '' Jawab wanita itu tegas.

    '' Berapa tarif yang anda minta? ''

    '' Setinggi-tingginya. .' ''

    ' Mengapa?" Petugas satpam itu terkejut sambil menatap wanita itu.

    '' Saya masih perawan ''

    '' Perawan? '' Sekarang petugas satpam itu benar-benar terperanjat. Tapi wajahnya berseri. Peluang emas untuk mendapatkan rezeki berlebih hari ini.
    Pikirnya '' Bagaimana saya tahu anda masih perawan?''

    '' Gampang sekali. Semua pria dewasa tahu membedakan mana perawan dan mana bukan.. Ya kan ...''

    '' Kalau tidak terbukti? "

    '' Tidak usah bayar ...''

    '' Baiklah ...'' Petugas satpam itu menghela napas. Kemudian melirik kekiri dan ke kanan. '' Saya akan membantu mendapatkan pria kaya yang
    ingin membeli keperawanan anda. ''

    '' Cobalah. ''

    '' Berapa tarif yang diminta? ''

    '' Setinggi-tingginya. ''

    '' Berapa? ''

    '' Setinggi-tingginya. Saya tidak tahu berapa? ''

    '' Baiklah.. Saya akan tawarkan kepada tamu hotel ini. Tunggu sebentar ya.'' Petugas satpam itu berlalu dari hadapan wanita itu.Tak berapa lama kemudian, petugas satpam itu datang lagi dengan wajah cerah.

    '' Saya sudah dapatkan seorang penawar. Dia minta Rp. 5 juta. Bagaimana?''

    '' Tidak adakah yang lebih tinggi? ''

    '' Ini termasuk yang tertinggi, '' Petugas satpam itu mencoba meyakinkan.

    '' Saya ingin yang lebih tinggi...''

    '' Baiklah. Tunggu disini ...'' Petugas satpam itu berlalu.Tak berapa lama petugas satpam itu datang lagi dengan wajah lebih berseri.

    '' Saya dapatkan harga yang lebih tinggi. Rp. 6 juta rupiah. Bagaimana? ''

    '' Tidak adakah yang lebih tinggi? ''

    '' Nona, ini harga sangat pantas untuk anda. Cobalah bayangkan, bila anda diperkosa oleh pria, anda tidak akan mendapatkan apa apa. Atau
    andai perawananda diambil oleh pacar anda, andapun tidak akan mendapatkan apa apa, kecuali janji. Dengan uang Rp. 6 juta anda akan menikmati layanan hotelberbintang untuk semalam dan keesokan paginya anda bisa melupakan semuanya dengan membawa uang banyak. Dan lagi, anda juga telah berbuat baikterhadap saya. Karena saya akan mendapatkan komisi dari transaksi ini dari tamu hotel. Adilkan. Kita sama-sama butuh ... ''

    '' Saya ingin tawaran tertinggi ... '' Jawab wanita itu, tanpa peduli dengan celoteh petugas satpam itu. Petugas satpam itu terdiam. Namun tidak kehilangan semangat.

    '' Baiklah, saya akan carikan tamu lainnya. Tapi sebaiknya anda ikut saya.Tolong kancing baju anda disingkapkan sedikit. Agar ada sesuatu yang memancing mata orang untuk membeli.

    '' Kata petugas satpam itu dengan agak kesal. Wanita itu tak peduli dengan saran petugas satpam itu tapi tetap mengikuti langkah petugas satpam itu memasuki lift. Pintu kamar hotel itu terbuka. Dari dalam nampak pria bermata sipit agak berumur tersenyum menatap mereka berdua.

    '' Ini yang saya maksud, tuan. Apakah tuan berminat? " Kata petugas satpam itu dengan sopan. Pria bermata sipit itu menatap dengan seksama ke sekujur tubuh wanita itu...

    '' Berapa? '' Tanya pria itu kepada Wanita itu.

    '' Setinggi-tingginya '' Jawab wanita itu dengan tegas.

    '' Berapa harga tertinggi yang sudah ditawar orang? '' Kata pria itu kepada sang petugas satpam.

    '' Rp.. 6 juta, tuan ''

    '' Kalau begitu saya berani dengan harga Rp. 7 juta untuk semalam.'' Wanita itu terdiam. Petugas satpam itu memandang ke arah wanita itu dan berharap ada jawabanbagus dari wanita itu.

    '' Bagaimana? '' tanya pria itu.

    ''Saya ingin lebih tinggi lagi ...'' Kata wanita itu. Petugas satpam itu tersenyum kecut.

    '' Bawa pergi wanita ini. '' Kata pria itu kepada petugas satpam sambil menutup pintu kamar dengan keras.

    '' Nona, anda telah membuat saya kesal. Apakah anda benar benar ingin menjual? ''

    '' Tentu! ''

    '' Kalau begitu mengapa anda menolak harga tertinggi itu ... ''

    '' Saya minta yang lebih tinggi lagi ...''

    Petugas satpam itu menghela napas panjang. Seakan menahan emosi. Dia pun tak ingin kesempatan ini hilang. Dicobanya untuk tetap membuat wanita itu merasa nyaman bersamanya.

    '' Kalau begitu, kamu tunggu di tempat tadi saja, ya. Saya akan mencoba mencari penawar yang lainnya. ''

    Di lobi hotel, petugas satpam itu berusaha memandang satu per satu pria yang ada. Berusaha mencari langganan yang biasa memesan wanita melaluinya. Sudahsekian lama, tak ada yang nampak dikenalnya. Namun, tak begitu jauh dari hadapannya ada seorang pria yang sedang berbicara lewat telepongenggamnya.

    '' Bukankah kemarin saya sudah kasih kamu uang 25 juta Rupiah. Apakah itu tidak cukup?

    " Terdengar suara pria itu berbicara.Wajah pria itu nampak masam seketika

    '' Datanglah kemari. Saya tunggu. Saya kangen kamu. Kan sudah seminggu lebih kita engga ketemu, ya sayang?! ''

    Kini petugas satpam itu tahu, bahwa pria itu sedang berbicara dengan wanita. Kemudian, dilihatnya, pria itu menutup teleponnya. Ada kekesalan di wajahpria itu. Dengan tenang, petugas satpam itu berkata kepada Pria itu:

    '' Pak, apakah anda butuh wanita ... ??? '' Pria itu menatap sekilas kearah petugas satpam dan kemudian memalingkan wajahnya.

    '' Ada wanita yang duduk disana, '' Petugas satpam itu menujuk kearah wanita tadi. Petugas satpam itu tak kehilangan akal untuk memanfaatkan peluang ini.

    "Dia masih perawan..'' Pria itu mendekati petugas satpam itu. Wajah mereka hanya berjarak setengah meter.

    '' Benarkah itu? ''

    '' Benar, pak. ''

    '' Kalau begitu kenalkan saya dengan wanita itu ... ''

    '' Dengan senang hati. Tapi, pak ...Wanita itu minta harga setinggi tingginya.'' '

    '' Saya tidak peduli ... '' Pria itu menjawab dengan tegas. Pria itu menyalami hangat wanita itu.

    '' Bapak ini siap membayar berapapun yang kamu minta. Nah, sekarang seriuslah ....'' Kata petugas satpam itu dengan nada kesal.

    '' Mari kita bicara di kamar saja.'' Kata pria itu sambil menyisipkan uang kepada petugas satpam itu. Wanita itu mengikuti pria itu menuju
    kamarnya.

    Di dalam kamar ...'' Beritahu berapa harga yang kamu minta? ''

    '' Seharga untuk kesembuhan ibu saya dari penyakit ''

    '' Maksud kamu? ''

    '' Saya ingin menjual satu satunya harta dan kehormatan saya untuk kesembuhan ibu saya. Itulah cara saya berterima kasih .... ''

    '' Hanya itu ...''

    '' Ya ...! ''

    Pria itu memperhatikan wajah wanita itu.. Nampak terlalu muda untuk menjual kehormatannya. Wanita ini tidak menjual cintanya. Tidak pula
    menjual penderitaannya. Tidak! Dia hanya ingin tampil sebagai petarung gagah berani di tengah kehidupan sosial yang tak lagi gratis. Pria ini
    sadar, bahwa di hadapannya ada sesuatu kehormatan yang tak ternilai. Melebihi dari kehormatan sebuah perawan bagi wanita. Yaitu keteguhan
    untuk sebuah pengorbanan tanpa ada rasa sesal.. Wanta ini tidak melawan gelombang laut melainkan ikut kemana gelombang membawa dia pergi. Ada
    kepasrahan diatas keyakinan tak tertandingi. Bahwa kehormatan akan selalu bernilai dan dibeli oleh orang terhormat pula dengan cara-cara terhormat.

    '' Siapa nama kamu? ''

    '' Itu tidak penting. Sebutkanlah harga yang bisa bapak bayar ... '' Kata wanita itu

    '' Saya tak bisa menyebutkan harganya. Karena kamu bukanlah sesuatu yang pantas ditawar. ''

    ''Kalau begitu, tidak ada kesepakatan! ''

    '' Ada ! " Kata pria itu seketika.

    '' Sebutkan! ''

    '' Saya membayar keberanianmu. Itulah yang dapat saya beli dari kamu.Terimalah uang ini. Jumlahnya lebih dari cukup untuk membawa ibumu
    ke rumah sakit. Dan sekarang pulanglah ... '' Kata pria itu sambil menyerahkan uang dari dalam tas kerjanya.

    '' Saya tidak mengerti ...''

    '' Selama ini saya selalu memanjakan istri simpanan saya .Dia menikmati semua pemberian saya tapi dia tak pernah berterima kasih. Selalu memeras. Sekali saya memberi maka selamanya dia selalu meminta. Tapi hari ini, saya bisa membeli rasa terima kasih dari seorang wanita yang gagah berani untuk berkorban bagi orang tuanya. Ini suatu kehormatan yang tak ada nilainya bila saya bisa membayar ...''

    '' Dan, apakah bapak ikhlas....? ''

    '' Apakah uang itu kurang? ''

    '' Lebih dari cukup, pak ... ''

    '' Sebelum kamu pergi, boleh saya bertanya satu hal? ''

    '' Silahkan ...''

    '' Mengapa kamu begitu beraninya ... ''

    '' Siapa bilang saya berani. Saya takut pak ...Tapi lebih dari seminggu saya berupaya mendapatkan cara untuk membawa ibu saya ke rumah sakit dan semuanya gagal. Ketika saya mengambil keputusan untuk menjual kehormatan saya maka itu bukanlah karena dorongan nafsu. Bukan pula pertimbangan akal saya yang `bodoh` ... Saya hanya bersikap dan berbuat untuk sebuah keyakinan ... ''

    '' Keyakinan apa? ''

    '' Jika kita ikhlas berkorban untuk ibu atau siapa saja, maka Tuhan lah yang akan menjaga kehormatan kita .... '' Wanita itu kemudian melangkah
    keluarkamar.

    Sebelum sampai di pintu wanita itu berkata: '' Lantas apa yang bapak dapat dari membeli ini ... ''

    '' Kesadaran... ''

    ... . .Di sebuah rumah di pemukiman kumuh. Seorang ibu yang sedang terbaring sakit dikejutkan oleh dekapan hangat anaknya.

    '' Kamu sudah pulang, nak ''

    '' Ya, bu ... ''

    '' Kemana saja kamu, nak ... ???''

    '' Menjual sesuatu, bu ... ''

    '' Apa yang kamu jual?'' Ibu itu menampakkan wajah keheranan. Tapi wanita muda itu hanya tersenyum ...Hidup sebagai yatim lagi miskin terlalu sia-sia untuk diratapi di tengah kehidupan yang serba pongah ini. Di tengah situasi yang tak ada lagi yang gratis. Semua orang berdagang. Membeli dan menjual adalah keseharian yang tak bisa dielakan.. Tapi Tuhan selalu memberi tanpa pamrih, tanpa perhitungan.

    ....
    '' Kini saatnya ibu untuk berobat ... ''
    Digendongnya ibunya dari pembaringan, sambil berkata: '' Tuhan telah membeli yang saya jual... ''.
    Taksi yang tadi ditumpanginya dari hotel masih setia menunggu di depan rumahnya. Dimasukannya ibunya ke dalam taksi dengan hati-hati dan berkata kepada supir taksi:

    '' Antar kami kerumah sakit ...''


    ==========================
    Maaf kalo repost ato De ja Vu, tapi udah gw search kek nya belom ada :D
     
    Last edited: Aug 22, 2009
    • Like Like x 16
    • Thanks Thanks x 12
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    dhe_dhel Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 15, 2009
    Messages:
    486
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +7,624 / -0
    mantab bro ceritanya, jadi terharu sekali, tapi apa bnr2 ada wanita and pria yang seperti itu??
     
    • Like Like x 1
  4. Offline

    IrisSachiel Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 11, 2009
    Messages:
    500
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +14 / -0
    Ceritanya bagus nih!

    Tadinya gw pikir ceritanya berakhir sedih... ternyata berkembang menjadi tidak terduga...

    salutlah buat ntu cewek!!!
     
  5. Offline

    corale Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 24, 2009
    Messages:
    259
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +119 / -0
    kykny udh prnh ada dh yangg posting, cuma lupa :onion-57:
     
  6. Offline

    valkyrieroy Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 20, 2009
    Messages:
    403
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +613 / -0
    cerita nyang buagus! tapi di jaman edan begini gua ragu ada kejadian begitu :D
     
  7. Offline

    darkx13 Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 27, 2009
    Messages:
    784
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +15,257 / -0
    huaahhh bgs bgt crtanya...mgkn cm 1 dr beribu2 org yg bs kyk gitu
     
  8. Offline

    Azhrie Beginner Members

    Joined:
    Jul 18, 2009
    Messages:
    248
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +113 / -1
    Wah. . .


    Susah Dapat Cowok kyk Gitu. . . .


    Berhati Mulia bgt. . .


    SALUT Gw. . .



    Btw,Nice Post GAN !!!


    . . .uChAzZ
     
  9. Offline

    nitnot Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 2, 2009
    Messages:
    1,150
    Trophy Points:
    112
    Ratings:
    +662 / -0
    uggh!! kena bet nih klo baca!!! mantabh gan :top:

    sesuatu yg ikhlas tanpa mengharapkan sesuatu,, denganbersandarkan pada tuhan memang tak ada gantinya,,,hebat!!! makanya ikhlas itu sulit yaah,,,karena ikhlas tu butuh pengorbanan yg besar!!
    nice post gan!!
     
  10. Offline

    zeru150r Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 17, 2008
    Messages:
    365
    Trophy Points:
    141
    Ratings:
    +3,089 / -0
    nilai moralnya bagus banget bro...
    salut gw kalo ada yang beneran kaya gitu...

    :top:
     
  11. Offline

    revoltech_86 Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 9, 2008
    Messages:
    512
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +54 / -0
    waw siip critanya menyentuh... masih adakah cow sprti it di dunia ini... termasuk brg langka it... hehe harus dilestarikan... (tp dia jg ga baik2 amat, buktinya slingkuh) hahaha...
     
  12. Offline

    kzha Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 10, 2009
    Messages:
    1,868
    Trophy Points:
    227
    Ratings:
    +7,159 / -0
    Emang ceritanya Mantap :top: ,. cuma judulnya aja yang seram :haha:

    tapi gw kasihan juga ama Satpamnya,. ga jadi dapet komisi,. tapi semoga Satpamnya juga bisa ngambil Hikmanya :onion-76:
     
  13. Offline

    Akatsuki_Rolan40 Superstar Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 22, 2009
    Messages:
    18,291
    Trophy Points:
    227
    Ratings:
    +108,678 / -1
    Heeebbbaaatttt......
    Diriku salut bgt ma tuch cwe......
    Diriku jg setujuh ma tuch kata2 bpk2 yg terakhir......
    "Membeli terima kasih...."
    Pokoknya tuch 2 org sama2 ngajarin moral yg bgs.....

    :top::top::onion-85::top::top:
     
  14. Offline

    soulinker Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 28, 2009
    Messages:
    446
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +483 / -0
    hhhmmmpphh. . . . mempertaruhkan keyakinan y. . . . sulit bwangtz tuwh. . . ada juga orang yang kayak getoo. . . tapi gak yakin jaman sekarang ada. . .
     
  15. Offline

    mars0512 Beginner Members

    Joined:
    Mar 10, 2009
    Messages:
    428
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +1,722 / -0
    eritanya bagus bgt.. bikin terharu bgt:onion-14:
    si satpamnya dapet komisi jg koq
     
  16. Offline

    SiLent_Xtm Silent Reader Members

    Joined:
    Jul 1, 2009
    Messages:
    148
    Trophy Points:
    41
    Ratings:
    +133 / -0
    Hahaha...Keren ui..
    salut ma tuh cewe..
    Kuakui jiwanya Besar hehehe...
    thx2 dah di post..
     
  17. Offline

    saanis99 Silent Reader Members

    Joined:
    Aug 15, 2009
    Messages:
    72
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +2 / -0
    :onion-15: ceritanya mengharukan................tapi bener g ya ada orang kek gt :???:...........klo orang lain pasti langsung di mbat abis ntu cew ...............
     
  18. Offline

    domoon Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 19, 2009
    Messages:
    2,376
    Trophy Points:
    147
    Ratings:
    +992 / -0
    untung bukan gw satpamnya, kalo gw jadi satpamny ud gw iket tuh orang n eksekusi sndiri.. wkwkwkwk...
     
  19. Offline

    SilverRegret Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    May 28, 2009
    Messages:
    494
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +46 / -0
    Hmph..psti byk org yg bilang nice story etc..
    tp bwt saya personal, keputusan ce itu keputusan bodoh.
    iya dia beruntung, sang pengusaha yg akan membeli dirinya msi punya nurani..
    tp klo tidak..?
    mmg bnr, ce itu bertekad kuat n tulus thdp ibunya,
    tp mnjual masa dpan nya bagi kebutuhan sesaat bukan keputusan yang bijak mnrt saya (maaf dlu sebelumnya)
    tp coba bygkn,
    ortu - sakit n belum tentu dpt disembuhkan,
    walau disembuhkan jenjang umur juga sudah senja,
    belum juga kalau harus mengkonsumsi obat tiap hari/ cuci darah tiap bulan dll (bukankah itu cuman memperpanjang penderitaannya??)
    dan lagi mnurut klian apa yg akan dilakukan sang ibu tahu kesembuhannya dibayar dgn kesucian anaknya..apa itu hal yg bnr2 diinginkan ibu tsbut??
    (klo saya brpikir lbh baek mati drpd mnjadi beban bagi anak saya..)
    apa pantas si gadis menyerahkan keperawannya utk hal yg demikian?
    ...
    akan tetapi bagaimanapun saya tetap menghargai tekadnya.
     
  20. Offline

    Shuy1n Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 4, 2009
    Messages:
    664
    Trophy Points:
    206
    Ratings:
    +9,102 / -1
    Apa bener ada yg seperti itu ya?
    Prianya tuh terutama....
     
  21. Offline

    PetuschopoS Members

    Joined:
    Aug 26, 2009
    Messages:
    7
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
    AKU TERHARU, mudah2an lebih banyak lagi manusia seperti itu

    :onion-38: :onion-38: :onion-38: :onion-38:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.