1. Sssst, ada Administrator baru di forum Indowebster lho... cek di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Mengusir Cacing dengan Herbal

Discussion in 'Pengetahuan Penting Penunjang Kesehatan' started by junshibuya, May 4, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    junshibuya Post Hunter Banned User

    Joined:
    May 4, 2008
    Messages:
    2,372
    Trophy Points:
    0
    Ratings:
    +2,208 / -0
    [FONT=Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif]Infeksi cacing usus atau biasa disebut dengan cacingan umumnya banyak terjadi pada anak-anak, karena mereka tidak terlalu memperhatikan kebersihan. Namun cacingan juga dapat menyerang orang dewasa. Ada beberapa macam cacingan tergantung dari jenis cacing yang menginfeksinya, yang paling sering ditemui di dalam usus manusia yaitu cacing gelang, cacing kremi, cacing cambuk, cacing pita, dan cacing tambang. Cacing–cacing tersebut masuk ke dalam perut/usus melalui mulut,

    Cacing dapat masuk ke dalam tubuh (usus) karena kurangnya menjaga kebersihan, seperti tidak mencuci tangan sebelum makan, pembuangan feses (kotoran manusia) di sembarang tempat, atau lalat yang hinggap di makanan. Cacing-cacing tersebut bertelur di usus dan cacing yang sudah matang dikeluarkan bersama dengan feses. Walaupun cacingan sepertinya merupakan penyakit ringan, namun cacing atau larvanya dapat menyebar dan menginfeksi organ lainnya sehingga menimbulkan gangguan penyakit yang lebih berat.

    Berikut ini beberapa jenis infeksi cacing pada manusia.


    1.Infeksi Cacing Kremi (Oxyuriasis)
    Disebabkan oleh cacing kremi (Oxyuris vermicularis) atau disebut juga cacing kerawit, yaitu cacing kecil halus seperti benang, berwarna putih dengan panjang kira-kira 3-5 mm pada cacing jantan dan yang betina sekitar 8-13 mm. Infeksi cacing ini biasa ditemukan di daerah tropis dan sedang dengan sanitasi yang kotor, terjadi pada anak-anak yang berumur sekitar 5-14 tahun terutama dengan kebiasaan memasukan tangan ke dalam mulut. Jenis cacing ini akan memakan isi usus, cacing betina pindah dan bertelur di usus sebelah bawah (sekitar anus). Telur–telurnya akan merayap keluar menuju dubur sehingga menimbulkan rasa gatal. Bila digaruk dengan tangan akan menempel di ujung kuku dan dapat masuk ke dalam mulut ketika memasukan makanan. Gatal terutama pada malam hari sehingga mengganggu tidur, juga menyebabkan iristasi kulit, pada anak perempuan kadang terjadi radang vagina.

    2.Infeksi cacing Gelang (Ascariasis)
    Penyakit cacingan yang disebabkan oleh infeksi cacing gelang (Ascaris lumbricoides) yang hidup dalam usus halus manusia. Cacing ini tergolong jenis cacing besar, berukuran sekitar 20-30 cm, berwarna merah dadu dan putih. Telur-telur cacing gelang keluar dari tubuh manusia bersama dengan kotoran (feses). Cacing gelang masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan yang terkontaminasi feses manusia, misalnya melalui lalat yang menghinggapi makanan atau sayur yang terkontaminasi telur cacing gelang yang tidak dicuci dengan bersih.
    Gejala atau tanda terinfeksi cacing gelang yaitu perut terasa tidak enak, lesu, tidak napsu makan, muka pucat, mual, badan kurus, dan perut buncit. Fesesnya encer, kadang bercampur lendir dan darah, cacing tampak keluar dalam feses. Larva cacing gelang dapat masuk melalui pembuluh darah atau limfe, bila menyerang paru-paru dapat menyebabkan radang paru dan batuk. Sedangkan cacing gelang yang dewasa dapat bermigrasi ke usus buntu hingga menyebabkan radang usus.

    3.Infeksi Cacing Pita (Taeniasis)
    Cacing pita (Taenia sp.) bentuknya panjang pipih menyerupai pita, kepalanya kecil dan mempunyai kait untuk melekatkan diri pada dinding usus. Cacing pita mempunyai banyak jenis, tetapi ada tiga yang biasa dikenal yaitu cacing pita daging, cacing pita ikan dan cacing pita babi. Jenis cacingan ini disebabkan pengkonsumsian daging (terutama sapi dan babi) yang mengandung cacing pita dan memasaknya kurang matang.
    Gejala atau tanda terinfeksi cacing pita antara lain : perut terasa mulas dan mual, kadang perih dan tajam menusuk-nusuk tetapi akan hilang sesudah makan. Selain itu muka pucat, pusing, kurang nafsu makan, dan feses berlendir.

    Pencegahan

    Langkah pencegahan yang dapat dilakukan agar terhindar dari infeksi cacing usus, antara lain :
    - jagalah kebersihan pribadi, makanan dan lingkungan dengan baik
    - mencuci tangan dengan bersih terutama sebelum makan dan setelah buang air besar,
    - menggunting kuku dan hindari kebiasaan menggigit kuku
    - cuci sayur dengan bersih dan masak daging hingga benar-benar matang
    - sediakan fasilitas jamban yang memadai, jangan buang air besar sembarangan
    - sebaiknya anak-anak diberi obat cacing setiap 6 bulan sekali

    Herba untuk memberantas Cacingan
    Selain dengan obat modern, cacingan juga dapat dilawan dengan obat alami dari herba/tumbuhan obat yang berkhasiat sebagai anthelminthik (anti-cacing), antara lain adalah biji pinang (Areca catechu), biji wudani (Quisqualis indica), kulit dan akar delima (Punica granatum), biji labu kuning (Cucurbita moschata), temu giring (Curcuma heyneana), biji dan akar pepaya (Carica papaya), bawang putih (Alium sativum), ketepeng (Cassia alata), mindi kecil (Melia azedarach). Secara empiris (pengalaman) berbagai tumbuhan obat tersebut efektif mengatasi cacingan, diantaranya juga telah dilakukan penelitian dan terbukti mengandung senyawa aktif yang berkhasiat anthelminthik.
    Pada biji pinang mengandung arekolin yaitu salah satu alkaloid yang berfungsi sebagai obat cacing. Kulit buah dan akar delima mengandung alkaloid dan tanin yang berkhasiat anthelminthik terutama pada cacing gelang dan cacing pita. Senyawa potassium quisqualata yang terkandung pada buah wudani dapat membunuh cacing usus. Komponen aktif lainnya yang berkhasiat anthelminthik adalah glukosida cacirin yang terkandung dalam buah pepaya, cucurbitin pada biji labu kuning, diallil disulfida pada bawang putih, serta toosendanin yang terkandung pada kulit batang dn kulit akar mindi.

    Berikut beberapa contoh resep herbal untuk mengatasi cacingan.

    Resep 1.
    15 gram biji pinang kering di tumbuk + 60 gram biji labu kuning yang kering ditumbuk + 15 gram kulit delima kering. Semua bahan direbus dengan 600 cc air (dengan api kecil) hingga tersisa 200 cc, disaring, setelah dingin airnya diminum. (untuk semua jenis cacing).

    Resep 2.
    Biji wudani disangrai sampai matang, lalu dimakan dengan dikunyah ½ jam sebelum makan. Anak kecil 3-15 biji sehari, dewasa 15-30 biji sehari, dibagi untuk 3 kali makan. Lakukan berturut-turut selama 15 hari (satu keur). Setelah satu bulan dimakan satu keur lagi. (untuk cacing kremi, cacing tambang, cacing gelang, cacing cambuk).

    Resep 3.
    20 gram temu giring segar + 15 gram temu hitam segar + 2 siung bawang putih, dicuci dan didihaluskan atau diblender dengan menambahkan 100 cc air hangat, disaring, diminum pada pagi hari setengah jam sebelum makan. (untuk cacing kremi dan cacing gelang)

    Catatan : pilih salah satu resep dan lakukan secara teratur. untuk perebusan gunakan panci enamel, peruk tanah, panci kaca/pyrex.
    [/FONT]
    [FONT=Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif]Sumber: hembing + solusisehat.net
    [/FONT]
     
    • Like Like x 1
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    jeanovea Lurking Around Rest In Peace

    Joined:
    Apr 17, 2008
    Messages:
    1,338
    Trophy Points:
    0
    Ratings:
    +33,139 / -0
    :lol: hari gini masih cacingan...........

    :niceinfo: >> buat nanti kalo punya anak cacingan
     
  4. Offline

    namie04 Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 20, 2009
    Messages:
    1,127
    Trophy Points:
    146
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +1,316 / -0
    Pencegahan
    Langkah pencegahan yang dapat dilakukan agar terhindar dari infeksi cacing usus, antara lain :
    - jagalah kebersihan pribadi, makanan dan lingkungan dengan baik
    - mencuci tangan dengan bersih terutama sebelum makan dan setelah buang air besar,
    - menggunting kuku dan hindari kebiasaan menggigit kuku
    - cuci sayur dengan bersih dan masak daging hingga benar-benar matang
    - sediakan fasilitas jamban yang memadai, jangan buang air besar sembarangan
    - sebaiknya anak-anak diberi obat cacing setiap 6 bulan sekali


    dari point 2 3 4 kayanya gw lakukan semua
    wah berarti bisa kena infeksi cacing nih gw
    yg point 5 , kalo org dewasa butuh obat cacing juga ga sih???
     
  5. Offline

    bHell Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 19, 2008
    Messages:
    5,246
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +42,933 / -0
    :lol::lol::lol:
    threadNy,, ngebuka kisah lama gw yg pernah cacingan :onion-10:
     
  6. Offline

    kazzel Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 6, 2009
    Messages:
    701
    Trophy Points:
    92
    Ratings:
    +249 / -0
    Biji wudani apa ya ko br denger:???:
     
  7. Offline

    NuRaider Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 24, 2008
    Messages:
    3,866
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +54,511 / -0
    Jadi inget waktu kecil suka ada cacing kremi... :swt:

    gatel2 deh.. :madesu:
     
  8. Offline

    erickstrad Senpai Veteran

    Joined:
    May 15, 2009
    Messages:
    7,473
    Trophy Points:
    252
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +53,551 / -0
    baru wktu sya kuliah sya tw cacingan yg sbenarnya.. dulu malah ngira kalo cacingan tu sebutan u/ ank yg hyper alias ga bisa diem :hehe:

    oh iya... mw nambahin 1 lg pencegahannya : wajib make alas kaki kalo berada di luar rumah :top:
     
  9. Offline

    boku Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 10, 2009
    Messages:
    3,087
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +53,865 / -0
    kirain obat herbalnya tinggal langsung dikonsumsi, eh ternyata masih pake takaran2 segala macam :kaget:

    anyway, ada ga sih orang dewasa yang kena cacingan :???:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.