1. Sssst, ada Administrator baru di forum Indowebster lho... cek di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Mengintip Celah Dunia Hiburan Televisi [Dunia Artifisial Televisi: Rekayasa Hiburan]

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by kennero, Oct 26, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    kennero Silent Reader Members

    Joined:
    Oct 24, 2009
    Messages:
    47
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +24 / -0
    [​IMG]

    Adakah yang tidak artifisial pada acara hiburan televisi? Rasanya tidak ada sebab penonton acara musik, peserta kuis, dan pemain reality show sebagian besar adalah orang bayaran.

    Kamis (22/10) pukul 08.00 di pelataran Gedung TransTV. Sekitar 150 anak muda dengan pakaian meniru gaya artis berkerumun di depan panggung musik Derings (TransTV). Posisi mereka ditata sedemikian rupa agar indah jika dibidik kamera dari berbagai sudut.

    Setiap musik mengentak, mereka sontak berjingkrak. Tanpa komando, mereka langsung lincah. Kehadiran mereka membuat siaran langsung program Derings pagi itu menjadi hidup.

    Siapa sebenarnya mereka?

    Mereka adalah penonton bayaran yang biasa ”berkeliaran” di sejumlah studio televisi swasta. Indra, misalnya, Kamis pagi, ”tampil” di acara Derings. Sore hari dia ada di TPI ikut dalam pengambilan gambar kontes bintang Starbuzz. Di acara itu dia tidak tampil sebagai penonton yang lincah bergoyang, melainkan juri yang ceriwis.

    Begitu pula Cicin (20). Rabu pagi, dia ada di acara Derings, siang di Missing Lyrics (TransTV), dan sore di acara Mantap (ANTV). Malam hari jika diminta, dia bisa nongkrong di studio televisi mana pun.

    ”Sehari saya bisa ngumpulkan uang Rp 100.000 dari tiga acara. Sebulan penghasilan bersih saya Rp 2,5 juta,” kata Cicin yang tinggal di Pekayon, Bekasi.

    Orang-orang seperti Cicin dan Indra jumlahnya ribuan. Mereka dikoordinasi para penyalur penonton bayaran, di antaranya Elly Suhari (38) yang akrab disapa Mpok Elly.

    Ia mengaku setiap hari menggerakkan 500 penonton bayaran ke 6-8 acara televisi. ”Saya tinggal telepon koordinator lapangan, mereka membagi-bagi ’pasukan’ ke studio yang membutuhkan,” kata Mpok Elly yang wajahnya sering muncul di televisi sebagai penonton, peserta kuis, dan pendukung acara komedi.

    Elly memiliki 10 koordinator lapangan di Jabodetabek. Merekalah yang bertugas menjaring orang-orang yang ingin menjadi penonton bayaran. ”Dulu susah mencari penonton, sekarang mereka antre mendaftar. Sebagian ingin masuk TV dan mencari jalan jadi artis. Sebagian lagi cari makan,” kata Elly yang terjun sebagai penyalur penonton sejak 2007.

    Siapa pun yang mendaftar tidak dia tolak. ”Yang penting, orangnya mau diatur, lincah, dan ramai,” katanya.

    Harsono Wahyudi, penyalur penonton lainnya, juga tidak memilih-milih orang yang ingin menjadi penonton bayaran.

    ”Saya hanya menegaskan kepada mereka bahwa nonton itu kerja, tepuk tangan kerja, dan tidak bergoyang di acara musik itu ’dosa’,” ujar Harsono. Ia terjun ke bisnis ini sejak 2005. Dalam sehari dia menggerakkan 300 orang ke sejumlah acara, antara lain Dahsyat (RCTI) dan Opera Van Java (Trans7).

    Calon penonton yang telah direkrut, kata Elly, biasanya diklasifikasikan berdasarkan usia, profesi, dan tampang. Hal ini dia lakukan sebab tiap acara membutuhkan karakter penonton yang berbeda.

    Elly bercerita, suatu ketika dia diminta mendatangkan penonton berwajah petani untuk acara penyuluhan pertanian. ”Saya pikir, kok permintaannya aneh. Untung ada anak buah saya yang wajahnya seperti petani, ha-ha-ha....”

    Harsono juga pernah mendapat permintaan aneh. ”Ada stasiun televisi yang minta dicarikan penonton bertubuh cebol. Pernah juga diminta mencari orang yang wajahnya gampang dirias seperti kuntilanak.

    Apa pun permintaan stasiun televisi, agen penonton bayaran selalu berusaha memenuhi. Maklum, putaran uang dari bisnis ini cukup menggiurkan. Elly mengatakan, sebulan dia bisa mengantongi keuntungan Rp 35 juta, sementara Harsono rata- rata Rp 10 juta.

    Bagian pertunjukan

    Mengapa televisi perlu penonton bayaran? Kepala Divisi PR Marketing TransTV Hadiansyah menjelaskan, penonton sesungguhnya bagian dari pertunjukan. ”Jadi, mereka harus ada. Tanpa penonton, sebuah acara musik, misalnya, tidak akan meriah,” ujarnya, Rabu.

    Stasiun televisi, lanjutnya, tak bisa mengandalkan penonton sukarela sebab mereka sulit diatur. ”Kalau penonton profesional, mereka sudah tahu benar tugasnya.”

    GM Programming TPI Endah Hari Utari mengatakan hal senada. ”Kalau tidak ada penonton, pengisi acara juga tidak akan tampil maksimal. Acara jadi tidak hidup,” katanya, Kamis.

    Persoalannya, mencari penonton yang sukarela datang ke studio sekarang tergolong sulit, apalagi banyak acara yang proses pembuatannya pagi atau tengah malam. Itulah mengapa semua stasiun TV mendatangkan penonton bayaran.

    TransTV, kata Hadiansyah, menggunakan jasa penonton yang disalurkan delapan agen. ”Itu kami lakukan agar penontonnya tidak itu-itu saja.”

    Begitulah, dunia hiburan TV memang serba artifisial atau buatan. Fenomena penonton bayaran hanyalah salah satunya. Kalau mau jujur, tepuk tangan di acara talk show, kemeriahan di acara variety show, tangis dan tawa di acara kuis, bahkan drama di acara reality show yang mengangkat urusan pribadi, sebagian besar juga hasil rekayasa.

    Ironisnya, sebagian besar pemirsa percaya bahwa apa yang ditampilkan televisi adalah realitas sungguhan, apalagi jika nama acaranya diimbuhi ”merek” reality show.
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    kzha Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 10, 2009
    Messages:
    1,868
    Trophy Points:
    227
    Ratings:
    +7,159 / -0
    gw baru tau sekarang kalo ada penonton bayaran,. swt dah,. gue di boongin. :swt:
    pantesan kadang kalo gw liat suatu acara penontonnya itu-itu aja :ngupil:
    tapi kalo,. acara2 reality show ntu gan,. gw udah tau dari awal kalo ntu boongan,.
    logikanya mana ada manusia yang mau Aib nya di Umbar keseluruh nusantara,. kecuali dianya ga waras :haha:
     
    • Like Like x 1
  4. Offline

    dodome Lurking Around Veteran

    Joined:
    Jan 22, 2009
    Messages:
    530
    Trophy Points:
    231
    Ratings:
    +12,736 / -0
    Kacau.. sekarang apa-apa mah ga ada yg real. Kalau gitu pemirsa yg dirugikan n di bohongi. Apa kata dunia?
     
  5. Offline

    tivaro27 Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 25, 2008
    Messages:
    1,228
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +5,808 / -0
    Udah tahu lama mengenai hal itu! Karena merasa aneh aja. Masa kadang nonton acara musik penontonnya bisa kompak gitu!
     
  6. Offline

    karin Beginner Members

    Joined:
    Sep 2, 2009
    Messages:
    201
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +136 / -0
    wow, baru tau klo ad yg namany penonton bayaran, kirain emang abg2 jaman skrg rajin bner mo dtg pagi2 cuma bt ntn musik..
    jd pengen daftar..
    hahaha... :hahai:
     
  7. Offline

    ticodatte Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 15, 2009
    Messages:
    1,161
    Trophy Points:
    227
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +24,560 / -0
    itu semua penonton di acara musik" gt memang dibayar kok...katanya 1 orang 100rb atau 50rb ya....
     
  8. Offline

    rampeg Senpai Moderator

    Joined:
    Jun 17, 2009
    Messages:
    6,034
    Trophy Points:
    221
    Ratings:
    +9,361 / -1
    :lol: ternyata acara hiburan di indonesia masih penuh dengan tipu menipu :haha: pantesan heran juga liat orang ngak ad kerjaan... cuman nongkrongin acara2 ngak jelas kek gt... eh ternyata ada udang di balik batu
     
    • Like Like x 1
  9. Offline

    nicander Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    May 29, 2009
    Messages:
    2,017
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +7,139 / -0
    wedew....sekarang ada ygn namanya penonton profesional yah..:swt:
     
  10. Offline

    cahcah Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 13, 2009
    Messages:
    632
    Trophy Points:
    221
    Ratings:
    +16,879 / -1
    wah...

    bner2 ada toh...

    yg q tw sih d dahsyat dpt 10rbu+ camilan dri rcti..

    ah...

    syg bgt q g tinggal d jakarte...

    kn lmyn tuh jdi penonton bayaran..

    sbulan bsa mpe 2,5 juta gtu...
     
    • Like Like x 3
  11. Offline

    Ibuju Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 28, 2009
    Messages:
    1,273
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +3,201 / -0
    Mungkin yg asli cma talk shownya tvri
     
  12. Offline

    Kokuryu Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 2, 2009
    Messages:
    774
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +188 / -0
    Wah bener2 bahkan penontonnya pun "artis". Panggung acara TV makin lama makin luas ya sampe butuh "penari latar" berupa penonton bayaran. :swt:
     
  13. Offline

    doplank Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 2, 2007
    Messages:
    430
    Trophy Points:
    112
    Ratings:
    +1,156 / -0
    bro, coba deh ke cibubur.

    kalo misalnya loe pernah ke cibubur. banyak tuh yang kek gitu. buat acara FTV (terutama Indosi*r). numpang jadi figuran, ikut-ikutan lari. ikut-ikutan mukulin aktor, dibayar Rp.50.000.

    ya ngga jauh beda lah. semuanya memang pakai uang.
     
  14. Offline

    moluiwa Silent Reader Members

    Joined:
    Oct 23, 2009
    Messages:
    78
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +10 / -0
    wah boleh juga tuh jadi penonton bayaran... mayan 2,5jt masuk kocek... hehehe
     
  15. Offline

    nekoruru Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 14, 2008
    Messages:
    2,070
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +3,081 / -0
    stasiun TV indonesia itu hoax terorganisir :hihi:
     
  16. Offline

    Allred Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 6, 2009
    Messages:
    307
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +110 / -0
    ^atas

    Bukan cuma di indo kok :hihi:

    Ini mah gw udah tau.. banyak acara populer yang sebenernya drama etc nya dibuat2 :haha:

    Yahh, namanya juga entertainment..
     
  17. Offline

    platinum Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 25, 2009
    Messages:
    306
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +104 / -0
    Kalo mising lirik dari dulu juga kan emang dibayar, tapi siapa yang bilang ya?
    Yang asli paling gebyar BC-a di indosiar ya
     
  18. Offline

    jamrong Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    May 4, 2009
    Messages:
    289
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +2,063 / -0
    gw dah tau dari lama kali ....makanya gw males nonton TV sekarang....nggak ada yang menarik dan palsu semua...kl nonton ya paling siaran berita Metro doang.....
     
  19. Offline

    der_kaiser Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 29, 2009
    Messages:
    210
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +7 / -0
    wah kl soal ini sech gw juga dah tau, alna sempet jadi salah satu cara tuk nambah masukan pas kuliah dulu wkwk
    bdw nais info TS
     
  20. Offline

    apple_juice Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 30, 2009
    Messages:
    477
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +855 / -0
    oh ternyata ada penonton profesional toh,,:lol:
    yang gua tau se penonton dibayar paling ceban,,terus kalau tepuk tangan disuruh,,,
    ada mucikarinya juga ge,,,
    kerjaan gini enak kali ya,,,:hehe:

    :hahai::hahai:
    :niceinfo:
     
  21. Offline

    MiniMaximA Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 12, 2008
    Messages:
    1,040
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +40 / -0
    Bujug, gw juga mao, sayang jarang aja ada suting acara-acara sampah kayak gitu di Medan.
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.