1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Jauhi Penyakit dengan Melahap Serat

Discussion in 'Pengetahuan Penting Penunjang Kesehatan' started by dejivrur, Dec 27, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    dejivrur Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 31, 2009
    Messages:
    3,896
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +1,103 / -2
    [​IMG]
    JAKARTA, KOMPAS.com - SIAPA yang tak doyan melahap makanan cepat saji? Selain mudah mendapatkannya, lazimnya makanan yang biasa disebut junkfood ini terkenal lezat. Tidak hanya itu, jenis sajiannya pun beragam dengan harga yang terjangkau isi dompet. Dengan berbagai kelebihan itu, penganan ini menjadi bagian hidup masyarakat urban.

    Namun, Anda yang terbiasa mengonsumsi makanan ini tak boleh lengah. Terlalu banyak mengonsumsi junkfood berefek buruk bagi kesehatan. Selain banyak mengandung bahan kimia, junkfood umumnya juga tidak mengandung cukup gizi bagi tubuh.

    "Yang lebih penting lagi, junkfood tidak mengandung serat makanan," kata Susianto, pakar gizi dari Indonesia Vegetarian Society (IVS).

    Tak heran, berbagai penelitian menyebutkan bahwa banyak warga masyarakat di kota-kota besar di seluruh dunia - terutama orang yang selalu sibuk dengan pekerjaan - umumnya kekurangan serat. Padahal, rata-rata, kebutuhan serat setiap manusia hanya 25 gram sampai 40 gram per hari.

    Jumlah segitu sebetulnya terbilang sedikit. Nyatanya, tak banyak orang perkotaan yang mampu memenuhi kebutuhan serat. Di Indonesia, "Warga Indonesia baru mampu memenuhi kebutuhan serat sekitar 10 gram-15 gram per hari. Warga perkotaan lebih rendah lagi," ujar dia.

    Padahal, serat makanan sangat mudah didapat dari sayur-mayur dan buah-buahan. Dalam jumlah yang cukup, serat berpengaruh bagi pencernaan. Yakni, meningkatkan kinerja usus dalam mencerna makanan. Gizi makanan bisa terserap sempurna, sedang sisa-sisa dari proses pencernaan bisa melewati usus untuk dibuang.

    Dari kanker, jantung, sampai diabetes
    Cuma, karena pola makan yang tak seimbang, pasokan serat makanan berkurang. Akibatya, proses pencernaan tidak berlangsung normal. "Alhasil, sisa makanan sulit sulit keluar dari usus dan bisa mengakibatkan sembelit," kata Susianto.

    Dalam jangka waktu yang lama, bukan hanya sembelit saja yang akan timbul. Sisa makanan yang tertinggal dalam usus itu pun akan menimbulkan peradangan atau infeksi usus. Bila hal ini terjadi, Anda bisa bersiap-siap masuk rumah sakit lantaran berbagai penyakit bisa timbul.

    Berbagai penyakit itu, antara lain, kanker usus dan anus hingga penyakit jantung. Penyakit kanker usus, misalnya, timbul karena usus mengalami infeksi akibat bekerja ekstrakeras sewaktu mencerna makanan yang kurang serat.

    Dalam catatan National Cancer Institute, sepertiga kematian akibat kanker usus disebabkan oleh pola makan yang salah karena tak menghitung kebutuhan serat. Kekurangan serat juga memicu hemoroid atau wasir. Akibat minus serat, feses yang merupakan sisa hasil proses pencernaan menjadi keras. Akibatnya, "Usus yang ada di dekat anus membengkak karena dipaksa mengeluarkan feses keras," kata Susianto. Inilah yang menjadi cikal bakal kanker anus.

    Serat dalam takaran yang pas sejatinya bisa mengikis lemak. Makanya, orang yang kekurangan serat akan mudah mengalami obesitas atau kegemukan. "Tanpa serat, jumlah lemak akan terus bertambah dan semakin menumpuk di bagan," imbuh Haryati, ahli gizi Rumahsakit Mediros, Jakarta Pusat.

    Selain itu, penumpukan lemak juga akan meningkatkan jumlah kolesterol. Kolesterol yang terlalu banyak akan menutup pembuluh arteri. Akibatnya, penyakit jantung pun tak akan terelakkan lagi. "Selain penting bagi pencernaan, serat makanan juga mampu menurunkan kadar kolesterol," tandas Haryati.

    Serat makanan pun membantu menurunkan kadar gula dalam darah. Serat bisa menurunkan kadar trigliserida darah, sehingga kadar gula jadi berkurang. Makanya, bila kurang serat, penyakit diabetes bisa timbul pula. "Karena itu, banyak ahli menyarankan penderita diabetes melakukan diet kaya serat agar gula darahnya menurun," ajar Haryati.

    SUMBER : KOMPAS.com


    semua bermanfaat ya buat teman teman sekalian:piss::piss::piss:
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    cahyo_pwkm Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 20, 2008
    Messages:
    1,536
    Trophy Points:
    112
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +264 / -0
    serat ganti ager2 boleh ga sih?
     
  4. Offline

    zz11 Rockstar Veteran

    Joined:
    Mar 11, 2009
    Messages:
    40,146
    Trophy Points:
    252
    Ratings:
    +33,176 / -0
    agar2 kan mengandung serat dan plantago kalo ga salah...
    selain melancarkan pencernaan agar2 juga bisa membantu menyerap kolesterol berlebih.
     
  5. Offline

    dejivrur Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 31, 2009
    Messages:
    3,896
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +1,103 / -2
    pepaya juga sumber serat paling sadis
    pernah gw liat di pepaya seger yang udah dipotong potong dan dikulkasin
    pas mau gw makan, ternyata air disekitar pepaya berubah bentuk menjadi jelly jelly kecil yang gak gitu gede, bukti bahwa pepaya kaya akan serat yang tinggi
     
  6. Offline

    zz11 Rockstar Veteran

    Joined:
    Mar 11, 2009
    Messages:
    40,146
    Trophy Points:
    252
    Ratings:
    +33,176 / -0
    bener banget pepaya bener2 kaya serat.
    pepaya sangat2 membantu buat yg suka konstipasi atau punya ambeien (hemoroid) gara2 b/a/b yg keras...
    selain itu pepaya juga warnanya oranye, keknya banyak vitamin A dan C tuh, bagus juga buat kesehatan kulit dan mata... :piss:
     
  7. Offline

    ghusesup Silent Reader Members

    Joined:
    Jul 21, 2009
    Messages:
    125
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +25 / -0
    gimana sih kita biar bisa tau buah mana yg kaya serat ? :???:
    tolongin donk kk...
     
  8. Offline

    dejivrur Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 31, 2009
    Messages:
    3,896
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +1,103 / -2
    yang kalau dikunyah jadi benar benar jadi hancur dan lembek dan agak seperti gel dan mengandung banyak air

    contoh : pepaya dan pisang, melon dan semangka bisa jadi alternatif
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.