1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Fast Food Bikin Kecanduan

Discussion in 'Pengetahuan Penting Penunjang Kesehatan' started by rawing, Apr 15, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    rawing Silent Reader Members

    Joined:
    Oct 26, 2009
    Messages:
    52
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +136 / -0
    [​IMG]Penelitian terbaru menyebutkan, makanan cepat saji atau fast food dapat menimbulkan rasa ketagihan dan ketergantungan sama seperti menggunakan heroin dan tembakau.

    Pasalnya, makanan yang mengandung lemak dan gula bisa memancing pusat kesenangan' pada otak, yang juga menjadi penyebab ketergantungan obat-obatan. Hal itu membuat seseorang bisa 'kecanduan' makanan yang tidak sehat.

    Temuan ini kemudian bisa menjelaskan penyebab meningkatnya angka penderita obesitas atau kegemukan dan kesuksesan restoran penyedia fast food.

    Dilansir Daily Mail, Jumat (2/4/2010), Paul Kenny dan timnya dari Scripps Research Institute di Jupiter, Florida, melakukan eksperimen pada tikus, dengan memberi mereka makanan mengandung keju, lemak babi dan sosis. Setelah beberapa lama percobaan berjalan, tikus-tikus eksperimen tersebut mulai mengalami pertambahan berat badan dan memperlihatkan gejala ketergantungan.

    "Penelitian ini menghadirkan bukti paling menyeluruh dan menarik yang memperlihatkan ketergantungan obat-obatan dan obesitas mempunyai mekanisme neurobiologis yang sama," terang Kenny.

    Menurut Kenny, tikus-tikus tersebut kehilangan kontrol pada kebiasaan makan mereka. Buktinya, mereka tetap makan meskipun disetrum. Setruman ini befungsi untuk melihat seberapa terdorongnya mereka mengonsumsi makanan lezat yang dihidangkan di hadapan mereka.

    Selama percobaan, tikus-tikus dihadiahi dengan kejutan elektrik yang menyenangkan. Tikus-tikus ini bisa mengontrol jumlah stimulasi yang mereka dapatkan dengan berlari di roda.

    Peneliti menemukan, tikus yang memakan lebih banyak junk food dapat berlari lebih jauh. Hal ini menunjukkan bahwa mereka memerlukan lebih banyak stimulasi otak untuk merasa lebih baik.

    Saat tikus tengah melahap makanan berkadar lemak tinggi, peneliti menyetrum kaki mereka. Tikus yang mengonsumsi diet normal dengan cepat menghindari makanan yang tidak sehat. Sementara tikus yang sebelumnya telah mengonsumsi junk food membiarkan sentruman di kaki dan tetap mengonsumsi makanan tinggi kalori tersebut.

    Hasil penelitian pada akhirnya menyimpulkan bahwa makanan cepat saji dapat mengubah keseimbangan zat kimia di area 'reward circuit' pada otak. Area ini berfungsi mengatur zat kimia dopamine yang menimbulkan perasaan nyaman. Perubahan yang sama juga terjadi di otak tikus yang diberikan kokain atau heroin, yang diyakini berperan menimbulkan rasa ketergantungan.


    Masih mau makan fast food???:awas:


    :thx::idwsmania:
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    deathblow Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 19, 2009
    Messages:
    868
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +284 / -0
    masi coma d dikitin

    PERTAMAX gan
     
    Last edited: Apr 15, 2010
  4. Offline

    bloody_hound47 Silent Reader Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 8, 2010
    Messages:
    194
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +3 / -0
    tapi enak gan, asal jarang2 bukannya ga pa pa ??
     
  5. Offline

    darkkyuby Silent Reader Members

    Joined:
    Mar 27, 2010
    Messages:
    92
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +4 / -0
    yg penting enak gan!!![​IMG]
     
  6. Offline

    myth73 Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 13, 2009
    Messages:
    2,784
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +8,371 / -0
    Tapi kayaknya efek kecanduannya gak separah rokok ato narkoba.
    Orang2 juga terkadang masih mikir2, khususnya dokunya cukup gak buka beli fastfood:hahai:
    Orang miskin kalo kencanduan rokok, rela gak makan daripada gak ngerokok
     
  7. Offline

    1nuy45h4 Beginner Members

    Joined:
    Aug 7, 2009
    Messages:
    273
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +24 / -0
    wah mesti berthati-hati neh sama makanan yang beredar disekitar kita...
    Makasih gan Inponya.... :piss:
     
  8. Offline

    ya_chan Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 27, 2008
    Messages:
    2,295
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +5,240 / -0
    berarti kuncinya adalah dopamin yg menimbulkan perasaan nyaman:hmm:
    dgn makan fastfood berlemak tinggi rupanya bisa memicu perasaan nyaman:fufufu:
    pantes klo nongkrong sambil makan fast food lebih enak:haha:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.