1. Sssst, ada Administrator baru di forum Indowebster lho... cek di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

batu besar

Discussion in 'Motivasi & Inspirasi' started by princess, Sep 23, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    princess Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 30, 2008
    Messages:
    437
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +160 / -0
    Suatu hari seorang dosen sedang memberi kuliah tentang manajemen waktu pada para mahasiswa MBA. Dengan penuh semangat ia berdiri di depan kelas dan berkata, “Okey, sekarang waktunya untuk kuis”. Kemudian ia mengeluarkan sebuah ember kosong dan meletakkannya di atas meja. Ia mengisi ember tersbut dengan batu sebesar kepalan tangan. Ia mengisi terus hingga tak ada lagi batu yang bisa di masukkan ke dalam ember tersebut. Ia lalu bertanya kepada kelas, “Menurut kalian apakah ember ini telah penuh?”

    Semua mahasiswa serentak berkata, “Ya!”.

    Sang Dosen bertanya kembali, “Sungguhkan demikian?”, Kemudian dari dalam laci meja ia mengambil sekantung kerikil kecil dan menuangkan kerikil-kerikil itu kedalam ember lalu mengocok-kocok ember tadi sehingga kerikil-kerikil tadi turun kebawah mengisi celah-celah kosong diantara batu-batu. Kemudian sekali lagi ia bertanya pada kelas, “Nah, apakah sekarang ember ini sudah terisi penuh?”.

    Kali ini para mahasiswa terdiam. Seseorang diantara mereka menjawab, “Mungkin tidak”.

    “Bagus sekali,” sahut sang dosen. Kemudain ia mengeluarkan sekantung pasir dan menuangkannya kedalam ember. Pasir itu berjatuhan mengisi celah-celah kosong antara batu besar dan kerikil. Sekali lagi ia bertanya kepada kelas, “Baiklah, apakah sekarang ember ini sudah penuh?”

    “Belum!”, sahut seluruh kelas.

    Sekali lagi ia berkata, “Bagus, bagus sekali,” Kemudian ia meraih sebotol air dan mulai menuangkannya ke dalam ember sampai air mencapai bibir ember. Lalu ia menoleh dan bertanya ke pada kelas, “Tahukah kalian apa maksud dari illustrasi ini?”

    Seorang mahasiswa dengan bersemangat mengacungkan jari dan berkata, “Maksudnya adalah tak peduli seberapa padat jadwal kita, bila kita mau berusaha sekuat tenaga pasti bisa mengerjakannya”.

    “Oh, bukan,” sahut sang dosen. “Bukan itu maksudnya. Kenyataan dari ilustrasi ini mengajarkan kepada kita bahwa, bila anda tidak memasukkan “batu besar” terlebih dahulu, maka anda tidak akan bisa memasukkan semuanya.”

    “Apa yang dimaksud dengan “batu besar” didalam hidup anda?”, dosen itu melanjutkan, “Anak-anak anda, pasangan anda, pendidikan anda, hal-hal yang terpenting dalam hidup and. Mungkin itu sebuah hal yang mengajarkan kepada orang lain, melakukan pekerjaan yang anda sukai, waktu unutuk diri sendiri, kesehatan anda, teman, ataupun semua yang anda anggap berharga”.

    “Ingatlah selalu untuk memasukkan “batu besar” terlebih dahulu atau anda akan kehilangan semuanya”, lanjut sang dosen. “Bila anda mengisinya dengan batu-batu kecil (semacam kerikil dan pasir), maka hidup anda akan penuh dengan hal-hal kecil yang merisaukan dan ini semestinya tidak perlu. Karena dengan demikian anda tidak akan pernah memiliki waktu yang sesungguhnya bisa anda pakai untuk hal-hal yang lebih besar dan penting.”

    “Oleh karena itu, pesan saya, setiap pagi atau malam ketika anda mengingat kuliah hari ini, tanyalah pada diri anda sendiri: Apakah “batu besar” dalam hidup saya?. Lalu kerjakan itu pertama kali!”, demikian sang dosen menutup kuliah hari itu.
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    prufessuer Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 10, 2009
    Messages:
    2,163
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +2,651 / -0
    kuis yg aneh tp keren :top:

    btw bijak bener dosennya :top:
     
  4. Offline

    luminairateic Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 10, 2009
    Messages:
    352
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +21 / -0
    coba semua guru di Indo masing" punya 1 kata bijak buat murid"nya...
     
  5. Offline

    angelios Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 18, 2009
    Messages:
    309
    Trophy Points:
    72
    Ratings:
    +36 / -0
    batu besar ku skr cm satu, merrid :piss:
    tp kerikil nya buanyakkk banget... :onion-07:
     
  6. Offline

    krabzone Silent Reader Members

    Joined:
    Dec 29, 2008
    Messages:
    87
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +13 / -0
    heheh w pernah liat ini di video seminar Stephen Covey... Batu2 tsb melambangkan prioritas kita
     
  7. Offline

    zz11 Rockstar Veteran

    Joined:
    Mar 11, 2009
    Messages:
    40,146
    Trophy Points:
    252
    Ratings:
    +33,167 / -0
    yoi. mao nambahin, menurut anaknya stephen covey (sean covey) aja (mungkin bokapnya juga berpendapat sama), sebenernya ada 4 kategori masalah menurut urutan sesuai dengan besar batunya.

    1. masalah mendesak dan penting. batu ini (sudah pasti) gede.
    2. masalah ga mendesak, tapi penting. batu ini gede juga. tapi kadang kita ngga menyadarinya apalagi yg hobi menunda2.
    3. masalah mendesak, tapi ga penting. batu ini terlihat gede, tapi sebenernya ngga. di sinilah kekuatan kata tidak...
    4. masalah ga mendesak en ga penting. mungkin ini yg namanya kerikil...

    :piss:
     
  8. Offline

    Mitsuyama Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 26, 2009
    Messages:
    1,026
    Trophy Points:
    86
    Ratings:
    +130 / -0
    nice" kuizzz..
    dosen nya juga bijak bgt tuhh..
    :lol:
     
  9. Offline

    recure Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 17, 2009
    Messages:
    6,490
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +3,129 / -0
    bijak banget :lol
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.