1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Halo IDWS Mania, forum Indowebster ada Super Moderator baru lho di lihat di sini
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Anorexia vs Bulimia Nervosa

Discussion in 'Intensive Health Unit' started by nokia5800xm, Aug 15, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    nokia5800xm Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 3, 2010
    Messages:
    797
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +7,769 / -1
    Anorexia vs Bulimia Nervosa

    Bulimia Nervosa
    &
    Anorexia Nervosa​


    [​IMG]

    ANOREKSIA VERSUS BULIMIA​
    Pada prinsipnya, anoreksia dan bulimia dapat digolongkan sebagai penyakit yang sama, yaitu weight-phobia alias penderita takut banget berat badannya bertambah. Secara harafiah, anoreksia berarti kehilangan selera makan. Namun sebenarnya tidak semua penderita anoreksia kehilangan selera makannya. Perasaan takut gemuklah yang menyebabkan mereka menahan nafsu makan secara tidak wajar, hingga banyak yang akhirnya kehilangan selera makannya sama sekali dan tidak sadar kalau tubuh mereka benar-benar tinggal kulit berbalut tulang!

    Bulimia adalah penyakit yang ditandai dengan makan secara berlebihan, kemudian memuntahkannya kembali untuk menjaga agar berat badan tidak naik. Dibandingkan penderita anoreksia yang dapat dikenali dengan mudah karena bentuk tubuhnya yang sangat kurus, penderita bulimia biasanya memiliki berat badan yang stabil bahkan cenderung ideal.

    Anoreksia dan bulimia sering disebut sebagai salah satu penyakit kejiwaan atau psikiatri karena penderitanya memiliki cenderung menyalahkan diri sendiri. Mereka pun merasa berdosa bila makan, apalagi bila jarum timbangannya bergeser ke kanan....

    Tahukah Anda Kalau....

    • Dari seluruh jenis penyakit psikiatri yang ada, anoreksia dan bulimia menempati urutan penyebab kematian tertinggi.
    • Meskipun anoreksia dan bulimia biasanya terjadi pada masa remaja, gejala-gejalanya dapat timbul pada wanita (dan pria) segala umur.
    • Sepertiga dari penderita anoreksia dan bulimia pernah mengalami pelecehan seksual sebelumnya, dan memiliki kepercayaan diri yang sangat rendah.
    • Penderita anoreksia dan bulimia mengisi hari-harinya dengan terus-menerus sibuk memikirkan makanan.


    [​IMG]

    Anoreksia adalah penyakit yang hingga hari ini sulit dimengerti dan masih jadi teka-teki bagi para pakar kesehatan. Sebagian menyebutkan bahwa anoreksia disebabkan tidak berfungsinya kelenjar hypothalamus di bagian otak, yang bertugas mengatur selera, keinginan untuk makan, gairah seksual dan menstruasi.

    Kasus anoreksia dapat dimulai dengan diet ketat karena kebanyakan penderita anoreksia dulunya pernah mengalami kelebihan berat badan. Mereka semakin terpacu untuk menurunkan berat badan karena keberhasilan pola diet terdahulu.

    Ada beberapa faktor psikologis yang dapat menyebabkan seseorang menjadi penderita anoreksia. Pertama, ketidakmampuan seseorang untuk beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di sekelilingnya, seperti putus cinta, meninggalnya orangtua, dan pengalaman traumatis lainnya. Intinya segala manifestasi dari rasa bingung, kecewa atau sedih.

    Penyebab berikutnya adalah krisis mengenai persepsi gambaran tubuh seseorang. Tidak semua remaja dapat menerima perubahan yang terjadi dalam tubuh mereka sebagai suatu hal yang wajar. Penderita anoreksia biasanya akan mengalami keterlambatan pertumbuhan payudara atau terlambat menstruasi, sehingga wajah mereka tampak lebih muda dari usia yang sebenarnya.

    Selain itu, perasaan ditolak atau diabaikan keluarga juga menjadi faktor pemicu terjadinya kasus anoreksia. Seseorang yang berasal dari keluarga yang tidak harmonis sering cenderung menyalahkan dan menghukum diri sendiri dengan menolak untuk makan dan menahan lapar. Yang menyedihkan, mereka nggak sadar kalau kondisi tubuh mereka, tuh, sudah parah banget....

    Penderita menganggap dirinya tidak menarik, tidak sehat dan juga tidak diinginkan. Penderita anoreksia bisa mengalami dehidrasi dan cenderung sering pingsan. Kelainan ini juga memicu kematian mendadak karena irama jantung yang tidak normal.

    Gejala Anoreksia biasanya terjadi karena meningkatnya perhatian secara berlebihan pada makanan dan berat badan. Meskipun sudah kurus tapi tetap merasa gemuk, selalu menyangkal kalau dirinya sudah kurus, melakukan olahraga berlebihan untuk mengendalikan berat badan, tidak mengeluh meski nafsu makan dan berat badan berkurang.
    [​IMG]

    --- penderita penyakit umumnya ini selalu menganggap dirinya lebih "besar" dari pada kenyataannya ---




    Mengingat implikasi psikologi dan medis anoreksia nervosa yang sulit, suatu rencana pengobatan harus menyeluruh, termasuk perawatan di rumah sakit jika diperlukan dan terapi individual serta keluarga adalah dianjurkan. Pendekatan perilaku, interpersonal, dan kognitif pada beberapa kasus medikasi harus dipertimbangkan
    1. Perawatan di rumah sakit. Clinical harus memutuskan pasien mana yang harus diberi perawatan di rumah sakit, dan yang tidak harus.

    1. i. kehilangan energi yang banyak, pada umumnya, pasien anoreksia nervosa yang berada 20% di bawah berat badan yang diharapkan untuk tinggi badannya adalah dianjurkan untuk program rawat inap, dan pasien yang berada 30% di bawah berat badan yang diharapkan memerlukan perawatan rumah sakit psikiatrik yang terentang dari dua sampai 6 bulan..

    2. ii. Hypokalemi (<3 meg/L) atau EKG mengalami perubahan akibat meningkatnya potassium.

    3. iii. Lingkaran muntah, dan pengurangan makanan yang tidak dapat diputuskan.

    4. i. Assessment yang berhati-hati dan penatalaksanaan masalah kesehatan dan gangguan kejiwaan lainnya.

    5. ii. Modifikasi perilaku lainnya untuk usaha peningkatan berat badan, seperti :

    1. tirah baring dengan pengawasan konsumsi makanan sebagai langkah awal untuk setiap pasien. Frekuensi pemberian makan 5-6 kali, dengan kalori 1500 – 2000 kalori yang ditingkatkan secara bertahap, biasanya diberikan makanan yang sama selama sehari sehingga pasien tidak mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang besar sekali makan.

    2. keinginan untuk menaikan berat badan harus disesuaikan dengan pendidikan pasien

    3. setiap pagi pasien harus ditimbang setiap pagi, setelah mengosongkan kandung kemihnya dan sebelum sarapan

    4. mengkuatkan kembali keinginan pasien untuk meningkatkan berat badannya.

    5. jika pasien tidak lagi tirah baring, pasien harus diawasi selama 2 jam setelah makan. Hal ini dilakukan agar pasien tidak memuntahkan makanannya.

    6. Pemberian makan secara paksa dilakukan jika pasien mengalami penurunan berat badan yang drastic, dan membahayakan jiwa pasien.

    7. i. Cyproheptadine hydrochloride, merupakan antagonis antihistamine dan serotonin, telah terbukti efektif sebagai stimulus untuk pasien anoreksia nervosa yang mempunyai sedikit efek samping. Dosis harian adalah 8mg peroral dan dinaikan 32mg/hari pada akhir minggu kedua.

    8. ii. Amitrypline, dimulai dengan dosis 50mg/hari dan dinaikan perlahan-lahan sampai 150mh/hari. Obat ini terbukti bermanfaat untuk pasien anoreksia nervosa, biasanya pasien mengalami panaikan berat badan, biasanya digunakan untuk pasien dengan gangguan depresi.

    9. iii. Alprazolam, 0,25mg, setiap 1 jam sebelum makan, diperuntukan untuk pasien yang mengalami anxietas yang berat.

    faktor apa yang memicu timbulnya penyakit anoreksia? Menurut Adriana Ginanjar, psikolog dari Universitas Indonesia, faktor pemicunya beraneka ragam. Pertama, karena tuntutan profesi.

    ‘Korban’ tipe kedua adalah mereka yang berkepribadian perfeksionis. Anoreksia bukan hanya milik manusia yang mengatasnamakan kecantikan fisik di atas segala-galanya, seperti para selebriti. Anoreksia juga mampu memorak- porandakan kehidupan para eksekutif muda yang mengejar kesempurnaan. Target mencapai puncak kesuksesan tak hanya diukur dari karier yang gemilang dan kehidupan sosial yang populer. Timbangan pun ikut berperan. Jika timbangan berkurang, pribadi perfeksionis pun merasa berkuasa dan dalam keadaan terkontrol.

    Tipe ketiga adalah mereka yang punya pengalaman traumatis di masa lalu. Menurut studi yang dilakukan University of Bristol, Inggris, anak-anak perempuan yang masa kecilnya mengalami kekerasan, terutama kekerasan seksual, ternyata setelah dewasa banyak yang terganggu pola makannya. Kekerasan emosional di masa kecil juga ikut berperan. Misalnya, dia hidup di lingkungan keluarga dan masyarakat yang terus-menerus mencekoki opini betapa pentingnya menjadi kurus.

    Tipe keempat adalah mereka yang berkepribadian lemah dan tertekan karena tertimpa masalah berat. Misalnya, akibat orang tua yang bercerai atau suami yang berselingkuh. Kehidupan yang chaotic itu menyebabkan mereka mencari pelarian. Gangguan tersebut sebenarnya hanya merupakan simptom dari masalah sesungguhnya yang berada di bawah permukaan.

    Sementara menurut sumber rujukan lain, ditemukan tiga faktor pemicu kelainan ini.

    Faktor biologis adalah alasan pertama. Studi menunjukkan, seorang remaja putri yang memiliki ibu atau kakak dengan kelainan ini memiliki risiko yang lebih besar untuk menderita anorexia. Temuan ini berkaitan dengan kecenderungan genetis mengenai konsep kesempurnaan dan sensitivitas. Ditemukan pula beberapa bukti kalau serotonin juga berperan terhadap kelainan ini. Serotonin adalah zat kimia di otak yang berhubungan dengan depresi.

    Yang kedua adalah faktor psikologis. Mereka yang mengalami anorexia cenderung menganggap diri tidak bernilai. Ada pula yang memilik kepribadian obsesif-kompulsif yang memudahkan mereka untuk melaparkan dirinya. Selain itu, keinginan untuk memiliki penampilan yang sempurna juga menjadi penyebab anorexia karena mereka akan selalu merasa kalau berat badan mereka masih berlebihan.

    Faktor sosial budaya juga ternyata dapat memicu seseorang menjadi anorexia. Tayangan media yang kerap menampilkan model yang kurus dapat mempengaruhi konsep seseorang mengenai kesempurnaan fisik, terutama bagi remaja putri.

    Sementara menurut sumber rujukan kedua, Ada beberapa faktor psikologis yang dapat menyebabkan seseorang menjadi penderita anoreksia. Pertama, ketidakmampuan seseorang untuk beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di sekelilingnya, seperti putus cinta, meninggalnya orangtua, dan pengalaman traumatis lainnya. Intinya segala manifestasi dari rasa bingung, kecewa atau sedih.

    Penyebab berikutnya adalah krisis mengenai persepsi gambaran tubuh seseorang. Tidak semua remaja dapat menerima perubahan yang terjadi dalam tubuh mereka sebagai suatu hal yang wajar. Penderita anoreksia biasanya akan mengalami keterlambatan pertumbuhan payudara atau terlambat menstruasi, sehingga wajah mereka tampak lebih muda dari usia yang sebenarnya.

    Selain itu, perasaan ditolak atau diabaikan keluarga juga menjadi faktor pemicu terjadinya kasus anoreksia. Seseorang yang berasal dari keluarga yang tidak harmonis sering cenderung menyalahkan dan menghukum diri sendiri dengan menolak untuk makan dan menahan lapar.

    http://eft.fabglitter.org/blog/amy_winehouse.jpg

    [​IMG]

    - Tuntutan profesi. Bagi mereka yang berprofesi mengunggulkan keindahan tubuh seperti model dan artis, potret tubuh langsing adalah harga mati. Maka para bintang seperti Kate Moss dan Victoria Beckham berlomba-lomba untuk memiliki tubuh setipis mungkin.

    - Peristiwa traumatis di masa lalu. Menurut studi yang dilakukan dari university of Bristol, anak-anak perempuan yang masa kecilnya mengalami kekerasan terutama kekerasan seksual, ternyata setelah dewasa banyak yang terganggu pola makannya. Selain itu, lingkungan keluarga dan masyarakat yang terus menerus mencekoki opini betapa pentingnya menjadi kurus.

    - Mereka yang berkepribadian lemah dan tertekan karena tertimpa masalah berat seperti orang tua yang bercerai atau suami berselingkuh. Kehidupan yang chaotic menyebabkan mereka mencari pelarian.


    [​IMG]
    [​IMG]
    [​IMG]
    [​IMG]
    [​IMG]

    Anorexia, you starve yourself. Bulimia, you binge and purge. You eat huge amounts of food until you're sick and then you throw up. And anorexia, you just deny yourself. It's about control.
    --Tracey Gold

    Becoming the new feminine ideal requires just the right combination of insecurity, exercise, bulimia and surgery.
    --G. B. Trudeau

    I didn't think I was fat. I just thought I didn't need to gain any weight. But I would drop weight and then I would be comfortable with that number. Then I would lose more weight and that would become my new number.
    --Tracey Gold




    Semoga Bermanfaat​
    [​IMG]
    Kalo Berkenan [​IMG]
    [​IMG]
    Maaf kalo [​IMG]
     
    Last edited by a moderator: Aug 26, 2010
    • Like Like x 5
    • Thanks Thanks x 5
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.




    Promotional Content
  3. Offline

    fuadpahing Lurking Around Veteran

    Joined:
    Oct 30, 2008
    Messages:
    1,568
    Trophy Points:
    251
    Ratings:
    +9,953 / -0
    bahasa dewa :swt: pindah ke health :swt:
     
  4. Offline

    villace Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 25, 2010
    Messages:
    466
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +166 / -0
    wahaha.. ini lebih lengkap dari kaskus yg pernah hot thread jg kayaknya,
    lengkap banget penjelasannya tentang bulimia dan anorexia...
    jadi makin tau deh..

    thx for the share..
     
  5. Offline

    nokia5800xm Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 3, 2010
    Messages:
    797
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +7,769 / -1
    sama sama bro..
    semoga bermanfaat........
    di kasih GRP juga gak nolak[​IMG]

    berusaha memberikan yang terbaik dan selengkap-lengkapnya[​IMG]
     
  6. Offline

    manggaAsem Members

    Joined:
    Mar 5, 2010
    Messages:
    4
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +6 / -0
    mau makan tapi takut gemuk.. ya makan angin lah :D
     
  7. Offline

    de_tee Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 7, 2009
    Messages:
    961
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +783 / -0
    iii..sereeemm.. Aduhh..heran dhee.. Nikmati aja hidup selagi bisa.. Ngapain juga pusing mikirin berat badan gt.. Emangny kurus cungkring gt dikira bagus ap? Ckkkc..
     
  8. Offline

    nokia5800xm Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 3, 2010
    Messages:
    797
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +7,769 / -1
    kan banyak yang lebih mikirin penampilan di zaman sekarang gan........
    jadi ya buat PD gitu
     
  9. Offline

    Armandotop122 Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 18, 2010
    Messages:
    443
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +306 / -0
    serem banget ya
    manusia banyak aneh2nya
    wew
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.