1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Inspiration A Lesson of Love

Discussion in 'Motivasi & Inspirasi' started by mummy_dkill, Nov 19, 2008.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    mummy_dkill Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 24, 2008
    Messages:
    806
    Trophy Points:
    206
    Ratings:
    +85,388 / -0
    Toshinobu Kubota, yang biasa dipanggil Shinji mengucapkan selamat tinggal kepada keluarganya di negerinya yang lama untuk mencari hidup yang lebih baik di Amerika. Ayahnya memberinya uang simpanan keluarga yang disembunyikan di dalam kantong kulit.

    “Di sini keadaan sulit,” katanya sambil memeluk putranya dan mengucapkan selamat tinggal. “Kau adalah harapan kami.” Shinji naik ke kapal lintas Atlantik yang menawarkan transport gratis bagi pemuda-pemuda yang mau bekerja sebagai penyekop batubara sebagai imbalan ongkos pelayaran selama sebulan. Kalau Shinji menemukan emas di Pegunungan Colorado, keluarganya akan menyusul.

    Berbulan-bulan Shinji mengolah tanahnya tanpa kenal lelah. Urat emas yang tidak besar memberinya penghasilan yang pas-pasan namun teratur. Setiap hari ketika pulang ke pondoknya yang terdiri atas dua kamar, Shinji merindukan dan sangat ingin disambut oleh wanita yang dicintainya. Satu-satunya yang disesalinya ketika menerima tawaran untuk mengadu nasib ke Amerika adalah terpaksa meninggalkan Asaka Matsutoya sebelum secara resmi punya kesempatan mendekati gadis itu. Sepanjang ingatannya, keluarga mereka sudah lama berteman dan selama itu pula diam-diam dia berharap bisa memperistri Asaka.

    Rambut Asaka yang ikal panjang dan senyumnya yang menawan membuatnya menjadi putri Keluarga Yoshinori Matsutoya yang paling cantik. Shinji baru sempat duduk di sampingnya dalam acara perayaan pesta bunga dan mengarang alasan-alasan konyol untuk singgah di rumah gadis itu agar bisa betemu dengannya. Setiap malam sebelum tidur di kabinnya, Shinji ingin sekali membelai rambut Asaka yang pirang kemerahan dan memeluk gadis itu. Akhirnya, dia menyurati ayahnya, meminta bantuannya untuk mewujudkan impiannya.

    Kira-kira setahun kemudian, sebuah telegram datang mengabarkan rencana untuk membuat hidup Shinji menjadi lengkap. Pak Yoshinori Matsutoya akan mengirimkan putrinya kepada Shinji di Amerika. Putrinya itu suka bekerja keras dan punya intuisi bisnis. Dia akan bekerja sama dengan Shinji selama setahun dan membantunya mengembangkan bisnis penambangan emas. Diharapkan, setelah setahun itu keluarganya akan mampu datang ke Amerika untuk menghadiri pernikahan mereka.

    Hati Shinji sangat bahagia. Dia menghabiskan satu bulan berikutnya untuk mengubah pondoknya menjadi tempat tinggal yang nyaman. Dia membeli ranjang sederhana untuk tempat tidurnya di ruang duduk dan menata bekas tempat tidurnya agar pantas untuk seorang wanita. Gorden dari bekas karung goni yang menutupi kotornya jendela diganti dengan kain bermotif bunga dari bekas karung terigu. Di meja samping tempat tidur dia meletakkan wadah kaleng berisi bunga-bunga kering yang dipetiknya di padang rumput.

    Akhirnya, tibalah hari yang sudah dinanti-nantikannya sepanjang hidup. Dengan tangan membawa seikat bunga daisy segar yang baru dipetik, dia pergi ke stasiun kereta api. Asap mengepul dan roda-roda berderit ketika kereta api mendekat lalu berhenti. Shinji melihat setiap jendela, mencari senyum dan rambut ikal Asaka. Jantungnya berdebar kencang penuh harap, kemudian tersentak karena kecewa. Bukan Asaka, tetapi Yumi Matsutoya kakaknya, yang turun dari kereta api. Gadis itu berdiri malu-malu di depannya, matanya menunduk. Shinji hanya bisa
    memandang terpana. Kemudian, dengan tangan gemetar diulurkannya buket bunga itu kepada Yumi. “Selamat datang,” katanya lirih, matanya menatap nanar.

    Senyum tipis menghias wajah Yumi yang tidak cantik. “Aku senang ketika Ayah mengatakan kau ingin aku datang ke sini,” kata Yumi, sambil sekilas memandang mata Shinji sebelum cepat-cepat menunduk lagi. “Aku akan mengurus bawaanmu,” kata Shinji dengan senyum terpaksa. Bersama-sama mereka berjalan ke kereta kuda. Pak Matsutoya dan ayahnya benar. Yumi memang punya intuisi bisnis yang hebat. Sementara Shinji bekerja di tambang, dia bekerja di kantor. Di meja sederhana di sudut ruang duduk, dengan cermat Yumi mencatat semua kegiatan di tambang. Dalam waktu 6 bulan, asset mereka telah berlipat dua. Masakannya yang lezat dan senyumnya yang tenang menghiasi pondok itu dengan sentuhan ajaib seorang wanita.

    Tetapi bukan wanita ini yang kuinginkan, keluh Shinji dalam hati, setiap malam sebelum tidur kecapekan di ruang duduk. Mengapa mereka mengirim Yumi? Akankah dia bisa bertemu lagi dengan Asaka? Apakah impian lamanya untuk memperistri Asaka harus dilupakannya? Setahun lamanya Yumi dan Shinji bekerja, bermain, dan tertawa bersama, tetapi tak pernah ada ungkapan cinta.

    Pernah sekali, Yumi mencium pipi Shinji sebelum masuk ke kamarnya. Pria itu hanya tersenyum canggung. Sejak itu, kelihatannya Yumi cukup puas dengan jalan-jalan berdua menjelajahi pegunungan atau dengan mengobrol di beranda setelah makan malam. Pada suatu sore di musim semi, hujan deras mengguyur punggung bukit, membuat jalan masuk ke tambang mereka longsor. Dengan kesal Shinji mengisi karung-karung pasir dan meletakkannya sedemikan rupa untuk membelokkan arus air. Badannya lelah dan basah kuyup, tetapi tampaknya usahanya sia-sia. Tiba-tiba Yumi muncul di sampingnya, memegangi karung goni yang terbuka. Shinji menyekop dan memasukkan pasir kedalamnya, kemudian dengan tenaga sekuat lelaki, Yumi melemparkan karung itu ke tumpukan lalu membuka karung lainnya. Berjam-jam mereka bekerja dengan kaki terbenam lumpur setinggi lutut, sampai hujan reda. Dengan berpegangan tangan mereka berjalan pulang ke pondok.

    Sambil menikmati sup panas, Shinji mendesah, “Aku takkan dapat menyelamatkan tambang itu tanpa dirimu. Terima kasih, Yumi.” “Sama-sama,” gadis itu menjawab sambil tersenyum tenang seperti biasa, lalu tanpa berkata-kata dia masuk ke kamarnya.

    Beberapa hari kemudian, sebuah telegram datang mengabarkan bahwa Keluarga Matsutoya dan Keluarga Kubota akan tiba minggu berikutnya. Meskipun berusaha keras menutup-nutupinya, jantung Shinji kembali berdebar-debar seperti dulu karena harapan akan bertemu lagi dengan Asaka. Dia dan Yumi pergi ke stasiun kereta api. Mereka melihat keluarga mereka turun dari kereta api di ujung peron.

    Ketika Asaka muncul, Yumi menoleh kepada Shinji. “Sambutlah dia,” katanya. Dengan kaget, Shinji berkata tergagap, “Apa maksudmu?” “Shinji, sudah lama aku tahu bahwa aku bukan putri Matsutoya yang kau inginkan. Aku memperhatikan bagaimana kau bercanda dengan Asaka dalam acara Perayaan pesta bunga lalu.” Dia mengangguk ke arah adiknya yang sedang menuruni tangga kereta. “Aku tahu bahwa dia, bukan aku, yang kauinginkan menjadi istrimu.”

    “Tapi…” Yumi meletakkan jarinya pada bibir Shinji. “Ssstt,” bisiknya. “Aku mencintaimu, Shinji. Aku selalu mencintaimu. Karena itu, yang kuinginkan hanya melihatmu bahagia. Sambutlah adikku.” Shinji mengambil tangan yumi dari wajahnya dan menggenggamnya. Ketika Yumi menengadah, untuk pertama kalinya Shinji melihat betapa cantiknya gadis itu. Dia ingat ketika mereka berjalan-jalan di padang rumput, ingat malam-malam tenang yang mereka nikmati di depan perapian, ingat ketika Yumi membantunya mengisi karung-karung pasir. Ketika itulah dia menyadari apa yang sebenarnya selama berbulan-bulan telah tidak diketahuinya.

    “Tidak, Yumi. Engkaulah yang kuinginkan.” Shinji merengkuh gadis itu ke dalam pelukannya dan mengecupnya dengan cinta yg tiba-tiba membuncah di dalam
    dadanya. Keluarga mereka berkerumun mengelilingi mereka dan berseru-seru, “Kami datang untuk menghadiri pernikahan kalian!”

    :onion-72::onion-72:
     
    Last edited: Nov 19, 2008
    • Thanks Thanks x 3
    • Like Like x 1
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    tomiero Post Hunter Veteran

    Joined:
    Oct 29, 2008
    Messages:
    3,464
    Trophy Points:
    266
    Ratings:
    +7,234 / -0
    top gan!!:P
    endingnya bener2 sesuai ma perkiraan gw
    berarti bener yang pernah gw baca di komik (gw lupa judul komiknya)
    "cinta bisa tumbuh karena kebersamaan.." :onion-72:
     
  4. Offline

    blochins Silent Reader Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 15, 2008
    Messages:
    152
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +3 / -0
    hu uh setuju sm yg di atas.. "Beri sedikit waktu, biar cinta datang karna telah terbiasa.." (Dewa- Risalah Hati). ^-^
     
  5. Offline

    shinbakayarou ダメ人間 Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 30, 2008
    Messages:
    8,603
    Trophy Points:
    251
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +24,996 / -0
    yup sama dng 2 orang diatas............

    weww nice ending buat si yumi usaha nya ga sia2
     
  6. Offline

    doubledoank Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    May 31, 2008
    Messages:
    2,056
    Trophy Points:
    132
    Ratings:
    +1,296 / -0
    wah udah lama nga baca cerita ini....

    bener terkadang pendamping hidup kita nantinya bukan selalu yang kita idam idamkan.... tetapi yang mampu mendukung disaat apapun yang terjadi.......
     
  7. Offline

    altaria Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 7, 2008
    Messages:
    220
    Trophy Points:
    206
    Ratings:
    +10,828 / -0
    T O P B G T ! ! !

    ceritnya keren... tapi kasian si Yumi setelah menunggu sekian lama akhirnya dapat juga....

    hehehe....

    tapi endingnya itu loh.... keren banget.....

    TWO THUMBS UP!!!
     
  8. Offline

    meganyo Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 9, 2008
    Messages:
    1,362
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +373 / -0
    wah.....
    ceritanya keren, endingnya keren juga...
     
  9. Offline

    One_D Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 27, 2008
    Messages:
    919
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +143 / -0
    cantik na seorang wanita lebih bisa bertahan apabila dilihat dari dalam..cantik luar hanya bersifat pemikat sementara..
    si yumi bener perfect bgt buat share idup ama shinji..
    nice stori gan
     
  10. Offline

    survivalizt Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 9, 2009
    Messages:
    1,386
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +1,487 / -0
    Great Story :top:

    Very moving :onion-76:
     
  11. Offline

    One_D Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 27, 2008
    Messages:
    919
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +143 / -0
    yg penting bersabar n terus berusaha juga berdoa minta jalan dan arahan dari Tuhan..
     
  12. Offline

    bagusxfantasy Beginner Members

    Joined:
    Sep 24, 2008
    Messages:
    265
    Trophy Points:
    156
    Ratings:
    +2,149 / -0
    wah keren cerita na . Wa emang gak percaya sama cinta pada pandangan pertama
    :onion-12:
     
  13. Offline

    One_D Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 27, 2008
    Messages:
    919
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +143 / -0
    hehe gak percaya masa smiles na bgt bro...arti na apa tuh??
    haha
     
  14. Offline

    burhan Silent Reader Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 4, 2007
    Messages:
    194
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +1,049 / -0
    Napa ya...malas klo dach nyangkut baca membaca ne. gue ikut aja dech.

     
  15. Offline

    Van Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 30, 2008
    Messages:
    292
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +122 / -0
    Manusia emank seringkali ga sadar apa yang berharga baginya kecuali pas saat yang berharga itu hampir ato uda ilank. :onion-89:

    Tapi jadi penasaran napa ya bukan asaka yang dikirim melainkan yumi? :???:
    Pas uda baca ampe akhir malah lebih kepikiran hal itu drpd inti ceritanya :swt:
     
  16. Offline

    ian_desu Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 22, 2008
    Messages:
    248
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +1,112 / -0
    Wah iya juga tuh, ada misterinya. Shinji request asaka yang disuruh dateng kan? Bukan yumi?

    Ceritanya bagus sekali!
    Shinji bisa menerima kehadiran yumi dan tetap mencoba tersenyum...
    Yumi, dia tau perasaan shinji dan tetap setia menjaganya...
     
  17. Offline

    senbonsakura Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 23, 2008
    Messages:
    208
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +153 / -0
    waktu tak selalu menumbuhkan cinta :(:( kalo emang ga ada bibit cinta >.<
     
  18. Offline

    windhyz Silent Reader Members

    Joined:
    Sep 28, 2008
    Messages:
    198
    Trophy Points:
    41
    Ratings:
    +116 / -0
    mantap......
    ini sigh betul2 kaya kejadian asli yaa...
    sayang itu tumbuh karena tiap ari bersama...:((
     
  19. Offline

    n_hobi_xxx Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 25, 2009
    Messages:
    282
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +15 / -0
    nice story :onion-72: seandainya saja ada ce jaman sekarang yg mo diajak bekerjakeras dari nol :onion-72:
     
  20. Offline

    baskoro7 Silent Reader Members

    Joined:
    May 2, 2009
    Messages:
    49
    Trophy Points:
    7
    Ratings:
    +0 / -0
    mantap...
    hidup memang indah......:piss::piss::piss::piss::clap::clap::clap:
     
  21. Offline

    SilverRegret Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    May 28, 2009
    Messages:
    494
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +46 / -0
    ed crt yg bgus..
    sayang hatiku sdang beku..
    mungkin akibat stres ngadepin tugas akhir kali yah?
    ...
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.