1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Kami segenap staff IDWS mengucapkan, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436H. Kami juga mengumumkan libur layanan Customer Support dan Membership IDWS pada tanggal 16 s.d. 26 Juli 2015
  3. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
  4. Gratis Gift Maximum 30 hari dengan cara membeli dua Gift VIP 30 hari. Berlaku kelipatan. Informasi lebih lanjut masuk ke sini
  5. Kini kamu bisa mengupload files menggunakan PC, Mac dan Android ke Maknyos IDWS, informasi lebih lanjut cek: Maknyos IDWS Uploader
  6. Jangan lewatkan kesempatan untuk mendapatkan tiket pulang pergi Indonesia - Korea bagi mereka yang sudah mendaftar konsultasi di klinik wonjin. Informasi lebih lanjut: Tanya Jawab Soal Plastic Surgery Bareng Klinik Wonjin.
  7. Gratis VIP selama 5 Hari khusus untuk member Registered dan MVU, syaratnya hanya login di sini.

Historical Places 11 Top Bangunan Bersejarah Indonesia

Discussion in 'Indonesian History' started by blacksheep, Apr 12, 2009.

  1. Offline

    blacksheep Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 23, 2008
    Messages:
    4,613
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +24,583 / -0
    11 Top Bangunan Bersejarah Indonesia

    Bukan hanya menyimpan nilai historis yang luhur, namun sebelas objek di bawah ini juga memiliki nilai arsitektur yang sangat tinggi. Banyak mata yang sudah mengakui keindahan dan kemegahannya. Bila Anda sedang berlibur ke suatu daerah, tentunya tidak ingin melewatkan kesempatan untuk melihat bangunan, jembatan, mesjid atau berbagai peninggalan bersejarah lainnya, yang menjadi trade mark daerah tersebut. Meskipun banyak yang bukan merupakan hasil karya bangsa ini, tak sedikit bangunan, mesjid bahkan jembatan yang merupakan karya para arsitek negeri sendiri yang memiliki nilai arsitektural yang tinggi. Kali ini kami khusus mengajak Anda "berwisata" ke berbagai peninggalan bersejarah tersebut yang tersebar di beberapa daerah.
    Istana Maimun

    Istana Maimun telah dinobatkan sebagai bangunan terindah di Kota Medan, Sumatera Utara. Terletak di kawasan Jl. Brigjen Katamso, istana megah ini selesai dibangun sekitar tahun 1888 dan merupakan warisan dari Sultan Deli Makmun Al Rasyid Perkasa
    Alamsyah. Sapuan warna kuning pada gedung ini merupakan warna khas Melayu.

    [​IMG]Arsitekturnya yang unik adalah daya tarik utama dari Istana Maimun. Pengaruh Eropa terlihat jelas pada balairung atau ruang tamu, jendela, pintu dan sebuah prasasti di depan tangga yang bertuliskan huruf Latin, berbahasa Belanda. Sedangkan, ciri Islam muncul pada atapnya yang bergaya Persia yang melengkung, style yang banyak dijumpai pada bangunan-bangunan di kawasan Timur Tengah.

    Bagian dalam Istana Maimun juga menarik untuk disusuri. Di balik dinding-dindingnya yang kokoh, terdapat puluhan kamar yang tersebar di dua lantai. Kemegahan pun terlihat pada singgasana, lampu kristal Eropa, kursi, meja maupun lemari. Foto-foto keluarga, senjata-senjata kuno, termasuk ruang penjara, juga ada di istana ini. Walaupun masih menyimpan benda-benda bernilai sejarah, Istana Maimun masih membolehkan wisatawan untuk berkunjung dan menikmati kemegahan sekaligus menyelami kejayaan Kesultanan Deli masa lalu.
    Mesjid Raya Medan

    [​IMG]Mesjid Raya Medan yang berdiri angkuh tak jauh dari Istana Maimun adalah bangunan yang juga menjadi jejak kejayaan Deli. Dibangun pada tahun 1906, semasa pemerintahan Sultan Makmun Al Rasyid, mesjid ini masih berfungsi seperti semula, yaitu melayani umat muslim di Medan yang ingin beribadah.

    Kubahnya yang pipih dan berhiaskan bulan sabit di bagian puncak, menandakan gaya Moor yang dianutnya. Seperti mesjid lainnya, sebuah menara yang menjulang tinggi terlihat menambah kemegahan dan religiusnya mesjid ini. Aplikasi lukisan cat minyak berupa bunga-bunga dan tumbuhan yang berkelok-kelok di dinding, plafon dan tiang-tiang kokoh di bagian dalam mesjid ini, semakin menunjukkan tingginya nilai seni mesjid ini.
    Mesjid Istiqlal

    [​IMG]Jakarta yang serba modern dan dipenuhi gedung kaca, ternyata masih memiliki bangunan bersejarah dengan desain yang indah, yaitu Mesjid Istiqlal. Rumah ibadah umat muslim yang megah ini telah lama menjadi salah satu landmark Jakarta. Kokoh berdiri di atas areal seluas 9,5 hektar dan berkapasitas hingga 8.000 orang, mesjid hasil karya arsitek Indonesia, F. Silaban ini, pernah menjadi yang terbesar di Asia Tenggara, sekaligus menjadi kebanggaan umat muslim Ibukota dan Indonesia. Dibangun pada masa-masa awal kemerdekaan, mesjid ini memang melambangkan kemerdekaan, sesuai dengan arti dari nama yang disandangnya.

    Mesjid Istiqlal mempunyai sebuah kubah raksasa berwarna putih yang bentuknya seperti bola dibelah dua. Layaknya mesjid lain di dunia, Mesjid Istiqlal ini juga dilengkapi sebuah menara yang tingginya menggambarkan jumlah ayat yang ada pada kitab suci Al Qur'an. Sebuah bedug raksasa ikut menambah keunikan mesjid ini. Ukurannya yang amat besar, menobatkan bedug ini sebagai bedug terbesar di Indonesia!
    Gereja Katedral

    [​IMG]Gereja Katedral yang berada tak jauh dari Mesjid Istiqlal adalah bangunan berdesain unik yang selalu menjadi perhatian wisatawan. Usia bangunan bergaya neo gothic ini memang sudah lebih dari seabad. Tidak heran bila bangunan ini ditetapkan sebagai salah satu bangunan cagar budaya yang dilindungi kelestariannya.

    Walaupun begitu, Gereja Katedral yang resmi digunakan pada tahun 1901 ini, masih berdiri kokoh dan elegan di tengah "berisiknya" Jakarta. Keunikan dari gereja hasil rancangan seorang pastornya yang bernama, Antonius Dijkmans ini, terlihat pada dua menara yang mengapit pintu masuk. Di atas menara tersebut ada dua menara kecil lain yang tersusun dari rangkaian besi. Demikian juga dengan menara ketiga. Pada puncak setiap menara terdapat lonceng kuno yang dibuat sekitar tahun 1800 sampai awal 1900-an.
    Gedung Sate

    [​IMG]Di Kota Bandung yang sejuk, Anda juga bisa menjumpai sebuah bangunan dengan arsitektur yang lain dari yang lain. Dibangun pada era kolonial Belanda, Gedung Sate, demikian gedung ini banyak disebut, merupakan salah satu daya tarik yang ada di Kota Kembang. Nama Gedung Sate sendiri muncul karena sebuah ornamen yang terlihat seperti tusuk sate di puncak menara utamanya.

    Gedung Sate hasil rancangan Ir.J.Gerber, arsitek kenamaan lulusan Fakultas Teknik Delf Nederland dan timnya ini, selesai dibangun pada tahun 1924. Bangunan ini mengadopsi gaya arsitektur era Renaissance Italia. Namun, pada bagian tengahnya terdapat menara bertingkat yang mirip dengan atap meru atau pagoda. Oleh sebab itulah, kalangan arsitek menilai bahwa Gedung Sate memiliki rancangan yang "berani beda" dan tak populer di zamannya.

    Kini, di depan bangunan ini terdapat sebuah monumen untuk mengenang gugurnya para pejuang Jawa Barat saat mempertahankan Gedung Sate dari serangan pasukan Gurka. Setiap hari Minggu atau hari libur nasional, gedung ini selalu dipenuhi wisatawan.

    Usai menikmati kemegahan gedung ini dari luar, Anda bisa menuju menaranya untuk menyaksikan benda-benda bersejarah. Atau bisa juga sekadar bersantai di kafe yang ada di gedung ini sambil menikmati suasana dan udara Kota Bandung yang sejuk dan segar.
    Lawang Sewu

    [​IMG]Membahas tentang arsitektur atau bangunan tua di Indonesia, tentu tak bisa lepas dari sebuah bangunan legendaris yang berdiri kokoh di Kota Semarang, tepatnya di kawasan Simpang Lima, yaitu Lawang Sewu. Bangunan yang artinya adalah "seribu pintu" ini, sesungguhnya bukan nama sebenarnya yang diberikan untuk bangunan ini.

    Nama tersebut menjadi legendaris karena banyaknya jumlah pintu yang terdapat pada gedung keno ini. Dahulu, Lawang Sewu yang bergaya art deco adalah kantor perusahaan kereta api Belanda, NV Nederlandsch Indische Spoorweg Mastshappij (NIS) dan bangunan ini merupakan salah satu karya terbaik arsitek Prof. Jacob K. Klinkhamer dan B.J. Oudang.

    Pemerintah Kota Semarang sendiri telah menetapkan Lawang Sewu sebagai salah satu gedung yang dilindungi. Predikat ini layak disandang oleh Lawang sewu karena gedung ini juga merupakan saksi sejarah Indonesia saat pecahnya perang sengit selama 5 hari di Semarang, antara Angkatan Muda Kereta Api melawan kompetai dan Kido Buati, Jepang.
    Gereja Blendug

    [​IMG]Sebagai bangsa yang paling lama "menduduki" negeri ini, Belanda juga meninggalkan jejaknya di Kota Semarang. Coba saja lihat kawasan kota lama yang ada di Ibukota Provinsi Jawa Tengah itu. Anda akan menjumpai banyak bangunan tua yang bergaya masa kolonial. Dari sekian gedung yang berjajar di tepi jalan, Gereja Blendug adalah salah satu bangunan tua yang menarik. Dibangun sekitar tahun 1753 oleh komunitas Belanda yang dulu menghuni kawasan ini, Gereja Blendug merupakan gereja tertua di Jawa Tengah yang masih terawat sampai sekarang. Blendug sendiri berasal dari bahasa Jawa yang berarti kubah, mengacu pada atap yang ada di gereja ini.

    Bentuk atapnya yang melengkung dan berwarna merah, terasa kontras dengan dindingnya yang dicat warna putih. Empat pilar kokoh serta menara kembarnya yang khas di bagian depan juga menjadi ciri khas gereja yang kini bernama resmi GPIB Immanuel ini. Gereja Blendug telah menjadi ikon Kota Semarang dan selalu menjadi lokasi persinggahan wisatawan sejarah maupun para pecinta fotografi.
    Mesjid Agung Palembang

    [​IMG]Palembang tak hanya terkenal dengan pempek atau kain songketnya. Kota di tepian Sungai Musi ini juga dihiasi bangunan dengan arsitektur mengagumkan seperti terlihat di Mesjid Agung Palembang.

    Berlokasi tak jauh dari Plaza Benteng Kuto Besak, di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Mesjid Agung Palembang mulai dibangun ketika Palembang dipimpin oleh Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo, tepatnya tahun 1738. Pada zamannya, mesjid ini dipercaya sebagai salah satu rumah ibadah terbesar yang pernah ada.

    Meski digarap oleh seorang arsitek Eropa, pengaruh Cina ikut muncul pada wajah mesjid ini. Hal itu ditandai oleh bentukan limas dan hiasan ornamen khas Cina pada sejumlah atapnya. Paduan dua budaya ini menjadi ciri khas Mesjid Agung Palembang dan membuat banyak pelancong terkagum-kagum. Sebuah akulturasi budaya yang bisa tetap berdampingan dan saling mengisi.
    Taman Sari

    [​IMG]Taman bunga yang indah. Begitulah kira-kira arti dari nama Taman Sari. Areal pemandian ini merupakan kompleks bangunan yang sangat indah dan menjadi aset Keraton Yogyakarta. Dibangun setelah Perjanjian Giyanti pada tahun 1755, tempat ini memang didesain sebagai tempat pengasingan diri Sultan Yogyakarta dan keluarganya dari hiruk pikuk dunia. Meskipun sempat luluh lantak terguncang gempa, saat ini Taman Sari sudah kembali terlihat cantik.

    Taman Sari memang dirancang sedemikian rupa agar bisa menghadirkan ketenangan bagi siapapun yang berada di dalamnya. Bangunan ini juga mencerminkan style yang multikultur (Portugis, Belanda, Cina, Jawa, Hindu, Buddha, Nasrani, dan Islam). Kolam mungil dengan air mancurnya yang jernih dan pohon-pohon berbunga, menambah keasrian tempat ini. Sekaligus menjadikannya sebagai lokasi peristirahatan yang sempurna.
    Tongkonan

    [​IMG]Selain bangunan peninggalan kolonial, Indonesia juga memiliki sejumlah rumah adat dengan bentuk atau desain yang unik. Bangunan ini memang bukan karya seorang arsitek era modern yang menguasai segudang teori. Melainkan kreasi sekelompok manusia yang masih mencintai serta menjunjung tinggi adat istiadat yang diwariskan oleh leluhurnya. Dan Tongkonan, rumah adat masyarakat Tana Torja di Sulawesi Selatan, adalah salah satunya.

    Tongkonan memang memiliki ciri khas tersendiri dibanding rumah adat lainnya. Rumah ini berupa rumah panggung dari kayu. Atapnya yang terbuat dari susunan bambu yang dilapisi ijuk hitam serta bentuknya yang melengkung seperti perahu telungkup, membuat rumah ini mirip dengan Rumah Gadang, rumah adat masyarakat Minang atau Batak. Dinding rumah yang terbuat dari kayu, juga diukir dengan aneka ukiran khas Toraja.

    Ciri lain yang paling menonjol pada Tongkonan adalah adalah kepala kerbau beserta tanduknya yang meliuk indah yang disusun pada sebuah bang utama di depan setiap rumah. Jumlah kepala kerbau yang ada di setiap rumah bisa berbeda. Semakin banyak "hiasan" ini di sana, maka semakin tinggi derajat keluarga yang tinggal di dalamnya. Karenanya. Tongkonan juga menjadi salah satu daya tarik wisata Tator dan banyak diminati para pecinta foto.
    Jembatan Mahakam

    [​IMG]Bicara soal arsitektur tak terbatas hanya pada bangunan, rumah atau gedung. Nah, untuk kategori ini, Jembatan Mahakam 2 atau yang juga dikenal dengan Jembatan Tenggarong di Kalimantan Timur, menjadi salah satu pilihan.

    Melintang di atas Sungai Mahakam di tepian Kota Tenggarong, jembatan ini adalah yang ke dua setelah Jembatan Mahakam I yang berada di tengah Kota Samarinda. Namun demikian, Jembatan Mahakam 2 mempunyai desain yang menarik dibanding "saudara tuanya" atau jembatan lainnya di Nusantara. Jembatan ini tergolong suspension cable bridge dan berdesain nyaris sama dengan Golden Gate di San Francisco, Amerika Serikat.

    Wajar saja bila jembatan yang membentang sejauh sekitar 710 meter ini tak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tapi juga menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Tenggarong. Menjelang senja, lampu-lampu yang terpasang pada tiang dan kebel-kabelnya akan menyala dan menyajikan sebuah panorama yang indah.
    Sumber: Majalah Tamasya
    http://www.mapala-upn-yk.org/artikel/11-top-bangunan-bersejarah-indonesia.html
     
    Last edited by a moderator: Sep 3, 2013
    • Like Like x 1
    • Thanks Thanks x 1
  2. Ghattotkacha Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.


  3. Offline

    escape Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 9, 2009
    Messages:
    681
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +1,750 / -0
    poto nya donk biar makin wahh
     
  4. Offline

    andi msc Senpai Veteran

    Joined:
    Aug 15, 2008
    Messages:
    7,480
    Trophy Points:
    251
    Ratings:
    +61,646 / -0
    mirip nama masjid ditempat sini..

    apakah ditiru dari palembang yah :hahai:
     
  5. Offline

    Karel Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 13, 2009
    Messages:
    2,585
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +1,243 / -0
    Kok lawang sewu di daerah simpang lima siiiih....
    Harusnya di Pemuda broooo
     
  6. Offline

    taklitik Silent Reader Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 22, 2009
    Messages:
    181
    Trophy Points:
    81
    Ratings:
    +43 / -0
    candi juga termasuk bangunan bersejarah kan ?

    ada yang tau nama asli bangunan lawang sewu ?
     
  7. Offline

    CarbuncLe Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 25, 2009
    Messages:
    1,042
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +251 / -0
    ^atas: emang ada nama aslinya ya bro? :???: lawang sewu ini termasuk bangunan angker di semarang.. konon katanya banyak yang ngeliat sesuatu yang aneh di bangunan ini.. :suram:
     
  8. Offline

    yoshikanji Superstar Veteran

    Joined:
    Dec 18, 2009
    Messages:
    18,519
    Trophy Points:
    251
    Ratings:
    +38,118 / -0
    avara kdavra, open sesame...
    auto lock open.



    Regards,
     
  9. Offline

    channoopy_ Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 22, 2013
    Messages:
    789
    Trophy Points:
    52
    Ratings:
    +2,455 / -0
    wahh masjid istiqlal juga..
    masjid terbesar di asia tenggara
     
  10. Offline

    antisipatic Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 25, 2014
    Messages:
    879
    Trophy Points:
    152
    Ratings:
    +44,977 / -0
    Ane pernah ke taman sari
    sama ke gedung sate doang.
    sisanya belum
     
  11. Offline

    pepadu_sasak Silent Reader Members

    Joined:
    Jan 3, 2012
    Messages:
    48
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +3 / -0
    maaf gan mau nanya,, dasarnya agan bilang bangunan2 itu 11 Top Bangunan Bersejarah Indonesia itu darimana ya??

    perasaan banyak bangunan2 bersejarah lain di Indonesia.. kok bisa milih 11 bangunan itu?? :)
     
  12. Offline

    gadun Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 20, 2013
    Messages:
    589
    Trophy Points:
    32
    Ratings:
    +7 / -0
    masjid istiqlal dan gereja katedral lambang kerukunan beragama
     
  13. Offline

    bajakan007 Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 30, 2012
    Messages:
    2,650
    Trophy Points:
    137
    Ratings:
    +2,859 / -1
    itu gedung kura2 kalau niatanya bung karno terealisasi bisa jadi menjadi geudng paling bersejarah kek nya.

    btw, candi borobudur dan candi2 lain nya mestinya masuk dong, itu kan sejarah peradaban bangsa kita sebelum menjadi nusantara
     
  14. Offline

    sinjaymania Silent Reader Members

    Joined:
    May 5, 2015
    Messages:
    101
    Trophy Points:
    17
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +0 / -0
    lawang sewu, wah ane dulu sering blusukan di ruang bawah tanahnya sblm di percantik bangunannya sekarang, dan sebagai guide nya ya juru kunci asli lawang sewu Mbah Tunggak yg dulu pernah ikut syuting acara misteri bareng pak leo, tp skrg beliau udh meninggal :cry4:
     

Share This Page

About Forum IDWS.ID

Indowebster, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.