1. Sssst, ada Administrator baru di forum Indowebster lho... cek di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

10 Cara Menghindari IRUD (Irrational Use Of Drugs)

Discussion in 'Pengetahuan Penting Penunjang Kesehatan' started by gusrus, Jun 9, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    gusrus Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 26, 2009
    Messages:
    219
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +1,429 / -0
    Tidak sedikit konsultasi diruang praktek hanya berujung pada secarik kertas/ resep tanpa dialog yang semestinya sehingga pasien lebih banyak dalam kondisi yang dirugikan, padahal idealnya waktu konsultasi kurleb 15menit sudah cukup, namun karena berbagai macam alasan termasuk dari sisi pasien juga ikut melanggengkan kondisi seperti ini.

    Yang lebih mengkhawatirkan lagi ada beberapa rumah sakit yang sudah menerapkan sistem peresepan secara online yang justru dalam pandangan saya lebih banyak melemahkan pasien.

    Berikut tipsnya:

    1. Selagi masih bisa perawatan dirumah, lakukanlah! namun harus tetap bijak dan rasional, cari informasi sebanyak-banyaknya di internet, tentu dari sumber-sumber yang terpercaya.

    2. Jika mesti harus ke dokter, terkait dengan keluhannya (anak atau dewasa) carilah informasi sebanyak-banyaknya di internet sebagai bekal diskusi, tentu dari sumber-sumber yang terpercaya.

    3. Kalau Kita belum bisa me-RUD-kan diri sendiri, mintalah rekomendasi saudara atau teman untuk mencari dokter yang RUD, meskipun ini bukan menjadi jaminan atau bisa juga dicari via internet, terutama pada forum diskusi kesehatan, tentu dari sumber-sumber yang terpercaya.

    4. Sambil menunggu antrian yang memiliki smartphone atau HP yang sudah terkoneksi dengan internet tentu akan lebih berharga waktunya jika digunakan untuk membaca kembali informasi terkait dengan kondisinya sebagai pengingat/”amunisis” ketika sedang berdiskusi, tentu dari sumber-sumber yang terpercaya.

    5. Bersikaplah sopan/ tidak sok tahu/ menggurui ketika hendak menanyakan atau mengajak diskusi dengan dokter, ini sebagai modal awal agar dokter lebih bersikap terbuka/ tidak pelit informasi, tanyakan apa saja yang ingin Anda ketahui, tentu dalam konteks keluhan yang dialami baik oleh si anak, orang tua atau diri Anda sendiri karena ini adalah hak Anda untuk bertanya, namun demikian sebagai pasien yang baik kita juga tentu harus berfikir bahwa masih ada antrian dibelakang Kita, jadi gunakan waktu berkunjung sebaik-baiknya/ semaksimal mungkin, idealnya seperti yg saya sebut diatas kurleb 15menit cukup.

    6. Sebelum keluar ruangan TANYAKAN DIAGNOSISNYA/ PRE DIAGNOSIS dalam bahasa medisnya.Hal ini menjadi “KUNCI” dalam terapi medis yang akan diberikan.
    Kenapa minta diagnosis dalam bahasa medis tentu untuk memudahkan mencari informasi/ guideline terkait dengan penyakit/ diagnosis yng dideritanya, kemudian jangan lupa juga jika diberikan terapi obat-obatan, tanyakan dari A ~ Z terkait dengan obat yang diberikan : dosis, aturan pakai, efek samping, kontra indikasi, harga, kandungan zat aktifnya (untuk memudahkan pencarian di internet) dan mintalah selalu generiknya jika memang ada.

    7. Jika point 6 tidak terpenuhi baik diagnosis maupun obat-obatannya, Anda tetap harus tanya? Karena ini adalah hak “nyawa” Anda.
    Lantas kenapa harus mengkonsumsi obat kalau diagnosis juga tidak jelas, jadi waspadalah, ingat beberapa kasus terjadi dengan Stevens–Johnson syndrome di Indonesia sebagai akibat alergi (terutama pada anak-anak) terhadap suatu obat yang dapat berujung pada kematian.

    8. Jika poin 6 hanya terpenuhi diagnosinya…Anda boleh sedikit lega, karena Anda bisa mencari informasi/ guidelines terkait dengan diagnosisnya di internet, Disitu nanti akan ditampilkan perawatan apa saja yang diberikan termasuk jika ada obat apa yang mestinya diberikan, Terkait dengan tidak diberikannya informasi obat secara lebih detail kalau bukan sesuatu yang urgent, Setidaknya Anda masih punya waktu untuk mencarinya di internet sehingga tidak mesti resep dibeli/ ditebus di tempat praktek dokter/ Rumah Sakit tersebut, Anda masih bisa membelinya di apotik terdekat, Akan lebih baik lagi jika Anda sudah menyiapkan “amunisi” dari awal, sehingga kemungkinan peresepan obat yang tidak sesuai dengan diagnosinya/IRUD dapat Kita cegah di ruang praktek (meskipun ini
    agak sulit bagi orang awam).

    9. Akan lebih baik jika Anda menyempatkan diri bergabung dengan milis kesehatan yang terpercaya sekalipun Anda tidak bisa aktif, namun setidaknya ketika memerlukan suatu informasi dapat dengan mudah mendapatkannya termasuk sharing dan supporting dari member lain yang terkadang merupakan “obat” tersendiri.

    10. Ubah Mindset Anda, bahwa ke Dokter bukan untuk minta obat.

    Berikut beberapa link terpercaya yang bisa dijadikan rujukan:

    # Kesehatan anak:
    - http://www.milissehat.web.id
    - http://www.kidshealth.org
    - http://www.keepkidshealthy.com
    - http://www.aap.org
    - http://www.rch.org.au

    # Kesehatan umum:
    - http://www.mayoclinic.com
    - http://www.cdc.org

    #Obat-obatan :

    - http://apps.who.int/emlib/Medicines.aspx?Language=EN
    - http://drugs.com

    Catatan: Untuk pencarian obat-obatan akan lebih mudah dengan menggunakan nama zat aktifnya bukan merknya, karena di setiap negera akan berbeda.

    Contoh : zat aktif : paracetamol , merk : panadol, tempra, sanmol..dst.

    Semoga bermanfaat
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.