1. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Jangan rindu, ini berat, kau tak akan kuat, biar aku saja. Cek info libur
    Dismiss Notice
  4. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!
  5. Suka baca buku? Tuangkan pengalaman baca kamu dalam Event Review Buku, Kuy~ Cek infonya di sini yaa!
  6. Mau kasih kado lebaran buat yang terkasih? Yuk ikuti event Kado Hari Raya Untuk Perempuan! Ada gamis & khimar gratis buat kado kamu loh~
  7. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  8. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

You are what you eat

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by vincentrevival, Aug 2, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. vincentrevival M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Jan 12, 2010
    Messages:
    5,338
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +2,524 / -0
    Sebuah frase Inggris berbunyi, "you are what you eat." Frase ini memang awalnya datang dari kalangan ahli gizi, yang mengingatkan bahwa makanan seseorang memengaruhi kondisi kesehatannya. Tetapi seiring waktu, pengertiannya pun berkembang: konsumsi seseorang menentukan siapa dia.

    Di Amerika Serikat, contohnya, orang-orang yang memakan ayam goreng dan burger cepat saji (junk food) kemungkinan besar adalah orang miskin perkotaan. Berbeda dengan Indonesia, yang justru menganggap junk food sebagai makanan kelas menengah ke atas.

    Tetapi selain makanan, terdapat banyak hal lain yang menentukan siapa Anda. Misalnya gaya pakaian, merek mobil, merek telefon seluler, jenis gadget yang dipakai, hingga ke tempat tinggal.

    Untuk urusan tempat tinggal ada cerita sendiri. Sebuah kompleks perumahan di pinggir Surabaya, memasang patung singa berdiri ala Merlion di Singapura, dengan skala 1:3 namun tanpa air muncrat dari mulutnya. Ini membuat saya bertanya-tanya, apakah memang konsumen kelas menengah atas kita begitu bodoh hingga memerlukan label "Singapura" yang murahan itu? Bukankah cara berjualan yang demikian justru memperlakukan para pembeli, seolah mereka memerlukan label yang tidak penting dan mengesampingkan rasio dalam memilih produk? Apa tidak terasa mengolok-olok?

    Kombinasi barang dan jasa yang dikonsumsi orang kota akan membentuk gaya hidup pribadi sekaligus penghubung identitas mereka dengan kelompok sosial-ekonomi tertentu.

    Padahal seharusnya, gaya hidup tidak ditentukan oleh faktor konsumsi semata, melainkan juga produksi. Tetapi produksi seperti apa yang cocok menjadi gaya hidup orang perkotaan?

    Ketika seluruh kemanusiaan sedang berupaya keras berubah memasuki abad ekologi — dan persentase penduduk perkotaan meningkat tak terbalikkan — "produksi" yang penting jadi gaya hidup orang kota bukanlah uang. Melainkan produksi dalam pengertian merawat bumi.

    sumber : http://id.berita.yahoo.com/blogs/newsroom-blog/konsumsi-dan-gaya-hidup-051928551.html
     
    • Thanks Thanks x 3
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. blackwhite M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Feb 14, 2010
    Messages:
    505
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +1,346 / -0
    dari paragraf ketiga dst perasaan sedikit out of topic yah
    Judul ngomongin 'You are what you EAT', kq malah alih ke mobil, rumah.. seharusnya lebih mendalamkan topic'nya lagi ==
    You are what you eat.
    Dari pengertian saya, maksudnya itu dari makanan seseorang bisa diprediksi gimana orangnya gitu
    cth :
    byk makan meat = badan gede
    banyak makan ikan = otak encer
     
  4. xaveriuschristo Members

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Mar 11, 2010
    Messages:
    207
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +8 / -0
    emang bener gan. setuju sama prnyataan you are what you eat
     
  5. GrinT Members

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Oct 7, 2010
    Messages:
    337
    Trophy Points:
    101
    Ratings:
    +5,940 / -0
    makin gw baca ke bawah kok jadinya makin bingung ya ??..:???::???:

    jadi intinya dari "You are what you eat" tuh apa ya ?..
     
  6. josher M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    May 16, 2009
    Messages:
    1,499
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +1,343 / -0
    makin ke bawah kok makin ga nyambung ya.. :???:
     
  7. ArtemisFowlz Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jan 14, 2011
    Messages:
    44
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +19 / -0
    setuju sih sama frase "you are what you eat"..
    btw, emangnya nie thread mau ngebahasa soal makanan/pola makan atau soal produktifitas sih?
    gw jadi bingung
    :maaf:
     
  8. tuan_buncis2002 M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Jun 24, 2011
    Messages:
    2,541
    Trophy Points:
    177
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +3,547 / -3
    setelah ke tkp mgkn maksud penulisnya adl konsumsi seseorang menunjukkan gaya hidupnya
    lagipula judul tulisannya "Konsumsi dan Gaya Hidup"
    mgkn dia ingin mengimplikasikan gaya hidup sekarang lebih bersifat ramah lingkungan
    ttp aja imo oot gitu dan membingungkan
     
  9. dyelewer M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Aug 20, 2010
    Messages:
    4,133
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +5,046 / -0
    gw pernah baca statement mirip ini judul ini di wallpaper,,
    gambar kucing di piring..
    "you eat what you touch"
    jadi apa yg kita pegang, itu akhirnya apa yg kita makan..

    :garing:
    oot
     
  10. palapa00 Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jun 26, 2010
    Messages:
    106
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +6 / -0
    kurang banyak pembahasanannya
     
  11. ferryblu3 Veteran

    Offline

    Superstar

    Joined:
    Apr 20, 2009
    Messages:
    12,072
    Trophy Points:
    252
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +1,110,023 / -1
    You are what u eat..

    sama kyk karma.. kamu berbuat, kamu yg menanggung..
    hehehehe..
     
  12. gagees Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Aug 2, 2011
    Messages:
    15
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
    setuju deh sama kamu :hahai:
     
  13. daisuki M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Feb 13, 2009
    Messages:
    846
    Trophy Points:
    141
    Ratings:
    +4,155 / -0
    kalo menurut saya, kalo kita makan yang haram gitu(NO SARA) ada efeknya juga bagi kita..
    misal kita makan karnivora atau kanibal..serigala makan serigala nah itu ga baik, sifat kita jadi jahat..saya pernah baca di artikel gitu..CMIIW
    mending makan yang sehat aja ya temen2 :unyil:
     
  14. GreenbeeZ Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    May 7, 2010
    Messages:
    17
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +6 / -0
    Makin ke bawah... makin bingung alurnya... -.-""""

    yang saya tangkap dari pernyataan "you are what you eat", itu makanan itu berpengaruh besar dalam penentuan masa depanmu. Makanan memang salah satu faktor penentu utama terhadap masa depan seseorang. Saya sepaham dengan 'penggagas' thread ini. Makanan yang kita konsumsi pasti akan mempengaruhi kesehatan kita, baik itu makanan sehat maupun makanan tidak sehat. Yang membedakan adalah pengaruhnya. Makanan "fastfood" seperti McD..., KFC, PH, dll... itu di negara-negara Barat, merupakan "junkfood" alias makanan "sampah". Hal ini disebabkan oleh sudut pandang mereka yang menganggap bahwa nutrisi yang dikandung oleh makanan itu kurang baik. Dan memang kenyataannya adalah demikian. Contoh, bila kita mengkonsumsi setiap minuman bersoda seperti coca-cola, sprite, dan kawan2-nya, maka dapat dipastikan 100% bahwa ginjal pengkonsumsi akan segera rusak. bukan hanya minuman. makanannya juga demikian. Namun yang menjadi keprihatinan saya adalah... yang namanya "junkfood" itu justru populer di kalangan masyarakat Indonesia. Sudah harganya "tidak murah" dan "tidak sehat", namun tetap dikonsumsi. Makanan yang sehat seperti pecel, gado-gado, rujak, dll., yang seharusnya asli Indonesia dan sehat, justru menjadi makanan yang kurang digemari oleh masyarakat Indonesia. Aneh bukan???

    Nah yang menjadi masalah berikutnya seharusnya adalah makanan yang sehat itu seperti apa? makanan yang dikelola dengan bersih itu bukan berarti pasti sehat. Apakah semua makanan sehat itu pasti harus tidak berlemak? karena pada dasarnya, manusia juga membutuhkan lemak. Selain itu, sayur itu sebaiknya dimakan "mentah" (sudah dicuci bersih, namun tidak mengalamai proses memasak seperti digoreng, di-"steam", dll.) atau yang "matang" (sudah mengalami proses memasak)? Sayur bila telah mengalami proses memasak, karena mengalami proses pemanasan dan sejenisnya, maka akan menjadi "tawar" (banyak vitamin dan mineral hilang). akantetapi, bila tidak dimasak, rasanya ya begitu-begitu saja (hambar)...

    Nah... yang menjadi membingungkan adalah
    "Tetapi selain makanan, terdapat banyak hal lain yang menentukan siapa Anda. Misalnya gaya pakaian, merek mobil, merek telefon seluler, jenis gadget yang dipakai, hingga ke tempat tinggal."
    Frase ini memperluas jangkauan pembicaraan. Fokus pembicaraan berpindah menjadi "gaya hidup / strata kehidupan"...

    namun fokus pembicaraan kembali ke fokus semula.
    "Padahal seharusnya, gaya hidup tidak ditentukan oleh faktor konsumsi semata, melainkan juga produksi. "

    Akantetapi yang membingungkan adalah pernyataan:
    "Tetapi produksi seperti apa yang cocok menjadi gaya hidup orang perkotaan?"
    Frase ini mempertanyakan masalah "gaya hidup". dan paragraf akhir mengajak untuk "merawat bumi".

    Hmm... aslinya fokusnya ke mana??? "makanan sehat" atau "gaya hidup" atau "merawat bumi"??? Bingung... @.@""
     
  15. Teenage_Romance Members

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Oct 26, 2010
    Messages:
    337
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +792 / -0
    itu cuma metaphor atau perumpamaan. sama aja kaya 'what makes you a man'. kata2 yg mewakili atau melihat status/ kepribadian seseorang
     
  16. naradluffy Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Sep 1, 2010
    Messages:
    114
    Trophy Points:
    26
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +39 / -0
    2 paragraf yang paling atas masih sinkron dengan judul ke bawahnya enggak.
    tapi peduli amat sih dengan yang kita makan yang penting makan jangan sampai sakit karena makanan itu aja kan :lalala:
     
  17. riqriq Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Apr 3, 2010
    Messages:
    53
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +0 / -0

    setuju banget sama semua pernyataan dan pertanyaan dari kakak yang 1 ini.. :)
     
  18. serpentgoddess Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Sep 10, 2010
    Messages:
    27
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +23 / -0
    Hahaha.. :) You are what you eat..
    Sebenernya yah bahkan dari cara makan bisa ketauan orangnya seperti apa.. Misal: Orang yang picky dalam makan, biasanya juga picky dalam aspek tertentu dalam kehidupannya. Orang yang serakah makan banyak biasa juga serakah --> lihat kanan kiri depan belakang yang perutna endut
     
  19. panpos Members

    Offline

    Joined:
    Jul 18, 2011
    Messages:
    2
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
    menarik

    ane langsung periksa diri dari semua aspek gan.. HP baju dll.. dan kayanya ane belu termasuk orang yang seneng label nya doang.. wkwkwkw

    makasih gan nice info
     
  20. moronichell M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Aug 30, 2008
    Messages:
    537
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +36 / -0
    "Di Amerika Serikat, contohnya, orang-orang yang memakan ayam goreng dan burger cepat saji (junk food) kemungkinan besar adalah orang miskin perkotaan. Berbeda dengan Indonesia, yang justru menganggap junk food sebagai makanan kelas menengah ke atas."

    ironis tapi emang bener gan
     
  21. monstermuter M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Sep 8, 2010
    Messages:
    502
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +760 / -0
    pernah denger katanya kalau tentara biar jadi ganas pas tugas, mereka disuruh makan ular, hiii
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.