1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Waspadai Angin Duduk Atau SSJKA (Sindrom Serangan Jantung Koroner Akut)

Discussion in 'Intensive Health Unit' started by YokkoTimotius, Apr 1, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. YokkoTimotius Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Apr 3, 2010
    Messages:
    85
    Trophy Points:
    61
    Ratings:
    +3,414 / -0
    ANGIN DUDUK = SSJKA
    (Sindrom Serangan Jantung Koroner Akut)


    [​IMG]

    :awas::awas::awas:

    Suatu kali paman saya meninggal di usia yg ke-45. Kira2 sekitar 2 tahun yang lalu. Menurut dokter yang turut melayat, kemungkinan penyebabnya adalah Angin Duduk. Karena hari kamis dia masih masuk kerja di tokonnya, walaupun dia terlihat tidak bersemangat dan tidak enerjik seperti biasanya. Esok harinya pun paman saya masih sempat untuk bekerja. Tetapi tidak lama, sekitar jam 10 pagi ia tiba2 masuk ke kamarnya yang ada di toko untuk beristirahat. Selang berapa waktu dia lalu minta minyak kayu putih. Istrinya lalu pergi ke depan untuk mencari minyak kayu putih itu untuknya. Ternyata sesampai di kamar lagi, paman saya sudah meninggal dalam posisi tidur dengan wajah sedikit menahan rasa sakit dan kebiruan sekitar leher.

    Hmm...beginilah sedikit informasi tentang Angin Duduk atau
    nama kerennya Sindrom Jantung Koroner Akut..

    :peace::peace::peace:

    1.Angin Duduk sama dgn Sindrom Jantung Koroner Akut Hanya dlm 15 menit sampai 30 menit, orang yg terserang angin duduk bisa meninggal. Padahal, penderita, sebelumnya terlihat sehat-sehat saja. Dunia kedokteran selama dua tahun terakhir berhasil mengidentifikasi istilah baru penyakit jantung yg akrab disebut angin duduk.

    2. Ternyata, penyakit ini tak sekedar masuk angin berat, tetapi identik dgn sindrom serangan jantung koroner akut(SSJKA). Teridentifikasinya istilah ini, menurut Guru Besar Bidang Ilmu Penyakit Dalam FKUI, Prof DR dr Teguh Santoso.SpPD, di Jakarta, pekan lalu.

    Menandai sebuah koreksi besar terhadap mitos yg berkembang dimasyarakat selama ini. Bahwa masuk angin hebat itu adalah penyakit yg berbahaya, bahkan bisa menimbulkan kematian hanya dlm waktu 15 hingga 30 menit sejak serangan pertama.

    Jadi kata Teguh lagi, jika Anda tiba-tiba merasa nyeri dada, sebaiknya tidak melakukan aktivitas fisik apapun termasuk berhubungan s*ks. Segeralah pergi ke rumah sakit yg menyediakan fasilitas penanganan gawat darurat jantung.

    Ingat! Tidak boleh lebih dari 15 menit setelah serangan nyeri pertama.:awas:

    Sindrom serangan jantung koroner akut merupakan penemuan terbaru akhir banyak disikapi masyarakat dgn tindakan yg salah. Misalnya,penderita dikerok, diberi minuman air panas, atau diberi ramu-ramuan utk mengeluarkan angin. Padahal, penderita bisa meninggal mendadak tanpa ada tanda-tanda sakit.

    Yang Beresiko:

    • Laki - laki
    • Usia > 40 tahun
    • Merokok
    • Alkohol
    • Riwayat hipertensi
    • Riwayat keluarga hipertensi
    • Riwayat stroke
    • Riwayat keluarga stroke
    • Kolesterol LDL, dll tinggi

    Gejalanya:

    Muncul keluhan nyeri ditengah dada, seperti:
    · Rasa ditekan
    · Rasa diremas-remas, menjalar ke leher, lengan kiri dan kanan, serta ulu hati.
    · Rasa terbakar dgn sesak napas dan keringat dingin.

    Keluhan nyeri ini bisa merambat ke kedua rahang gigi kanan atau kiri, bahu, serta punggung. Lebih spesifik, ada juga yg disertai kembung pada ulu hati seperti masuk angin atau maag.

    Sumber masalah sesungguh hanya terletak pada penyempitan pembuluh darah jantung (vasokonstriksi) .

    Penyempitan ini diakibatkan oleh empat hal :
    · Pertama, adanya timbunan-lemak (aterosklerosis) dlm pembuluh darah
    akibat konsumsi kolesterol tinggi.
    · Kedua, sumbatan (trombosis) oleh sel beku darah (trombus);
    · Ketiga, Vasokonstriksi atau penyempitan pembuluh darah akibat kejang
    yg terus menerus.
    · Keempat, infeksi pada pembuluh darah..
    Penyempitan itu, lanjutnya lagi, mengakibatkan berkurangnya oksigen yg
    masuk ke dalam jantung.

    Ketidak-seimbangan pasokan dgn kebutuhan oksigen pada tubuh mengakibatkan nyeri dada yg dalam istilah medisnya disebut angina.

    Namun kata Teguh, hendaknya dibedakan antara keluhan nyeri pada sindrom serangan jantung koroner akut (SSJKA) dgn serangan jantung koroner (SJK) (infark miokard).

    Pada SJK, angina terjadi akibat sumbatan total pembuluh darah jantung karena aktivitas fisik yg berlebihan. Sementara pada SSJKA angina terjadi akibat sumbatan tidak total yg dirasakan saat istirahat.

    'SSJKA ini memang mendadak. Bukan karena capek, masuk angin, atau penyakit-penyakit lainnya. Biasanya penderita akan meninggal paling lama lima belas menit setelah keluhan rasa nyeri pertama kali dirasakan' kata Teguh.

    Masyarakat diminta waspada terhadap keluhan angin ini. Soalnya penderita sebelum terserang akan tampak sehat-sehat.

    Solusi.....NYA:

    Satu-satunya hanyalah melonggarkan sumbatan yg terjadi, yaitu dgn memberikan obat anti platelet (sel pembeku darah) dan anti koagulan. Atau, obat utk mengantisipasi ketidak-seimbangan supplai oksigen dan kebutuhan oksigen. Misalnya nitrat, betabloker, dan kalsium antagonis.

    Di tempat terpisah. Ahli jantung RS Jantung Harapan Kita dr.Santoso Karo-Karo MPH, SpJp mengungkapkan kondisi rumah sakit di Indonesia tidak terlalu bisa diharapkan utk pengobatan SSJKA. Rumah sakit terkesan lambat menangani pasien.

    Untuk itu ia menyarankan agar penderita yg sudah tahu bahwa dirinya memiliki gangguan jantung sebaiknya membawa tablet antiplatelet kemanapun ia pergi.

    Obat antiplatelet yg paling murah dan gampang di cari adalah ASPIRIN. Obat ini selain bermanfaat sebagai pertolongan pertama mengatasi nyeri dan melonggarkan kembali pembuluh darah yg tersumbat oleh thrombosit atau platelet (sel pembeku darah).

    Info & Tips

    Jaga ukuran pinggang anda, karena perutlah semua jenis lemak menumpuk. Untuk wanita, maksimal 80 cm, dan untuk pria, maksimal 90 Cm, karena jaga pola makan, hindari Junk Food, perbanyak asupan buah dan sayuran serta fiber.

    Menjauhkan diri dari stress, juga bisa mencegah kita dari penyakit jantung koroner, Pasalnya, dalam keadaan stress kinerja tubuh serta otak dipaksa untuk bekerja secara berlebihan, Hasilnya, kondisi tubuh selalu dalam keadaan letih dan porsi istirahat berkurang. "Kurangnya istirahat dapat mengakibatkan pengentalan darah, yang dapat meningkatkan hormon adrenalin, akibatnya bisa ditebak serangan jantung lebih gampang terjadi"

    Orang yang emosi-an juga perlu diperhatikan (Selalu marah-marah. .. setiap saat...ada ga ya orang kayak gini..), Pasalnya, dalam marah-marah (Otak panas, napas memburu, jantungpun berdebar keras, kadang samapi tubuh bergetar, darah bergerak cepat), jika kondisi darah bergerak cepat, sedangkan ada penyumbatan di pembuluh darah...wouw. ..bisa dibayangkan darah akan berkumpul disuatu tempat (pembuluh darah) dan karena tidak kuat menampung banyaknya darah yang datang pembuluh yang halus itupun pecah dan sudah bisa ditebak orang itupun akan koleps atau bisa merengang nyawa.

    Bisa juga sedia pill CEDOCARD, murah harganya, sediakan sekitar 2-6 butir, selipkan di dompet, dibawa kemana pun pergi.

    Cara pake nya jangan ditelan, tapi dimasuk kan ke bawah lidah, dibiarkan mencair dibawah lidah.
    Cara kerjanya: Pil cedocard akan mencair jadi larutan yg mudah diserap pembuluh darah dibawah lidah, berfungsi menimbulkan pelebaran pembuluh darah di kepala, terutama kearah otak, sehingga otak tetap mendapat supply darah dan oksigen yg cukup, jika jantung mengalami gangguan. Sementara itu selekasnya penderita di bawa ke RS Gawat Darurat utk mendapat pertolongan lebih lanjut.

    Bagi yang punya uang lebih:

    Belajar cara CPR (Chest Compression Depth) dan sediakan AED (Automatic External Defibrilation)

    Saat serangan jantung terjadi dan pasien tidak sadar JANGAN DIBERI MINUM APALAGI DIBERI ASPIRIN. kalau masih sadar BAWA LANGSUNG KE RS SECEPATNYA dan bawa AED-nya ke RS

    Kegunaan AED-nya apa?
    Setelah pasien tidak sadar biasanya membutuhkan cpr setelah anda mengecek napas dan nadinya...cpr bis amembantu tapi bisa lebih optimal dengan sock atau kejut listrik dari AED itu...uda ada research yang membuktikan harapan hidup untuk sampai ke RS dengan defibrilator lebih tinggi

    Kenapa harus punya AED?
    RS di Jakarata pun banyak UGD-nya yang ga punya defibrilator, apalagi AED, kalau punya pun belum tentu dr UGD-nya bisa make...kalau ga percaya coba tes ke salah satu rumkit di jakarta ke ugdnya dan tanya...dok ada ed ga di ugd nya?

    Di luar negeri di stasiun kereta aja ada, jadi penggunaan untuk awam udah aman karena itu benar2 automatic..

    Harga AED bervariasi dari 20-60jt...tapi bisa menyelamatakan nyawa yang ga bisa dinilai dengan uang...



    :xiexie::makasih-g::makasih-g::xiexie:



     
    • Thanks Thanks x 3
    • Like Like x 2
    Last edited: Apr 1, 2011
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. darc666 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    May 18, 2009
    Messages:
    1,242
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +3,757 / -0
    Hmm.. Belum banyak belajar tentang jantung.. :niceinfo:
    Kalau dilihat dari gejalanya.. sulit juga penanganannya, dan pasien harus diusahakan diberikan pertolongan pertama dahulu walaupun dia akan dibawa ke RS.
    Untuk menjaga kesehatan masing2 yah usahakan menghindari faktor resiko yang dapat dihindari
     
  4. Megagoal Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Apr 6, 2011
    Messages:
    110
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +22 / -0
  5. vincentrevival M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Jan 12, 2010
    Messages:
    5,337
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +2,525 / -0
    Masuk Angin atau Sakit Jantung?

    JAKARTA, KOMPAS.com — Apakah Anda sering mengalami gejala-gejala seperti ini: dada nyeri dan sesak napas? Mula-mula nyeri itu hanya terasa di dada sebelah kiri, tetapi lama-kelamaan menjalar sampai bahu, leher, dan lengan kiri. Bahkan, terkadang rasa nyeri itu bisa sampai ulu hati dan menusuk ke belakang.
    Nyeri bahkan akan semakin menggila saat Anda menarik napas dalam. Rasa nyeri itu terkadang datang tidak hanya saat beraktivitas, tetapi juga saat bersantai. "Bila itu terjadi pada Anda, jangan menyepelekan gejala seperti ini," ujar Emanoel Oepangat, pakar penyakit jantung dari Siloam Hospital, Tangerang.
    Menurut dia, banyak orang menyangka gejala-gejala itu sebagai masuk angin. Dugaan itu bisa jadi salah karena gejala-gejala tersebut juga merupakan tanda-tanda awal dari penyakit jantung.
    Gejala awal dari penyakit jantung hampir sama dengan masuk angin. Itulah sebabnya, banyak orang yang lantas mengabaikan gejala ini. Kalaupun ada yang mengambil tindakan, mereka lebih suka mengobati dengan cara kerokan. "Padahal, kerokan hanya untuk menghilangkan angin saja," ujarnya.
    Pembuluh darah menyempit
    Hilangnya rasa nyeri setelah kerokan juga berarti penyakit hilang. Maklum, gejala nyeri di jantung hingga sesak napas terkadang hilang dengan sendirinya. Namun, terkadang bisa timbul disertai rasa nyeri yang hebat.
    "Kalau sudah terlalu sering muncul, rasanya bisa seperti ditusuk-tusuk," imbuh Harmani Kalim, ahli penyakit jantung di Rumah sakit Harapan Kita, Jakarta Barat.
    Menurut para ahli jantung, gejala seperti ini muncul karena pembuluh darah mengalami penyempitan. Alhasil, distribusi makanan bagi jantung atau oksigen tidak bisa berjalan normal. Padahal, oksigen dibutuhkan untuk mendukung kinerja jantung.
    "Bila pasokan oksigen berkurang, kinerja jantung terganggu, bahkan bisa mengakibatkan serangan jantung atau yang sering dikenal gagal jantung," lanjutnya.

    Oleh karena itu, para pakar jantung menyarankan agar Anda lebih waspada bila mengalami kram atau nyeri pada jantung. Apalagi bila sudah disertai dengan sesak napas.
    Harmani menambahkan, timbulnya nyeri dada juga merupakan tanda telah terjadi kerusakan pada otot-otot jantung yang memompa darah. Kerusakan tersebut akan terus berkembang seiring pertambahan umur. Jadi, "Begitu nyeri terasa, lebih baik segera ke dokter atau ahli jantung," imbuh Emanoel. Maklum, jika terlambat, dokter atau ahli jantung hanya punya waktu sekitar 12 jam untuk bisa kembali melebarkan pembuluh darah tersebut.
    Sikap waspada juga dibutuhkan lantaran penyakit jantung termasuk salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Penelitian yang dilakukan Kementerian Kesehatan menyebutkan, sejak tahun 2007 penyakit jantung merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia dengan jumlah kematian lebih dari 220.000 jiwa per tahun. Jumlah itu di atas penyakit tuberkulosis yang jumlah kematiannya 127.000 jiwa per tahun.
    Angka kematian ini juga semakin bertambah setiap tahunnya seiring dengan perubahan gaya hidup masyarakat Indonesia yang suka mengudap makanan tinggi lemak. Selain itu, faktor gaya hidup yang tak sehat, seperti gemar merokok, menenggak alkohol berlebihan, penyakit hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi, juga menambah banyak deretan penderita penyakit jantung. (Adi Wikanto)

    sumber : http://kesehatan.kompas.com/read/2010/04/20/10362855/Masuk.Angin.atau.Sakit.Jantung
     
  6. sunnalov M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Feb 24, 2010
    Messages:
    1,068
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +37,791 / -0
    kok disebut angin duduk ya? ada hubungannya sama kentut?
    :peace:
     
  7. unlimited_ M V U

    Online

    Beginner

    Joined:
    May 23, 2010
    Messages:
    337
    Trophy Points:
    31
    Ratings:
    +83 / -0
    mengerikannn..... :aaaa:
    kalo alcohol si jarang..
    smoking nya itu lhoo... haadeeh... :rokok:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.