1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Pengen ganti nama ID? Plat tambahan? Promo GK? Cek Promo Spesial Hari Kemerdekaan, Kuy~ Cek infonya di sini yaa!
  3. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  4. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
  5. Pengen hadiah pulsa buat ngisi paketan internet? Ikuti TTS Cartoons 2018 di AMVC CrossWords. Langsung saja jawab, aku tunggu yaaaa!!
  6. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!

Waspada Saat Menggoreng Kerupuk

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by ghombalz, Sep 17, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. ghombalz M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jul 17, 2010
    Messages:
    835
    Trophy Points:
    157
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +5,468 / -0
    [​IMG]

    Banyak orang yang menganggap kurang lengkap rasanya bila makan nasi dan lauk-pauknya tanpa kerupuk. Sebelum melahap sajian pendamping ini lebih banyak lagi, simak dulu beberapa info seputar kerupuk dari Chef Yeni Ismayani.

    * Pilihlah kerupuk yang warnanya tidak mencolok. Warna yang mencolok mungkin terlihat
    menarik, tapi justru menunjukkan ada penggunaan bahan kimia.

    * Perhatikan hasil gorengan kerupuk. Bila ukurannya menjadi dua atau tiga kali besar, tidak masalah. Tetapi bila lebih dari itu, sebaiknya jangan dikonsumsi. Ukuran kerupuk yang terlalu besar (bila dibandingkan dengan saat sebelum dimasak) menunjukkan adanya penggunaan pengembang yang cukup banyak. Gunakan minyak untuk menggoreng kerupuk sedikit demi sedikit, jangan sekaligus.

    "Lebih baik Anda lelah karena harus menuangkan minyak dan menggoreng berkali-kali. Minyak yang dipakai sebaiknya hanya dipakai dua kali menggoreng. Kalau langsung banyak, minyak sudah terlanjur kotor dan tidak bisa dipakai lagi. Banyaknya minyak cukup sampai kerupuk terendam saja," papar Chef Yeni.

    * Untuk menghilangkan minyak dengan cepat, letakkan kerupuk yang baru digoreng di atas kertas roti. Hindari penggunaan kertas koran untuk mengeringkan minyak karena zat-zat kimia yang ada di kertas koran tersebut bisa berpindah ke kerupuk.

    * Masukkan kerupuk ke dalam wadah tertutup setelah panasnya hilang. Simpan sisa kerupuk mentah ke wadah kedap udara, jangan ke dalam plastik karena bisa dimasuki kutu.

    sumber
     
    • Thanks Thanks x 7
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. ghombalz M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jul 17, 2010
    Messages:
    835
    Trophy Points:
    157
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +5,468 / -0
    kalo mau bilang thanks cukup klik tombol thanks khan beres..
     
  4. robbzzz M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Feb 20, 2011
    Messages:
    1,000
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +975 / -0
    klo info bwat yg da siap dijual gmna taunya bro??
    yg ini kan bwat yg akan digoreng...
    btw, nice info...
     
  5. mr_ark SUPERMOD

    Offline

    Superstar

    Joined:
    Jan 14, 2009
    Messages:
    20,227
    Trophy Points:
    237
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +70,547 / -15
    belum pernah beli dan goreng sendiri kerupuknya. :hehe: biasanya tinggal ambil aja di toples.

    :niceinfo: ntar kasih tau nyokap aja deh...
     
  6. arreaz Members

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Oct 16, 2010
    Messages:
    300
    Trophy Points:
    41
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +159 / -0
    iya juga ya, kan kalo yang udah dijual minyaknya gak tau udah dipake berapa kali sama yang jual,
    mungkin mulai sekarang ada baiknya goreng krupuk sendiri,,biar lbh aman dikonsumsi,,, hehehe
     
  7. tuan_buncis2002 M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Jun 24, 2011
    Messages:
    2,541
    Trophy Points:
    177
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +3,547 / -3
    waduh, gw jd ingin makan krupuk nih

    btw :niceinfo:
     
  8. Linor Members

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Aug 22, 2011
    Messages:
    270
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +3 / -0
    lebih baik goreng sendiri jadi tau higienis atau kagak :hahai:
     
  9. RE112 M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Apr 14, 2011
    Messages:
    3,537
    Trophy Points:
    177
    Ratings:
    +2,197 / -0
    ibuku biasanya make minyaknya suka ganti-ganti tapi minyaknya nggak sampe ngerendem si krupuk :iii:
    katanya sih "biar ngirit dek :hihi::kata:"
     
    • Like Like x 1
  10. ReXis Members

    Offline

    Beginner

    Joined:
    May 12, 2010
    Messages:
    246
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +2 / -0
    :panik: duh nyokap gua sering banget pake kertas koran buat goreng kerupuk... harus cepet dikasih tau nih :niceinfo:
     
  11. handitya91 M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Oct 23, 2010
    Messages:
    217
    Trophy Points:
    31
    Ratings:
    +11 / -0
    wahh.. nice info gan, buat bini ane yg demen bgt sma krupuk..
     
  12. IkouKuhn M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Aug 26, 2008
    Messages:
    285
    Trophy Points:
    41
    Ratings:
    +428 / -0
    pdhl ibu ane sering ngegoreng krupuk yang ada merah"nya mencolok begitu...
    apa itu bahaya juga ya? :panda:
     
  13. gizami94 Members

    Offline

    Joined:
    Feb 24, 2011
    Messages:
    8
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
    sip nih infonya biar ttp sehat
     
  14. blackyway22 M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Sep 24, 2009
    Messages:
    2,002
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +10,405 / -0
    kebetulan ane penggila kerupuk, jadi masukannya berguna banget.. thx :xiexie:
     
  15. smkosasih M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Sep 9, 2008
    Messages:
    5,341
    Trophy Points:
    177
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +3,185 / -0
    wah, gw biasanya beli kerupuk trus kalu digoreng mengembang hingga 2x ukuran..
    rangginang, emping, opak...
    berarti pada make pengembang dog. Perasaan cuma dikeringin dan dijemur, ternyata make pengembang juga
     
  16. ghombalz M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jul 17, 2010
    Messages:
    835
    Trophy Points:
    157
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +5,468 / -0
    wah hati2 bro.. jangan beli tuh krupuk lagi.. ntar malah ga sehat..
     
  17. yoshidabulan M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Feb 25, 2011
    Messages:
    842
    Trophy Points:
    186
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +20,419 / -0
    ga sberapa sering makan kerupuk sih :hihi:
    btw nice info :niceinfo:
     
  18. na3ngCut M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Nov 26, 2010
    Messages:
    475
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +44,253 / -0
    wah ntar bilangin ibu ku deh
     
  19. Royale Members

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Apr 30, 2011
    Messages:
    354
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +3 / -0
    bener tapi infonya
    bisa diliat dari warnanya
    klo terlallu terang memang mencurigakan
    apalagi sekarang banyak kerupuk" yang warna warni
    bikin curiga
     
  20. evil_cat_xxx M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Jun 29, 2010
    Messages:
    358
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +186 / -0
    wah biasanya ane niris nya pake koran bekas.....berarti kerupuk campur koran dah ...:lol:
     
  21. winter_winds M V U

    Offline

    Mainlander

    Joined:
    Feb 3, 2010
    Messages:
    18,717
    Trophy Points:
    247
    Ratings:
    +47,398 / -298
    mendingan kerupuk 'sangray' aja....:haha:

    bebas minyak :hoho:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.