1. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. IDWS Radio is Back! Mau ngobrol seru bareng penyiar (announcer) atau mau ikutan jadi penyiar di IDWS Radio? Mau promoin lagu indie kamu? Bisaa!.Klik info lengkapnya di sini, kuy~.
  5. Terima kasih untuk kebersamaan komunitas selama hampir 12 tahun ini. Apa pengalaman menarikmu selama di IDWS? Apa saran, kritik, dan masukan kamu untuk IDWS? Tolong sampaikan di sini yaa~ Terima kasih.
  6. Tim staff IDWS mengajak dan memberikan kesempatan IDWS Mania bergabung dalam tim staff komunitas forum IDWS nih. Klik untuk info lengkapnya yuk~
  7. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Ternyata eh, Ternyata...

Discussion in 'Motivasi & Inspirasi' started by AlexisAce, May 25, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. AlexisAce M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Mar 16, 2009
    Messages:
    288
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +13,655 / -1
    Jangan salahkan aku jika aku terlahir dengan fisik yang biasa-biasa saja. Tinggi sedang. Wajah dipenuhi jerawat kecil-kecil, hidung tak terlalu mancung, mata tak terlalu bulat lebar, alis dengan rata tak sempurna, bibir memble, pipi agak gemuk, kening pun lebar dan maju kedepan alias jenong. Tapi ini yang paling kubanggakan, karena dengan kening yang jenong, orang-orang mengetahui bahwa aku perempuan cerdas. Oh ya, itu benar. Mungkin karena fisikku yang tidak seberapa, aku berusaha menggali kelebihanku yang lain. Ternyata aku memang berbakat di ilmu pasti.

    Seperti cap dan label dari orang-orang di sekitarku, orang yang pintar di ilmu pasti tentulah orang yang kuper dan selalu berusaha untuk perfect serta sedikit "autis" karena saking sibuknya bereksperimen. Mungkin mereka memang benar. Aku memang pemuja ketepatan dan kesempurnaan di semua bidang. Termasuk saat mencari pasangan untuk menemani hari-hariku. Padahal sudah hampir berkepala 4, tetapi jodoh tak kunjung jua kudapat. Apa betul kata orangtuaku ya kalau aku sangat pemilih? Aku mencoba merenung sejenak, ternyata memang benar. Harus kuakui jika bayangan laki-laki yang hendak menemaniku kelak adalah lelaki yang sempurna bagi setiap wanita. Berwajah setampan Anjasmara, berotak seencer Einstein, berperilaku baik serta agamis seperti tokoh agama namun juga bisa diajak bersenang-senang seperti para clubber. Tak ketinggalan, ia juga harus punya sifat gentleman, bukan hanya kepadaku namun juga kepada semua perempuan.

    Bagaimana aku bisa menemukan lelaki sesempurna itu jika yang kulihat setiap hari adalah banci-banci mempunyai penis yang tidak mau memberi tempat duduk di bis yang penuh sesak, bahkan kepada wanita hamil sekalipun? Huh, dasar lelaki tak tau diri. Belum lagi jika antre busway dan beberapa pria dengan seenaknya mendorong-dorong hingga pahaku tertempel sesuatu. Uh, mengerikan bila membayangkannya. Aku hanya bisa menggertak dan memakinya. Lalu si lelaki itu bersungut-sungut menghindar dariku. Oh iya, aku juga butuh lelaki yang tangguh dan bisa melindungiku karena selama ini aku melindungi diriku sendiri dengan mengandalkan ban hitam dari tempatku kursus karate.

    Nah, lihat sendiri, kan? Lelaki jaman sekarang sama dengan barang-barang produksi masa kini. Mutu dan kualitasnya rendah. Mungkin mereka hanya diajarkan untuk survive tanpa harus menghormati orang lain terutama kaum perempuan. Jadi jangan salahkan aku bila aku belum menemukan seseorang yang sangat mencuri hatiku. Dibandingkan dengan mereka, aku jelas lebih baik. Setidaknya secara pikiran, jiwa dan hati.

    Tetapi Tuhan memang sangat adil. Bahkan ditengah-tengah krisis kepercayaan kepada lelaki jaman sekarang, ada seseorang yang merubah semua pemikiranku. Namanya Andi (bukan nama sebenarnya). Aku berkenalan dengannya di sebuah bis Patas AC jurusan ke Bekasi. Wajahnya tampan, senyumnya hangat dan bersahabat dan terutama sekali, ia memberiku tempat duduk karena tidak tega melihat aku yang membawa 2 tas besar berisi barang-barang serta laptop dan sebagainya. Andi mempersilahkan aku duduk persis di tempat yang strategis, dekat pintu supaya saat aku turun nanti tidak merepotkan orang lain juga. Aku segera mengucapkan terima kasih. Ia pun tersenyum.

    Entah keberanian darimana, aku berusaha berkenalan dengannya. Dimulai dengan basa basi konyol bahwa aku menghargai ia yang telah memberikan bangku untuk kududuki padahal bis sangat penuh sesak. Ia kembali tersenyum dan melafalkan namanya, Andi. Wow, nama yang indah. Semenit kemudian, aku merasa ada yang salah dengan hatiku. Kenapa aku deg-degan ya? Apa tanda ini semua? Apakah aku jatuh cinta? AKhirnya, hati ini tak lagi tumpul, aku bisa merasa, merasakan cinta.

    Peduli amat, aku segera mencatat nomor teleponku sambil berharap, mudah-mudahan ia mau menyimpannya. Ternyata ia menerima dengan tangan terbuka. Dilihatnya kertas berisi nomor teleponku dan ia tersenyum sambil berkata terima kasih. Gosh, sejenak aku ingin terbang. Senyumnya semanis bintang yang menghias angkasa. Terima kasih telah mengirimkan malaikat ini Tuhan.

    Tetapi aku harus kecewa lantaran sudah seminggu setelah pertemuan kami, Andi tak kunjung meneleponku. Ah, mungkin ia tidak menaruh rasa apa-apa kepadaku. Ya, sudahlah, meski hati ini sakit, aku harus realistis. Andi berhak mendapatkan wanita yang lebih baik daripada aku karena ia pun sempurna seperti bayanganku. Tapi masa aku pasrah begini. Harusnya aku berjuang untuk cinta agar Andi menjadi milikku. Aku juga harus berjuang mengganti status facebook ku dengan "In Relationship" with Andi. Aku mau mengumumkan ke seluruh dunia kalau aku punya pacar. Ndi, please call me...

    Sia-sia saja, ini sudah minggu kedua, Andi tak juga meneleponku. Aku merasa menjadi perempuan bodoh dengan mengharapkan lelaki setampan dia mau dengan perempuan autis sepertiku. Ya sudahlah, kalau jodoh tak kan kemana. Demi meresapi kalimat tersebut, aku sedikit bernafas lega. Kembali kujalani hari-hari dengan riang walau sepi.

    Ah, jam sudah menunjukkan angka 5, sudah saatnya untuk pulang. Di trotoar yang sama aku menunggu bis kearah Bekasi. Mataku menangkap sekelebat sosok pria yang pernah kukenal. Aku rewind lagi. Ternyata itu Andi! Ya ampun, Tuhan memang baik. Aku dipertemukan lagi dengannya tepat disaat aku meminta bahwa jodoh tak kan kemana. Iya Ndi, aku yakin kamulah jodohku karena kita bertemu lagi dan tidak akan kusia-siakan kesempatan ini. Aku berjalan menghampirimu dan kutebarkan senyum selebar-lebarnya agar kau melihat kearahku. Tak kusangka, kau pun tersenyum. Ah, aku tak sabar ingin dekat disisimu. Tiba-tiba, bruk! Seseorang menabrakku dari belakang. Seorang pria dengan gerakan tangan yang melambai dan aku langsung tahu bahwa ia adalah banci.

    Kekagetanku bertambah saat pria itu memelukmu. My God, apa artinya pelukan mesra itu? Pada saat yang bersamaan, semua yang ada di perutku mendorong hendak keluar. Pria itu mencium pipimu, Ndi. Lalu aku sukses muntah. Hoek-hoek, ketika kau berucap padanya, "Sayang sudah makan?". Kepalaku pening dan tak kuingat lagi apapun.
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. anditsung M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Sep 26, 2008
    Messages:
    569
    Trophy Points:
    106
    Ratings:
    +654 / -0
    wekz koq bisa....
    ni beneran ni??
    tp susah lah cari org yg bener2 perfect di mata kita. kalo ketemu pun mungkin sudah milik org. yg ga terpikir ama w. ganteng2 koq gay... bkn na menghina cowo impian cici loh..
    menurut w jodoh tu ditentuin sendiri. kalo u ga berusaha mendapatkan na gimana bisa jadi? ibarat na seperti mencari kerjaan, kalo cici ga ngirim surat lamaran gimana org bisa tao kalo cici butuh kerjaan?
    baik na cici "nurunin" syarat2 na... mank mao selama na nyendiri?
     
  4. lusiana21 Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Mar 12, 2009
    Messages:
    142
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +24 / -0
    jodoh katanya di tangan tuhan, namun kalo tidak dicari tidak akan dapet cici, dekati saja semua laki2 yg cici suka, nah dari situ diseleksi, baru deh diajak serius ke jenjang pernikahan, kalo menunggu terus yaaa... sampai lebaran monyet jg gak bakal dapet
     
  5. princess M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Apr 30, 2008
    Messages:
    437
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +160 / -0
    setuju si sama yg diatas..tp gak bearti kita harus mendekati cowok atuh...biarin cowok yg mendekati kita maksudnya ya temenan gitu toh..gk perlu la cewek ngejar cowok..cowok juga gak bego2 amat dlm hal percintaan cewek ngasih dikit sinyal tuh cowok pasti da tao... kec co itu gk sk ma cewek itu br ada kemungkinan tuh cowok pura2 gk tau.. gitu..
    jodoh gk lari kmn kok :D
     
  6. Gradient M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Jan 23, 2009
    Messages:
    869
    Trophy Points:
    81
    Ratings:
    +59 / -0
    kayanya princess berpengalaman d...hahahaha..
     
  7. budikikiw M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Mar 10, 2009
    Messages:
    1,004
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +2,170 / -0
    wew cerita nya kok gitu. jodoh kan di tangan tuhan, jangan sama kan semua pria itu sama semua dong....
     
  8. bedjo Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    May 5, 2009
    Messages:
    58
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +3 / -0
    kok banyak cw yang gak sadar ya?? berusaha nyari cowo yang sempurna menurut mereka.
    cowo yang bisa ngerti, paham dsb soal cewe, ya cuman cowok yang berpikiran seperti cewe, alias gay en banci. hehehe... no offense lo, tapi aku liat selama ini y kaya gitu...
     
  9. Niddif M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Jan 11, 2009
    Messages:
    467
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +34 / -0
    noyhing is impossible in the world
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.