1. Disarankan registrasi memakai email gmail. Problem reset email maupun registrasi silakan email kami di inquiry@idws.id menggunakan email terkait.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin support forum IDWS, bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Other Teori Awal Terbentuknya Hewan, Etimologi Hewan, serat Karakteristik Hewan

Discussion in 'Education Free Talk and Trivia' started by uums1506, Oct 8, 2016.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. uums1506 Members

    Offline

    Joined:
    Jun 14, 2016
    Messages:
    5
    Trophy Points:
    1
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +0 / -0
    [​IMG]


    Hewan

    Hewan atau disebut juga sebagai animal adalah oanggota makhluk hidup yang digolongkan dalam kerajaan Animalia atau metazoan, merupakan salah satu dari berbagai organisme di bumi ini. Sebutan lainnya adalah fauna dan margasatwa (atau satwa saja).

    Binatang dalam pengertian sistematika saat ini meliputi hanya anggota makhluk hidup bersel banyak (multiselular) dan terstruktur dalam fungsi-fungsi yang berbeda (jaringan), sehingga anggota ini dikenal dengan histozoa. Semua binatang heterotrof, artinya tidak memproduksi energi sendiri, akan tetapi memanfaatkan dan mengelola lingkungan sekelilingnya.

    Etimologi Binatang

    Dalam bahasa Inggris, "hewan" disebut animal, dari bahasa Latin yaitu "animalis", yang berarti" mempunyai napas". Dalam penggunaan nonformal sehari-hari, kata tersebut mengacu pada hewan bukan manusia.

    Kadang kala, kerabat dekat manusia seperti mamalia dan vertebrata lainnya ditujukan dalam penggunaan nonformal. Definisi biologis dari kata ini mengacu kepada semua kelompok kingdom Animalia, meliputi makhluk yang beragam seperti spons, ubur-ubur, serangga dan manusia.

    Karakteristik Binatang

    Binatang memiliki daya gerak, cepat tanggap terhadap rangsangan dari luar, berkembang mencapai besar tertentu, memerlukan makanan bentuk kompleks dan jaringan tubuhnya lunak.

    Perbedaan itu berlaku secara umum, tentu saja ada kelainan-kelainannya. Tiap individu personal, baik pada fauna uniselular maupun pada hewan multiselular, merupakan satu unit.

    Hewan itu berorganisasi, artinya setiap bagian dari tubuhnya merupakan subordinat dari individu sebagai keseluruhan baik sebagai bagian suatu sel maupun seluruh sel. Seperti ini yang disebut dengan konsep organismal, suatu sistem yang penting dalam biologi.

    Teori Bentuk Awal Hewan

    Bentuk awal binatang diduga mirip Protista yang berflagela yang selanjutnya kehilangan kloroplasnya dan tumbuh kembang menyamai flagelata yang ada sekarang.

    Teori lain menyebutkan bahwa sel binatang tumbuh dan berkembang dari sel eukariotik aerobik. Kelompok Prtozoa terbentuk karena setelah berevolusinya organisme.

    Kemudian terjadi perubahan dari fauna bersel satu menjadi binatang bersel banyak. Menyangka bahwa hewan bersel banyak pertama-tama berbentuk bola yang berongga, dan terdiri dari satu lapisan sel-sel.

    Berdasarkan hipotesis fauna ini disebut dengan blastea. Kata blastea diambil dari satu bentuk dalam perkembangan embrio, yaitu blastula.

    Alga dan Protozoa yang ada sekarang ini merupakan hasil radiasi yang pertama, sedangkan blastea tidak lagi dijumpai kecuali pada bentuk blastula dalam perkembangan embrio binatang bersel banyak. Bentuk blastela memungkinkan untuk tumbuh lebih jauh pada radiasi kedua dan ketiga.

    Pertumbuhan dan perkembangan hewan dimulai sejak terciptanya zigot. Satu sel zigot akan tumbuh dan berkembang dengan tahap "zigot-morula-blastula-gastrula" hingga membentuk embrio.

    Embrio akan berdiferensi sehingga terbentuk berbagai macam jaringan dan organ. Organ-organ akan menjadi satu dan bergabung menjadi organisme. Kemudian, organisme tumbuh dan berkembang menjadi organisme dewasa.

    Pada siklus hidup hewan tertentu, terjadi perubahan bentuk tubuh dari embrio sampai dewasa. Perubahan bentuk ini dikenal dengan metamorfosis. Metamorfosis bisa dibagi menjadi dua macam, yakin metamorfosis sempurna dan tidak sempurna.

    Metamorfosis sempurna ciri-cirinya dengan adanya bentuk tubuh yang berbeda di setiap fase metamorfosis, contohnya adalah kupu-kupu dan katak. Metamorfosis tidak sempurna mempunyai ciri-ciri dengan adanya bentuk tubuh yang sama, tetapi ukurannya berbeda pada salah satu fase metamorfosis, misalnya ialah belalang dan kecoa.

    Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan binatang bisa dibagi menjadi dua, yaitu: faktor dari dalam atau internal dan faktor dari luar. Faktor dari dalam ini meliputi gen dan hormon.

    Gen ialah faktor keturunan yang diturunkan dari orang tua (induk) kepada keturunannua, sedangkan hormon adalah senyawa organik yang mengatur pertumbuhan dan perkembangan binatang. Faktor eksternal meliputi air, nutrisi, cahaya, aktivitas, dan lingkungan.
     
  2. SyncVinc Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Dec 21, 2012
    Messages:
    32
    Trophy Points:
    7
    Ratings:
    +4 / -0
    Teorinya ngasal ya? udah dijelasin di kitab kok ngawur jauh
     
Tags:
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.