1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

OriFic Tale Of Revenger

Discussion in 'Fiction' started by dark_kiva, Apr 14, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. dark_kiva M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    May 5, 2010
    Messages:
    479
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +660 / -0
    1. Cerita ini dibuat oleh anak 14 tahun jadi mohon dimaklumi
    2. nama karakter masih A, B,C,D dst akan diubah dalam waktu dekat
    3. Nama tokoh, tempat, kejadian yang sama hanya kebetulan semata

    Mohon di review:peace:
     
    Last edited: Apr 14, 2011
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. dark_kiva M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    May 5, 2010
    Messages:
    479
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +660 / -0
    Prolog- Zero (pt.1)

    Aku terduduk tidak bisa bergerak, aku melihat dalam kegelapan. Seseorang berdiri dan menusuk ayahku, sementara ibuku tergeletak tek bernyawa disampingnya.ia lalu melempar ayahku ke atas tubuh ibuku. Orang itu menatapku dengan mata dinginnya. Ia berjalan kearahku sambil menyeret pedangnya yang penuh dengan darah . Aku ingin sekali berlari, tapi kakiku sama sekali tidak merespon. Ia mengangkatku dengan satu tangan dan tertawa ke arah wajahku. Dan ia berteriak “kau lihat bocah!! Aku yang membunuh orang tuamu, dan kau belum cukup berharga untuk dibunuh jadi tetaplah hidup! Dan datanglah padaku jika kau sudah meresa pantas untuk dibunuh”.

    “Hah!!” aku terbangun, ternyata hanya mimpi. Aku memimpikannya lagi, hari itu, dihitung dari hari ini tepat 5 tahun yang lalu. Hari dimana orang tuaku dibunuh. Tapi, sampai hari ini aku belum bisa membalaskan dendamku, bahkan aku tidak tau siapa yang membunuh orang tuaku. Setahuku saat itu orang tuaku tidak memiliki musuh dan orang tuaku tida berbuat jahat. Tapi terkadang serigala tidak menunjukkan taringnya, saat kau menyadari ia sudah menyerangmu dari belakang
    Kreek, pintu kamarku terbuka, rupanya B salah satu pelayan keluargaku masuk.

    “maaf tuan muda, saya mendengar suara teriakan tuan muda. Apa yang terjadi?” dia bertanya kepadaku.

    “tidak, kau hanya bermimpi buruk, maaf jika membuatmu panik” jawabku
    “apa tuan muda memimpikan hari itu lagi?”

    Mendengar dia menyebut ‘hari itu’ aku merasa marah. Selain aku sendiri jika ada yang menyebut hari itu, aku merasakan kemarahan mengalir di tubuhku.

    “bukan, urusanmu” aku setengah berteriak

    “maafkan saya. Sarapan sudah siap, apa perlu saya bawa kesini?”
    “tidak perlu aku akan turun, tunggu saja dimeja makan”
    B langsung membungkukkan badan dan menutup kembali pintu kamarku. Aku segera mencuci muka dan menganti pakaianku dengan kemeja, rompi dan celana pendek. Lalu keluar dari kamarku dan turun ke bawah.Terlihat di meja makan C dan 5 orang pelayan menunggu.

    “selamat pagi tuan muda” sapa C sambil mempersiapkan kursi untukku.
    “pagi C” sapaku.Aku segera duduk di kursi yang telah disediakan oleh C sementara C sibuk dengan setumpuk kertas yang sepertinya hari ini. Sangat banyak dan terlihat membosankan. Bagaimana tidak, seorang anak 15 tahun terpaksa mengantikkan posisi ayahnya sebagai direktur.
    “C, tolong batalkan semua perjanjian hari ini, aku ingin mengunjugi makam orang tuaku.” Perintahku“ya, saya tau hari ini adalah hari, maaf ‘hari itu’ tapi” jawabnya panik. Sebelum C sempat melanjutkan ceramahnya aku mengambil pedang dan langsung menuju ke pintu depan rumah dan membuka pintu. Sebelum aku sempat keluar menuju gerbang.“ tuan muda A, tapi jika anda membatalkan pertemuan perusahaan lain tidak akan percaya kepada anda lagi” lanjutnya sambil mengejarku.”C, aku tidak berlatih pedang selama ini untuk dipercaya oleh perusahaan lain dan aku tidak butuh pengawal, jangan mencariku!!, kau pikir siapa aku ini?” Mendengar kata- kata ku ia langsung terdiam.

    aku melanjutkan perjalanan. Ya aku mulai berlatih pedang karena aku ingin mencari dan membalaskan dendam orangtuaku. Tapi selama ini aku tidak pernah jatuh ke pertarungan sebenarnya, hanya berlatih dan berlatih tanpa moment untuk menunjukkan kemampuanku. Aku berjalan sambil memikirkan apa yang orangtuaku pikirkan disana, apakah mereka akan senang dengan yang aku perbuat sekarang? Atau justru mereka sedih. Aku hanya bisa melakukan sesuai yang aku percaya. Aku percaya jika dendam mereka terbalas mereka akan tenang disana.

    Tanpa sadar aku sudah sampai di pemakaman. Terlihat pagar panjang membentang dan gerbang tinggi bertuliskan ‘pemakaman umum kota heryst’. Pagarnya tidak dikunci, aku berjalan masuk megingat- ingat dimana makam orangtuaku.
    Aku ingat ada sebuah pohon dekat makamnya. Kau melewati pohon itu, tapi ada seseorang di depan makam orangtuaku!, aku berbalik ke arah pohon dan melihat apa yang ia lakukan. Ia menganakan jubah panjang dan tudung yang menutupi sebagian besar kepalanya. Ia, mirip sekali dengan orang di ‘hari itu’.tanganku mengengam pedangku erat- erat sambil bergetar.

    “siapa dia?” Gumamku, seingatku paman ku tidak punya anak yang lebih tua dariku.

    “Hai, apa yang kau lakukan disini? A?” tiba- tiba saja dibelakangku muncul D, anak perempuan penjaga makam.

    “sssttt, jangan berisik” aku memberi aba- aba untuk jangan berisik.

    ”siapa dia? Apa yang ia lakukan di makam orangtuamu?” ia bertanya kepdaku
    Aku memberi isyarat tidak tahu dengan menggeleengkan kepala. Tiba- tiba saja pria itu menoleh ke arahku, sepertinya ia tahu aku ada disini. Dengan panik aku menarik tangan D dan lari secepat mungkin.
     
    Last edited: Apr 14, 2011
  4. Giande M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Sep 20, 2009
    Messages:
    985
    Trophy Points:
    106
    Ratings:
    +1,227 / -0
    waks masih draft lom ada nama sama sekali

    hmm mungkin bisa cari2 nama di web-web mencari nama bayi :peace: seperti behindthename

    Btw karena nama - namanya masih Alfabet jadi kurang gregetnya

    cepet2 nentuin nama - namanya :cerutu:

    ( Biasa saat aku membuat draft juga pake sistem alfabet sih... )
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.