1. Disarankan registrasi memakai email gmail. Problem reset email maupun registrasi silakan email kami di inquiry@idws.id menggunakan email terkait.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

News Tak Mau Dites Swab, Pria Madura Tantang Duel Petugas di Jembatan Suramadu

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by IDWS.News, Jun 9, 2021.

  1. IDWS.News adalah Partner/ Kontributor TerverifikasiIDWS.News Gatotkaca

    Offline

    ▁ ▂ ▄ ρεηүεвαя ιηғσ ▄ ▂ ▁

    Joined:
    Feb 18, 2010
    Messages:
    2,066
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +70 / -0
    Seorang warga Madura yang terjaring penyekatan di Jembatan Suramadu, sisi Surabaya, menantang para petugas yang berjaga lantaran diduga menolak tes swab antigen.

    Aksinya itu terekam dalam sebuah video dan beredar di media sosial. Video berdurasi 38 detik itu salah satunya diunggah oleh akun Instagram @teluuur.

    Awalnya pria yang mengenakan kaos hitam dan bercelana jin serta peci hitam itu marah-marah di depan tenda tes swap antigen milik BPBD Provinsi Jawa Timur. Ia tidak terima kemudian menantang para petugas untuk berduel dengannya.

    "Ayo duel sama saya!" teriak pria itu kepada para petugas.



    Sejumlah petugas dari Satpol PP, TNI, hingga Polri yang berada di lokasi kemudian berupaya menenangkan pria itu dengan merangkul dan membawanya menjauh dari tenda. Namun kemarahan pria Madura itu malah semakin menjadi. Alhasil seorang polisi yang berada di lokasi kemudian menjatuhkannya.

    Saat dikonfirmasi, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Ganis Setyaningrum membenarkan kejadian itu. Pria tersebut sempat menolak menjalani tes swab dan melawan petugas.

    "Benar sempat menolak dan melawan," kata Ganis, Selasa (8/6), seperti dikutip dari CNNIndonesia.com.

    Ganis mengatakan, pria tersebut berasal dari Sampang, Madura dan berniat menuju kota Surabaya namun enggan untuk melakukan swab saat terjaring penyekatan.

    "Dari Sampang," ucapnya.

    Kini, pria tersebut telah mengakui kesalahannya dan neminta maaf. Hal itu setelah yang bersangkutan mendapat arahan oleh petugas di lapangan.

    "Sudah minta maaf, setelah diberi penjelasan Kasat Lantas yang ada saat itu," ujarnya.

    Lebih lanjut, Ganis mengatakan, dalam melakukan tugas penyekatan di Suramadu, petugas membutuhkan kesabaran dan ketenangan dalam menghadapi masyarakat seperti itu. Petugas, kata dia perlu melakukan pendekatan-pendekatan yang humanis terhadap warga. Bahkan jika perlu menggunakan bahasa daerah Madura.

    "Juga menggunakan bahasa Madura jika perlu," ucapnya.

    Hal itu, kata dia, agar masyarakat mau mengerti bahwa apa yang dilakukan dalam penyekatan di Suramadu itu, adalah demi keselamatan bersama.



    Sumber: Portal IDWS
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. donijohns Members

    Offline

    Joined:
    Jun 9, 2021
    Messages:
    5
    Trophy Points:
    1
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +0 / -0
    di luar negeri sudah berlomba-lomba lepas masker
     
  4. mandrakes M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Aug 24, 2009
    Messages:
    1,076
    Trophy Points:
    137
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +1,760 / -3
    LN vaksinnya Pfizer efikasi diatas 95%
     

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.