1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

█▓▒░ Surat Darurat Untuk Mendiknas RI ░▒▓█ Mana Keadilannya ??

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by bazcom, May 3, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. bazcom Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jun 25, 2010
    Messages:
    31
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +949 / -0
    Permohonan Solusi Yang Seadil-adilnya


    Kepada Yth
    Bapak Menteri Pendidikan Nasinal Republik Indonesia
    Bpk. Prof. Dr. Ir. H. Mohammad Nuh, DEA.
    di Jakarta


    Dengan hormat,

    Sebelum sampai pada inti surat ini, izinkan terlebih dahulu saya sampaikan data-data pribadi saya secara singkat sebagai berikut:

    1. Nama saya: Ahmad Joni Wattimena (mantan Guru SLB-A PEMBINA TINGKAT NASIONAL LEBAK BULUS JAKARTA).
    2. Lahir di Surabaya, 12 Nopember 1949.
    3. Diangkat sebagai Guru (pegawai negeri sipil) sejak tahun 1978 di SLB-A NEGRI JAKARTA.
    4. Sehubungan akan dialih fungsikannya SLB-A JAKARTA menjadi SLB-B DAN C untuk anak-anak tunarungu wicara serta anak-anak tunagrahita), maka Saya berikut guru-guru Tunanetra lainnya dimutasikan ke SLB-A PEMBINA TINGKAT NASIONAL, (yang diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia pada tanggal 9 Desember 1982, di jalan Pertanian Raya Lebak-bulus Jakarta Selatan).
    5. Pensiun / purna tugas tahun 2008.



    KETERANGAN LAIN-LAIN:

    1. SLB-A JAKARTA, semula beralamat di Jalan Raya Fatmawati Cilandak Jakarta Selatan.
    2. Berhubung SLB-A PEMBINA TINGKAT NASIONAL sejak didirikan belum ada muridnya, maka untuk mengisi kekosongan murid tsb, SLB-A JAKARTA di pindahkan ke Lebak- Bulus.
    3. Pada event Lokakarya Tulisan singkat Braille di Cibogo (sekitar tahun 1983, oleh Kepala Sekolah (yang pada waktu itu dijabat oleh Bapak Drs Suwarjo), saya beserta beberapa teman guru-guru tuna netra dihadapkan kepada Bapak Karno Surya (yang pada waktu itu menjabat sebagai PIMPRO pada SUBDIT PSLB, untuk dapat memperoleh jatah rumah dinas di Kompleks SLB-A PEMBINA (yang ketika itu sedang dibangun).
    4. Namun apa yang terjadi? Ketika rumah itu jadi dari enam orang Guru Tunanetra yang ada, hanya satu orang saja yang memperoleh rumah dinas di Kompleks SLB-A PEMBINA TINGKAT NASIONAL LEBAK-BULUS JAKARTA, yakni Sdr Markus Sumariyono, selebihnya dihuni oleh guru-guru yang non tuna netra (guru-guru awas).
    5. Demikianlah kondisi ini berjalan hingga pada suatu saat mengingat kemampuan saya untuk kontrak rumah semakin berat, maka saya mengajukan untuk dapat tinggal di Rumah Dinas Kompleks SLB-A PEMBINA TINGKAT NASIONAL.
    6. Kepala Sekolah SLB-A PEMBINA TINGKAT NASIONAL (yang pada waktu itu dijabat Oleh Bapak Drs H. E. Harsana), merespon positif keinginan saya tersebut, namun sayang pada waktu itu belum ada rumah yang kosong.
    7. Dalam situasi yang sudah semakin mendesak, maka Kepala Sekolah Mengijinkan saya untuk membangun sendiri di lokasi kosong samping rumah Ibu Roslina (beliau telah meninggal sekarang), berukuran kurang lebih 90 meter.
    8. Setelah rumah itu jadi, ditinjau pula oleh Bapak Direktur (Bapak Ahmad Ds beserta staf, dan saya menterjemahkan bahwa apa yang saya lakukan itu diketahui oleh Pejabat yang berwenang).
    9. Pembangunan pertama rumah itu menghabiskan dana Rp 750.000,- (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah). Mengingat rumah sebesar 8 meter itu tidak cukup untuk saya tinggali bersama istri dan anak-anak (yang kurang lebih delapan orang), maka pada tahun 2000-an, (ketika itu telah terjadi; otonomi daerah), saya meminjam uang ke Bank DKI sebesar Rp. 25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah), untuk menyempurnakan bangunan tsb, hingga layak huni.
    10. Begitulah sampai saya purna tugas situasi berjalan lancar tanpa ada sesuatu.
    11. Kini saya telah purna tugas, tetapi masih tinggal di rumah yang saya bangun sendiri tsb, berhubung saya belum memiliki uang untuk membuat rumah di tempat lain.
    12. Kondisi yang saya hadapi bak jatuh ketiban tangga. Tiba-tiba saja pada tahun 2009 seluruh penghuni Kompleks SLB-A PEMBINA TINGKAT NASIONAL dikejutkan dengan datangnya surat nomor:2083/C6/LK/2009 tentang pengosongan rumah Negara kompleks SLB Lebak Bulus. Disusul kemudian surat Direktur No 2310/C6/LK/2010 tahun 2010, yang intinya kami semua harus mengosongkan rumah ini pada akhir tahun 2010.



    Berikutnya tahun 2011 kami memperoleh surat lagi No 031/C6/LK/2010 untuk segera meninggalkan Rumah Negara KOMPLEKS SLB-A PEMBINA TINGKAT NASIONAL, karena rumah-rumah tersebut akan segera dihapus.

    Sebagaimana telah saya utarakan panjang lebar di atas, bahwa rumah yang saya huni sekarang ini adalah saya bangun sendiri dengan jerih payah saya bekerja sebagai Guru di SLB-A PEMBINA TINGKAT NASIONAL. Atas dasar itu pulalah, maka saya mencoba melayangkan surat kepada Direktur PKLK (yang dahulu bernama PSLB), mohon agar saya dapat memperoleh uang pengganti bangunan atau apapun namanya.

    Setelah kurang lebih dua minggu tidak kunjung datang surat jawaban Bapak Direktur, maka saya berinisisiatif mengadu kepada KOMNASHAM. Oleh KOMNASHAM memperoleh tanggapan positif dalam bentuk Mediasi. Pada tanggal 7 maret 2011 saya dan pihak Direktorat, diundang KOMNASHAM untuk dimediasi.

    Di Depan KOMNASHAM saya mengajukan ganti rugi kepada Direktorat sebesar 50 Juta (Lima Puluh juta Rupiah), mengingat yang datang bukan langsung Bapak Direktur, maka pengajuan saya ditunda sampai datangnya Bapak Direktur dari menunaikan Umroh.

    Hari Rabu 22 Maret 2011 saya dipanggil Bapak Sanusi (KASUBDIT SARANA DAN PRASARANA). Betapa terkejutnya saya ketika dikatakan bahwa ganti rugi untuk saya hanya Rp 5.000.000,- (lima juta rupiah) saja, disertai ultimatum :
    Bahwa bulan April 2011 ini saya harus sudah meninggalkan tempat. Sebagai rakyat kecil saya bertanya: Seperti inikah cara Pemerintah memperlakukan warganya, yang notabene pernah pula mengabdikan diri untuk Bangsa dan Negara selama 30 tahun? Layakkah sebuah lembaga yang “katanya” untuk Melayani “penyandang Disabilitas” atau “penyandang cacat”, justru “Melecehkan Penyandang Cacat itu sendiri”?

    Saya menterjemahkan ini sebuah “Pelecehan”. Karena mereka tahu “kondisi” saya, yang tidak memiliki kekuatan, semakin disudutkan dengan tawaran “yang tidak mungkin dapat saya manfaatkan untuk untuk merenovasi rumah pengganti tempat tinggal saya sekarang”.

    Dipihak lain, proyek yang akan dibangun pada lahan “bekas rumah negara tersebut”, didanai dengan ratusan juta bahkan mungkin milyaran rupiah.
    Bapak Menteri yang Terhormat, Sampai hatikah Bapak menyaksikan seorang Mantan Guru harus “tinggal di kolong jembatan, karena tidak lagi memiliki rumah yang layak”?

    Akhirnya dengan segala kerendahan hati saya serahkan persoalan ini kepada Bapak Menteri DIKNAS RI “Top Manajer dari Kementrian ini”, untuk memberikan solusi yang setepat-tepatnya dan seadil-adilnya. Jika masalah ini tidak dapat terselesaikan sebagaimana mestinya, maka saya akan ajukan Somasi ke Lembaga Pengadilan (menempuh jalur hukum). Karena perlakuan seperti ini telah melanggar undang-undang No 39 tahun 1999 tentang HAM khususnya pasal 8, pasal 71, dan pasal 72 yang kurang lebih menyatakan bahwa memerintahkan negara melalui pemerintah agar menghormati, melindungi, dan memenuhi hak asasi warga negaranya.

    Saya siap dipanggil untuk mempertanggung jawabkan surat saya ini. Demikianlah, atas solusi Bapak Mentri yang saya yakin sangat Arif dan Bijaksana, tak lupa saya haturkan Terimakasih.

    Jakarta, 21 April 2011
    Hormat Saya,



    Ahmad Joni Wattimena


     
    • Like Like x 1
    • Thanks Thanks x 1
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. sp4rkfist M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Nov 2, 2009
    Messages:
    6,624
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +5,264 / -0
    ganti rugi cuman 5 juta bisa buat apa sekarang:dead:
    kalau boleh tahu sebenarnya proyek apa yang jadi biang kerok masalah ini? :???:
     
  4. mr_ark SUPERMOD

    Online

    ★★★/人 ◕ ‿‿ ◕ 人\★★★

    Joined:
    Jan 14, 2009
    Messages:
    23,174
    Trophy Points:
    237
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +76,653 / -17
    [​IMG] Sepertinya saya pernah baca ini beritanya dulu, lupa di mana.

    Kasian emang si bapak. :nangis: Nasibnya bener-bener dikebiri kayak pak guru Oemar Bakri.
    50 juta diganti 5 juta? Yang 45 juta dikorup oknum kali ya?

    Semoga berhasil deh perjuangan si bapak. :doa:
     
  5. dyelewer M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Aug 20, 2010
    Messages:
    4,134
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +5,062 / -0
    weh.. no comment deh..
    soalnya ga ngerti masalah gituan,,

    tapi kalau mau bisa bikin grup facebook gitu kaya koin aprita..
    ya paling ngga berusaha dengan berbagai cara kalau cara yg biasa udah ga mempan,,

    siapa tau masuk TV n di dengar banyak orang..
    ya hidup itu berjuang..
    :sigh:
     
  6. shanszener Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Dec 23, 2009
    Messages:
    22
    Trophy Points:
    2
    Ratings:
    +1 / -0
    kami doa kan pa.....semoga DIKNAS RI mata hati nya masih sehat untuk memberikan ke adilan kepada bapa........

    sungguh tragis negri ini......minta 50jt di kasih 5jt cukup buat apa cba?.........
     
  7. PJY Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Apr 29, 2011
    Messages:
    34
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +4 / -0
    ah, emang kaya gini pemerintah kita... terus2 an... mana bisa maju kalo indo kaya gini terus
     
  8. Viewawa M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Feb 14, 2010
    Messages:
    509
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +91 / -0
    kejamnya dunia :glek:
     
  9. Hinsvar M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Dec 21, 2010
    Messages:
    331
    Trophy Points:
    37
    Ratings:
    +965 / -0
    *Sekedar ocehan saja; kalau hal di bawah ini nggak pernah terjadi:

    Mungkin kejadiannya nggak akan seperti sekarang kali ya :sigh:

    Oh iya, ngomong-ngomong yang membuat thread baru ini penulis suratnya ya? Dan juga, saya penasaran sih, kenapa sampai ada tembusan ke forum ini juga :???:
     
  10. mrkoyitprkw Members

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Apr 29, 2011
    Messages:
    278
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +199 / -0
    belum lagi di kaskus
     
  11. F3nr1r M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Oct 12, 2010
    Messages:
    479
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +131 / -0
    Seorang guru yang berjuang untuk membina bibit bangsa ini setelah pensiun bukannya dimakmurkan
    malah diinjak2 dan ditindas seperti kecoak
    mengapa negara ini tidak menghargai jasa2 guru
     
  12. fourthbee M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Sep 2, 2010
    Messages:
    1,428
    Trophy Points:
    176
    Ratings:
    +2,638 / -0
    saya mencium ada aroma korupsi oleh orang -orang yang sebenarnya tidak berkepentingan... kalo emang ketika mediasi udah disepakati ganti ruginya adalah 50 juta, kenapa yang nyampe hanya 5 juta ? 45 juta lagi ? :iii:

    kepada pak Ahmad Joni Wattimena, semoga berhasil perjuangannya pak... :doa:
     
  13. om3gakais3r M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Feb 25, 2009
    Messages:
    3,045
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +5,622 / -0
    butuh reformasi mediknas.. :sigh:
    tentu ke arah yang lebih baik.. :sepi:
     
  14. kucing_alas M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Dec 30, 2008
    Messages:
    898
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +59 / -0
    Sila ke-5 Pancasila "Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia"
    Kapan ya Indonesia bisa betul2 menerapkannya??????????
     
  15. bazcom Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jun 25, 2010
    Messages:
    31
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +949 / -0
    Sebelumnya ane terima kasih kepada semua atas doa dan dukungannya :)



    menurut keterangan dari Bpk Joni komplek tersebut akan dibangun sentral autis

    ane memang sebar surat ini kemanapun melalui media internet, dgn harapan kasus ini bisa naik ke permukaan dan sampai kepada Bpk Mendiknas langsung.

    surat ini yg beredar ke berbagai web di internet, berawal dari ane atas permohonan dari Bpk Joni Wattimena.
    Soal tembusan, mohon maaf jika kurang pas bahasanya. Yang jelas ane sudah memasukkan surat ini ke berbagai web, forum dan lainnya. Dan awal pertama kali yg ane masukkan adalah yg terdapat di lampiran tembusan di atas. Hingga kini sudah ane masukkan ke berbagai web dan syukur alhamdullah juga dengan bantuan dari para pembaca yang ikut share surat/tulisan ini ke web, blog, facebook, twitter dan lainnya.

    Sekali lagi ane ucapkan banyak terima kasih atas doa dan dukungannya kepada semua. Jika berkenan mohon ikut share tulisan ini ke berbagai media, terima kasih.
     
  16. takur21 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Aug 11, 2009
    Messages:
    849
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +42 / -0
    ganyang pemerintah jangan bayar pajak biar mampus kagak digaji
     
  17. achmad0170 M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    May 11, 2011
    Messages:
    501
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +7 / -0
    yang diganyang jgn pemerintahnya kk, tp para koruptornya...

    :hahai::hahai::hahai:
     
  18. kyuubi_naruto M V U

    Offline

    Carefree Spirit

    Joined:
    Mar 3, 2012
    Messages:
    2,505
    Trophy Points:
    242
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +13,397 / -6
    weh.. no comment deh..
    soalnya ga ngerti masalah gituan,,

    tapi kalau mau bisa bikin grup facebook gitu kaya koin aprita..
    ya paling ngga berusaha dengan berbagai cara kalau cara yg biasa udah ga mempan,,

    siapa tau masuk TV n di dengar banyak orang..
    ya hidup itu berjuang
     
  19. Rin2e_XceL M V U

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Dec 13, 2011
    Messages:
    139
    Trophy Points:
    106
    Ratings:
    +565 / -0
    ah pemerintah dari dulu sampe skrg hanya menyakiti hati rakyat aja :sigh:

    go to hell :onfire:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.