1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi membership Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Soal Email Saja Tak Becus, Kualitas Anggota DPR Dipertanyakan

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by mrkoyitprkw, May 5, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. mrkoyitprkw Members

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Apr 29, 2011
    Messages:
    278
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +199 / -0
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. mrkoyitprkw Members

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Apr 29, 2011
    Messages:
    278
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +199 / -0
    sumber : http://tempointeraktif.com/hg/politik/2011/05/05/brk,20110505-332266,id.html
     
  4. exequor M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    May 5, 2010
    Messages:
    2,733
    Trophy Points:
    242
    Ratings:
    +6,201 / -0
    wahahaha

    ini udah beredar lebih dulu di lonj :haha:

    btw ni videonya
    [video=youtube;8dEjGOPfAqA]http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=8dEjGOPfAqA[/video]
     
  5. tectoz M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Apr 19, 2011
    Messages:
    821
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +8,848 / -0
    :haha:
    ud beredar di milis ane..
    bener2 dah baca yang ginian bikin miris..
     
  6. dyelewer M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Aug 20, 2010
    Messages:
    4,134
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +5,062 / -0
    wtf..

    emangnya anggota dpr wajib ngerti masalah email.. kan masih banyak bawahan yg bisa menangani masalah email doang..
     
  7. superbenjo M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Mar 9, 2010
    Messages:
    2,443
    Trophy Points:
    146
    Ratings:
    +1,403 / -0
    ^^ masalhanya bawahannya juga ga tau
    masak mau pake gretongan,

    wkwkwk, lucu juga ya
    tapi miris :yareyare:
     
  8. escafl0wne Veteran

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Dec 5, 2008
    Messages:
    3,141
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +3,207 / -2
    euh, biar ngarti jg, gw ragu keadaan bakal lebih baek:swt:
    kaga usah ngurusin e-mail aja amburadul,
    gimana kalo disuruh privat e-mail ?:panda:
     
  9. albarnevans Members

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Sep 19, 2010
    Messages:
    237
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +33 / -0
    Wadow... Makanya orang2 bilang kalau usaha. harus mulai dari 0 dulu.... Punya contact, baru lanjut..
    Wkwkwk
     
  10. mochanz M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Aug 16, 2010
    Messages:
    298
    Trophy Points:
    31
    Ratings:
    +16 / -0
  11. Roswell M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Mar 4, 2009
    Messages:
    2,737
    Trophy Points:
    226
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +6,071 / -0
    wah diliat dari berita diatas yang katanya alamat email yg diumumin sebenarnya tidak ada, ini kan udah termasuk kebohongan publik.
    duh gmn ini wakil rakyat tapi kok mau berhubungan dengan rakyat aja susah.
     
  12. evil_cat_xxx M V U

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Jun 29, 2010
    Messages:
    391
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +190 / -4
    ajudan yang disalahin...padahal memang ndak pada berkualitas....nasib2 :madesu:
     
  13. black_miu Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Feb 11, 2010
    Messages:
    166
    Trophy Points:
    121
    Ratings:
    +1,097 / -0
    masalahnya para "staff ahli " mereka juga pada gx tau alamat emailnya.
    kayak gini mau minta gedung baru agar para "staff ahli"nya bisa bekerja dengan baik..
    masa ngurus email aja gx bisa.. :panda:
     
  14. sp4rkfist M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Nov 2, 2009
    Messages:
    6,624
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +5,264 / -0
    kalah pinter sama arifinto :elegan:
     
  15. YamiRi M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Apr 2, 2010
    Messages:
    2,406
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +689 / -0
    Komisi VIII DPR ternyata memang memiliki alamat surat elektronik (e-mail) resmi dengan domain resmi @dpr.go.id. Alamat e-mail itu dibagi-bagikan dalam secarik kertas kecil oleh salah satu staf Sekretariat Komisi VIII, Kamis (5/5/2011).

    Alamat resmi e-mail Komisi VIII tersebut adalah set_komisi8@dpr.go.id. Alamat resmi Komisi VIII DPR itu juga terpampang dalam jawaban "Auto Response" ketika mengirimkan pesan ke alamat komisi8@yahoo.com. Pesan respons otomatis itu berisi pemberitahuan sebagai berikut:

    "Terima kasih untuk e-mail Anda, tapi mohon maaf ini bukan e-mail resmi Komisi VIII DPR RI sebagaimana disebutkan dalam pertemuan Komisi VIII dengan PPIA di Melbourne. Silakan langsung menghubungi Komisi VIII yang asli di set_komisi8@dpr.go.id sesuai berita di link berikut: ... Selamat belajar dan berkarya untuk bangsa. Salam"

    Staf tersebut mengatakan, alamat e-mail resmi Komisi VIII itu sebenarnya ada sejak 2005-2006. Ketika dicek ke dalam e-mail itu, pesan terlama yang bercokol di kotak masuk tertanggal 12 Juni 2010 yang berisi e-mail promo tentang properti. E-mail kedua terlama tertanggal 18 Juni 2010 yang ditujukan kepada Ketua DPR Marzuki Alie dari salah satu pejabat gubernur di China.

    Ketika ditanya lebih jauh, staf komisi tersebut tak mau berkomentar banyak dan merujuk pertanyaan kepada Pusat Pengkajian, Pengolahan Data, dan Informasi (P3DI) yang berada di bawah koordinasi Biro Umum Sekretariat Jenderal DPR.

    PPIA tak substantif

    Ketua Komisi VIII DPR Abdul Kadir Karding membenarkan bahwa komisi yang dipimpinnya memiliki alamat e-mail resmi yang selama ini dipergunakan untuk menerima surat resmi, masukan, ataupun aspirasi dari masyarakat, termasuk menerima keberatan dari masyarakat ketika menggelar uji kelayakan dan kepatutan institusi mitra komisi.

    "Biasanya, untuk menerima surat-surat dari luar, masukan-masukan, pas seleksi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) kami pakai. Tapi kan anggota DPR enggak mungkin hafal. Kami punya kok. Tapi kok kami diadili semacam anak kecil gitu, kan enggak enak juga," katanya.

    Menurut Karding, staf komisi yang ikut serta dalam audiensi dengan PPIA di Melbourne memang lupa saking gugupnya waktu itu. Namun, politisi PKB ini menilai, Persatuan Pelajar Indonesia Australia (PPIA) terlalu berlebihan ketika memperdebatkan soal alamat e-mail resmi DPR saat melakukan audiensi di Melbourne. "Enggak substantif protesnya," tegasnya.

    http://nasional.kompas.com/read/2011/05/05/1211002/Inilah.Alamat.Email.Resmi.Komisi.VIII
    ternyata udah lama ada
    tapi mungkin udah lupa passwordnya jadi gak pernah dibuka dan diurus :lol:
    tuh! update terakhir aja 18 Juni 2010 :XD:

    Ketua Komisi VIII Abdul Kadir Karding menilai, Persatuan Pelajar Indonesia Australia (PPIA) berat sebelah terkait kunjungan kerja komisi ini dan audiensi di Melbourne, Australia. PPIA dinilai tak proporsional dengan hanya mengungkap sisi-sisi negatif dari interaksi dengan anggota Dewan.

    "Bagi kami, pengawasan dan kritik masyarakat itu penting. Walau demikian, saya kira harus proporsional. Maksudnya tidak berlebihan, mengungkap hanya sisi-sisi yang mereka anggap negatif. Karena, pada prinsipnya, kegiatan Komisi VIII di tiga kota di Australia itu full, tidak ada kata santai sama sekali," ungkapnya kepada Kompas.com, Kamis (5/5/2011).

    Menurut Karding, jadwal kunjungan kerja 11 anggota komisi agama, sosial, dan pemberdayaan perempuan ini ke Australia padat dan selalu didampingi oleh pejabat birokrasi dari Kedutaan Besar RI untuk Australia. Perwakilan PPIA juga ikut serta dalam sejumlah kegiatan yang dilakukan Komisi VIII.

    "Jadi, makanya saya katakan berlebihan. Mereka sejak awal, ketika kami mau berangkat, surat untuk Komisi VIII malah dikirim ke pers dulu, bukan ke Komisi VIII, dengan alasan mereka enggak punya kontak Komisi VIII. Harusnya kan ke kami dulu. Nah, setelah itu sampai ke kami, kan kami jawab, lalu kami kirim surat," tambahnya.

    Politisi PKB ini juga menegaskan bahwa semua permintaan PPIA sudah dituruti oleh Komisi VIII, agar segala kegiatan anggota Dewan di Australia bisa terbuka. Permintaan untuk audiensi dengan PPIA di Melbourne, Sydney, dan Canberra juga dipenuhi komisi ini. PPIA juga diikutsertakan dalam pertemuan komisi dengan tiga departemen pemerintahan Australia di Canberra. Oleh karena itu, Karding mengaku heran dengan penilaian yang sangat subyektif tersebut.

    Tendensius sekali

    Karding mencatat sejumlah penilaian tendensius dari para pelajar dan mahasiswa tersebut. Pertama, dalam penilaian PPIA yang dimuat di situs resminya disebutkan bahwa kedatangan Komisi VIII tak tepat waktu. Padahal, menurut dia, Komisi diundang untuk acara pukul 19.00. Bukan pukul 18.00 seperti yang ditulis oleh PPIA. Oleh karena itu, anggota Komisi tiba di tempat pada pukul 18.55.

    Hal tendensius lainnya, lanjut Karding, adalah ketika sesi tanya jawab. Menurut dia, pertanyaan-pertanyaan para pelajar dan mahasiswa adalah hal-hal teknis, seperti soal e-mail dan anggaran kunjungan kerja. "Kami kan pejabat politik, tak tahu teknis detail, kami punya staf dan tenaga ahli. Kami harap dialog adalah soal kemiskinan, radikalisme, dan hal sosial lainnya. Eh, hanya ada dua pertanyaan yang terkait fakir miskin dan radikalisme," ujarnya.

    Menurut dia, Komisi sudah sangat kooperatif untuk mau berdialog, memberikan ruang, dan meminta diawasi. Semua kunjungan mengikutsertakan elemen pemerintah masyarakat, termasuk memenuhi masukan dan permintaan mereka untuk semakin membuat kunjungan kerja berkualitas. "Semua permintaan mereka sudah kami penuhi. Jadi heran kami, sudah terbuka gini, masih dicari-cari hal yang tak substantif. Saya lihat, mereka kan pelajar, proporsional dong, harusnya lebih berimbang memberikan penilaian terhadap sesuatu. Mereka kan kader bangsa. Kalau cara berpikirnya terlalu sempit, ya susah. Hanya satu-dua orang yang begitu. Menurut beberapa pelajar lainnya, katanya memang ada (pelajar dan mahasiswa) yang agak rewel," tandasnya.
    http://nasional.kompas.com/read/2011/05/05/11523081/Ketua.Komisi.PPIA.Tak.Proporsional
    sekarang saya tanya deh!
    rakyat sekarang lebih percaya kata2 pelajar di PPIA ato anggota DPR yang selama ini suka bohong (tuh! ke aussie aja diem2..... ke Spanyol malah ke Santiago Bernabeu.... emang mau nonton bola) :onfire:
     
  16. black_miu Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Feb 11, 2010
    Messages:
    166
    Trophy Points:
    121
    Ratings:
    +1,097 / -0
    susah klo lawan orang punya mulut sales. :hot:
     
  17. silek900 M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Jul 14, 2010
    Messages:
    8,052
    Trophy Points:
    237
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +93,005 / -6
    :lol: :lol: barusan liat di tv dan buku muka :lol:
    asli kocak banget tuh :lol:
    anggota dpr ga bs make email :lol:
     
  18. saoyuan M V U

    Offline

    Post Hunter

    Joined:
    Nov 13, 2009
    Messages:
    2,038
    Trophy Points:
    112
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +364 / -0
    Memalukan ah, email aja gak tau

    ngurusin apaan sih anggota DPR selama ini?
     
  19. tectoz M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    Apr 19, 2011
    Messages:
    821
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +8,848 / -0
    yang kocak emang aktivitas terakhir di email itu tahun lalu..
    emangnya ngurus negara ampe sesimpel itu, mangkanya gk perlu email buat komunikasi
    atau emang mesti ketemu langsung dan pake surat nyata mulu..
    gk tau deh gimana jadinya kalo begini mulu :yareyare:
     
  20. jc00k Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Aug 12, 2010
    Messages:
    93
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +40 / -0
    Klo menurut ane sih sebenarnya bukan masalah besar klo anggota dewan ga tau alamat emailnya.
    Yang jadi masalah, mereka itu ga tau tapi sok tau. Kalau memang ga tau, ya bilang aja ga tau -.-
     
  21. silek900 M V U

    Offline

    Senpai

    Joined:
    Jul 14, 2010
    Messages:
    8,052
    Trophy Points:
    237
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +93,005 / -6
    wtf antek2nya komisi delapan :yareyare:

    udah dijawab sama ini tuh
    V
    V
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.