1. Disarankan registrasi memakai email gmail. Problem reset email maupun registrasi silakan email kami di inquiry@idws.id menggunakan email terkait.
  2. Hai IDWS Mania, buat kamu yang ingin support forum IDWS, bebas iklan, cek hidden post, dan fitur lain.. kamu bisa berdonasi Gatotkaca di sini yaa~
  3. Pengen ganti nama ID atau Plat tambahan? Sekarang bisa loh! Cek infonya di sini yaa!
  4. Pengen belajar jadi staff forum IDWS? Sekaran kamu bisa ajuin Moderator in Trainee loh!. Intip di sini kuy~

Si Pope Nyata dari Dirlantas Polda Sumsel

Discussion in 'JaBoDeTaBek' started by allamsyahh, Feb 4, 2015.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. allamsyahh Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Jan 14, 2015
    Messages:
    62
    Trophy Points:
    7
    Ratings:
    +0 / -0
    cahaya.co - Brigadir Heny Agustina tidak pernah menyangka akan dijadikan sosok Si Pope dalam sebuah komik Si Pope yang digagas Ditlantas Polda Sumsel. Wanita asal Palembang ini mengaku bangga menjadi tokoh Si Pope.

    Disamping itu dirinya pun merasa terbebani karena tanggung jawab besar berada dipundaknya untuk senantiasa mengaktualisasikan dirinya layaknya Si Pope dalam cerita komik yang disusun jajaran Ditlantas Polda Sumsel.

    "Semua anggota bhayangkara harus menjadi Si Pope, tentu dengan ini sangat terbebani karena saya harus menjadi panutan setelah dijadikan tokoh Si Pope," ucap wanita kelahiran 29 Agustus 1987 ini.

    Ia memang sejak kecil bercita-cita menjadi polisi, wajar saja rumahnya yang berada di dekat Polresta Palembang sering melihat polisi yang sedang apel khusunya polisi wanita. Hal tersebut yang menginspirasi dirinya menjadi polisi dan akhirnya terwujud.

    Sebelum dijadikan tokoh Si Pope, Brigadir Heny bercerita sekitar satu bulan lalu, ketika akan mengikuti apel Operasi Matap Brata untuk pengamanan Pemily, dirinya terpaksa datang terlambat. Wanita yang senang olah raga ini menuturkan pagi hari dirinya akan berangkat ke Markas Ditlantas Polda Sumsel.

    Ia berangkat pukul 05.30 WIB dari rumahnya dengan menggunakan mobil karena harus berada di Markas Ditlantas Polda Sumsel. Sekitar dua kilo meter dari Markas Ditlantas Polda Sumsel, Brigadir Henny melihat seorang ibu dan anaknya terlibat kecelakaan lalu lintas dengan sebuah mobil.

    "Kebetulan saat sedang melintas sekitar dua kilo dari sini (Markas Polantas Polda Sumsel) ada kecelakaan lalu lintas, tabrakan beruntun. Saya melihat saat itu ibu dan anaknya katanya mau ke pasar," tuturnya.

    Brigadir Heny pun menghentikan laju kendaraannya dan turun dari mobil menolong korban kecelakaan lalu lintas tersebut. Sempat ada kebingungan disatu sisi dirinya harus mengikuti apel, disatu sisi dirinya haru lebih mengutamakan pertolongan kepada korban kecelakaan lalu lintas.

    Ia pun memutuskan untuk terlebih dahulu menolong korban kecelakaan dan mengantarkannya ke rumah sakit menggunakan mobilnya. Kemudia ia menghubungi bagian yang menangani kecelakaan lalu lintas.

    Sibuk menolong korban, akhirnya Brigadir Heny pun tidak ikut apel. Lantas dirinya menelepon atasannya Kompol Andi Kumara selaku Kasie BPKB dan menjelaskan kenapa dirinya tidak hadir saat apel. "Tapi akhirnya saya diijinin," ujarnya.

    Ia pun dua minggu kemudian dijadikan tokoh Si Pope yang kini dijadikan simbol polisi penolong di Ditlantas Polda Sumsel. Dirinya tidak sempat tidak percaya dijadikan toko Si Pope. "Saya sempat berpikir apakah tidak salah pilih saya," ucap wanita yang pernah menjadi Patwal untuk Wakapolda Sumsel ini. ( BN / ac )



    www.cahaya.co
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Dibangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.