1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Sentimental Moods | Ska

Discussion in 'Indie' started by taufiqalkatiri, Sep 7, 2012.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    taufiqalkatiri Silent Reader Members

    Joined:
    Jul 4, 2012
    Messages:
    24
    Trophy Points:
    36
    Ratings:
    +392 / -0
    Sentimental Moods – Self Titled EP (2012)

    [​IMG]
    Beda? Bisa jadi iya bila dibandingkan dengan band-band ska yang ada di indie local scene Indonesia. Tapi bila Anda ingin menengok sedikit asal muasal para personelnya, mungkin akan mahfum mengapa musik band berpersonel delapan orang ini, terdengar beda. Karena referensi dan latar musikal tiap personel Sentimental Moods memang beragam. Tapi semua menyatu dalam satu ikatan, yakni sama-sama menyukai ska!

    Dimulai dari pertemanan dua orang yang terlibat dalam satu pekerjaan. Ya, saat itu (sekitar tahun 2008-2009), Beni Adhiantoro dan Daniel Sukoco sama-sama di salah satu band terbaik tanah air, The Upstairs. Beni sebagai drumer The Upstairs. Sedangkan Daniel selain termasuk dalam anggota tim produksi band tersebut, juga aktif sebagai trumpetis Es Coret, salah satu band ska era akhir 90an. Ternyata mereka memiliki hasrat besar pada genre ska.

    Hingga akhirnya sepakat untuk membuat sebuah band ska dengan formulasi yang berbeda dengan band-band ska yang ada saat itu di tanah air. Seperti apa? Ternyata mereka juga punya referensi yang sama untuk ska. Irisan influences tersebut ada pada band-band ska dunia yang mengeksplor lebih dalam musikalitas mereka. Bahkan termasuk berani menetapkan bahwa konsep instrumentalis (tanpa vokal) akan Beni dan Daniel pakai di band cita-cita mereka tersebut. Nama-nama seperti The Skatalites, Tokyo Ska Paradise Orchestra, St. Petersburg Ska-Jazz Review, atau New York Ska-Jazz Ensemble, jadi acuan mereka saat membentuk warna band mereka nantinya.

    Cita-cita membuat band tersebut sempat terkubur dengan kesibukan dua orang tersebut. Sampai akhirnya muncul kembali dengan bergabungnya dua rekan Daniel yang sama-sama eks-Es Coret, Pardifa Effrido alias Edo di bass dan seorang tenor saksofonis, Yurie Fachran. Formasi makin komplet, ketika Beni mengajak teman setongkrongannya di scene skinhead, Wirastomo alias Wiro gitaris veteran di scene Oi/skinhead Yogyakarta dan Jakarta, ikut bergabung. Wiro yang dikenal sebagai ensiklopedia berjalan untuk musik ska, turut mengentalkan warna musik band yang kemudian mereka beri nama Sentimental Moods. Nama yang diambil dari judul lagu karya John Coltrane, In A Sentimental Moods, yang dibawakan ulang oleh Tokyo Ska Paradise Orchestra.

    Formasi Beni (drum), Daniel (trumpet), Edo (bass), Yuri (tenor sax), dan Wiro (gitar) akhirnya berlatih pertama kali sebagai Sentimental Moods di Februari 2009. Dan manggung pertama kali dengan formasi tersebut di tahun itu juga di G-Four Manggarai. Saat itu masih meng-cover lagu-lagu dari Bad Manner, TSPO, dan lain-lain. Tak lama kemudian bergabung Ijonk di posisi kibordis. Tahun 2009 ditutup dengan beberapa kali pentas dengan formasi tersebut.

    Sayang di awal 2010, Ijonk yang asli Pontianak Kalimantan Barat, harus pulang ke kampungnya. Ini membuat posisi kibordis kosong. Yurie pun merekomendasi temannya, Gary, untuk mengisi posisi yang kosong tersebut. Gary yang kuliah di Institut Musik Indonesia tersebut juga mengajak teman kampusnya, Ranando Arliccan alias Aldo di posisi perkusi.

    Perubahan formasi terus berlanjut. Karena dibutuhkan posisi saksofon bariton, akhirnya Daniel pindah mengisi posisi tersebut dari posisi trumpetis. Masuk pula Suharman, trombonis yang direkomendasi seorang rekan personel Innocenti, band mods di mana Daniel juga menjadi personelnya. Menyusul Ditto yang mengisi kekosongan posisi trumpetis. Sentimental Moods pun semakin lengkap posisinya di tahun 2010, lima di seksi ritem dan empat di seksi tiup.

    Mei 2010 mereka tampil dengan formasi tersebut di G-Four kembali. Penampilan mereka mendapat respon positif. Walau masih meng-cover lagu-lagu dari band-band referensi mereka, Sentimental Moods makin dikenal sebagai band ska dengan campuran banyak warna musik lain. Ska yang begitu kaya warna. Hingga akhirnya mereka pun sepakat untuk mulai mengoleksi karya-karya orisinal mereka.

    Lagi-lagi Sentimental Moods diterpa badai, dengan keluarnya Ditto dari posisi trumpet di kuartal awal 2011. Sempat segera mendapat pengganti, Q-munk yang terhitung veteran di dunia marching band dan jazz di Indonesia. Namun Q-munk pun tak lama bercokol dan mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Ditambah lagi mundurnya trombonis Suharman, karena harus bekerja ke luar Jawa.

    Tahun 2011 dijalani dengan formasi Beni, Edo, Yurie, Daniel, Wiro, Aldo, dan Gary. Hingga tak lama setelah pentas di event besar Jakarta Mods Mayday 2011 di bulan Mei, Gary pun mengundurkan diri. Posisi kibordis pun kosong, padahal mereka sedang bersiap untuk mulai merekam materi-materi untuk album mini (EP) perdana mereka.

    Proses rekaman terus berlanjut. Akhirnya Taufiq Alkatiri masuk mengisi posisi trumpet. Trumpetis yang juga pelatih di sebuah marching band terkenal di Jakarta ini sebenarnya sempat diaudisi Yurie cs di awal 2011. Namun baru resmi menjadi personel baru saat sesi recording berlangsung (Agustus 2011). Daniel juga mengajak Dharmo Soedirman alias Masmo, kibordis yang juga teman segrup Daniel sebagai sidemen Leonardo, seorang singer-song writer.

    Formasi ini semakin solid dengan latihan yang intens untuk menjalani proses rekaman EP perdana tersebut. Selain itu, formasi ini juga mengisi beberapa acara komunitas dan indie scene. Uniknya, tak hanya diterima di kalangan ska, tapi juga komunitas dari genre lain. Antara lain jazz. Untuk kebutuhan recording, posisi trombonis diisi para musisi tamu. Yakni Timi dari Innocenti yang mengisi di lagu Evening Bliss. Juga Ndik, trombonis Bandung Inikami Orcheska, di dua lagu: rearansemen karya Ismail Marzuki, Payung Fantasi, serta singel Ska Me This, Ska Me That.

    Formasi Daniel (saksofon bariton), Yurie (saksofon tenor), Taufiq (trumpet), Edo (bass), Aldo (perkusi), masmo (kibord), Beni (drum), dan Wiro (gitar) pun menjadi formasi solid teranyar Sentimental Moods. Formasi yang mengisi EP perdana mereka, yang pertama rilis sebagai free CD di acara Family Tree, Marley Café dan Sabtu Dansa di Bekasi Square, Februari 2012. Untuk selanjutnya, sesuai kesepakatan seluruh personel Sentimental Moods, EP tersebut akan disiapkan sebagai free download mulai Maret 2012.

    Walau aktivitas manggung semakin meningkat, tapi mereka tetap konsisten di target awal: album perdana. Rencana album yang sedang masuk proses rekaman tersebut, akan rilis di pertengahan tahun 2012 ini. Album yang akan memperkenalkan gaya ska ala Sentimental Moods lebih luas lagi. Ska dengan warna khas berkat campuran berbagai style bahkan genre lain. Ska ala Sentimental Moods!

    [​IMG]


    Pilihan warna musik, termasuk konsep musik yang menjadi arwah dari tiap lagu, mempunyai posisi penting dalam mengedepankan jati diri sebuah band. Karena lewat dua hal tersebut, sebuah band akan dicirikan. Apalagi bila band tersebut terhitung baru dalam ‘konstelasi’ sebuah industri musik.

    Sentimental Moods tahu betul bagaimana menempatkan warna serta konsep musik dalam tiap lagunya di mini album mereka ini. Band yang terbentuk tahun 2009 namun digawangi para personel yang terhitung ‘senior’ di local music scene ini, memang memiliki konsep sendiri dalam menciptakan tiap karyanya.

    Walau kebanyakan personel Sentimental Moods sudah lebih dulu dikenal lewat band-band mereka sebelumnya, tapi begitu menyatu di ensemble ini, konsep-konsep lama mereka melebur jadi satu konsep yang baru. Sebut saja dua personel penggagas awal grup ini, Beni Adhiantoro (drum) dan Daniel Sukotjo (saksofon bariton). Beni dikenal hingga sekarang sebagai drummer The Upstairs, sedang Daniel masih tercatat sebagai personel band Innocenti dan sideman dari Leonardo. Belum lagi Pardifa Effrido (bass) dan Yurie Fachran (saksofon tenor) yang sempat dikenal dalam grup ska Es Coret. Tapi semua melebur jadi satu ketika bergabung dalam Sentimental Moods. Ska dengan warna dan konsep baru pun terbentuk.

    Yap, pilihan musik boleh ska, namun referensi, wawasan, tiap personel memberi warna tersendiri pada bentuk ska yang mereka pilih. Anda akan mendengar banyak referensi style hingga genre musik lain, berbungkus ritmik ska yang khas, ditiga lagu yang tersaji. “Ska Me This, Ska Me That” menggambarkan kayanya referensi musik Sentimental Moods, atau ska ala Sentimental Moods. Sesuai semangat yang ingin diproklamirkan di lagu ini, bahwa “Mau ska ini kek, ska itu kek, gak usah dipersoalkan… yang penting semua bisa menikmatinya,” begitu jelas Pardifa tentang lagu tersebut.

    Lagu-lagu Sentimental Moods juga enak buat menemani pendengar dalam berbagai kondisi. Terutama paling asyik bila dijadikan teman disaat melakukan perjalanan. Atau sekadar menikmati senja sambil ditemani secangkir kopi. Seperti lagu “Evening Bliss”, yang diciptakan Beni disaat-saat seperti yang digambarkan diatas. Percaya deh, Anda akan terbuai oleh lagu bertempo moderat ini.

    Yang lebih penting, Sentimental Moods sadar musiknya yang tidak bervokal, menuntut mereka lebih jeli menyampaikan pesan-pesan tiap lagu tersebut. Rangkaian nada dalam lagu-lagu mereka harus bisa menggambarkan emosi yang ada hingga bisa terasa. Maka pemilihan nada dan nuansa-nuansa hasil aransemen musiknya menjadi penting. Lagi-lagi, yang tak kalah jauh lebih penting, aransemen-aransemen tersebut bisa menampatkan lagu-lagunya begitu mengasyikkan dan enak dinikmati. Itu kunci musik Sentimental Moods. Anda bisa tengok aransemen atau intepretasi ulang ala Sentimental Moods atas karya lama komponis legendaris Ismail Marzuki, berjudul “Payung Fantasi”. Lagu yang pertama rilis akhir dekade ‘50an ini aslinya bergaya swing big band. Tapi oleh Sentimental Moods dipoles ulang menjadi ska dengan harmoni yang ciamik. Jadi begitu danceable….

    Konsistensi konsep bermusik yang ditampilkan Sentimental Moods inilah yang bisa dijadikan ciri band bersangkutan. Sebagai sebuah band baru, hal ini tidak bisa dilakukan main-main. Mini album ini layaknya sebuah pengantar ke album penuh yang sedang dipersiapkan Sentimental Moods. Paling tidak bisa memberi gambaran ke audiens-nya, bagaimana musik Sentimental Moods nantinya. Maka coba dengar dan nikmati….

    EP Sentimental Moods (2012)

    Ska Me This, Ska Me That
    Evening Bliss
    Payung Fantasi

    Sentimental Moods:

    Beni Adhiantoro (drums)
    Daniel Sukotjo (baritone saxophone)
    Dharmo Soedirman (keyboards)
    Pardiffa Effrido (bass)
    Ranando Arliccan (percussions)
    Taufiq Alkatiri (trumpet)
    Wirastomo H.W (guitar)
    Yurie Fachran (tenor saxophone)

    Semua lagu diaransemen oleh Sentimental Moods.
    Direkam di Fractal Studio & Ptiga5 Studio.
    Produser Eksekutif: Sentimental Moods.
    Produser: Beni Adhiantoro.
    Engineer: Wahyu H.W & Yurie Fachran.
    Trombone di lagu Evening Bliss dan Payung Fantasi oleh Ndik Kichi.
    Trombone di lagu Ska Me This Ska Me That oleh Timmy Fajar.
    Pengarah Grafis: Pardifa Effrido & Sentimental Moods.
    Desain Logo & Penata Grafis: Aie Purnama.

    Booking Contact: 0812.854.7238 (Edo)
    Follow Sentimental Moods on Facebook and Twitter.
    Sentimental Moods supported by Wondersoul Jakarta.

    informasi lebih lengkap cek http://sentimentalmoodsjkt.wordpress.com/

    Link download EP:ogdugem:
    atau cek soundcloud kita
    atau juga reverbnation kita
    bisa juga cek link youtube kita
    jangan lupa like facebook kami:oggomen:
    atau untuk fast response follow twitter kami :ogmatabelo:


    These are some of our press releases:ogelegan:
    “Performing for a rapt crowd, Sentimental Moods put on a hauntingly baeutiful performance at Family Tree, Marley Bar & Lounge, SCBD, Jakarta, on Friday, February 17, 2012. This show should give one an idea about the level of anticipation that was packed into the unusually hush house since this instrumental ska group took the stage. With the simplest of stage treatments, Sentimental Moods performance was nonetheless a treat for fans. (Photos: Agung Hartamurti)”
    IROCKUMENTARY - Sentimental Moods live at Family Tree - http://irockumentary.com/concert/sentimental-moods-live-at-family-tree/

    “Different than most of the Indonesian ska bands, they put jazz inside as a vital ingredient plus other ‘toppings’ like rock and roll or even rockin’ guitar. They even dare to go without vocalist in their instrumental numbers. Listen to their song, “Ska Me This, Ska Me That” that goes with some swingin’ mood (this could be perfect to be a 007 James Bond theme by the way), the breezy “Evening Bliss” or the ska-jazz version of Ismail Marzuki’s “Payung Fantasi” which they have released as an EP. Today the band stands tall with 8 personnels. Other than Beni (drums) and Daniel (baritone sax), there are Pardifa Effrido on bass, Yurie Fachran on tenor sax, Taufiq Alkatiri (trumpet), WirO (guitar), Aldo (percussions) and Notturno’s key-wiz, Masmo on organ. “Bunch of buddies who has same vision about music, and they mission is to make people MOODS became SENTIMENTAL”, that’s how they describe themselves as, and as far as we know, the Sentimental Moods is also the fi”
    interlude 9 - JAZZUALITY - http://jazzuality.com/jazz-events/interlude-9-beatbop-project-sentimental-moods/

    “Lagi… Jakarta disuguhkan dengan pemberian EP secara cuma-cuma oleh sekelompok pria yang menamakan band mereka Sentimental Moods. Dibentuk pada bulan Desember 2009 di Jakarta, Indonesia ini memang terdiri dari banyak personil bisa dibilang cukup memberikan warna terbaru bagi Industri Musik di Indonesia. Setelah banyak mengasah jam terbang dengan tampil diacara dan gig lokal di Jakarta. Sentimental Mood melepas EP perdananya freedownload via internet, terdiri dari 3 track lagu,"Ska Me This,Ska Me That", kemudian di track ke 2 dengan "Evening Bliss" ,dan di track ke 3 yang mengcover sebuah lagu lawas milik Ismail Marzuki yang berjudul "Payung Fantasi". Untuk itu tak ada salahnya jika mendownload dan mendengarkannya untuk menemani hari-hari sembari makan siang atau bersantai dengan segelas kopi disore hari bersama partner in crime kalian.dengan bermodalkan PC atau laptop kalian yang terkoneksi dengan internet langsung aj mampir diblog mereka dan download, Gratiiss!! selamat mendengarkan.”
    radioheyhojkt - RADIO HEY HO JAKARTA - http://radioheyhojkt.blogspot.com/2012/03/ep-tersentimen-dari-sentimental-moods.html

    “Sentimental Moods. Band ini mengusung warna ska yang sempat popular di Jakarta tahun 90an, namun ada uniknya dari Sentimental Moods, dalam setiap konsernya mereka kerap membawakan lagu jazz standard dan beberapa lagu popular / hit dunia. Sentimental Moods terdiri dari Benni (Drums), Edo(Bass), Yurie(Tenor Saxophone), Daniel (Baritone Saxophone), Toufiq(Trumpet), Wiro(Guitar), Aldo(Percussions), Masmo(Organ). Sentimental Moods meleburkan intsrumen Brass Section dengan Gitar, Bass, Organ dan Drum dengan arransemen “easy listening” ber format Ska. Band yang terbentuk tahun 2009 ini sudah merilis mini album dan bisa di download di http://sentimentalmoodsjkt.wordpress.com”
    jazznbeyond - Interlude #9 : Indra Aziz Beatbop Project & Sentimental Moods - http://beyondproductionsf.wordpress.com/2012/03/26/interlude-9/

    “Jejingkrakan bareng di gelarannya demajorsradio POP UP! hadir lagi. kali ini udah sampai di volume ke 3 dengan penampilan dari Sentimental Moods dan Innocenti, dua band ini bakalan ngajakin lo semua buat berdendang bersama di gelaran rutinnya demajorsradio. Acara ini total gratis! lo tinggal siapin stamina lo buat joget sampai badan lo lemes. Acaranya digelar tanggal 7 Juni 2012 pukul 20.00 di [at]demajors Gandaria. Tunggu apa lagi? catet tanggalnya dari sekarang! see ya…”
    Sofyan Refliyandi - POP UP! VOL 3- http://provoke-online.com/pop-up-vol-3/

    “Sekali lagi BLOOP ENDORSE menyupport band – band lokal yang memiliki potensi yang luar biasa :) Yaitu SENTIMENTAL MOODS, band lokal dengan aliran ska ( wardrobe ). SENTIMENTAL MOODS dibentuk pada bulan Desember 2009 di Jakarta – Indonesia. Mengambil inspirasi dari band – band luar seperti Tokyo Ska Paradise Orchestra, Roy Paci, dan lain – lain. Mereka mencoba mewarnai industri musik Indonesia dengan sesuatu yang beda :) SENTIMENTAL MOODS telah tampil di beberapa acara musik lokal”
    Bloop Endorse - Bloop Crew - http://bloopendorseinside.com/sentimental-moods

    Keep Skankin' Mate!! :ogpanda:
    [reverbnation]sentimoods[/reverbnation]
     
    Last edited by a moderator: Nov 12, 2012
    • Thanks Thanks x 16
    • Like Like x 11
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. Offline

    taufiqalkatiri Silent Reader Members

    Joined:
    Jul 4, 2012
    Messages:
    24
    Trophy Points:
    36
    Ratings:
    +392 / -0
    "Sentimental Moods - Evening Bliss" @Jazz Ping Citraland

    [video=youtube;es4L5EhDByU]http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=es4L5EhDByU[/video]
     
    • Thanks Thanks x 1
  4. Offline

    taufiqalkatiri Silent Reader Members

    Joined:
    Jul 4, 2012
    Messages:
    24
    Trophy Points:
    36
    Ratings:
    +392 / -0
    We're going to the Toaster!!!!

    [​IMG]

    Salah satu band legenda Ska daru Amerika Serikat, THE TOASTERS, akan mengadakan tur konser di Indonesia. Jakarta adalah salah satu dari tiga kota dimana mereka singgah. Terdapat 3 band opening act, Skalie, The Authentics, dan tentunya Sentimental Moods. Jadi, yang di tanggal 27 September ini ga ada acara sama sekali, yuk join kita di Maitrin Bar & Resto, dari jam 9 sampe habis.



    :listen: :tkp1:
     
    Last edited: Sep 21, 2012
    • Thanks Thanks x 4
  5. Offline

    fifik Silent Reader Members

    Joined:
    Jul 2, 2009
    Messages:
    96
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +807 / -0
    wah hebat, ijin sedot yah mas EP nya, lagi search2 Tokyo Ska Paradise nemuiin thread ini, dicoba didenger dulu :D.

    Edit : Mantaappp Masss !!!
     
    • Thanks Thanks x 1
  6. Offline

    deribard Silent Reader Members

    Joined:
    Nov 24, 2011
    Messages:
    20
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +3 / -0
    Thanks
    EP nya keren..........................
     
  7. Offline

    aldigrim Members

    Joined:
    Mar 11, 2012
    Messages:
    6
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +1 / -0
    izin sedot ya gan EPnya.. liat klip di youtube nya ajib..
    salam dr bandung !
     
  8. Offline

    taufiqalkatiri Silent Reader Members

    Joined:
    Jul 4, 2012
    Messages:
    24
    Trophy Points:
    36
    Ratings:
    +392 / -0
    terima kasih semuanya yang udah ngedukung :)
     
    Last edited: May 25, 2013
  9. Offline

    Shaban Lurking Around Veteran

    Joined:
    Jun 25, 2009
    Messages:
    1,602
    Trophy Points:
    182
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +2,779 / -0
    Re-open this thread!​
     
  10. Offline

    Hardimas Silent Reader Members

    Joined:
    Jul 14, 2011
    Messages:
    52
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +1 / -0
    Mantab nih EPnya, masuklah di kuping gw, ijin download ya :D
     
  11. Offline

    berkelabang Silent Reader Members

    Joined:
    Nov 9, 2012
    Messages:
    19
    Trophy Points:
    2
    Ratings:
    +30 / -0
    Kalo ga salah full album nya udah keluar yah?
     
  12. Offline

    boypct Silent Reader Members

    Joined:
    Jul 28, 2011
    Messages:
    19
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +1 / -0
    sumpah ini asik parah... lagi nyari rilisan fisik kasetnya disana sini abis hmmm...
     
  13. Offline

    stagnasi Silent Reader Members

    Joined:
    Apr 5, 2011
    Messages:
    10
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +3 / -0
    belum lama ini launching album di salah satu cafe di kemang..
    rame abis, tapi kurang lama acaranya waktu itu :p
     
  14. Offline

    stagnasi Silent Reader Members

    Joined:
    Apr 5, 2011
    Messages:
    10
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +3 / -0
    ini mah band udah lama malang melintang di dunia per ska-an om..
    ga perlu latihan lagi.. :|
     
  15. Offline

    tyanku Silent Reader Members

    Joined:
    May 3, 2012
    Messages:
    117
    Trophy Points:
    31
    Ratings:
    +4 / -0

    bener banget.. setuju ane....pas pertama denger dikira biasa2 aja ternyata luar biasa...semoga bisa nonton live nya
     
  16. Offline

    vl4d Silent Reader Members

    Joined:
    Mar 5, 2010
    Messages:
    26
    Trophy Points:
    2
    Ratings:
    +18 / -0
    live mereka keren, kebetulan ane ngeliat manggung perdana mereka pas taun 2009...
    sukses terus SM, gud luck untuk album barunya
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.


Pakai adblock ya, kak? Bantu IDWS beli segelas kopi dengan cara disable adblock kamu di IDWS. Atau kamu bisa juga support IDWS dengan cara upgrade ID kamu ke Gatotkaca. Makasih yak udah berkenan membaca. Love you, IDWS Mania. Hihi ^^.