1. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Jangan rindu, ini berat, kau tak akan kuat, biar aku saja. Cek info libur
    Dismiss Notice
  4. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!
  5. Suka baca buku? Tuangkan pengalaman baca kamu dalam Event Review Buku, Kuy~ Cek infonya di sini yaa!
  6. Mau kasih kado lebaran buat yang terkasih? Yuk ikuti event Kado Hari Raya Untuk Perempuan! Ada gamis & khimar gratis buat kado kamu loh~
  7. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  8. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Senapan Jepang saat Perang Kemerdekaan Indonesia

Discussion in 'History and Culture' started by kecell, Aug 17, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. kecell Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Aug 7, 2010
    Messages:
    107
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +110 / -0
    Pada 6 dan 9 Agustus 1945, dua kota Jepang, Hiroshima dan Nagasaki, dihadiahi kado spesial berupa bom maha dahsyat made in Amerika yang kemudian menyudahi Perang Dunia II. Pasca berakhirnya perang terparah sepanjang sejarah modern itu, rakyat di beberapa wilayah pendudukan Jepang, termasuk Indonesia, pun mulai bangkit menjemput hari kebebasan yang telah lama dijanjikan. Lain dari kisah sebelumnya, kali ini para agresor Eropa harus gigit jari merelakan beberapa bekas wilayah jajahannya berhasil memerdekakan diri di bawah pasukan pribumi yang tak sedikit pula dari mereka kedapatan memikul persenjataan made in Nippon.

    Ada banyak kisah dengan bermacam versi antara tentara Jepang dan Indonesia yang mewarnai perjuangan bangsa Indonesia mempertahankan kemerdekaan. Dan salah satu fenomena yang menarik adalah dipakainya persenjataan Jepang oleh pasukan Indonesia untuk menghadapi tentara sekutu dan Belanda. Lantas bagaimana pula para pejuang kemerdekaan Indonesia tersebut mampu mendapatkan persenjataan dari bekas tentara pendudukan yang selama 3,5 tahun berkuasa di Indonesia? Jawabnya ada banyak versi, dan di setiap daerah memiliki kisahnya sendiri-sendiri tentang kesuksesan pejuang kemerdekaan mendapatkan persenjataan dari pasukan Dai Nippon.

    Setidaknya ada tiga macam model proses penyerahan persenjataan Jepang kepada pasukan Indonesia, yaitu: lewat pertempuran, lewat perundingan, dan penyerahan suka rela. Perampasan senjata tentara Jepang lewat jalan kekerasan misalnya terjadi di Semarang pada Oktober 1945. Peristiwa yang terkenal dengan sebutan “Pertempuran 5 Hari” ini juga disebut-sebut sebagai pertempuran terhebat di Indonesia yang menghadapkan pemuda Semarang melawan pasukan Jepang pada masa transisi. Sedangkan penyerahan senjata Jepang lewat perundingan misalnya terjadi di Banyumas, Jawa Tengah. Ketika itu salah seorang anggota PETA, Daidancho Soedirman (kelak dikenal sebagai Jenderal Soedirman), sukses mendapatkan persenjataan pasukan Jepang di wilayah Banyumas setelah berhasil meyakinkan pasukan Jepang bahwa keselamatan mereka akan dilindungi. Dan penyerahan persenjataan Jepang secara sukarela kepada rakyat, di antaranya terjadi di Aceh. Seperti diceritakan oleh Ali Hasjmy, seorang pejuang dan sejarawan termasyur asal Aceh, bahwa pasukan Jepang secara sukarela menyerahkan senjata mereka kepada rakyat. “Kami merebut senjata-senjata Jepang sebelum sekutu datang. Anehnya, tentara Jepang seperti membiarkan kami melucutinya. Dengan mudah, kami merampas senjata mereka. Dan kelihatannya mereka justru seperti menyerahkannya”, jelas Ali Hasjmy pada salah satu artikel majalah Tempo terbitan tahun 1991 yang berjudul “Prof Ali Hasjmy: Pengagum Soekarno, Murid Daud Beureueh”.

    Terlepas dari apapun dan bagaimana cara mendapatkannya, satu yang jelas bahwa senjata-senjata Jepang yang sebagian besar berupa senapan Arisaka berbagai tipe, senapan mesin Nambu tipe 97, serta berbagai model peledak dan mesiu made in Nippon telah turut berjasa menghadang para agresor Eropa pasca berakhirnya Perang Dunia II.(st)

    (oryza aditama / www.saudaratua.wordpress.com)
    Sumber: http://saudaratua.wordpress.com/2011/08/17/senjata-jepang-di-perang-kemerdekaan-indonesia/
    :hero::hero::hero:
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan





  3. qiki_ajah Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Feb 14, 2010
    Messages:
    28
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
    koq g ada gambarnya kk....
    pdahal sekalian juga muw liat senjata" sejarah yg menjajah negri......
     
  4. Khortdad Members

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Mar 30, 2011
    Messages:
    239
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +212 / -0
    kasih pictnya dong gan, biar mantep. :hero:
     
  5. batucadas Members

    Offline

    Silent Reader

    Joined:
    Feb 3, 2011
    Messages:
    23
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +1 / -0
    smw snjata dimaksud hany bsa dliat di Call of Duty : World at War gan...
     
  6. 5230 Members

    Offline

    Beginner

    Joined:
    Oct 17, 2010
    Messages:
    384
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +106 / -0
    itu nama tempat gan??
    ane padahal pengen banget liat pictnya... :sedih:
     
  7. Grimore M V U

    Offline

    Lurking Around

    Joined:
    May 3, 2011
    Messages:
    980
    Trophy Points:
    57
    Ratings:
    +42 / -0
    nggak ada pictny ya :???:, tpi kbnyakan snapanny pake bayonet soalny tentara jpang pling sring kamikaze pake bayonetny :peace:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.